
Akazaya yang bangkit itu langsung melakukan peragangan, ia terlihat ingin lebih serius dalam pertarungan itu, tampaknya Akazaya sangat tidak suka dengan kekalahan.
Akazaya merubah raut wajahnya menjadi mengerikan. Mengetahui Akazaya yang lebih serius, Kefa pun juga ikut lebih serius lagi.
Akazaya langsung menghilang dari pandangan semua orang dan tiba-tiba berada di samping Kefa, Akazaya langsung melakukan tendangan.
Kefa menahan serangan Akazaya namun tetap terhempas ke samping, karena serangan Akazaya sangat kuat.
Tak sampai situ saja Akazaya langsung tiba-tiba berada di depan Kefa, dan melakukan pukulan yang sangat kuat.
Kefa menahan nya lagi menggunakan kedua lengan nya, Kefa pun termundur kebelakang.
Akazaya kemudian menyerang Kefa lagi dan melakukan tendangan kedepan, tapi kali ini Kefa dapat menghindari nya.
Akazaya kemudian melakukan pukulan beruntun lagi dan Kefa hanya bisa menghindari dan menahan serangan Akazaya itu.
Kali ini serangan Akazaya lebih kuat dan lebih cepat dari sebelumnya, dan itu sangat mengerikan, bahkan Kefa saja sampai bisa merasakan rasa sakit, karena serangan Akazaya.
Para bawahan Akazaya dan para bawahan Kefa, mereka hanya bisa terdiam dan mereka terlihat sangat fokus melihat pertarungan itu.
Mereka merinding dan mengeluarkan banyak keringat dingin, pertarungan mereka berdua sudah bisa di bilang bukan pertarungan biasa.
Mereka berdua Akazaya dan Kefa sangat mengerikan, mereka berdua terlihat bertarung sangat serius.
Ini kali pertamanya bagi para bawahan Akazaya melihat Akazaya yang bertarung sangat serius seperti itu.
Dan ini juga kali pertama nya mereka melihat orang yang bisa menahan dan menghindari semua serangan dari Akazaya.
Semua orang yang menonton pertarungan itu tidak berhenti terkejut.
Para bawahan Kefa juga menyadari kalau Kefa sekarang bertarung serius, itu bisa di lihat dari serangan-serangan yang Kefa lancarkan sangatlah kuat.
Kembali ke pertarungan Akazaya dan Kefa.
Akazaya dan Kefa mereka berdua mundur beberapa langkah dan kemudian menghilang dari hadapan semua orang dan kemudian mereka berdua beradu serangan berupa pukulan yang sangat kuat.
__ADS_1
Pukulan itu sangat kuat dan membuat gelombang angin yang besar, dan tempat sekitaran mereka menjadi cekungan.
Mereka berdua pun setelah melakukan serangan yang sangat kuat itu, mereka mundur jauh.
"Aku harus bertahan sedikit lagi, jika aku bisa bertahan akulah yang akan menang dalam pertarungan ini, tapi seharusnya Kefa menyadari bahwa dia tidak bisa bertarung lama melawan ku, jika hal itu terjadi sudah bisa di pastikan Kefa akan kalah."
"Aku yakin selanjutnya dia akan melakukan serangan yang sangat kuat lagi, aku harus menahan serangan ini, jika aku harus berhasil maka akulah yang akan menang, aku tidak boleh lengah sama sekali." Batin Akazaya sambil menatap Kefa.
"Aku harus mengalahkan Akazaya dengan serangan terkahir ku ini, jika tidak kemungkinan aku akan kalah." Batin Kefa yang menatap tajam Akazaya.
Mereka berdua saling mengeluarkan aura yang sangat mengerikan, aura Akazaya berbentuk ular, dan aura Kefa berbentuk seperti malaikat namun malaikat itu di penuhi dengan warna hitam, dari mulai sayap dan yang lainnya, bisa di bilang aura Kefa merupakan malaikat mau yang membawa sabit yang sangat besar.
Defa dan yang lainnya dapat melihat hal itu, mereka semua hanya bisa merinding ketakutan, tubuh mereka semua bergemetar tiba-tiba.
Atmosfer di sana berubah menjadi sangat mencengkam.
Kefa tiba-tiba menghilang dari hadapan semua orang dan tiba-tiba saja dia berada di depan Akazaya.
Akazaya terlihat sangat terkejut karena pergerakan Kefa lebih cepat dari yang sebelum-seblumnya.
Kefa kemudian melakukan pukulan yang mengarah ke ulu hati Akazaya.
Akazaya pun terhempas dan terbanting-banting jauh kebelakang.
"Ini benar-benar pertarungan monster di atas monster." Ucap Defa yang tersenyum merinding.
Mereka sama sekali tidak bisa melihat serangan Kefa yang terakhir tadi, yang mereka hanya bisa tau dan lihat hanya Kefa yang berhasil melakukan serangan kepada Akazaya.
Mereka semua hanya bisa tercengang dan terkejut, mereka tidak mengerti apa yang barusan saja terjadi.
Akazaya sekarang di selimuti oleh debu yang beterbangan, ia bangkit dari jatuhnya.
Dan ketika debu itu menghilang dari sekitaran Akazaya, Akazaya terlihat terluka cukup parah.
Ia juga memuntahkan banyak darah, dan kepala kiri Akazaya ikut terluka juga dan mengeluarkan darah.
__ADS_1
Akazaya pun terlihat cukup lemas, namun ia masih bisa berjalan dan terlihat tenang, dan bahkan Akazaya masih bisa tersenyum.
Akazaya mendekati Kefa sambil tersenyum.
"Aku bisa menjamin Kefa saudaraku ini di masa depan nanti akan menjadi penguasa dunia, di umurnya yang masih tergolong muda saja dia memiliki kekuatan yang sangat tidak masuk akal, Kefa benar-benar sangat mengerikan."
"Aku harus mengakuinya paman Edwart, sepertinya anakmu ini benar-benar lebih kuat dari mu hahaha." Akazaya yang terlihat sangat senang.
Ia senang karena ia akhirnya bisa bertarung dengan sangat serius melawan seseorang, akhirnya Akazaya bisa mengeluarkan seluruh kekuatan nya itu, selama ini jika dia bertarung melawan orang lain.
Ia tidak perlu mengeluarkan seluruh kekuatan nya, hanya sebagian saja dan orang itu akan tumbang, tapi kali ini berbeda ketika melawan Kefa ia sudah mengeluarkan seluruh kekuatan nya tapi ia tetap kalah.
"Kefa Saudaraku, kau memang pantas menjadi pemimpin kami, aku mengaku kalah untuk pertandingan pertama ini kau benar-benar sangat kuat." Akazaya sambil tersenyum dan ingin melakukan jabat tangan dengan Kefa.
Kefa yang baru kali ini terlihat terengah-engah seperti kelelahan, ia tersenyum pada Akazaya dan menjabat tangan Akazaya.
"Terima kasih Akazaya."
"Tampaknya kami semua kalah dalam taruhan kali ini."
"Tuan kalian memang benar-benar menakjubkan, tuan kalian sangat hebat, maaf kami tadi seperti sempat meremehkan tuan kalian."
"Tuan kalian memang benar pantas untuk menjadi pemimpin Jepang, kekuatan tuan kalian berada di atas tuan kami haahahah kami mau tidak mau harus mengakuinya, kami sudah melihat dengan sangat jelas dengan mata kepala kami sendiri, tuan kami kalah karena memang tuan Kefa sangat kuat."
"Sepertinya mulai dari sekarang tuan kalian akan menjadi orang yang sangat penting di Jepang."
Ucap para bawahan Akazaya.
Defa dan yang lainnya hanya bisa tersenyum dan bangga terhadap pemimpin mereka yaitu Kefa.
Mereka seperti mendapatkan sebuah motivasi untuk bertambah lebih kuat lagi.
Defa dan yang lainnya juga di sini berterima kasih pada para bawahan Akazaya, dan mereka juga tidak lupa memuji kehebatan dari Akazaya.
Intinya mereka mengobrol seputar pertarungan yang menakjubkan tadi.
__ADS_1
Masing-masing dari mereka tidak akan pernah melupakan pertarungan yang sangat hebat itu, mereka banyak belajar dari pertarungan tadi.
Mereka semua sangat tidak sabar untuk pertarungan kedua, begitu pula dengan Akazaya dan Kefa.