Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 25 Melawan penguasa kelas 8


__ADS_3

Kefa sekarang menjadi sangat terkenal di sekolahan nya, dia terkenal oleh para pria, sedangkan para wanita tidak mengetahui siapa itu Kefa.


Kefa sekarang bersama dengan Defa dan juga Robert, menuju ruang osis, mereka ingin bertemu dengan Revan.


Kefa, Defa, dan Robert. Mereka sekarang sedang di tatap oleh para kakak kelas yang sedang berada di pinggiran koridor kelas.


Mereka bertiga lewat begitu saja tanpa memandang mereka sama sekali pun, sekilas Kefa, Robert, dan Defa terlihat sangat sombong.


Bahkan ada beberapa orang dari mereka yang ingin menyerang Kefa, Defa, dan Robert.


Namun sayangnya baru saja dia ingin memukul dari belakang, Kefa dan Defa dengan sigap langsung memukul balik mereka.


Dan mereka pun langsung pingsan hanya dengan 1 pukulan saja, kekuatan mereka berdua sangat mengerikan.


Hanya 1 pukulan saja dapat membuat kaka kelas mereka tersungkur pingsan, dan hal itu membuat yang lainnya merinding ketakutan.


Dan mereka jadi tidak ingin menganggu Kefa, Defa, Robert.


Hanya dalam waktu 3 hari saja, Kefa sekarang sudah menjadi bos sekolah tersebut.


Hanya dalam waktu 3 hari saja kedudukan Revan sekarang sudah terancam, semua orang di sekolahan sekarang takut pada Kefa, walaupun ada sebagian orang yang masih penasaran kepada Kefa.


"Berhenti disana!!!!!!!!" Teriak seseorang dari belakang.


Kefa dan yang lain nya pun menghadap kearah belakang.


"Siapa kau? Berani sekali berteriak dan mencoba menghentikan kami." Ujar Defa.


"Kau tidak perlu mengenalku, yang lebih penting bosku ingin bertemu dengan kalian bertiga."


Kefa pun mengabaikan orang tersebut dan langsung pergi dari sana.


"TUNGGU DULU!!!!!!!! APA KALIAN TAKUT PADA BOSKU, JADI KALIAN PERGI BEGITU SAJA."


Mendengar hal itu Kefa, Defa, Robert pun berhenti dan menghadap kearah dia lagi.


Robert dan Defa ingin menghajar orang tersebut, namun Kefa menyuruh mereka berdua untuk tetap tenang.


"Jadi siapa bosmu itu?" Tanya Kefa.


"Dia adalah penguasa seluruh kelas 8 dia bernama Farhan kalian pasti mengenal nya bukan?" Tanya orang tersebut dengan sombong.


"Tidak aku tidak mengenalnya, langsung saja pada intinya kenapa dia memanggil kami?" Tanya Kefa.


"Aku juga tidak tau, aku hanya di suruh untuk memanggil kalian, dan menyuruh kalian untuk pergi ke balkon sekolah"


"Begitukah, kalau begitu tunjukkan padaku jalan nya." Ujar Kefa yang membuat terkejut Defa dan juga Robert.


"Kefa kenapa kau menyetujui permintaan anak ini?" Tanya Defa.


"Tidak masalah, kita akan melakukan pemanasan sebentar di sana, sebelum bertemu dengan Revan."


"Ohh begitu jadi kita akan berolahraga terlebih dahulu kah?"


"Ya begitulah."

__ADS_1


Orang tersebut pun kebingungan dengan obrolan Kefa dan juga Defa.


"AYO CEPAT TUNJUKKAN JALAN NYA!" Ucap Robert.


"Ah iya baiklah."


"Robert anggap saja ini sebagai latihan, jangan takut." Ujar Kefa.


"Tenang bos Kefa aku sama sekali tidak takut kepada siapapun." Ujar Robert dengan wajah yang serius.


"Baguslah kalau begitu." Sahut Defa.


Mereka bertiga pun pergi mengikuti orang tersebut.


Sekarang mereka semua berada di balkon sekolah yang terbuka, mereka berada di lantai paling atas sekolah.


Di balkon sana terdapat banyak orang yang sedang duduk, mereka semua merupakan preman dari kelas 8.


Dan mereka semua sekarang sedang menatap Kefa, Defa, dan juga Robert.


"Bos aku sudah membawah mereka."


"Kerja bagus." Ujar Farhan.


"Jadi orang yang bernama Kefa mana?" Tanya orang tersebut.


Melihat kesombongan orang tersebut membuat Defa sangat marah.


"Bajingan kecil, maju sini aku akan memberi kau pelajaran." Defa yang terlihat sangat marah.


"Semuanya berhenti!!!!" Teriak Farhan.


Farhan pun berdiri dari duduknya, dia pun menghampiri Defa dan menatap Defa dengan tatapan yang mengerikan.


Defa yang tidak tahan dengan kesembongan orang tersebut, dia langsung bergerak dan memukul Farhan, Defa menggunakan tehnik boxing.


Farhan yang belum siap sama sekali, dia terkena pukulan di bagian pipinya dan langsung terhempas sampai menabrak tempat duduk dia.


"Cih aku pikir dia kuat sebesar omongan dan tindakan nya, ternyata dia hanya orang lemah."


Para bawahan Farhan, mereka semua terlihat sangat marah dan mereka semua pun langsung berdiri dan menerjang Kefa, Robert, dan Defa.


Kefa, Robert, dan Defa pun melawan puluhan orang di sana.


Kefa dengan sangat mudah berhasil menumbangkan banyak orang.


Begitu pula dengan Defa, sedangkan Robert dia hanya menghabisi beberapa orang saja, walaupun seperti itu hasil dari latihan dia selama 3 hari membuahkan hasil.


Robert sekarang berubah menjadi cukup kuat, dan Robert terlihat sangat senang akibat perubahan nya itu.


Dia terlihat sangat bahagia dan tidak percaya bahwa dia bisa menjadi kuat.


Mereka bertiga pun menghabisi puluhan murid itu dengan sangat mudah.


Dan hanya tersisa satu orang saja yang merupakan orang yang telah membawa mereka bertiga kesana.

__ADS_1


Orang tersebut pun merinding ketakutan, karena melihat kekuatan dari Kefa, Defa, dan juga Robert.


Orang tersebut sampai terjatuh lemas dan tidak mempercayai bahwa seluruh orang kuat di kelas 8 di kalahkan dengan sangat mudah oleh tiga orang dari kelas 7.


Farhan pun disini bangun dari pingsan nya, dan dia melihat sekitaran,


Dia juga sama terkejut nya dengan orang tersebut, dia juga tidak percaya bahwa seluruh bawahan nya yang sangat kuat, di kalahkan semuanya oleh 3 orang dari kelas 7, di tambah mereka adalah murid baru.


"Mulai dari sekarang kalian ingat baik-baik, bos Kefa adalah penguasa dari sekolah ini, jika kalian tidak setuju, kalian dapat mendatangi kami kapanpun kalian mau." Ujar Robert.


Mereka bertiga pun pergi dari sana.


Farhan dan orang tersebut tidak mengatakan satu kata pun mereka terlihat ketakutan.


Mereka sama sekali tidak menyangka Kefa, Defa, Robert memiliki kekuatan yang sangat hebat.


Padahal tadinya mereka yakin, mereka bisa mengalahkan Kefa, Defa, Robert, tapi kenyataan nya tidak seperti itu.


Mereka justru menerima kekalahan yang sangat pahit.


Padahal mereka sangat yakin dengan kekuatan mereka, kekuatan mereka semua bisa mengalahkan anak-anak Sma.


Tapi kenapa mereka hanya melawan 3 orang saja mereka semua kalah, mereka semua keheranan dengan hal tersebut.


Kekuatan Kefa, dan Defa lah yang sangat mengerikan bagi mereka.


Mereka semua tidak ada yang berhasil mendaratkan satu pukulan pun pada Kefa, Robert, dan juga Defa.


"Akhirnya selesai juga." Ujar Kefa.


"Iya bos, tadi itu sangat menyenangkan sekali, aku masih tidak percaya aku bisa menghindari dan memukul mereka." Ujar Robert yang terlihat sangat senang.


"Ya kau sekarang sudah mulai berubah Robert bagaimana rasanya?" Tanya Kefa.


"Sangat hebat bos."


"Syukurlah kalau begitu."


"Hhehheh terima kasih bos ini semua berkat bos."


"Sama-sama."


"Kefa aku rasa tadi itu bukan olahraga ataupun pemanasan, aku merasa sangat bosan ketika melawan mereka."


Kefa pun menatap datar Defa, Defa pun langsung terdiam "Dasar orang tidak tau diri, ya jelas mereka bukan lawanmu, kau sudah hampir setingkat dengan Kemal." Batin Kefa.


"Hhehehe maaf Kefa."


Mereka bertiga pun mengobrol sedikit sambil berjalan menuju ruang osis, kali ini tidak ada orang yang berani menghalangi jalan mereka.


Penguasa kelas 7 8 telah di kalahkan oleh Kefa dalam waktu 3 hari.


Dan sekarang Kefa hanya perlu mengalahkan Revan dengan begitu dia akan menjadi penguasa dari sekolahan tersebut.


Dan kemungkinan Kefa akan menjadi penguasa termuda sepanjang sejarah sekolah tersebut.

__ADS_1


__ADS_2