Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 175 Kematian


__ADS_3

Saichi, Daichi, dan Iwao, masih bertarung melawan Asusi dan Asura.


Mereka bertiga di sini mencoba bertahan dan menghindari semua serangan mereka berdua, mereka berdua terlihat sangat kesal, karena mereka tidak bisa menghabisi mereka bertiga dengan cepat.


Mereka bertiga, Saichi, Daichi, dan Iwao sama sekali tidak bisa menyerang, karena Asusi dan Asura sudah bertarung dengan serius, namun hebatnya mereka bertiga masih bisa bertahan sampai sekarang, padahal lawan mereka adalah orang yang sangat kuat.


Saichi, Daichi, Iwao mereka bertiga di pikiran mereka bertanya-tanya kemana para bantuan, kenapa mereka semua belum tiba.


Saichi, Daichi, Iwao terlihat lemas, mereka hampir sudah tidak kuat, badan mereka sekarang mengeluarkan banyak darah.


Mereka terluka sangat parah, karena serangan-serangan dari mereka berdua, tapi di sini mereka bertiga tidak menyerah dan tidak pernah putus harapan.


"Kalian bertiga benar-benar sangat keras kepala." Ucap Asusi.


"Maaf kami anggota The king tidak akan pernah bisa di tumbangkan begitu saja, tuan kami mengajarkan kami untuk tidak menyerah pada keadaan apapun." Daichi yang tersenyum.


"Hmm apa kalian bertiga yakin tidak ingin menyerah, tapi yah walaupun kalian menyerah, kalian tetap akan mati juga." Asura pun di sini maju dan melakukan tendangan yang sangat kuat pada Daichi.


Asusi dia juga ikut maju dan menghajar Saichi, Iwao.


Mereka bertiga pun terhempas sampai menabrak mobil mereka tadi, mobil mereka pun hancur.


Iwao, Saichi, dan Daichi merasakan kesakitan yang amat sakit.


Mereka di sini hampir tidak sadarkan diri.


Asusi, Asura mereka ingin membunuh mereka bertiga, namun tiba-tiba saja dari arah berlawanan mereka.


Mereka mendengar dan melihat suara mobil dan motor yang sangat banyak.


Asusi dan Asura pun menyadari kalau itu adalah para bantuan dari mereka bertiga.


"SIALAAN KALIAN BERTIGA SANGAT BERUNTUNG CIH!!!!!!" Asura, Asusi di sini melakukan serangan terakhir mereka.


Mereka menghajar kepala mereka bertiga.


Asusi dan Asura setelah puas menghajar mereka, mereka kabur dari sana menggunakan mobil, mereka tidak bisa melawan semua anggota The King.


Mereka berdua menyadari, bahwa anggota-anggota The King sangatlah kuat.


Jika mereka berdua tetap ingin melawan organisasi The King, maka mereka berdua sudah bisa di pastikan akan mati.


Karena mereka berdua masih bisa berpikir dan masih sayang nyawa, mereka pun memutuskan untuk kabur.


"Akhirnya mereka tiba juga." Ucap Daichi yang terlihat senang, begitu pula dengan Iwao dan Saichi.


Sebenarnya mereka bertiga sudah tidak dapat melihat lagi, penglihatan mereka sudah sangat buram.


"Saichi, Daichi, Iwao!!!!!!!!!" Teriak Tatsuhaka dan yang lainnya.


"Akhirnya kalian semua datang juga, kami menunggu lama di sini." Daichi yang masih bisa berbicara.


"Hhahah Daichi benar." Saichi yang masih bisa tertawa.


"Maafkan kami karena datang telat."


"Tidak apa santai saja, kami tau kalian sudah melakukan yang terbaik." Ucap Iwao.


"Kita pergi ke rumah sakit." Daisuke dan yang lainnya yang ingin membawa mereka bertiga ke rumah sakit terdekat.


Namun di sini mereka bertiga menolak.


"Tidak perlu, itu tidak akan sempat.."


"APA YANG KALIAN BICARAKAN!!!!" Semua orang yang mulai panik.


"Sudah tidak perlu eheheheh."


"Sampaikan pesan terakhir kami saja pada tuan Kefa."


"Terima kasih untuk kalian semua, kalian adalah orang yang terbaik yang pernah kami kenal, banyak hal yang telah kita lalui kalau di pikir-pikir itu sangat menyenangkan."


"Dan untuk tuan Kefa, kami sama sekali tidak pernah menyesal mengikuti tuan Kefa." Mereka bertiga yang tersenyum.


"Tolong sampaikan itu pada tuan Kefa, dan kalian semua jangan pernah tinggalkan tuan Kefa."


"Tenang saja Iwao, Saichi, Daichi kami semua berjanji pada kalian, kami tidak akan pernah meninggalkan tuan Kefa."

__ADS_1


"Baguslah....................." Mereka bertiga yang pingsan yang sudah tidak bisa mendengarkan suara orang-orang lagi.


Hanya satu saja yang mereka dengar bawa mereka bertiga ke rumah sakit terdekat.


"Tenanglah Saichi, Daichi, Iwao kalian bertiga akan selamat." Ucap Oyama yang terlihat sangat khawatir.


Mereka bertiga pun di bawa ke rumah sakit oleh Oyama, Tatsuhaka, Daisuke dan yang lainnya.


Namun sayangnya ketika mereka sampai di rumah sakit, mereka bertiga sudah tidak bisa di selamatkan, mereka bertiga mati karena darah yang keluar sangat banyak dari tubuh mereka, di tambah luka lebam yang terdapat di sekujur tubuh mereka, di tambah jantung mereka kena dan paru-paru mereka kena, intinya mereka bertiga sudah hancur.


Beberapa orang merasa tidak percaya dengan hal itu terutama Izanagi, Izanagi bahkan mengamuk di rumah sakit, tapi ia di tenangkan oleh yang lain nya.


Mereka semua merasa kehilangan 3 teman mereka yang terbaik telah gugur dalam pertempuran.


Mereka semua meneteskan air mata, mereka juga sangat menyesal karena mereka telat datang ke sana.


Mereka semua sekarang terlihat sangat sedih.


Mereka tidak bisa berpikir apapun, pikiran mereka kosong.


***


Kefa, Kazuki, Laura, Jessi, Arata, Kenta. Mereka berenam sekarang sedang berada di tumpukkan mayat dari keluarga Kobayasi.


"Bagaimana dengan 1 orang lagi, apa kita harus mengejarnya tuan Kefa?" Tanya Jessi.


"Itu tidak perlu Jessi, biarkan saja dia lolos."


"Baiklah tuan."


"Balas dendam adalah yang terbaik, entah mengapa rasanya aku sangat puas." Kazuki yang terlihat senang.


"Apa sekarang kita akan pulang?" Tanya Laura.


"Iya tidak ada urusan lagi kita di sini." Kefa yang kemudian menyalakan hpnya.


Ketika hpnya menyala, ia melihat notifkasi telpon dari Tatsuhaka dan yang lainnya, mereka tidak menelpon sekali saja tapi beberapa kali.


Oyama di sini menelpon Kefa lagi.


"TUAN KEFA KIARA BERADA DALAM KEADAAN YANG SANGAT GENTING, KIARA BERADA DI DEKAT SANA TUAN."


"KIARA DALAM KEADAAN BERBAHAYA, IA DI KEJAR OLEH GENERASI KEDUA KELUARGA KOBAYASI."


"APA!!!!"


"DIA DIMANA SEKARANG?" Kefa yang sangat kepanikan, dan membuat Laura dan yang lainnya juga bertanya-tanya kenapa Kefa sangat panik.


"DIA MENUJU TEMPAT TUAN KEFA, KEMUNGKINAN DIA SUDAH DEKAT TUAN."


Kefa pun menutup telpon nya dan langsung berlari.


Melihat Kefa yang berlari sangat kencang, membuat Laura dan yang lainnya juga mengikuti Kefa tanpa tau alasan kenapa Kefa berlari.


***


"Sedikit lagi aku sampai, bertahanlah Hokatsu, sebentar lagi aku akan sampai dan bisa meminta bantuan pada Kefa, sabar Hokatsu tunggu aku......" Kiara yang terus berlari, sambil terengah-engah karena kelelahan.


"DI DEPAN, DI DEPAN AKU SAMPAI HOKATSU AKU SAMPAI....."


"AKU BISA AKU BISA...." Di sinilah Kiara melihat rombongan Kefa yang ada di hadapan nya.


Kiara terlihat sangat senang, dia ingin berteriak dan melambaikan tangan nya pada Kefa.


"KEF............"


Tapi sayangnya Kyuguro ada di belakang Kiara, dan Kyuguro di sini berhasil menembak Kiara tepat di depan Kefa dan yang lainnya.


Kiara di sini terjatuh ketanah sambil tersenyum pada Kefa dan yang lainnya.


Kefa dan yang lainnya terlihat sangat syok berat.


"KIARA!!!!!!!!!!!" TERIAK KEFA.


Kyuguro pun di sini tersenyum senang, karena berhasil membunuh Kiara.


Kefa saat ini dia sangat marah sangat kesal perasaan dia di penuhi dengan amarah.

__ADS_1


"KAU BAJINGAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" Kefa yang tiba-tiba saja berada di depan Kyuguro.


"HAH? APA? KECEPATAN MACAM APA, BAGAIMANA BISA?" Kyuguro yang sangat terkejut karena dari jarak sejauh itu tiba-tiba saja Kefa berada di depan dia.


Kefa di sini langsung melakukan serangan, Kefa menendang perut Kyuguro.


Kyuguro sama sekali tidak bisa menghindari serangan Kefa.


Kyuguro pun terhempas jauh kebelakang, tak sampai situ saja belum selesai terhempas Kefa sudah berada di belakang Kyuguro dan melakukan tendangan lagi ke punggung Kyuguro.


Kyuguro pun merasakan yang namanya kesakitan yang sangat sakit.


Tak sampai di situ, Kefa di sini langsung melakukan pukulan bertubi-tubi kearah Kyuguro dengan kecepatan dan kekuatan yang tidak normal.


Tidak di beri nafas, Kefa di sini langsung menendang perut bagian bawah Kyuguro.


Kyuguro pun terhempas jauh ke atas.


Kefa kemudian melompat dan melakukan tendangan dari atas.


Dan Kyuguro pun terhempas ke bawah dengan sangat keras, sampai membuat cekungan yang cukup dalam.


Kyuguro langsung mengeluarkan banyak darah.


Kefa membalikkan badan Kyuguro kemudian menyiksa nya.


"DASAR BAJINGAN KAU BERANINYA, KAU!!!!!!!!!!"


"KAU!!!!!!!! AKAN KUBUNUH KAU!!!!!!!" Kefa yang terlihat sangat marah, tidak ada orang yang berani menghentikan Kefa ketika marah, semua orang ketakutan ketika melihat Kefa marah, Kefa benar-benar sangat mengerikan.


Di mata mereka, sekarang mereka melihat Kefa yang sedang serius bertarung, kekuatan Kefa sama sekali tidak masuk di akal mereka.


Setelah menyiksa Kyuguro sampai pingsan, Kefa dia menembak kepala dan jantung Kyuguro.


Kyuguro pun mati di tempat.


Ketika Kyuguro di hajar habis-habisan oleh Kefa, Laura dan yang lainnya di sini menghampiri Kiara.


Laura langsung menempatkan Kiara di pangkuan nya.


Kiara pun tersenyum pada Laura.


"Maafkan aku Hokatsu tampaknya aku tidak bisa memenuhi janjiku....."


"Kiara bertahanlah." Laura yang mencoba pertolongan pertama.


"Kalian bawalah Kiara ke rumah sak-"


Kiara yang menyentuh pipi Laura sambil tersenyum.


"Sudah tidak bisa Laura, hehehehe...."


Melihat itu Laura seakan-akan ingin menangis.


"Tidak masih bisa percaya padaku Kiara......."


"Sudah tidak apa, jangan menangis cantik..."


"Aku sangat bersyukur bisa bertemu dengan kalian berdua hehehe, banyak pengalaman yang sangat menyenangkan bersama kalian."


"Aku benar-benar sangat senang karena mengenal kalian, kalian mengajarkan ku banyak hal, mengenal kalian benar-benar sangat menyenangkan, dan Laura cantiknya aku kau harus menjadi istri Kefa, berjanjilah padaku."


"Apapun yang terjadi kau harus menjadi istrinya Kefa, kalau tidak begitu roh ku tidak akan tenang heheeh."


"Apa yang kau bicarakan Kiara......Kiara!!!!!!!!!!" Teriak Laura, karena Kiara tiba-tiba saja tidak sadarkan diri.


Laura menangis hebat sambil memeluk Kiara, Laura mengingat kenangan bersama dengan Kiara, hati Laura sangat hancur.


Karena Kiara adalah teman yang baik untuknya.


"KALIAN CEPAT BAWA KIARA KE RUMAH SAKIT..."


"Ada apa dengan Kiara Laura?" Kefa yang kepanikan.


"KITA BAWA DULU DIA KE RUMAH SAKIT."


Mereka semua pun langsung bergegas pergi menuju rumah sakit.

__ADS_1


__ADS_2