
Amaya yang masih sadar dia sangat ketakutan, dia meminta tolong pada Hideki, dan Isao namun mereka berdua tidak memperdulikan nya dan di sini Hideki dan Isao.
Bergegas pergi dari sana karena mereka tau bahwa Izanagi sudah tidak perduli pada mereka, mereka tau bahwa Izanagi tidak bisa menolong mereka.
Itu semua karena mereka melihat dengan sangat jelas bahwa Izanagi dan teman-teman nya sangat ketakutan ketika melihat Kefa.
Hal itu mereka wajarkan karena Kefa memang benar-benar sangat mengerikan hal yang mereka takutkan sekarang menjadi kenyataan, pada awalnya mereka yakin bahwa mereka bisa selamat.
Tapi sekarang setelah melihat pembantaian itu dan melihat Izanagi yang diam saja tidak berkutik, membuat mereka sekarang sangat ketakutan, dan mereka sekarang harapannya telah putus.
Mereka sama sekali tidak menyangka hal itu.
Mereka sekarang tidak tau harus apalagi, dan harus bagaimana, mereka tidak ingin bernasib sama seperti teman-teman mereka yang telah Kefa beri pelajaran.
Isao dan Hideki yang kabur tiba-tiba di halangi oleh Daichi dan juga Arata.
"Kalian berdua mau pergi kemana?" Tanya Arata.
"Cih sialan kalian berdua menyingkirlah dari jalan kami, jangan ikut campur dalam masalah ini."
Daichi dan Arata tidak mendengar perkataan Hideki dan juga Isao.
Mereka berdua langsung menghajar Hideki dan Isao sampai mereka berdua pingsan, bagi Arata dan juga Daichi mereka adalah lawan yang mudah, mereka adalah keroco di kelompok Izanagi.
"Terima kasih." Ujar Kefa pada Daichi dan Arata.
"Di mana hp mu Amaya?" Tanya Kefa dengan tatapan yang mengerikan.
Amaya pun tidak dapat berbicara sepatah kata pun, Amaya pun menuruti perintah Kefa dia memberikan hpnya.
"Apa di hp mu terdapat video Tsukia."
"I-IYA." Amaya yang berbicara gagap karena ketakutan.
Kefa di sini melihat sedikit cuplikan video tersebut. Kefa membesarkan volumenya sampai terdengar oleh Izanagi dan yang lainnya.
Kefa di sini sangat kesal dan sangat marah saat melihat video tersebut, mereka juga benar-benar hampir memvideokan Tsukia yang telanjang.
Untungnya Tsukia saat itu keadaan nya pingsan.
"CIH SIALAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" Kefa yang sangat marah sampai membantingkan hp Amaya.
"APA KAU SUDAH MENYEBARKAN VIDEO INI?"
__ADS_1
"BE-BELUM A-AKU TIDAK BE-BERANI MELAKUKAN NYA."
"Selain kalian semua tidak ada orang lagi yang mengetahui video ini kan?" Tanya Kefa.
"Ti-tidak ada, video ini belum kami sebarkan, dan video ini hanya da di hp kami saja, kami juga ti-tidak membackup datanya, ka-kami berani bersumpah."
"Cih sialan, lihat saja jika sampai video ini tersebar dan terdengar ketelinga Tsukia, aku tidak akan segan-segan membunuh kalian lihat saja." Kefa yang sangat marah itu menarik rambut Amaya.
Amaya pun berteriak kesakitan.
"Apa yang ingin kau lakukan hah? Lepaskan aku lepaskan aku." Amaya yang melawan.
"IZANAGI TOLONG AKU AKU MOHON AKU AKAN MELAKUKAN APAPUN, KUMOHON SELAMATKAN AKU." Amaya yang meminta tolong.
"IZANAGI ATAU KALIAN SEMUA YANG ADA DI SINI, AKU PERINGATKAN MELANGKAH KAN KAKI KALIAN SEDIKIT SAJA, DAN MENCOBA MENYELAMATKAN AMAYA, AKU TIDAK AKAN SEGAN MENGHABISI KALIAN." Kefa yang sangat marah yang memberi peringatan pada mereka semua.
Semua orang langsung saja terdiam tidak bergerak sama sekali mereka semua ketakutan pada Kefa.
Kefa pun di sini mendegurkan wajah Amaya ke tembok besi pembatas di sana.
Kefa melakukannya dengan sangat keras dan sampai membuat Amaya mengeluarkan banyak darah.
Amaya pun berteriak kesakitan apalagi setelah dia melihat darah keluar dari dahinya, dia pun semakin menjerit histeris.
Kefa di sini kemudian menggesek-gesek wajah Amaya ke tembok besi itu, sampai-sampai wajah Amaya yang cantik hancur di penuhi dengan luka dan darah.
"Aku bisa berbuat lebih kejam jika sampai video Tsukia itu tersebar." Ujar Kefa.
Kefa pun kemudian mendekat kearah Hideki dan Isao yang sekarang sudah sadar.
"Hey apa kalian berdua bisa memegang Hideki dan Isao?" Tanya Kefa pada Daichi dan juga Arata.
"Ya tentu." Ujar mereka berdua.
Hideki dan Isao pun kedua lengannya di tahan mati di pegang oleh Daichi dan juga Arata.
"LEPASKAN BAJINGAN!!!!" Teriak Hideki dan Isao pada Daichi dan Arata.
Melihat Kefa yang semakin dekat membuat mereka semakin ketakutan.
"IZANAGI TOLONG SELAMATKAN KAMI, KAMI AKAN MELAKUKAN APAPUN IZANAGI." Teriak mereka berdua namun tidak di dengar sama sekali.
Izanagi mengabaikan mereka, dia sama sekali tidak bisa melakukan apapun.
__ADS_1
"Itu semua salah kalian bertiga, aku sama sekali tidak ada urusan dengan kalian bertiga, kalian harus mendapatkan hukuman yang setimpal karena telah melakukan perbuatan yang keji." Ujar Izanagi.
Izanagi dan yang lainnya sudah mendengar Video yang Kefa putar, di Video itu terdengar suara tawaan dan suara kesakitan dari Tsukia.
Di video itu juga Tsukia beberapa kali meminta ampun, dan bilang bahwa dia sudah tidak kuat.
Intinya di Video itu terlihat sangat mengerikan Izanagi dan yang lainnya bisa membayangkan apa yang di alami Tsukia, hanya dari suaranya saja mereka bisa tau betapa mengerikan nya pembulian itu.
Mereka semua sekarang mengerti kenapa Kefa sangat membenci Amaya, Hideki, dan Isao, bukan mereka saja tapi orang-orang yang telah membuli Tsukia.
Di tambah Tsukia adalah kekasih Kefa maka wajar saja bila Kefa sangat marah dan rasanya ingin membunuh mereka semua.
"Aku sudah melihat video Tsukia, kalian benar-benar sangat bajingan!!!!!" Kefa yang kemudian memukul dengan sangat keras, ke mereka berdua.
Kefa mengarahkan pukulan nya pada pipi mereka. Mereka pun berteriak kesakitan dan mengeluarkan darah dari mulut mereka.
"Dimana kalian menyimpan video Tsukia hah? JAWAB BAJINGAN." Kefa yang sangat marah.
"D-d-di h-hp kami."
"Berikan hp kalian berdua."
"Kami akan memberikan nya asal kau melepaskan kami." Ucap mereka berdua.
Mendengar itu dari mulut sombong mereka berdua membuat Kefa semakin kesal.
Kefa pun kemudian menghajar mereka terus menerus, tapi Kefa tidak membuat mereka sampai pingsan.
Kefa menghancurkan hidung mereka, mematahkan lengan, dan kaki mereka, Kefa juga menghancurkan muka mereka.
"DIMANA HP KALIAN BERDUA?" Tanya Kefa.
"BERIKAN ATAU KALIAN MATI" Kefa yang benar-benar sangat marah.
Mereka berdua yang sekarang tertunduk lemas dan tidak ada tenaga sama sekali, karena mereka mengeluarkan banyak darah.
Mereka pun menuruti kemauan Kefa dan memberikan Hp mereka.
Penyiksaan itu di lihat oleh Izanagi dan yang lainnya, dan mereka sama sekali tidak menyangka orang seculun Kefa bisa sangat sadis seperti itu.
Mereka sekarang benar-benar sangat ketakutan pada Kefa, setelah diberikan hp, Kefa pun yang masih marah kemudian memukul mereka sekali lagi sampai mereka pingsan.
"Dengarkan aku kalian semua yang ada di sini akan menjadi saksi, siapapun yang berani menyentuh lagi Tsukia, dia harus berhadapan denganku! dan ini adalah hukuman jika kalian berani bermacam-macam denganku, semoga kalian semua paham, dan jangan pernah ganggu lagi kehidupan Tsukia!!" Kefa pun pergi dari sana.
__ADS_1
Izanagi dan yang lainnya pun mereka langsung terduduk lemas dan bernafas lega.
Mereka tidak pernah merasakan Atmosfer semengerikan itu.