
"Tuan di sini sangat nyaman udaranya begitu segar, padahal ini siang hari." Ucap Defa.
"Kau benar, aku rasa nanti aku ingin membangun rumah seperti ini." Ujar Kefa.
"Aku juga sepertinya ingin membangun rumah seperti ini, di sini sangat tenang nyaman dan pemandangan nya pun indah, ini sangat cocok untuk menangkan pikiran." Ucap Bima.
"Ya aku setuju dengan mu." Ucap Kenta.
Tak lama ketika mereka mengobrol Akazaya bersama dengan bawahan-bawahan nya datang ke sana.
Kefa dan yang lainnya langsung berdiri dan menyambut Akazaya dan yang lainnya.
Mereka pun saling bertatapan satu sama lain, di sini Akazaya menatap tajam Kefa, begitu pula dengan Kefa, bawahan Kefa dan bawahan Akazaya pun melakukan hal yang sama.
Sebelum akhirnya tiba-tiba wajah Akazaya berubah menjadi senang dan memeluk Kefa.
"Halo saudaraku selamat datang di kediaman ku." Ucap Akazaya dengan suara yang ramah dan terlihat sangat senang.
Semua orang pun kebingungan, karena bagaimana Kefa dan Akazaya bisa jadi saudara, padahal mereka tidak saling kenal satu sama lain.
"Kefa kau pasti kebingungan kenapa aku memanggilmu saudara hahahaha, kau jangan bingung seperti itu, biar aku beritahu ayahku mengenal ayahmu mereka berdua seperti saudara dekat, dan aku juga mengenal ayahmu, jadi kurang lebih silsilah mereka turun kepada kita berdua, jadi kita berdua secara tidak langsung adalah saudara."
"Ah jadi begitu yah aku mengerti." Kefa yang baru saja paham kenapa Akazaya menyambutnya sangat antusias.
Dan Kefa juga sekarang mengerti kenapa Akazaya menganggap dirinya sebagai saudara, rupanya Edwart atau bisa di bilang ayahnya Kefa merupakan teman dekat ayahnya Akazaya.
Akazaya pun menyuruh mereka untuk duduk dan bersantai terlebih dahulu.
Kefa dan yang lainnya di tawari makanan dan minuman apa yang mereka sukai.
"Bagaimana selama di Jepang apa menyenangkan?" Tanya Akazaya pada Kefa.
"Tentu sangat menyenangkan aku mendapatkan pengalaman yang sangat banyak."
"Hhaha baguslah kalau begitu, maaf jika waktu itu aku tidak menyambut mu dengan hangat, yah ini semua karena ayahmu juga."
"Ayahku?"
"Aku tidak bisa menjelaskan nya, tapi kau harusnya mengerti sendiri bukan?"
"Aku kurang mengerti tapi aku rasa aku akan mengerti saat waktunya tiba."
__ADS_1
"Hhaha jawaban yang cerdas, sudah kuduga kau memang orang yang sangat hebat seperti ayahmu."
"Begitu kah."
"Iya, ngomong-ngomong bagaimana dengan kediamanku dan pelayanan di sini, apa ada yang membuat mu merasa terganggu?" Tanya Akazaya yang membuat para bawahan nya jadi tersedak dan merinding ketakutan.
Kefa dan yang lainnya pun menyadari bahwa Akazaya adalah pemimpin yang sangat di takuti dan terlihat sangat tegas.
Itu bisa terlihat dari eskpresi bawahan nya sekarang, jika saja Kefa berkata tidak nyaman, maka habislah sudah para bawahan Akazaya itu.
"Semuanya sangat baik, aku sangat menyukainya."
"Hhahah baguslah kalau begitu." Akazaya yang terlihat senang dengan jawaban Kefa.
"Oh yah perihal apa kau mengundang ku kemari?" Tanya Kefa.
"Ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan, aku juga ingin menyambut kedatangan saudaraku, lagi pula kau telah lulus ujian yang diberikan oleh para keluarga besar termasuk aku sendiri."
"Maksudnya?" Kefa yang sama sekali tidak paham dan tidak mengerti.
"Aku harus memulainya dari mana yah, hmm mungkin saja dari situ, jadi Kefa semuanya adalah ulah ayahmu, bersama denganku dan juga para generasi kedua yang ada di keluarga besar sekarang....."
Akazaya pun menjelaskan semuanya dari mulai Edwart yang merencanakan semuanya, jadi Edwart sudah merencanakan semuanya dari awal.
Untuk mendukung Kefa menjadi pemimpin, Akazaya juga memberitahu Kefa tentang ibunya, intinya cerita Akazaya satu sama lain terhubung.
Tapi Kefa sendiri sudah mengetahui rahasia ibunya itu, dan Kefa juga tau kenapa mereka Akazaya dan para pemimin keluarga besar yang lainnya.
Setuju jika Kefa menjadi pemimpin baru di Jepang, karena Kefa masih memiliki hubungan darah dengan Jepang.
Ia masih merupakan keturunan dari keluarga Tanaka yang ada di Jepang.
Hanya saja Kefa termasuk ke dalam keturunan yang di buang oleh keluarga Tanaka.
Jadi itu juga yang merupakan faktor mengapa mereka semua mendukung jika Kefa menjadi pemimpin di Jepang.
Kefa juga sekarang mengerti alasan kenapa dia di usir dan di suruh pergi ke Jepang, ayahnya itu memang sosok yang hebat, dia seperti sudah bisa membaca masa depan.
Ayahnya seperti sangat mengetahui sifat dari Kefa anaknya.
Kefa tidak menyangka ternyata ada campur tangan orang tuanya juga.
__ADS_1
Tapi yang sangat hebat dari ayahnya Kefa adalah, dia tau bahwa Kefa tidak akan bisa menjadi orang biasa.
Akazaya juga di sini kemudian menjelaskan situasi sekarang yang sedang terjadi di Jepang saat ini.
Para pemimin keluarga yang dulu, sekarang sudah mati dan di ganti oleh para generasi kedua, dan mereka semua sekarang sudah menyatakan perang dengan keluarga Tanaka.
Para pemimpin keluarga Saito, Fujitora, Ito sekarang di pimpin oleh Eden Saito, Clarissa Fujitora, Hiroki Ito.
Mereka adalah orang dari generasi kedua yang memimpin keluarga besar sekarang.
Dan mereka semua sudah menyatakan perang terhadap keluarga Tanaka termasuk organisasi Yakuza.
Mereka semua dan Akazaya telah melakukan perundingan dan mereka setuju, bahwa Kefa lah yang akan memimpin mereka semua.
Mendengar itu tentu saja Kefa, Defa dan yang lainnya, mereka semua sangat terkejut, mereka semua tidak menyangka akan hal itu.
Hanya dalam satu gerakan yaitu menghancurkan keluarga Kobayasi, imbasnya mereka bisa mendapatkan banyak keuntungan itu sangatlah hebat.
Mereka hanya menatap Kefa dengan tatapan kekaguman, karena di usia yang masih tergolong sangat muda Kefa akan menjadi pemimpin Jepang, dan itu benar-benar hal yang sangat menakjubkan, orang lain tidak akan pernah bisa melakukan hal itu.
Sedangkan Kefa yang mengetahui dirinya sebagai reinkarnasi, hal ini bagi dia biasa saja, tapi sedikit terkejut karena semuanya berjalan begitu lancar.
"Tapi walaupun mereka semua setuju termasuk aku juga, aku tetap ingin menguji mu terlebih dahulu." Akazaya yang tersenyum penuh maksud.
Kefa pun mengerti apa yang di maksud oleh Akazaya.
"Jika itu keinginanmu aku setuju."
"Hhahahah baiklah..." Akazaya yang menatap Kefa dengan tajam.
Kefa di sini membalas senyuman Akazaya, seolah-olah Kefa dapat mengalahkan Akazaya.
Akazaya mengetahui jika Kefa orang yang sangat percaya diri, ketika di tatap olehnya tidak ada keraguan maupun ketakutan.
Akazaya sangat takjub dengan kehebatan Kefa.
Akazaya mengakui kehebatan Kefa dalam segi hal mental.
Karena biasanya jika orang yang tidak memiliki mental, mereka akan ketakutan di hadapan Akazaya.
Dan yang lebih takjubnya lagi bawahan dari Kefa mereka juga sama hebatnya seperti Kefa, padahal mereka semua masih terlihat sangat muda.
__ADS_1
Akazaya sangat takjub dengan kepemimpinan yang di lakukan oleh Kefa.