Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 51 Pertemuan 3


__ADS_3

"Kau adalah Laura dari keluarga Riberia yah? Wah Kefa kau sangat beruntung sekali, mendapatkan perempuan dengan latar belakang yang hebat, saudara ku kau memang bukan orang biasa." Ujar Bima yang terlihat senang.


"Oh yah hampir saja aku melupakan, aku belum memperkenalkan diri, jadi perkenalkan aku adalah saudaranya Kefa namaku Bima." Ujar Bima sambil tersenyum dengan sopan.


"Bima bermainlah dengan benar." Ujar Marisa.


"Santai saja Marisa kau belum tentu menang jika aku serius."


"Hah? Apa kau bercanda seharusnya aku yang berkata seperti itu, kau terlalu yakin dengan kehebatan mu."


"Oh yah Kefa, Laura apa kau ingin bermain juga?" Tanya Bima.


Kefa dan Laura pun tidak menjawab "Tenang saja kita bisa mengadakan 2 vs 2 aku dengan Marisa dan kalian berdua bagaimana?" Tanya Bima.


"Boleh saja tidak jadi masalah, Marisa bagaimana dengan mu?" Tanya Kefa.


"Aku setuju saja."


"Laura? Apa kamu ingin bermain?" Tanya Kefa dengan sopan.


"Tentu." Jawab singkat Laura, akhirnya mereka berempat pun bermain.


"Jadi sudah berapa lama kalian kenal?" Tanya Bima pada Laura.


"Kami berdua sudah mengenal satu sama lain selama setahun, ngomong-ngomong apa Kefa adalah orang yang genit kepada wanita?" Tanya Laura yang kesal karena dia masih mengingat kejadian tadi, ketika Laura bertanya tentang apa yang Kefa pikirkan.


"Kefa hahahahah Kefa genit hahahah itu tidak mungkin, selama dia hidup saja dia baru kali ini berpacaran, padahal jika dia mau dari dulu dia sudah mendapatkan wanita."


"Jadi begitu yah, apa Kefa pernah bertemu wanita lain selain ku, maksudku dekat gitu?" Tanya Laura.


"Tidak dia adalah anak no life, dia selalu di rumah jarang keluar."


"Jadi begitu hmmm."


"Marisa giliran mu." Ujar Bima.


"Ya serahkan padaku."


"Ngomong-ngomong Kefa adikku yang tampan, lama kita tidak bertemu, kau sibuk apa saja kenapa kau sangat sulit untuk di hubungi, padahal kita semua sering mengadakan pertemuan, dan yang selalu tidak hadir adalah dirimu." Ujar Marisa.


"Terima kasih pujian nya kakak ku yang cantik, aku sibuk latihan aku sulit di hubungi karena mungkin orang tua ku tidak mengizinkan ku untuk pergi keluar bertemu kalian, yah kau tau sendiri ayah dan ibuku didikan nya sangat keras."

__ADS_1


"Yap kau benar."


"Kenapa bertanya seperti itu apa kakak merindukan ku?" Tanya Kefa.


"Tentu saja apa kau ingin aku peluk dan aku cium seperti dulu?"


Laura pun menginjak kaki Kefa ketika Kefa ingin berbicara sesuatu.


"Maaf kak sekarang Kefa sudah dewasa dan sudah mempunyai wanita, jadi Kefa tidak bisa melakukan nya." Sahut Laura sambil tersenyum.


Bima dan Marisa pun tertawa, mereka berdua sepertinya memang sengaja.


"Hhahah tenang saja Laura, Kefa pasti menolak permintaan itu, dia adalah tipe cowo yang sangat dingin, haahaha aku tidak menyangka adikku yang tampan ini mendapatkan seorang wanita yang hebat." Ujar Marisa.


"Sekarang giliran mu Kefa." Ujar Marisa.


"Kefa jangan bermain serius, maen santai saja, jangan habiskan semuanya oleh mu." Ujar Bima.


"Eh memangnya Kefa hebat dalam bermain Billiard?" Tanya Laura.


"Kau pacarnya Kefa tapi kau tidak tau Kefa sangat hebat dalam bermain apapun." Ujar Bima.


"Aku pacar barunya jadi aku tidak mengetahui semuanya."


"Sudah Bima, Marisa kalian berdua tidak perlu menggoda pacarku seperti itu." Ujar Kefa sambil bermain.


Perkataan Kefa di dengar oleh Laura dan membuat Laura jantungnya berdebar dengan keras dan wajahnya berubah menjadi merah, ia tidak menyangka sama sekali, Kefa akan mengakui dirinya sebagai pacarnya.


Laura sekarang sangat senang dan bahagia, walaupun kenyataan nya mereka hanya pacaran palsu saja.


Mereka sekarang menjadi pusat perhatian, banyak orang yang menonton pertandingan mereka bermain billiard.


Sekarang giliran Kefa, dan yah benar saja, Kefa dan Laura memenangkan pertandingan itu dengan mudah.


"Kefa aku rasa kau bermain sendiri saja." Bima yang kesal, karena Kefa seperti pemain Profesional yang tidak pernah miss dalam memasukkan bola.


"Sayang aku rasa yang di katakan Bima benar." Ucap Laura.


"AH SIALL TIDAKK Kenapa aku bisa mengataka hal seperti pada Kefa, tenang Laura ini hanya berpura-pura saja." Batin Laura yang mencoba untuk tenang.


"Hhehhe maaf sayang aku hanya terbawa suasana saja." Jawab Kefa yang membuat hati Laura semakin meledak.

__ADS_1


Laura tidak tau harus berekspresi apa lagi dia sekarang sangat malu dan rasanya ingin loncat-loncat.


"Yah aku sudah menduganya Kefa dan Laura akan menang." Ujar Marisa.


Tiba-tiba rombongan Reza dan Felix datang kesana.


"Lama tidak bertemu saudaraku." Ujar Reza sambil tersenyum penuh maksud.


"Ah kak Reza rupanya lama tidak bertemu juga, dan Felix juga hadir yah, lama tidak bertemu, terakhir kali kita bertemu di pesta itu kan." Kefa yang tersenyum balik.


Bima dan Marisa menahan tawa mereka, karena mereka mengerti bercandaan dari Kefa merujuk kemana, hanya Kefal ah yang berani berkata seperti itu pada Reza dan saudara yang lainnya.


"Seperti biasa kau sangat mengesalkan yah." Sahut Reza.


"Yah begitulah."


"Ngomong-ngomong Kefa siapa wanita cantik yang ada di sebelah mu?" Tanya Felix yang sepertinya menyukai Laura.


"Dia adalah wanita ku kenapa? Apa ada masalah?" Kefa yang terlihat kesal namun tetap tenang.


"KE-KE-KENAPA KEFA SANGAT BERANI SEPERTI ITU, A-APA BENAR KEFA DI SEKOLAH DAN KEFA DI SINI BERBEDA, KENAPA SIFAT MEREKA SANGAT JAUH BERBEDA" Batin Laura yang berteriak kencang karena malu.


Laura benar-benar di buat kelepek-kelepek oleh Kefa.


"Tapi Kefa emang selalu gentleman seperti ini aku rasa, ahhhh kenapa hati ku dagdigdug seperti ini sialannnn." Laura yang sebenarnya menyukai Kefa namun tidak mau mengakuinya.


"Tidak aku rasa, hanya saja masa wanita secantik dan seindah dia wanita mu, aku tidak mempercayainya, apalagi untuk seorang no life seperti mu, benarkan Reza."


"Yah aku rasa benar hahaha ups maaf."


Laura pun di sini mendekat kearah Kefa dan mencium pipi Kefa.


Hal itu membuat seluruh orang yang ada di sana yang menyaksikan nya, mereka semua sangat terkejut.


Mereka tidak menyangka bahwa Laura akan seberani itu, mencium pipi Kefa di depan banyak orang, padahal setau mereka, Laura bukanlah orang tipe pemberani seperti itu.


Mereka semua yang ada di sana mengetahui siapa Laura, itu semua karena Laura merupakan salah satu dari keluarga yang sangat terkenal di Indonesia yaitu Riberia.


Mungkin bisa di anggap keluarga mereka di bawah sedikit dari keluarga Deluxe.


Laura adalah seorang perempuan yang cerdas, cantik, berwibawa, dan terlihat seperti seorang pemimpin.

__ADS_1


Laura adalah seorang wanita yang sangat dingin. Banyak pria yang mendekatinya, tapi sayangnya tidak ada satu orang pun yang berhasil mendapatkan hati Laura.


Dan tiba-tiba saja secara mengejutkan Laura muncul dan mengaku bahwa ia berpacaran dengan salah satu dari penerus keluarga Deluxe di masa depan nanti, yang tidak lain adalah Kefa.


__ADS_2