
Kefa, Paskal, Robert, Defa, Iso, Revan. Mereka semua sekarang telah tiba di hotel Padma, mereka di sambut hangat langsung oleh para pegawai disana.
Revan dan yang lainnya di sini menunjukkan kartu tanda pengenal mereka, dan mereka pun langsung di suruh mengikuti pegawai tersebut, mereka akan di bawa ke suatu tempat rahasia yang berada di hotel Padma.
Tempat tersebut hanya khusus orang-orang tertentu saja, dan ruangan tersebut sekarang sudah di pesan oleh 20 Smp ternama di bandung.
Mereka semua akan mengadakan sebuah rapat untuk menentukan siapa pemimpin selanjutnya dari seluruh smp yang ada di Bandung.
Untuk menjadi pemimpin seluruh Smp di Bandung terdapat beberapa penilaian.
Yang paling utama adalah orang yang paling kuat, sehingga nanti di pertemuan akan terdapat pertarungan perwakilan 1 orang dari 20 Smp itu.
20 orang akan bertarung di sana dan memperebutkan siapa orang yang paling kuat yang layak memipin seluruh Smp di Bandung.
Semua orang termasuk Kefa sangat menantikan hal ini, pertemuan ini hanya terjadi satu tahun sekali, dan setiap tahun pemimpin seluruh Smp kadang berbeda.
Namun dalam beberapa tahun ini pemimpin seluruh Smp dan Sma selalu di pimpin oleh keluarga Deluxe.
Itulah kenapa banyak orang yang takut dengan keluarga tersebut.
Keluarga Deluxe adalah keluarga yang sangat terpandang di Indoenesia, selain kaya mereka juga memiliki kekuasan tersendiri, dan mereka juga sangat kuat mereka adalah salah satu Raja ekonomi di Indonesia.
Mereka adalah keluarga yang sangat mengerikan, siapapun akan takut pada keluarga mereka.
Selain itu keturunan mereka juga sangatlah kuat-kuat contohnya Kefa dan Bima yang sekarang menjadi penguasa sekolahan di Smp.
Sekarang di pertemuan yang akan datang di hotel Padma yang akan merebutkan kursi pemimpin seluruh Smp di Bandung.
Semua orang yang ingin menduduki kursi pemimpin itu, mereka sekarang hanya berpikiran bagaimana caranya mengalahkan Bima.
Mereka semua hanya mengkhawatirkan hal itu, bagaimana pun juga mereka mengetahui bagaimana kuatnya Bima.
Selain dalam kekuatan Bima juga orang yang cerdas, dan background dia sangat mengerikan.
Semua hanya berfokusan pada Bima termasuk Kefa.
Kefa adalah pendatang baru di sana, dan mereka sama sekali tidak mengetahui siapa Kefa.
"Kefa kenapa kau terlihat sangat senang?" Tanya Revan.
Mereka semua sekarang masih berjalan menuju tempat perkumpulan itu.
"Tentu saja karena sebentar lagi aku akan bertemu dengan saudaraku, aku tidak sabar ingin melihatnya." Jawab Kefa.
"Tuan memangnya tuan mengetahui bagaimana Bima?" Tanya Iso.
"Tentu saja aku tidak tau, kami semua keluarga Deluxe tidak terlalu dekat, bahkan aku saja sudah beberapa tahun tidak bertemu dengannya, terakhir kali bertemu dengan nya waktu ada pesta besar di Jakarta." Ujar Kefa.
"Aku rasa tuan saja yang tidak terlalu dekat dengan mereka, apa tuan tidak tau bahwa mereka sering bertemu." Sahut Defa.
__ADS_1
"Ehhh benarkah itu?" Kefa yang cukup terkejut.
Mereka semua pun keheranan kenapa Kefa terkejut.
"Apa senolep itu Kefa, sampai-sampai dia tidak mengetahui bahwa keluarga Deluxe, alias para saudaranya sering melakukan pertemuan, sebenarnya selama bertahun-tahun apa yang di lakukan oleh Kefa." Batin Revan sambil menatap datar Kefa.
"Iya itu benar, berita tersebut sering menjadi perbincangan yang hangat." Ujar Iso.
"Aku baru tau, tapi yasudahlah aku juga tidak peduli." Ujar Kefa.
Akhirnya mereka pun sampai di sebuah tempat yang sangat mewah dan yang sangat besar, dan di tengah ruangan itu terdapat sebuah 1 Ring yang ukuran nya cukup besar.
Dan di sisi-sisinya terdapat sebuah tempat duduk yang mewah dan sangat nyaman, namun tidak terlalu banyak, hanya sampai puluhan saja.
Disisi ruangan juga terdapat banyak hidangan makanan minuman. Dan di sana juga terdapat fasilitas yang lainnya.
Kedatangan Kefa, Revan, Robert, Paskal, Iso menarik perhatian banyak orang. Karena bagaimana pun juga, tahun lalu Revan menduduki peringkat kelima sebagai orang terkuat.
Tentu saja orang-orang dari Smp yang lainnya, mengawasi Revan. Dan mereka juga sama sekali tidak meremehkan Revan, mereka semua yakin bahwa sekarang Revan telah berubah menjadi kuat.
Dan mereka benar-benar harus mengawasi Revan.
Revan sendiri di sana ternyata cukup populer.
Banyak orang yang membicarakan Revan, dan mereka juga membicarakan tentang siapa Kefa, Robert, dan juga Defa.
Yang terpenting bagi mereka adalah Revan, mereka sama sekali tidak mengetahui bahwa Smp 10 Bandung sekarang di pimpin oleh Kefa bukannya Revan.
Jadi mereka tidak mengetahui siapa itu Kefa, namun ada beberapa orang yang mengetahui siapa itu Kefa, Robert, dan juga Defa.
Mereka adalah orang yang telah menaruh beberapa mata-mata di Smp 10 Bandung.
"Baiklah tuan Kefa, tuan Kefa di sini bebas melakukan hal apapun, aku sekarang ingin mendaftarkan terlebih dahulu tuan Kefa, sebagai orang yang akan bertarung mewakili sekolah kita." Ujar Revan.
"Ya baiklah kalau begitu, mohon bantuannya dan ingat jangan berikan nama keluargaku di belakang nya oke?"
"Ya baik tuan Kefa."
"Paskal, Iso, ayo pergi temani aku sebentar."
"Baik Revan."
"Tuan Kefa kami berdua pergi terlebih dahulu."
"Ya itu tidak masalah."
Mereka bertiga pun berpamitan dan pergi dari sana.
Kefa, Robert, dan Defa pun sekarang tengah duduk bersantai.
__ADS_1
Oh iya sekarang Robert setelah melalui bebarapa bulan dia telah berubah menjadi seseorang yang sangat baru, dia kurus tampan dan sangat kuat.
Robert sekarang bahkan sangat populer di kalangan wanita karena dia berubah secara drastis menjadi tampan dan menjadi primadona sekolah.
Untuk hal itu Robert sangat senang dan dia sangat berterima kasih kepada Kefa, dia berjanji setia kepada Kefa.
Hal tersebut membuat Kefa senang karena bisa membantu Robert.
"Bos Kefa apa kau ingin memakan sesuatu?" Tanya Robert.
"Tentu tolong ambilkan sesuatu yang enak untukku." Jawab Kefa.
"Baik bos." Robert pun pergi dari sana.
"Defa bagaimana apa tidak ada hal yang mencurigakan?" Tanya Kefa.
"Tidak ada ini hanya pertemuan biasa saja." Jawab Defa.
"Begitukah, aku dari tadi sama sekali belum menemukan Bima, apa kau melihatnya?"
"Tidak tuan, sepertinya dia belum datang ke pertemuan ini, kenapa tuan sangat ingin bertemu dengan nya?"
"Tentu saja sudah jelas bukan aku ingin melihat eskpresinya ketika dia bertemu denganku, apa dia masih mengingat ku atau belum, dan aku juga sangat ingin menghajar dia hahahaha."
"Tuan kau sangat kejam."
"Becanda aku hanya bencanda."
"Yah walaupun sebenarnya tidak becanda, tapi aku ingin melihat situasi terlebih dahulu, apa dia menyebalkan atau tidak, jika dia menyebalkan seperti saudaraku yang lain, aku akan menghajarnya."
"Defa aku ingin bertanya siapa yang lebih kuat kau atau Bima?" Tanya Kefa.
"Tentu saja aku tuan, dia hanya anak Smp biasa saja yang kekuatan nya juga tidak sampai dengan guruku."
"Begitukah aku baru mengetahuinya selama ini aku berpikir bahwa dia sama kuatnya dengan ku."
"Tuan pikiran mu terlalu berlebihan, tidak ada yang kuatnya sama seperti tuan di antara saudara tuan yang lainnya, tuan adalah manusia tidak normal maksud ku terlalu spesial begitu tuan." Ujar Defa.
"Ohhh kau telah berbicara tidak sopan pada tuanmu hukuman apa yang pantas untuk seseorang yang tidak sopan pada tuan nya."
Mendengar itu membuat Defa ketakutan, dia langsung menunduk dan langsung meminta maaf dengan keras, dan membuat perhatian tertuju pada mereka.
"Sudah-sudah apa yang kau lakukan bodoh, aku hanya bercanda kau tidak perlu seserius itu." Kefa yang panik karena semua orang menatap Kefa dan Defa sekarang.
Defa pun kemudian kembali duduk.
"Maafkan aku tuan."
Kefa pun menghela nafas.
__ADS_1