Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 209 Kembalinya Tsukia 5


__ADS_3

Tsukia mengetuk pintu, guru pun yang tengah mengajar itu, dia keluar dari kelas, dia ingin melihat siapa orang yang mengetuk pintu di jam pelajaran.


Guru wanita itu pun terlihat sangat syok, terkejut karena di hadapan dia sekarang terdapat bidadari yang sangat cantik.


"Ah maaf, apa kau murid baru itu?"


"Iya bu benar." Ucap Tsukia dengan lembut.


"Ohh begitu yah, kalau begitu silahkan langsung masuk saja dan perkenalkan dirimu langsung."


"Baik bu terima kasih." Tsukia yang sangat sopan.


Melihat Tsukia, guru itu jadi mengingat Laura, karena mereka berdua hampir sama, mereka memiliki kencantikan mereka sendiri, kecantikan mereka berbeda dengan wanita lain nya.


Tsukia pun masuk ke kelas sambil tersenyum lebar.


Semua orang yang ada di sana langsung terpesona pada kecantikkan Tsukia. Dan Tsukia juga terlihat sangat seksi, memiliki badan yang bisa di bilang body goals.


Semua orang tercengang pada awalnya, sebelum akhirnya para pria berdiri dan langsung menyoraki wanita cantik itu.


Kelas pun menjadi ribut, gosip teriakan dan yang lain-lain nya.


Oyama terdiam sangat lama, dia tampak sangat terkejut.


"Oyama apa ada yang salah?" Tanya Robert.


"Oyama kau kenapa, apa kau tertarik pada wanita itu?" Tanya Defa.


"Defa kurasa masuk akal saja jika Oyama terpesona dengan wanita itu, wanita itu terlihat sangat cantik dan menarik." Ucap Robert.


"KALIAN BERDUA DASAR BODOHH!!!!" Oyama yang tersadar dan langsung marah pada mereka berdua.


Mereka berdua kebingungan kenapa Oyama marah pada mereka berdua.


Oyama di sini benar-benar sangat terkejut, ia tidak tau harus berekspresi seperti apa, Oyama melihat Tsukia yang tersenyum lebar.


"Kenapa kau marah?"


"Kalian berdua tidak tau siapa dia kan?"


"Tidak tentu saja tidak, ini pertama kalinya kami melihat dia." Ucap Robert.


"Dia adalah Tsukia, orang yang membuat Laura cemburu, dia merupkan kekasihnya tuan Kefa."


"A-APA!!!!!!!!!!!!!!" Defa dan Robert yang sangat terkejut.


Mereka berdua pun sekarang mengerti Oyama marah pada mereka.


"Maafkan kami Oyama." Ucap mereka berdua.


"Tidak masalah kalian hanya tidak mengetahuinya saja, jangankan kalian, aku saja sempat tidak mengenali Tsukia jika aku tidak teliti."


"Apa bagaimana bisa, aku tidak mengerti sama sekali." Ucap Defa.


"Tsukia dia telah berubah sangat banyak, dia berbeda dengan yang dulu, aku tadi sangat terkejut karena melihat perubahan nya, dan aku tidak menyangka dia akan pulang cepat ke Jepang, aku akan menceritakan nya nanti pada kalian." Ucap Oyama yang masih terlihat terkejut.

__ADS_1


Defa dan Robert hanya menganggukan kepala mereka saja.


Mereka kemudian berfokuan kepada Tsukia kembali, mereka melihat dengan sangat teliti, mereka mengambil kesimpulan bahwa kekasih Kefa yang kedua ini.


Sama kuat sama hebatnya seperti Laura, dan untuk kecantikkannya juga sama-sama luar biasanya.


Defa dan Robert hanya bisa memuji tuan mereka yaitu Kefa, karena mendapatkan wanita yang benar-benar sangat cantik.


Jika Tsukia dan Laura mengikuti ajang kecantikkan di dunia, mereka berdua sangat yakin, jika pemenang ke satu dan keduanya adalah Tsukia dan Laura.


Defa dan Robert juga sedikit iri pada tuan nya itu, karena tuan nya itu sangat beruntung dalam hal percintaan.


Kefa yang tertidur tiba-tiba saja bangun karena keberisikan di sana.


"Ada apa, tumben sekali kelas ini r-i-b-u-t..." Kefa yang terbata-bata karena terkejut saat melihat wanita yang sangat cantik yang ada di depan.


Kefa terkejut bukan karena kecantikan nya, melainkan Kefa mengetahui jika orang yang ada di depan kelas saat ini adalah Tsukia.


Tsukia yang tengah di tatap Kefa itu, ia menatap balik Kefa dan tersenyum lebar pada Kefa.


Kefa hanya bengong dan terlihat syok. Ia menggosok matanya karena takut itu hanyalah mimpi di siang bolong, tapi sayangnya itu adalah kenyataan.


Kefa pun terdiam.


"Perkenalkan, namaku adalah Tatsumoto Tsukia, umurku 17 tahun sama dengan Kefa, aku berasal dari Jepang, aku juga pernah bersekolah disini, kalian semua pasti mengenal ku."


"Dan oh yah, kalian semua perlu mengingat hal ini, aku adalah istri Kefa di masa depan nanti." Ucap Laura sambil menunjuk Kefa.


Kefa hanya bisa terdiam dan syok sambil melihat kanan kiri, Kefa tidak tau harus apa.


Dan sedangkan semua orang di sana hanya bisa terdiam, mereka juga sangat terkejut dan terlihat sangat syok.


Di keheningan itu Tsukia berjalan menuju tempat Robert, dimana tempat Robert sangat berdekatan dengan tempat Kefa.


"Apa aku boleh duduk disitu, aku ingin berdekatan dengan calon suamiku" Tsukia sambil tersenyum.


Robert hanya bisa terdiam dan memberikan tempatnya pada Tsukia, Robert kemudian pindah ke tempat belakang.


Tsukia kemudian mendekatkan diri pada Kefa.


Dan kelas pun sekarang menjadi ribut kembali, di penuhi dengan gosipan, dan ketidakpercayaan.


Mereka sangat syok, karena mendengar bahwa wanita cantik itu adalah Tsukia.


Perasaan mereka, Tsukia adalah wanita yang cacad dan tidak cantik sama sekali.


Tapi apa yang ada di hadapan mereka, yang mengaku-ngaku sebagai Tsukia.


Dia terlihat sangat berbeda jauh dengan Tsukia, bahkan mereka sampai tidak mengenali bahwa itu Tsukia.


Mereka tidak percaya akan hal itu, tapi mana mungkin orang mengaku-ngaku sebagai Tsukia.


Di tambah mereka juga sedikit melihat kemiripan orang itu dengan Tsukia, di tambah orang itu juga memberikan sedikit penjelasan jika dia pernah bersekolah di sini.


Mereka tidak ingin percaya jika orang yang sangat cantik body goals suara lembut itu adalah Tsukia.

__ADS_1


Karena Tsukia yang mereka kenal sangat berbeda dengan Tsukia yang sekarang.


Mereka semua sekarang membicarakan hal itu, di samping itu mereka juga melihat Tsukia yang mendekati Kefa dan terlihat sangat mesra.


Mereka jadi semakin percaya jika wanita itu adalah Tsukia, karena setau mereka, Tsukia hanya dengan dengan Kefa, dan hanya tau tentang Kefa.


Mereka semua di buat kebingungan termasuk gurunya sendiri. Di kepala mereka semua sekarang timbul banyak pertanyaan, termasuk Oyama.


Masalahnya bagaimana bisa Tsukia bisa sangat berbeda.


"Sayang kenapa kau terkejut seperti itu, bukannya seharusnya kau merasa senang, jika aku sudah kembali dan sekarang berada di sisimu." Ucap Tsukia sambil tersenyum penuh maksud pada Kefa.


"Apa kau terkejut dengan perubahan ku yang sekarang? Atau mungkin kau sekarang sedang panik, karena menyimpan sebuah rahasia?" Tanya Tsukia yang tersenyum lebar.


"Tidak bukan itu kamu ini bicara apa, aku tidak mungkin menyimpan rahasia haha-haha." Kefa yang terlihat panik.


"Tapi kamu terlihat sangat aneh."


"Ya mau bagaimana lagi, itu semua karena aku terkejut saja kamu sekarang berubah sangat jauh, kamu sangat berbeda dengan yang dulu."


"Kamu sekarang terlihat lebih cantik, dan kamu juga terlihat sangat kuat sekarang, sifatmu juga berubah jauh sekarang, tapi aku ikut senang dengan perubahan mu yang sekarang, Tsukia kamu sangat hebat karena bisa berubah sejauh ini, aku sangat bangga padamu."


"Aku juga sangat senang, karena bisa melihat mu lagi, dan menatapmu lagi." Kefa yang tersenyum dan menatap Tsukia.


Mendengar itu semua dari Kefa, membuat Tsukia menjadi salting, wajahnya sekarang merah merona, dia terlihat sangat malu-malu.


Kefa hanya bisa tertawa dalam hati, karena sifat Tsukia yang dulu ternyata masih ada.


Jujur saja Kefa merasa sangat senang, ketika melihat Tsukia yang baik-baik saja, dan berubah sangat banyak.


"Terima kasih atas semua pujian nya, mulutmu memang seperti buaya yah." Ucap Laura yang tersenyum.


"Sudah berapa banyak wanita yang kamu goda selama aku pergi?"


"Kamu datang-datang sudah fitnah saja, mana ada aku tidak menggoda wanita lain."


"Tidak perlu berbohong aku tau semuanya kok."


"Tau apa?" Kefa yang mulai sangat panik dan deg-degan.


"Tau itu."


"Itu apa sayang?" Kefa yang tersenyum dan sedikit menggoda Tsukia.


"Nanti aku jelaskan dasar buaya." Ucap Tsukia yang tersenyum balik.


Tsukia terlihat tidak mempan dengan godaan Kefa, tapi dalam hatinya tidak begitu, dalam hatinya Tsukia sekarang ia meleyot dan tidak tau harus apa.


Perasaan dia sekarang sangat senang.


Tsukia yang tidak bisa menahan rasa kangen nya terhadap Kefa itu, ia reflek memeluk Kefa.


"Aku sangat merindukan mu bodoh, akhirnya aku bisa melihat mu lagi." Tsukia yang memeluk dengan erat tanpa tau tempat.


Kefa pun balas memeluk Tsukia.

__ADS_1


"Aku juga sangat merindukan mu."


Teman Kefa seperti Oyama, Defa, Robert, dan orang-orang yang ada di sekitaran sana hanya bisa iri dan bergumam, memang benar jika orang jatuh cinta, dunia hanya milik berdua.


__ADS_2