Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 215 Rencana keluarga Tanaka


__ADS_3

"Tuan Minoru sekarang semuanya telah menunggu anda di ruang rapat." Ucap Fredi yang menunduk hormat.


Minoru yang tengah terdiam di ruangannya, sambil membelakangi Fredi. Ia mengangkat tangannya, seperti menyuruh Fredi untuk pergi.


"Aku akan kesana sebentar lagi, aku sedang memikirkan sesuatu."


"Baik tuan." Ucap Fredi yang kemudian pergi dari ruangan Minoru.


Fredi sendiri memiliki beberapa pertanyaan pada Minoru, namun ia mengetahui situasinya sama sekali tidak mendukung, jika dia bertanya pada Minoru sekarang, maka habislah sudah dia.


Minoru sekarang sedang berpikir tentang ramalan yang diberikan oleh leluhurnya, ia merasa kehancuran keluarga Tanaka sudah ada di depan mata, namun di sisi lain ia tidak ingin keluarga yang di bangun oleh leluhur dan dirinya itu hancur.


Minoru sama sekali tidak iklas akan hal itu, oleh karena itu lah dia akan melawan aliansi Kefa sampai akhir, Minoru juga berharap jika ramalan dari leluhurnya itu salah.


Setelah berpikir sebentar Minoru pun bangkit dari tempat duduknya, dan menuju tempat rapat.


Di ruang rapat sendiri sudah terdapat beberapa orang penting dari keluarga Tanaka, mereka memiliki kekuatan yang tidak normal, mereka memang tidak masuk ke dalam orang terkuat di Jepang. Tapi itu di sengaja agar menutupi seberapa kuatnya keluarga Tanaka.


Bisa jadi jika mereka orang-orang penting dari keluarga Tanaka ikut dalam orang terkuat di Jepang, mereka bisa menduduki posisi kedua sampai ke sepuluh.


Orang-orang di luaran sana, tidak mengetahui sama sekali tentang keluarga Tanaka, kecuali beberapa orang saja.


Itu semua karena keluarga Tanaka adalah keluarga yang sangat rahasia di Jepang.


Beberapa orang penting di keluarga Tanaka, sekarang sedang santai dan mengobrol banyak hal.


Mereka seperti tidak memiliki beban, malahan mereka tidak mengerti kenapa masalah kecil ini di perbesar.


Padahal menurut mereka masalah ini sangat mudah untuk di selesaikan, tapi kenapa harus melakukan sebuah rapat yang tidak penting bagi mereka.


Tapi jika mereka menolak untuk datang ke rapat ini, maka ancaman nya adalah nyawa mereka.


Mereka tidak bisa menolak permintaan dari Minoru, karena Minoru adalah kepala keluarga mereka, yang merupakan orang terkuat di keluarga Tanaka.


Ketika Minoru datang ke tempat rapat itu, semua orang menjadi diam hening, dan ketegangan pun di mulai.


Atmosfer di sana jadi berubah drastis, mereka semua menelan ludah sendiri, karena mereka melihat aura yang sangat mengerikan yang keluar dari Minoru.


Ruangan di sangat sangat hening, sehingga hentakan kaki Minoru bisa terdengar, Minoru duduk di tempat duduknya yang sangat mewah dan nyaman itu.


Minoru pun melettakan kedua tangan nya di meja sedangkan jarinya menyentuh dagunya.

__ADS_1


"Kalian semua pasti menganggap remeh masalah ini, sama seperti ketika melawan Edwart Deluxe." Ucap Minoru yang sangat serius.


Mereka semua tidak menjawab perkataan dari Minoru karena mereka ketakutan.


"Aku yakin begitu, dari raut wajah kalian aku bisa mengetahuinya, oh yah kalian harus garis bawahi kata ini, masalah ini berbeda dengan masalah Edwart Deluxe, masalah kali ini lebih besar dari sebelumnya, aku meminta kalian semua untuk berkumpul, karena masalah ini sangat besar."


"Berbeda dengan ketika waktu itu, masalah Edwart Deluxe, ketika masalah Edwart, aku sama sekali tidak meminta kalian untuk berkumpul, tapi sekarang berbeda."


"Jangan remehkan bocah bernama Kefa, dia bukan bocah biasa, kalian seharusnya sudah mendengarkan semua berita tentang dia kan, dan informasi terbaru yang baru aku dengar, katanya dia akan menjadi pemimpin aliansi dari pemberontakan terhadap keluarga Tanaka."


"Dan orang yang akan memberontak terhadap keluarga kita, bukanlah orang-orang biasa, seharusnya kalian sudah tau, jika tidak tau aku akan memperjelasnya lagi, 3 keluarga besar, Yakuza, dan beberapa saudara kita."


"Ba-bagaimana mungkin?"


"Bagaimana bisa?"


Mereka semua yang terkejut karena mendengar hal itu, mereka terkejut karena yang berhianat pada keluarga mereka, adalah keluarga yang sangat dekat dengan keluarga mereka.


Mereka seakan-akan tidak mempercayai jika mereka berhianat pada keluarga Tanaka.


"Kalian sekarang mengerti kan kenapa masalah ini sangat besar dan sangat serius, aku tidak mungkin mengumpulkan kalian di sini hanya untuk membahas hal tidak berguna, aku bukan orang yang seperti itu." Minoru dengan tegas yang membuat mereka merinding ketakutan.


Mereka semua merasa bersalah karena telah meremehkan masalah ini, ternyata masalah ini sangatlah besar, karena mereka kemungkinan harus melawan 3 keluarga besar, Yakuza, dan yang lainnya.


"Oh yah kalian tadi bertanya bagaimana bisa? Tentu saja bisa karena sekarang yang memimpin 3 keluarga itu bukan dari generasi ke 1 lagi, melainkan generasi kedua, mereka adalah Hiroki, Eden, Clarissa. Dan jika kalian bertanya kemana perginya para generasi ke satu, jawaban nya sangat sederhana, mereka semua di bunuh oleh generasi kedua."


"Dan kalian tau yang lebih mengejutkan nya lagi apa? Aku rasa ini semua adalah ulah dari Kefa, jadi bagaiamana apa kalian masih menganggap ini adalah masalah yang kecil?"


Mendengar itu semua mereka merasa sangat terkejut dan syok.


Mereka tidak ingin mempercayai informasi itu, tapi yang mengatakan nya adalah Minoru, jadi tidak mungkin itu salah.


Mereka semua langsung terlihat sangat lemas.


"Tidak tuan Minoru, maafkan atas kelalaian kami semua." Ucap salah seorang dari mereka.


"Ya itu tidak masalah, selagi kalian sudah mengerti, jadi sekarang aku ingin membahas dengan kalian bagaimana cara agar kita bisa mengatasi masalah ini."


"Aku jujur saja tidak ingin kalah melawan bocah itu, dan jalan untuk berdamai hal itu sudah tidak mungkin terjadi, dan jika peperangan terjadi kita bisa kalah, kemenangan kita hanya sekitar 20-30 persen." Ucap Minoru yang semakin membuat mereka terkejut.


"Kenapa seperti tuan Minoru, bukannya keluarga kita lebih kuat dari pada aliansi mereka?"

__ADS_1


"Itu menurutmu, tapi menurutku aliansi mereka lebih kuat karena ada campur tangan dari luar, selain itu banyak hal lainnya yang membuat kemenangan mereka berada di depan mata, jika tidak seperti itu, lalu kenapa mereka berani menghianati keluarga kita." Ucap Minoru yang membuat orang yang bertanya itu terdiam.


Tiba-tiba seseorang mengangkat tangannya dan tersenyum.


"Aku memiliki ide yang mungkin bisa membuat kemenangan menjadi 50-50 persen." Ucap seseorang itu.


Seseorang itu tidak lain dan tidak bukan merupakan anak Minoru yang pertama yang bernama Hasamada, Hasamada sendiri memiliki kercerdasan di atas rata-rata, bahkan dia adalah orang tercerdas di keluarga Tanaka.


Selain cerdas dia juga sangat kuat, dia adalah orang yang bisa di bilang setara dengan Minoru.


Mereka semua pun bertanya apa idenya.


"Ini sangat mudah, kalian tau bukan jika aliansi mereka sangatlah naif, mereka terlalu mementingkan bawahan, aku sudah mengetahui informasi mereka, jadi aku sangat yakin dengan apa yang ku katakan."


"Langsung intinya saja Hasamada." Minoru yang penasaran dengan rencana Hasamada.


"Baik tuan Minoru."


"Jadi rencana ku sangat sederhana, yaitu mengajak mereka untuk membuat pertarungan hidup dan mati di arena, dengan peraturan yang sangat sederhana, jika kalian setuju aku akan memberitahukan peraturan nya."


"Hasamada apa kau pikir mereka akan setuju, bukannya usulan mu merugikan mereka, jika di pikir secara logika seharusnya mereka menolak usulan mu itu." Ucap salah satu anaknya Minoru yang bernama Diego. Dia merupakan anak ketiga dari Minoru.


"Diego aku sudah mengatakan nya bukan, atau kau lupa, baiklah mungkin kau lupa dengan perkataan ku di awal jadi aku akan mengulanginya lagi. Mereka itu naif." Ucap Hasamada sambil tersenyum mengerikan.


Minoru di sini terdiam karena dia sedang berpikir panjang.


Sedangkan yang lainnya sedang ribut tentang rencana Hasamada.


"Simpelnya begini saja, apa kalian memiliki rencana lain selain itu?" Tanya Hasamada.


Yang membuat mereka semua kembali terdiam tidak dapat berbicara, mereka semua tidak memiliki ide lain termasuk Minoru.


"Hasamada, tampaknya hanya rencana mu saja yang ada, aku tidak bisa memikirkan rencana yang lain yang lebih baik."


"Aku rasa rencana mu sangat bagus Hasamada, beritahu kami secara jelas dan lengkap." Ucap Minoru.


"Baik tuan Minoru, jadi peraturan nya adalah, masing-masing dari kita harus mengirim 5 orang terkuatnya untuk melakukan pertarungan hidup dan mati."


"Dan nanti di akhirnya entah itu dari pihak kita, atau pihak dari aliansi musuh, siapa yang memiliki kemenangan lebih banyak dia yang akan menang." Ucap Hasamada.


"Rencana mu sangat mudah dan dapat aku pahami dengan mudah, sepertinya aku menyukai rencana mu Hasamada." Ucap Minoru yang tersenyum senang.

__ADS_1


Hanya dari senyuman Minoru saja, mereka semua bisa mengerti bahwa Minoru sudah tau bagaimana nanti kedepan nya.


Jarang up karena itu ges sibuk ngurusin kuliah dulu, keterima di telkom woakkwwka mayan walaupun swasta.


__ADS_2