
Sekarang mereka semua kembali ke tempat duduk masing-masing, tempat duduk mereka sangatlah mewah, tempat duduk mereka terbuat dari sofa yang sangat nyaman, lembut, dan wangi.
Mereka semua duduk saling berhadapan satu sama lain, meja yang mereka gunakan merupakan meja yang melingkar, dengan beberapa hiasan yang sangat mahal.
Mereka saling menatap satu sama lain, tidak ada ketakutan di mata mereka.
"Kalian semua seharusnya sudah tau bukan alasan kenapa kita semua sekarang mengadakan pertemuan." Ucap Akazaya.
"Tentu saja Akazaya, kita semua berkumpul di sini hanya demi satu tujuan yaitu menghancurkan keluarga Tanaka bukan." Ucap Hiroki.
"Ya Hiroki itu tujuan utama nya kau benar, tapi yang ku maksud di sini adalah tujuan lain nya."
"Apa maksudmu ini pembahasan yang kemarin?" Tanya Haruki.
"Ya Haruki kau benar, bukankah kalian semua tidak percaya jika aku kalah melawan Kefa."
Mereka semua pun menganggukan kepalanya.
"Hhahaha apa aku sekuat itu di mata kalian sampai-sampai kalian tidak percaya jika aku kalah melawan Kefa." Akazaya yang tertawa.
"Ya kau tau Akazaya kami sendiri sudah mengetahui seberapa kuatnya dirimu, jadi kami semua merasa tidak percaya jika kau kalah dengan Kefa." Ucap Clarissa.
"Tampaknya kalian semua masih meragukan Kefa, tapi hal itu wajar tidak masalah, maka dari itulah aku dan Kefa akan mengadakan pertarungan kedua, yang akan di gelar sekarang dan akan di lihat oleh kalian semua."
"Dengan begitu kalian semua bisa melihat sendiri bagaimana kuatnya saudaraku satu ini." Akazaya yang memuji Kefa.
"Aku setuju dengan hal itu." Ucap Eden.
"Aku juga setuju." Ucap yang lainnya.
"Kefa bagaimana dengan mu, apa kau menerima tantangan dari Akazaya? Sekarang masih ada waktu untuk mundur." Ucap Haruki.
"Aku tentu saja menerimanya, tidak ada kata mundur dalam kamusku." Kefa yang menatap tajam Haruki.
"Hmm kau selalu saja membuat orang di sekitaran mu terkejut, tapi yah itulah dirimu aku rasa kali ini juga kau bisa mengatasinya, aku mendukung mu." Ucap Haruki.
"Terima kasih."
"Baiklah jadi sudah di putuskan." Akazaya yang tiba-tiba berdiri dan kemudian mengulurkan tangan nya pada Kefa.
Kefa pun berdiri dan berjabat tangan dengan Akazaya, mereka berdua saling tersenyum satu sama lain.
Mereka tidak sabar untuk bertarung.
__ADS_1
Akazaya sendiri sudah mengetahui jika Kefa adalah orang yang sangat berbakat, ia sama sekali tidak boleh meremehkan Kefa.
Dari tangan nya Kefa saja Akazaya tau bahwa Kefa adalah orang yang hebat dalam ilmu bersenjata seperti menggunakan pedang atau yang lainnya.
Bahkan Akazaya memprediksi jika semua barang yang berada di tangan Kefa bisa di jadikan senjata olehnya, itu artinya Kefa berada di level yang sangat tinggi.
Sama seperti dirinya. Akazaya tak berhenti takjub pada Kefa.
Ia tidak pernah menyangka akan bertemu dengan seorang anak yang sangat berbakat, bahkan mungkin orang seperti Kefa hanya lahir ribuan tahun sekali atau bahkan lebih.
Singkatnya karena mereka semua sudah setuju, mereka semua pun pergi ke tempat dimana Kefa dan Akazaya akan bertarung.
Mereka akan bertarung di tempat kemarin di lapangan yang sangat luas, namun bedanya sekarang di sana terdapat banyak tempat duduk, untuk para penonton.
Dan yang paling depan yang paling mewah tempat duduk itu hanya untuk orang-orang yang sangat penting.
Seperti Eden, Haruki dan yang lainnya.
Sedangkan yang berada di belakang itu khusus untuk anggota keluarga yang lainnya.
Contoh seperti Defa, Robert, Egi, Bima dan yang lainnya.
Intinya pertarungan Kefa dan Akazaya akan di saksikan oleh banyak orang.
Akazaya sudah mempersiapkan semuanya, seolah-olah dia memang sudah merencanakan ini dari awal.
Sedangkan Akazaya dan Kefa mereka berdua tengah bersiap.
"Haruki apa menurut mu ini terlalu lancar?" Tanya Eden yang sedang merokok.
"Bukan nya sudah jelas ini adalah rencana Akazaya." Jawab Haruki.
"Tapi untuk apa?" Tanya Hiroki.
"Untuk menunjukkan pada kita, bahwa pemimpin Jepang yang selanjutnya sangatlah kuat." Haruki yang tersenyum senang.
"Ya mungkin ini agar menimalisir adanya penghianatan lagi." Ucap Haruki.
"Masuk akal, tapi pertanyaan nya, apa mungkin Kefa bisa mengalahkan Akazaya? Masalahnya sekarang mereka akan bertarung menggunakan senjata, kalian tau sendiri bukan jika Akazaya sudah menggunakan katana nya." Ucap Clarissa.
"Ya aku mengetahuinya, dia tidak pernah terkalahkan, tapi tugas Kefa di sini bukan untuk menang, tapi untuk melawan Akazaya semampu dia, mungkin bagi Kefa menang hanyalah bonus, kalian mengerti kan." Ucap Haruki.
"Aku mengerti jadi maksudmu, pertarungan ini hanya di tunjukkan untuk melihat seberapa kuatnya Kefa." Ucap Hiroki.
__ADS_1
"Kurang lebih begitu, tapi yah Akazaya aku rasa dia terlalu percaya diri."
"Maksudmu Haruki?" Tanya Eden yang kebingungan dengan perkataan Haruki.
"Akasura kau yang sudah pernah bertarung dengan Kefa seharusnya kau mengerti kan." Haruki yang menyinggung.
"Hhahaha ya bagaimana yah entahlah, lebih baik kita melihat saja bagaimana jalan nya pertarungan nanti." Ucap Akasura sambil memainkan dagunya.
Mereka pun semakin kebingungan dan semakin penasaran.
Di kepala mereka sekarang sedang bertanya-tanya, kejutan apa yang akan terjadi nanti.
Karena Haruki dan Akasura sudah berkata seperti itu, pastinya ada sesuatu yang sangat mengejutkan mengenai Kefa.
Mereka tak habis pikir dengan anak Edwart itu, anaknya lebih mengerikan ketimbang ayahnya.
Anaknya di penuhi dengan kemisteriusan dan kekuatan yang tidak logis.
Mereka sekarang mengerti kenapa Edwart sampai mengakui bahwa Kefa lebih kuat dari dirinya.
Jika hal itu sampai benar maka sudah bisa di pastikan Kefa kemungkinan bisa menang melawan Akazaya.
Tapi kemungkinan itu sangat kecil.
***
"Robert, Oyama. Bagaimana menurut kalian tentang pertarungan yang akan terjadi sekarang." Tanya Bima.
"Akan sangat berat tuan Bima." Ucap Robert.
"Apa yang di katakan Robert benar tuan Bima."
"Kenapa seperti itu, apa yang kalian ketahui tentang Akazaya?" Tanya Egi.
Robert dan Oyama pun menjelaskan tentang siapa itu Akazaya.
Pada intinya Robert dan Oyama menjelaskan tentang Akazaya yang merupakan seorang monster yang tidak pernah terkalahkan, bahkan dia memiliki julukan sebagai Dewa pedang.
"Terdengar sangat mengerikan, tapi yah kalian harus tau fakta bahwa tuan Kefa adalah kebanggaan dari keluarga Deluxe, jadi dia tidak mungkin kalah." Egi dan Bima yang tersenyum senang.
"Aku setuju dengan kak Egi, walaupun ini pertarungan yang berat bagi tuan Kefa, tapi tuan Kefa pasti bisa mengatasinya." Ucap Bima.
"Tuan Bima, dan tuan Egi benar, aku sudah cukup lama mengenal tuan Kefa, dia adalah orang yang sering mengejutkan orang lain, jadi bisa di pastikan dia akan menang dalam pertarungan ini." Ucap Defa dengan santai.
__ADS_1
"Defa benar jadi kita tidak perlu khawatir dan lihat saja, tuan Kefa pasti akan menang." Ucap Kenta.
Mereka semua pun menganggukan kepala.