
Para generasi ketiga dari keluarga Kobayasi mereka semua sekarang sedang berkumpul sambil menunggu berita kemenangan mereka.
Mereka semua tidak sabar untuk mendengarkan berita bahwa Hashiro dan Denjiro berhasil menang melawan keluarga Hamada dan Kefa.
Mereka semua sudah sangat yakin jika Hashiro dan Denjiro memenangkan peperangan itu.
Dan tak lama informan mereka datang dengan wajah yang kusut.
Informan mereka terlihat seperti sulit untuk mengungkapkan informasi yang ia dapatkan.
Para generasi ketiga pun kesal dengan informan mereka, informan mereka hanya terdiam tidak berkata-kata.
Dan tak lama ia pun membuka mulutnya.
Informan itu pun menjelaskan semuanya pada generasi ketiga dari keluarga Kobayasi.
"A-APA?" Para generasi ketiga dari keluarga Kobayasi yang sekarang mereka semua sedang terkejut.
Mereka seakan-akan tidak ingin percaya dengan apa yang di sampaikan informan mereka, tapi informan mereka adalah orang yang paling terpercaya untuk menyampaikan informasi.
Jadi apa yang di katakan oleh informan mereka, pastinya hal itu memanglah benar terjadi.
Para generasi ketiga dari keluarga Kobayasi pun mereka semua langsung tertunduk lemas, mereka semua langsung duduk tidak berbicara dan terdiam seribu bahasa.
Mereka terlalu berekspetasi tinggi sampai mereka semua lupa kalau lawan mereka bukanlah orang biasa.
Mereka melupakan fakta bahwa orang yang mereka lawan adalah Kefa.
Mereka semua sekarang menjadi mengingat perkataan dari Hotaka.
Bahwa mereka tidak akan pernah bisa menang melawan Kefa jika mereka semua tidak turun tangan langsung.
Di pikiran mereka semua sekarang, bertanya-tanya apa Kefa sekuat itu, apa yang di katakan oleh Hotaka semuanya adalah kebenaran.
Para Generasi ketiga sekarang sedang mengalami yang namanya kegagalan. Mereka semua terlihat sangat lemas.
Ketika mereka semua bersedih Hotaka datang dengan senyuman lebarnya, Hotaka di sini merasa sangat senang.
Hotaka merasa bahwa dia sekarang berada di atas angin, ia ingin mengejek para saudaranya itu.
Hotaka ingin membalas dendam ucapan dari para saudaranya tadi.
"Kalian semua sekarang sudah mengerti bukan dengan apa yang aku maksud?"
"Ya kalau kalian pintar ku harap kalian semua mengerti."
__ADS_1
"Aku sudah memperingatkan kalian semua, tapi sayangnya kalian semua terbutakan oleh keegoisan kalian masing-masing dan sekarang lihatlah apa yang terjadi? Kalian gagal bukan sudah pasti kalian gagal."
"Aku sudah bilang dari awal Kefa bukan orang biasa, dia bisa lebih kuat dari pada orang-orang yang berada di generasi kedua di keluarga kita."
"Seharusnya kalian mendengarkan apa ucapan ku, kalau saja kalian mendengarkan apa yang aku katakan ada kemungkinan sekarang kita bisa menguasai prefektur Nagan-"
Tiba-tiba saja seseorang dari saudara Hotaka berdiri dan langsung mengeluarkan senjatanya sambil menodongkan nya kearah Hotaka.
"Diamlah sekali lagi kau bicara aku akan membunuh mu."
"Membunuhku Kyuzuro apa kau yakin?"
Kyuzuro pun terdiam dia sama sekali tidak bisa membalas perkataan dari Hotaka.
"Aku sangat kecewa padamu Kyuzuro, kau adalah pemimpin dari kami, pemimpin dari generasi ketiga keluarga Koabayasi, tapi kelakukan mu itu sama sekali tidak terlihat seperti seorang pemimpin, kau sangat egois Kyuzuro, apa kau butuh tutor menjadi pemimpin yang benar dari Kefa HAH?"
"HOTAKA KAU SUDAH KETERLALUAN!!!!!!!!!!!!!" Teriak para saudara yang lainnya yang kesal dengan kelakuan Hotaka.
"Silahkan bunuh aku saja, tapi setelah aku mati jangan harap keluarga Kobayasi akan baik-baik saja, orang tua ku pasti akan membalaskan dendam atas kematianku, dan akan ada kemungkinan perpecahan keluarga Kobayasi akan terjadi." Hotaka yang tersenyum kemenangan.
Kyuzuro pun di sini langsung menyimpan kembali senjatanya dan langsung duduk dengan tenang.
"Kalian semua tenanglah terlebih dahulu, semua yang dikatakan oleh Hotaka adalah benar mau tidak mau aku harus mengakuinya." Ucap Kyuzuro yang membuat para saudara yang lainnya kembali duduk dengan tenang.
Rata-rata orang yang berada di generasi ketiga sudah lulus Sma dan ada juga yang masih Sma.
Generasi ketiga dari keluarga Kobayasi adalah salah satu generasi terkuat di Jepang.
Bahkan bisa di bilang mereka hampir setara dengan generasi ketiga keluarga Tanaka.
Mereka sangatlah kuat, mereka juga menguasai beberapa wilayah.
Salah satunya adalah wilayah prefektur Nagano.
Mereka adalah pemegang langsung dari keluarga Abe, keluarga Abe hanyalah boneka mereka.
Keluarga Abe bukanlah pemilik asli dari prefektur Nagano.
Pemilik asli dari Prefektur Nagano adalah para generasi ketiga dari keluarga Kobayasi.
Pemimpin dari para generasi ketiga dari keluarga Kobayasi adalah Kyuzuro.
Kyuzuro sendiri merupakan saudara paling tua di antara yang lainnya, dan kekuatan Kyuzuro bisa setara dengan orang yang berada di generasi kedua.
Kyuzuro memiliki kekuatan keterampilan yang sangat mengerikan, itulah alasan mengapa dia menjadi pemimpin dari generasi ketiga keluarga Kobayasi.
__ADS_1
Dia juga salah satu orang yang di takuti oleh seluruh generasi ketiga dari para keluarga besar yang ada.
"Aku akan memberikan kesempatan padamu untuk memimpin kita semua Hotaka." Ucap Kyuzuro yang membuat para saudara yang lainnya terkejut dan mereka semua merasa tidak setuju akan hal itu.
Keributan pun sedikit terjadi.
"Apa kalian ingin menentang keputusan ku?" Tanya Kyuzuro dengan tatapan yang tajam yang membuat mereka semua terdiam merinding ketakutan.
"Bukan begitu Kyuzuro tapi-"
"Tapi apa, kenapa kalian tidak setuju, jika kalian tidak setuju denganku kalian dapat bertarung denganku, jika kalian menang aku akan mendengarkan perkataan kalian." Kyuzuro dengan tatapan yang mengerikan.
Yang membuat mereka semua ketakutan termasuk Hotaka sendiri.
Menantang Kyuzuro sama saja dengan menantang maut.
Mereka semua pun langsung terdiam.
"Aku anggap diamnya kalian adalah setuju, Hotaka aku memberikan semua kepercayaanku padamu, jangan mengecewakan ku, jika hal itu sampai terjadi aku sendiri yang akan membunuh mu, kau tau aku tidak peduli jika keluarga ini hancur, bagiku tujuanku adalah yang paling utama, aku memberikan kesempatan hidup padamu."
"Itu semua karena aku menganggapmu sebagai saudaraku, sekaligus aku juga mengakui apa yang kau katakan semuanya memanglah benar, dan sekarang aku ingin melihat bukti-bukti dari semua perkataan mu itu, apa perkataamu itu bisa di pegang atau tidak."
Hotaka bukannya takut dia justru tersenyum senang, dia seperti ingin menantang Kyuzuro.
"Serahkan semuanya padaku, kalian hanya perlu mengikuti semua instruksi dari ku."
"Baiklah kami semua akan melakukan nya, akulah yang akan menjamin nya langsung, jika salah satu dari kita ada yang tidak mengikuti perintahmu, maka aku akan langsung membunuh orang nya di depanmu Hotaka." Ujar Kyuzuro yang membuat mereka semua langsung ketakutan.
Mereka semua terlihat sangat tertekan ketika Kyuzuro berkata seperti itu, tubuh mereka bergemetar dengan hebat.
Sedangkan Hotaka sendiri ia hanya tersenyum senang.
Hotaka dan Kyuzuro pun mereka berdua berdiri dan saling bersalaman, yang itu artinya mereka berdua telah setuju.
Kyuzuro pun berbisik pada Hotaka.
"Jika kau gagal aku akan membunuhmu, ingatlah itu baik-baik." Ujar Kyuzuro.
"Jika aku berhasil bagaimana?" Tanya Hotaka yang tersenyum senang, ia sekarang mencoba untuk tidak takut pada Kyuzuro, ia ingin menantang Kyuzuro.
"Aku akan memberikan semua milikku termasuk hidupku padamu."
"Hhahahaha baiklah ini sangat menarik, akan ku pastikan aku akan berhasil."
"Aku tidak butuh omong kosong yang ku inginkan adalah bukti."
__ADS_1