
"Nyonya apa nyonya yakin kita hanya pergi bertiga saja? Dan apa nyonya yakin tidak apa-apa jika kita memakai pesawat umum seperti ini" Tanya Tiara.
"Lebih baik seperti ini, jika terlalu banyak membawa orang bisa berbahaya karena terlalu menarik perhatian banyak orang, kita ke Jepang hanya ingin menjumpai Kefa saja."
"Aku setuju dengan nyonya Rina." Ucap Hyuro.
"Hhahah aku tidak sabar ingin bertemu dengan Kefa, dia sekarang sekuat apa yah." Ucap Hyuro.
"Aku yakin tuan muda sekarang menjadi pria yang sangat tampan dan sangat kuat." Ucap Tiara.
"Yap aku rasa kalian benar. Aku sangat tidak sabar ingin bertemu dengan Kefa, sudah beberapa minggu aku tidak bertemu dengannya, rasanya aku sangat merindukan Kefa aku ingin memeluk dia mencium dia dan aku ingin mencubit pipinya, dan masih banyak hal yang ingin aku lakukan." Rina yang terlihat senang.
Mereka bertiga sekarang sedang di pesawat, mereka bertiga sangat ingin bertemu dengan Kefa, terutama Rina.
Alasan hanya mereka bertiga saja yang pergi itu semua karena mereka tidak boleh menarik perhatian, apalagi sekarang Rina, Edwart, Kefa.
Sedang menjadi incaran para musuh, mereka juga pergi diam-diam tidak di ketahui oleh banyak orang.
Mereka semua mulai dari sekarang harus berhati-hati karena musuh ada dimana-mana, lawan mereka sekarang bukanlah orang biasa.
Orang tersebut sangat hebat, jadi mereka harus berhati-hati.
"Nyonya Rina, apa nyonya yakin memberitahukan hal itu pada Kefa?" Tanya Hyuro.
"Tentu saja aku sangat yakin, lagi pula suatu saat Kefa juga akan mengetahui tentang hal itu, jadi aku rasa lebih baik memberitahu dia sekarang, dari pada nanti dia mengetahuinya sendiri tapi dari mulut orang lain."
"Aku rasa nyonya Rina benar, Kefa dia adalah anak yang cerdas, dia pasti suatu saat jika tidak diberitahu pun akan mengetahuinya sendiri." Ucap Hyuro.
***
Kefa pun sekarang sedang berada di bandara menjemput ibunya, Hyuro, dan juga Tiara.
Rina saat melihat Kefa ia langsung berlari kemudian memeluk Kefa, mereka di sini tiba-tiba menjadi pusat perhatian, karena ibunya Kefa cantik, dan Kefa sendiri sangat tampan.
Maka wajar saja jika mereka menjadi pusat perhatian.
Hyuro dan Tiara mencoba menutupi mereka berdua, mereka melindungi Kefa dan juga Rina.
Kefa dan Rina pun mengobrol sebentar, namun karena suasana nya tidak enak, mereka pun akhirnya pergi dari sana dan masuk ke mobil.
"Kefa apa kamu bisa menyetir mobil?" Tanya Tiara yang duduk di samping Kefa.
"Iya ibu tentu saja, memangnya kenapa ibu?" Tanya Kefa.
__ADS_1
"Ya bukan nya kenapa-kenapa tapi umur mu masih 16 tahun, bagaimana bisa kau menggunakan mobil"
"Yap aku rasa lupakan saja Kefa apa yang tadi ibu tanyakan padamu, ibu tadi hampir saja melupakan, kamu adalah anak yang spesial jadi wajar saja jika kamu bisa menggunakan mobil di bawah umur."
"Hhehehe."
Mereka pun kemudian mengobrol beberapa hal lagi, seperti bagaimana sekolah Kefa, dimana Kefa tinggal sekarang, apa Kefa nyaman tinggal di Jepang.
Banyak hal yang di tanyakan oleh Rina, itu semua karena Rina sangat mengkhawatirkan Kefa.
Kefa menjawab semua nya dengan baik, Kefa juga menceritakan kondisi dia sekarang.
Kefa juga memberitahu tentang Kazuki dan Chiya. Kefa di sini tentu saja merubah sedikit ceritanya, seperti pertemuan Kefa dengan Kazuki.
Ibunya Kefa mengerti semuanya, ia sama sekali tidak masalah dengan keputusan yang Kefa buat, justru ibunya Kefa sangat bangga dengan keputusan yang Kefa buat.
Ibunya Kefa Rina, datang ke sana karena ada beberapa kepentingan, ia ingin memberitahu sesuatu pada Kefa.
Kefa pun sangat penasaran akan hal itu, namun karena tempatnya kurang nyaman, jadi ibunya Kefa akan menceritakan nya nanti saja.
Singkatnya mereka sampai di apartemen Kefa, dan mereka di sambut hangat oleh Kazuki dan juga Chiya.
Ibunya Kefa sangat menyukai Chiya, begitu pula dengan Chiya, mereka bermain sebentar dan mengobrol sebentar.
Chiya sangat menggemaskan Rina jadi teringat ketika Kefa kecil, ia pun menceritakan sedikit tentang Kefa kecil.
Mereka pun makan bersama di sana, masakan Kazuki memanglah sangat enak, ibunya Kefa, Tiara, dan Hyuro sangat menyukai masakan Kazuki.
Tiara dan Hyuro juga seperti menaruh curiga pada Kazuki, namun Kefa memberikan kode pada mereka bahwa Kazuki tidak berbahaya.
Mereka berdua hampir saja melupakan bahwa tuan muda mereka lebih hebat dari mereka.
Setelah semua itu, ibunya Kefa pun mengajak Kefa berbincang berdua di ruang kerja Kefa.
"Jadi ibu apa yang ingin ibu sampaikan padaku?" Tanya Kefa yang langsung pada intinya.
"Hmm apa kamu tau Kefa anakku, ibumu ini berasal dari Jepang, ibu berasal dari keluarga yang sangat terkenal di Jepang, bisa di bilang keluarga itu merupakan pemegang Jepang, dan keluarga itu bernama keluarga Tanaka, ibu berasal dari situ."
"Ibu sebenarnya bukan orang biasa hehehe."
"Begitu yah bu, aku baru tau." Kefa yang berpura-pura tidak tau, padahal ia mengetahuinya.
"Kenapa kamu tidak terkejut Kefa, apa tidak ada reaksi lain?" Rina yang merasa aneh dengan anaknya tersebut, karena anaknya terlihat biasa saja, padahal rahasia yang dia simpan cukup besar.
__ADS_1
"Kenapa aku harus terkejut bu?"
"Ya...Benar juga kenapa kamu harus terkejut ya."
"Iya ibu, aku tidak terkejut karena aku rasa dari sejak awal ibu dan ayah memang bukan orang biasa, makanya aku anaknya juga bukan anak biasa, begitu ibu."
"Hmmm masuk akal juga." Ucap Rina yang terpengaruh perkataan Kefa.
"Ehem ehem apa ibu bisa melanjutkan cerita tadi, kalau bisa Kefa ingin tau juga bu, kenapa ayah dan ibu bisa bertemu, kemudian ada apa dengan keluarga Tanaka, intinya aku ingin cerita yang lengkap bu."
"Ibu tidak masalah dengan hal itu, tapi ceritanya cukup panjang apa tidak masalah?"
"Tentu saja ibu."
"Baiklah hmmm di mulai dari mana yah......"
"Ibu rasa di mulai dari situ saja......" Rina pun bercerita tentang dirinya.
Jadi pada intinya Rina atau bisa di bilang ibunya Kefa, memang bukan orang biasa, dia adalah orang yang sangat cerdas dan sangat terampil dalam bidang apapun.
Rina merupakan anak jenius di keluarga Tanaka, ayah dan ibunya juga memang orang yang jenius sama seperti Rina.
Ayah dan ibu Rina mereka hampir saja mendapatkan gelar sebagai pemimpin dari keluarga Tanaka.
Namun karena banyak nya halangan, dan banyak nya masalah, ayah dan ibu Rina di bunuh oleh orang lain, yang sampe sekarang tidak tau siapa.
Namun Rina sangat yakin orang itu berada di dalam keluarga Tanaka, alias orang yang membunuh ayah dan ibunya Rina merupakan saudaranya ayah dan ibunya, Rina sangat yakin akan hal itu.
Setelah kematian dari ayah dan ibunya, kehidupan Rina hancur lebur, kehidupan Rina menjadi sangat berbeda.
Namun untungnya di keluarga Tanaka masih ada orang baik, Rina karena dia di incar oleh keluarga Tanaka yang lain, jadi Rina dia harus memalsukan kematian nya.
Singkatnya Rina di bantu oleh beberapa saudaranya dari ayahnya yang baik, dan berhasil memalsukan kematian Rina, Rina kemudian di kirim ke keluarga Tatsumoto.
Keluarga Tatsumoto sendiri sangat baik dan sangat ramah pada Rina, mereka sangat menyambut Rina, bahkan mereka menganggap Rina sebagai anak mereka sendiri.
Singkat cerita agar Rina lebih aman, Rina di kirim ke Indonesia dan di titipkan ke keluarga Deluxe.
Jadi kerja sama antara keluarga Deluxe dan keluarga Tatsumoto sudah terjalin sejak generasi pertama.
Intinya mereka bekerja sama cukup lama.
Dan di Indonesia lah Rina bertemu dengan Edwart, pada awalnya mereka sama sekali tidak akur, namun entah kenapa lama-lama mereka justru merasa jatuh cinta satu sama lain.
__ADS_1
Mereka melalui banyak hal yang menimpa mereka, mereka menghadapinya bersama-sama, dan akhirnya mereka pun menikah.
Dan setelah beberapa tahun menikah, mereka pun mempunyai seorang anak yang spesial bernama Kefa.