
Akira dan yang lainnya yang sedang khawatir karena mereka yakin mereka akan kalah dalam peperangan kali ini, mereka sedang berpikir bagaimana caranya agar mereka tidak kalah dalam peperangan kali ini.
Akira pun terpikirkan sesuatu, ia akan meminta bantuan dari Sma terkuat di prefektur Nagano, mereka adalah Sma yang menjaga keseimbangan di prefektur Nagano.
Jika Akira berhasil memanipulasi mereka, dan mengatakan Sma Tatsuno memulai perang terlebih dahulu, maka Akira yakin Sma Rinnai, atau bisa di bilang Sma penjaga keseimbangan itu akan turun tangan dan mengirim banyak pasukan, untuk menghukum Sma Tatsuno.
Akira pun disini menghubungi salah satu pemimpin dari Sma Rinnai yang bernama Hakura.
"Ada apa Akira, tumben kau menelopon ku?" Tanya Hakura.
"Hakura aku ingin melaporkan sesuatu, Sma Tatsuno telah melanggar perjanjian."
"Hmm apa itu artinya mereka sekarang sedang menyerang markas kalian?"
"Ya kau benar Hakura."
"Mereka sekarang sedang menghancurkan markas kami."
"Hmm apa kau tidak bisa mengatasinya, bukannya Sma Tatsuno itu lemah. Tunggu tunggu tunggu aku hampir saja melupakan beritanya, hahahaha sekarang aku mengerti kenapa kau menelopon ku. Sebelum itu aku hanya ingin memastikan nya saja, apa Sma Tatsuno sekuat itu, sampai-sampai kalian tidak bisa mengatasinya."
"Aku harus mengakuinya, Hakura mereka sangat kuat kau tau sendiri bukan berita tentang pemimpin baru Sma Tatsuno yaitu Kefa, yang berhasil mengalahkan Isamu."
"Iya aku tau bahkan dia juga menjadikan Isamu bawahan nya, hal itu memang benar di luar dugaan dan di luar akal sehat."
"Ya kau benar dan mereka berdua juga sekarang sedang menyerang kami, itulah mengapa kami tidak bisa mengatasi hal ini."
"Kalau begini, ini sangat gawat, aku akan membantu mu, tapi aku ingin memastikan satu hal lagi, apa kau yakin yang mencari masalah duluan bukan kalian?"
Akira pun terdiam tidak menjawab langsung pertanyaan dari Hakura.
"Ten-tentu saja bukan, aku berani bersumpah."
"Baiklah aku percaya padamu, kami Sma Rinnai akan membantu Sma Kaizo, tapi ingat satu hal Akira, jika ini semua adalah jebakan ulahmu, kami tidak akan segan-segan untuk menghancurkan kalian." Hakura pun mematikan telpon nya.
Akira pun bergemetar hebat, dia terlihat sangat ketakutan, dia takut akan ancaman Hakura.
Akira pun mencoba menenangkan diri dan dia akan berusaha mencoba untuk menggunakan strategi yang sering ia gunakan di luaran sana yaitu adu domba.
"Hakura siapa tadi yang menelopon mu?"
"Akira dia meminta bantuan kita, markas mereka di serang Sma Tatsuno, Sma Tatsuno telah melanggar perjanjian."
"Begitu yah jadi itu artinya akan ada pertempuran."
"Kau benar, aku akan menyampaikan pada bos terlebih dahulu, kalian semua bersiaplah." Ucap Hakura.
Mereka semua pun berteriak bersemangat.
__ADS_1
***
"Tuan Akira apa kau baik-baik saja apa kau masih sadar??" Tanya salah seorang bawahan nya.
"Ya aku masih sadar, tapi aku tidak baik-baik saja, rasanya seluruh tubuhku sakit."
"Tapi ini tidak jadi masalah, karena apa yang akan aku rasakan ini, akan di rasakan juga oleh Kefa, Isamu, dan yang lainnya, mereka akan merasakan akibatnya, mereka pasti akan menyesal karena telah berani bermacam-macam dengan Sma Kaizo." Akira yang tersenyum senang.
***
Kefa dan yang lainnya sekarang masih berada di dalam base camp Sma Kaizo yang sudah hancur berantakan.
"Tuan Kefa." Ucap Izanagi.
"Ya ada apa Izanagi?" Tanya Kefa.
Mereka mengobrol sambil berjalan keluar.
"Aku lupa memberitahumu, bahwa seluruh Sma di Nagano, tidak boleh melakukan perang." Ucap Izanagi.
"Kenapa?"
"Itu semua untuk menjaga keseimbangan kekuasaan dan masih banyak lain nya, tapi menurut ku itu hanya menguntungkan Sma Rinnai saja." Sahut Isamu.
"Begitukah, lalu jika terjadi perang antar Sma apa yang akan terjadi?"
"Mereka sangat curang." Ucap Kefa.
"Tapi walaupun seperti itu bos Kefa, mereka adalah Sma yang paling kuat di prefektur Nagano, bahkan para geng di prefektur Nagano pun tidak ingin mencari masalah dengan mereka."
"Seluruh orang yang ada di Prefektur Nagano sangat menghormati Sma Rinnai karena kekuatan mereka yang sangat hebat." Sahut Daisuke.
"Daisuke benar Kefa, bahkan aku pernah mendengar bahwa Sma Rinnai hampir saja bisa menguasai seluruh prefektur Nagano, tapi mereka kalah oleh keluarga Abe, tapi sekarang keluarga Abe sudah hancur, dan ada kemungkinan Sma Rinnai, mereka ingin menguasai seluruh prefektur Nagano lagi." Ucap Izanagi.
"Begitukah jadi yang ingin menguasai prefektur Nagano bukan keluarga Hamada dan keluarga besar di Jepang saja."
"Iya tuan Kefa kau benar." Ucap Isamu.
"Ini semakin menarik saja, jadi intinya sekarang aku memiliki banyak saingan yah."
"Iya tuan Kefa kurang lebih begitu, tapi tuan Kefa saya sedikit mengkhawatirkan tentang Sma Rinnai, mereka cukup dekat dengan Sma Kaizo, itu juga alasan mengapa Sma Kaizo memiliki kekuasaan yang cukup besar ketimbang Sma kita." Ucap Izanagi.
"Hmm apa kau takut jika Sma Rinnai menyerang Sma kita, karena kita telah menyerang Sma Kaizo?" Tanya Kefa.
"Jujur saja iya tuan."
"Santai saja Izanagi, lagi pula yang salah mereka bukan kita, kita hanya membalas apa yang telah mereka lakukan."
__ADS_1
"Tapi tuan Kefa, Akira adalah orang yang sangat licik bisa saja dia memanipulasi Sma Rinnai dan mengatakan bahwa kitalah yang memulai semuanya dan melanggar perjanjian."
"Perjanjian hmmm ternyata ada perjanjian yang merepotkan juga yah."
"Izanagi hal itu juga menurut ku tidak jadi masalah, jika Sma Rinnai samapi mencari masalah, aku sendiri yang akan menghancurkan nya." Kefa sambil tersenyum mengerikan.
Izanagi dan yang lainnya pun langsung terdiam, jika Kefa sudah berkata seperti itu, maka kefa benar-benar akan melakukan nya.
"Tuan Kefa izinkan aku ikut dengan mu, aku juga sangat membenci Sma Rinnai, aku dengan senang hati jika tuan ingin menghancurkan mereka." Ucap Isamu.
"Tentu saja Isamu kau boleh melakukan apapun yang kau mau." Ucap Kefa.
"Terima kasih tuan."
Izanagi, Daichi, Arata, Daisuke, Tatsuhaka, yang mendengar obrolan mereka berdua, mereka hanya bisa merinding ketakutan, karena obrolan Isamu dan Kefa tidak normal sama sekali.
Mereka terlalu gila, tapi di sini Arata, Daichi dan yang lainnya tiba-tiba saja mengikuti kata Isamu.
Mereka juga tiba-tiba ingin menghancurkan Sma Rinnai bisa di bilang lebih tepatnya mereka ingin mengikuti Kefa, mereka sudah memutuskan untuk mengikuti orang gila seperti Kefa, dan Isamu.
Oleh sebab itulah mereka juga harus jadi gila. Itulah yang kira-kira mereka pikirkan.
Mereka semua pun keluar dari basecamp Sma Kaizo dengan perasaan yang senang.
Hingga mereka melihat sesuatu yang membuat mereka berhenti tersenyum.
Sekarang mereka semua melihat banyaknya pasukan yang berada di hadapan mereka.
Kefa, Isamu dan yang lainnya pun menghentikan langkah mereka.
"Mereka siapa?" Tanya Kefa.
"Tuan mereka adalah Sma Rinnai." Jawab Isamu.
"Baru saja di omongkan mereka sudah menyambut kita yah." Kefa yang tersenyum.
Di hadapan Kefa, Isamu dan yang lainnya sekarang ada ratusan pasukan Sma Rinnai, mereka sangat banyak, bahkan pasukan yang Kefa bawa saja jumlahnya tidak sebanyak itu.
Pada intinya di sini Kefa kalah jumlah.
Di sini terlihat 6 orang pemimpin pasukan dari Sma Rinnai berada di depan, mereka terlihat sangat sombong.
"Tuan Kefa sekarang apa yang harus kita lakukan?" Tanya Izanagi.
"Hmmm kalian diam saja terlebih dahulu, aku akan mengatasi hal ini santai saja." Jawab Kefa.
Di sini pasukan musuh maupun pasukan Kefa, mereka sudah bersiap menyerang, namun Kefa dan pemimpin musuh belum menyuruh mereka untuk bertindak.
__ADS_1