Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 145 Di mulainya perang


__ADS_3

Kefa, Laura dan yang lainnya, mereka semua sekarang sedang beristirahat di ruangan khusus untuk para pemimpin dari organisasi dan perusahaan.


Sebagian dari mereka sekarang ada yang bermain game, santai, makan dan yang lainnya.


Laura sedang duduk makan sambil melamun.


Laura terlihat sangat sedih karena memikirkan kejadian semalam, ketika ia menembak Kefa, Laura merasa sangat bodoh, karena ia mengungkapkan perasaan nya terlalu cepat.


Laura merasa sangat bodoh karena ia merasa bahwa ia menembak Kefa di waktu yang tidak tepat, padahal Laura sendiri sudah mengetahui kehidupan Kefa bagaimana, tujuan dia sekarang apa.


Laura sangat kesal pada dirinya sendiri, namun di balik itu juga ada kekecewaan yang sangat mendalam, apalagi ia mengetahui sesuatu informasi yang sangat mengejutkan.


Yaitu Kefa berhubungan dekat dengan orang yang bernama Tsukia, Laura penasaran dengan wanita tersebut, Laura bertanya-tanya siapakah Tsukia?


Laura sangat mencurigai jika Tsukia adalah orang yang ingin Kefa temui ketika di pesta waktu itu.


Laura ingin bertanya banyak hal, tapi ia pikir lebih baik tidak mengetahui apa yang tidak perlu ia ketahui, mungkin suatu saat Laura akan mengetahuinya sendiri.


Namun yang pasti untuk sekarang Laura memiliki saingan yang sangat kuat, ia harus berhati-hati Laura tidak akan menyerah begitu saja, ia sangat mencintai Kefa.


Laura tidak akan melepaskan Kefa begitu saja, ia telah melangkah sejauh ini, dan dia tidak ingin menyerah untuk mendapatkan hati Kefa yang dingin.


Kefa pun tiba-tiba datang dan menyodorkan minuman dingin ke pipi Laura.


Laura pun terkejut, ia pun menatap Kefa.


"Ambillah, ini minuman untuk mu, sepertinya kamu punya banyak pikiran."


"Iya begitulah, terima kasih minuman nya." Ucap Laura.


"Apa kamu memikirkan kejadian semalam?" Tanya Kefa.


"Iya...."


"Maafkan aku." Ucap Kefa.


"Tidak apa kamu tidak salah kok."


"Begitu yah, kalau begitu syukurlah, sudah jangan terlalu di pikirkan." Ucap Kefa.


"Iya aku sedang mencobanya kok."


Ketika Kefa dan Laura sedang mengobrol berdua di sofa.


Tiba-tiba datang seseorang.


Orang tersebut pun menunduk hormat pada semua orang disana.


"Tuan maaf jika menganggu kalian semua, tapi saya di sini memiliki informasi yang penting tuan."


"Apa?" Tanya Kefa dan yang lainnya dengan serius.


"Lima orang perwakilan dari keluarga Hamada datang ke perusahaan kita, mereka berlima bilang, mereka ingin bertemu langsung dengan tuan Kefa, ada hal yang ingin mereka bicarakan langsung dengan tuan Kefa." Kata orang tersebut dengan hormat.


Kefa pun di sini menyipitkan matanya dan merasa ada hal yang aneh.


"Biarkan mereka masuk kemari." Ucap Kefa.


Semua orang yang ada di sana tidak bertanya kenapa Kefa mengizinkan keluarga Hamada bertemu dengan Kefa.


Mereka semua justru mengerti apa maksud dari Kefa.


Mereka sudah mengenal Kefa, apapun keputusan Kefa, pasti Kefa sudah memikirkannya dengan sangat panjang.

__ADS_1


Singkatnya lima orang itu pun datang ke tempat Kefa, Kefa dan yang lainnya pun menatap mereka berlima, mereka berlima tidak takut sama sekali, mereka terlihat seperti seorang mafia sejati.


Mereka juga tidak menunduk hormat, mereka datang dengan cara yang sangat tidak sopan.


Kefa dan yang lainnya melihat kelakuan mereka berlima, mereka sangat kesal, namun mereka menahan kekesalan mereka.


"Jadi kalian datang kemari ada apa?" Tanya Kefa yang langsung pada intinya.


"Kami datang kemari ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting."


"Langsung saja pada intinya." Laura yang menatap mereka dengan tatapan mengerikan.


Mereka pun sedikit ketakutan, namun mereka mencoba untuk tenang.


"Tuan kami yaitu Tatsuo mengundang anda ke pertemuan penting."


"Pertemuan penting...?, pertemuan penting apa?" Tanya Kefa sambil menatap mereka dengan tajam.


"Kami tidak mengetahuinya dengan pasti, tapi kemungkinan tuan Tatsuo ingin mengobrol dengan anda masalah wilayah prefektur Nagano."


"Hmm begitu yah."


Kefa, Laura, Kenta, Kazuki, Isamu. Mereka berlima langsung mengangkat senjata mereka, dan menembak mereka berlima.


Mereka berlima perwakilan dari keluarga Hamada pun mati terbunuh di tempat.


Beberapa orang disana yang belum memiliki pengalaman di dunia Mafia mereka terlihat terkejut.


"Kalian tidak perlu terkejut seperti itu, di dunia kita sekarang ini, hal ini adalah hal yang biasa." Ucap Laura.


"Tapi bukannya keluarga Hamada sudah berniat baik pada kita, jika kita melakukan hal ini, bukan artinya kita telah memulai perang dengan mereka." Ucap Oyama.


"Oyama ini adalah dunia mafia, tidak ada musuh yang baik seperti yang kau pikirkan." Ucap Laura yang membungkam mulut mereka semua.


"Laura benar, di dunia mafia jarang sekali ada orang baik, apalagi musuh pada akhirnya jika kalian ingin mengetahui apa yang akan terjadi jika aku menerima undangan itu maka hanya ada satu jawaban yaitu di jebak." Ujar Kefa yang membuat mereka kembali termerenung sadar.


"Tidak apa kalian masih belajar, santai saja, oh iya siapkan pasukan kita akan menyerang keluarga Hamada sekarang." Ucap Kefa dengan raut wajah serius.


Mereka semua pun tiba-tiba menjadi serius.


"Kita akan menyerang langsung markas utama mereka, dengan menguasai markas utama mereka, maka semuanya akan menjadi sangat mudah, dan setelah menguasai markas utama kita hanya perlu menyingkirkan sisanya."


"BAIK TUAN KEFA." Ucap mereka semua dengan semangat.


Mereka semua pun dengan segera menyiapkan pasukan mereka masing-masing.


Pasukan Kefa hanya berjumlah 150 saja, sangat sedikit namun pasukan yang di miliki Kefa sangat berkualitas.


Mereka adalah orang-orang yang terpilih, dan mereka semua juga sudah terlatih langsung di bawah bimbingan Kazuki dan yang lainnya.


Sedangkan Kazuki dan yang lainnya mereka berada di bawah bimbingan Kefa.


Jadi pasukan Kefa tidak di ragukan lagi mereka sangatlah kuat.


Bahkan Kefa sendiri bisa menjamin bahwa pasukan yang Kefa miliki hampir setara dengan pasukan yang ada di keluarga Deluxe.


***


"Tatsuo apa kau yakin rencana yang kau buat ini akan berhasil."


"Tentu saja aku sangat yakin 80 persen rencana ini akan berhasil, kita hanya perlu menunggu mereka di sini, dan kita akan langsung menghabisi mereka."


"Mereka masihlah bocah yang bodoh yang nekat masuk ke dunia keji ini, aku yakin rencana ku ini akan berhasil, kalian lihat saja nanti."

__ADS_1


"Kita akan memberi mereka pelajaran yang tidak akan pernah mereka lupakan, jangan pernah percaya pada musuh hahahahahhaha."


Mereka semua yang ada di sana pun ikut tertawa keras, karena mereka merasa yakin dengan rencana milik Tatsuo.


Alasan mereka menggunakan cara menjebak Kefa dan yang lainnya adalah agar mereka tidak rugi sangat banyak.


Agar mereka tidak harus mengeluarkan anggaran yang sangat banyak, agar masalah mereka cepat selesai.


Mereka juga menggunakan cara ini, karena mereka sangat yakin bahwa Kefa dan yang lainnya masihlah bocah yang tidak tau apa-apa tentang dunia Mafia.


Jadi mereka pikir, mereka akan mudah untuk menjebak Kefa dan yang lainnya.


Alasan lain juga ada, yaitu mereka tidak mengetahui jumlah pasukan yang di miliki oleh Kefa ada berapa, dan mereka juga tidak mengetahu pasti kekuatan dari pasukan Kefa, yang Kefa bentuk.


Mereka tidak pernah mendapatkan informasi sedikit pun tentang hal itu, itu semua karena Kefa menyembunyikan semua informasinya dengan rapat.


Tidak ada satu orang luar pun yang mengetahui organisasi The King, orang luar hanya mengetahui tentang perusahaan The Big Group.


Mereka tidak mengetahui bahwa perusahaan itu sebenarnya membiayai organisasi The King.


***


Kefa di sini menelopon seseorang.


"Tumben sekali tuan Kefa Deluxe menelopon ku, ada apa tuan?" Tanya Koji yang sekarang dia cukup hormat pada Kefa, Koji dia sekarang sudah mengakui kekuatan Kefa.


Bagi Koji Kefa lebih kuat dari pada Haruki, jadi dia harus lebih hormat pada Kefa, karena Kefa memang benar-benar orang yang sangat mengerikan, dia adalah mimpi buruk bagi para keluarga besar yang ada di Jepang.


"Aku membutuhkan bantuanmu, masalah biaya nanti kita hitung-hitungan saja masalah itu gampang kok."


"Ohhh jadi tuan membutuhkan senjata yang sangat banyak."


"Iya kau benar, sekitar 150 an."


"Hhahahhaha...."


"Kenapa kau tertawa Koji?"


"Tidak tuan kupikir tuan membutuhkan ribuan, ternyata tuan hanya membutuhkan segitu yah, tenang saja tuan aku bisa menyiapkan nya dengan cepat, kapan aku harus mengantarnya?"


"Sekarang." Ucap Kefa sambil tersenyum.


"Hhahahhaha gila, baiklah aku akan mengirimkan nya sekarang."


"Terima kasih Koji aku tau kau bisa di andalkan, ingat berikan yang terbaik untukku."


"Tenang saja tuan Kefa tau sendiri bukan barang dari ku kualitasnya bagaimana."


"Iya aku percaya padamu."


Koji pun di sini merokok sebatang terlebih dahulu, sambil menelopon seseorang untuk datang ke tempatnya dan mengirimkan semua barang ke Kefa.


"Untung aku sudah menduga semuanya, jadi aku sudah menyiapkan semuanya, itu semua karena aku yakin perang besar di prefektur Nagano mau tidak mau memang harus terjadi."


"Aku yakin kali ini Kefa dengan pasukannya akan menang mudah melawan keluarga Hamada, haah (Menghela nafas) Aku jadi ingin ikut berperang, tapi aku tidak bisa melakukan nya."


Maaf baru upload kemarin sibuk and pengen istirahat aja gitu, oh yah kalian perlu garis bawahi ini yah, INI NOVEL FANTASI, Fantasi itu apa tor? Singkatnya itu tuh HAYALAN, jadi dari awal aja ini novel udh ga masuk akal.


Jadi kalau kedepan nya ada yang lebih ga masuk akal jangan protes, ingat ini novel fantasi hayalan author oke paham sampe di sini.


Ingat jadi reader cerdas ye.


Segitu aja jangan lupa like coment and vote, terima kasih pada semuanya yang telah mendukung author abal-abal ini ges

__ADS_1


__ADS_2