
"Halo pak kepala sekolah Sma Tatsuno ini dengan saya Laura."
"Suatu kehormatan bisa berbincang dengan anda nona Laura."
"Terima kasih pak kepala sekolah atas pujian nya, oh yah saya menelopon karena saya memiliki permintaan."
"Permintaan?"
"Iya pak, saya ingin bersekolah sementara di sekolah Sma Tatsuno dan sayang ingin masu kekelas 10 A, apa bapa bisa mengatur semuanya, saya ingin semuanya besok beres pak, dan besok saya langsung bisa bersekolah di sana."
"Ah yah tentu saja nona Laura, saya akan membantu nona."
"Terima kasih pak."
"Sama-sama." Laura pun menutup telponnya.
"Kefa tunggulah aku, sebentar lagi aku akan ke tempat mu." Laura yang tersenyum.
***
"Akhir-akhir ini kenapa banyak orang penting yang ingin bersekolah di sekolah ini." Kepala sekolah yang mengehela nafas.
"Aku harus menghubungi dulu tuan Hiroki, dia harus mengetahui informasi ini."
"Halo tuan..." Ucap kepala sekolah.
"Oh pak kepala sekolah ada apa tumben sekali menghubungi ku."
"Tuan saya ingin menyampaikan informasi."
"Informasi....?" Tanya Hiroki yang penasaran informasi apa yang ingin diberikan oleh kepala sekolah Sma Tatsuno.
Sma Tatsuno adalah sekolahan milik Hiroki.
Dan kepala sekolah di sana adalah bawahan Hiroki, Hiroki sendiri mengetahui jika bawahan nya menelepon dia maka ada urusan yang sangat penting, ataupun informasi yang sangat penting, seperti sekarang.
"Iya tuan ini sangat penting."
"Apa ini tentang Kefa?" Tanya Hiroki, Hiroki dia selalu menanyakan Kefa, sampai-sampai kepala sekolah dan semua guru di sana di suruh oleh Hiroki untuk menaruh perhatian lebih kepada Kefa.
Mereka semua tidak tau alasan kenapa Hiroki memerintahkan seperti itu, namun satu hal yang pasti yang mereka ketahui, Kefa bukan orang biasa dan dia harus di perlakukan secara khusus.
"Bukan tuan, ini tentang Laura yang ingin masuk ke sekolah kita......" Kepala sekolah itu pun menjelaskan tentang keinginan Laura.
"HAHAHAHAHAHAHHA............" Hiroki yang tertawa yang membuat kepala sekolah kebingungan.
"Kenapa tuan?" Tanya kepala sekolah dengan sopan.
"Tidak tidak apa-apa, kau turuti saja permintaan Laura, kita jangan mencari masalah dengan keluarga Laura, mereka juga sangat penting, informasi yang kau sampaikan ini membuatku tertawa hahaha."
__ADS_1
"Memangnya kenapa tuan?"
"Biasa cinta di waktu remaja."
"Maksud tuan?"
"Ini ada hubungan nya dengan Kefa, Laura adalah kekasih Kefa yasudah kalau begitu aku tutup telponnya terima kasih informasinya, kabari lagi jika terjadi sesuatu pada Kefa, atau pada sekolahan."
"Iya tuan baiklah, maaf menganggu waktunya."
Kepala sekolah pun terduduk lemas, ia kebingungan dengan semuanya, tapi karena dia hanya bawahan Hiroki saja ia hanya bisa mengikuti perintah Hiroki.
Dan dia hanya bisa mengetahui semuanya jika Hiroki sudah memberitahu kepadanya siapa itu Kefa.
Hiroki sendiri keheranan dengan identitas asli Kefa, karena bisa-bisanya dia menjadi kekasih orang yang sangat penting yaitu Laura.
***
Seperti biasa Kefa sekolah di pagi hari dan seperti biasa juga Kefa tengah bersantai.
Di depan bangku dia ada Oyama, mereka berdua tengah mengobrol santai.
Oyama sekarang terlihat lebih keren dari mulai outfit dan wajahnya, Oyama sekarang menjadi cukup terkenal di kalangan wanita, kalau Kefa jangan di tanya lagi dia sangat terkenal bahkan sampai ke sekolah lain.
Banyak wanita yang memperubutkan Kefa atau orang-orang yang sekarang berada di kursi 10.
Ketika mereka berada di bawah para wanita yang mengejar mereka sekarang itu tidak ada, sama sekali tidak ada.
Tapi ketika mereka semua berada di atas para wanita itu baru mengejar mereka, dan hal itu tidak di sukai oleh para pria.
Bagi mereka cewe yang mengejar cowo seperti itu, mereka hanyalah wanita penggoda.
Para lelaki bisa memainkan wanita seperti itu sesuka hati mereka.
Tapi karena peraturan Kefa melarang mereka untuk bermain wanita, mereka pun tidak bisa melakukannya walaupun mereka ingin melakukan nya.
Karena bagi Kefa sendiri wanita adalah sebuah pisau, mereka sangatlah berbahaya, mereka bisa berguna namun mereka juga bisa menjadi buruk. Tergantung kau menggunakannya seperti apa.
"Tuan Kefa, menurut tuan aneh tidak jika ada murid baru yang akan datang hari ini ke kelas ini." Ucap Oyama.
"Hah? Bagaimana bisa bukannya hal itu tidak mungkin sama sekali." Kefa yang keheranan.
Karena masalahnya beberapa bulan lagi juga mereka akan masuk ke kelas 11, tapi secara tiba-tiba ada siswa baru, hal itu sama sekali tidak mungkin.
"Nah kan tuan juga keheranan, begitu pula dengan aku, aku yakin orang yang menjadi murid baru di kelas ini bukanlah orang biasa."
"Yah yang pertama dia bisa masuk ke sekolah ini, itu sudah jelas mendakan dia bukan orang biasa, di tambah orang ini masuk pas semester kedua."
"Ini membuat pasti dan semakin yakin, bahwa orang ini yang akan menjadi murid baru bukanlah sembarang orang."
__ADS_1
"Ya aku rasa begitu, aku tidak peduli juga, ngomong-ngomong yang menjadi murid baru pria atau wanita?"
"Katanya sih wanita, dia adalah wanita yang sangat cantik tuan, katanya tapi aku juga tidak tau."
"Hmm begitu yah, dia berasal dari mana."
"Dia berasal dari Indonesia tuan."
Mendengar itu hati Kefa pun langsung srek dia merasakan sesuatu hal yang aneh, Kefa tiba-tiba saja teringat Laura.
Entah kenapa tapi tiba-tiba ketika mendengar kata wanita cantik yang berasal dari Indonesia, Kefa jadi mengingat Laura.
"Bagaimana jika Laura benar-benar bersekolah di sini." Batin Kefa.
"Tapi hal itu tidak mungkin juga, aku yakin hal itu tidak mungkin, tapii ada kemungkinan juga sih walaupun sekitar 20 persen..." Batin Kefa.
"Tuan?"
"Ah iya Oyama."
"Tuan sedang memikirkan apa?"
"Tidak ada."
"Ya aku yakin Laura tidak akan datang ke sini, hal itu sangat mustahil." Batin Kefa.
Oyama dan Kefa pun mengobrolkan hal lain.
***
"Akhirnya tiba juga aku di sini." Laura yang tersenyum.
Laura yang sekarang berada di gerbang sekolah Sma Tatsuno, ia di lihat oleh banyak orang termasuk satpam di sana.
Dan mereka semua hanya bisa berkata wow!!!! SANGAT CANTIK!!!!!!
Laura adalah seorang wanita yang bisa di definisikan sebagai bidadari.
Saking cantiknya Laura pandangan para pria di sana tidak bisa lepas.
Mereka semua bertanya-tanya tentang Laura, mereka semua tau bahwa Laura adalah murid baru di sekolah Sma Tatsuno.
Mereka semua di sini tidak berani mendekat atau bertanya ke arah Laura, karena mereka tau bahwa Laura bukanlah orang biasa, bisa terlihat dari aura yang dia pancarkan.
Singkatnya Laura pun sekarang berada di depan pintu kelas 10 A. Ia menunggu aba-aba dari gurunya untuk masuk.
Guru tersebut menjelaskan akan ada murid baru seorang wanita cantik berasal dari Indonesia yang akan menjadi teman mereka.
Guru tersebut pun mempersilahkan Laura masuk ke kelas, Laura pun tersenyum dan kemudian ia masuk ke kelas.
__ADS_1