Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 174 Kematian Hokatsu


__ADS_3

Saichi, Daichi, dan Iwao masih di kejar oleh para musuh bahkan sekarang bosnya sudah tiba di depan mereka.


Di depan mereka terdapat dua mobil yang terlihat biasa saja namun sangat kuat. Dua mobil itu membuat blokade jalan untuk Saichi, Daichi dan Iwao.


Saichi, Daichi, Iwao mereka bingung harus apa karena tidak ada jalan lagi selain maju, sedangkan jalan mereka sudah di blokade oleh musuh.


Sedangkan jika mereka bertiga ingin kembali, jalan sudah di blokade juga oleh para musuh yang berada di belakang mereka.


Saichi, Daichi, Iwao mereka bertiga memiliki firasat yang buruk tentang dua mobil yang berada di depan mereka.


Dua orang keluar dari mobil itu, mereka merupakan pria besar yang kekar dan terlihat sangat kuat.


Dua pria itu menembakkan pistolnya kearah mobil dan motor Saichi, Daichi, Iwao.


Alhasil ban dari mobil dan motor mereka pun pecah akibat terkena beberapa kali serangan peluru panas.


Mobil dan motor Saichi, Daichi, Iwao pun berhenti di tengah-tengah kerumunan musuh.


Daichi dan Iwao masih belum keluar dari mobil, sedangkan Iwao dia langsung membuat coveran kedepan dan ia langsung menembaki para musuh yang ada di belakang, sambil menghindari peluru panas mereka.


Daichi dan Iwao mereka berdua langsung keluar dari mobil dan langsung menembaki musuh yang berada di belakang mereka, mereka berusaha menghabisi para keroco terlebih dahulu.


Mereka sempat menembaki dua orang yang ada di depan mereka, yang terlihat sangat bebas, tapi sayangnya peluru mereka sama sekali tidak dapat mengenai kedua pria itu.


Kedua pria itu menghindari peluru panas dari mereka bertiga dengan mudah, dari situ bisa di ambil kesimpulan, bahwa orang yang ada di depan mereka adalah orang yang sangat kuat, dan kemungkinan dua orang itu merupakan salah satu dari generasi kedua keluarga Kobayasi.


Mereka bertiga sama sekali tidak ketakutan, mereka terus mencari cara untuk keluar dari masalah yang sedang menerpa mereka.


Mereka memutuskan untuk mengulur waktu menunggu bantuan tiba.


Sambil menunggu mereka bertiga menghabisi terlebih dahulu para keroco yang ada di sana.


Hanya dalam waktu singkat mereka pun berhasil menghabisi para keroco disana.


"Asusi tampaknya mereka bertiga sangat hebat."


"Yah kau benar mereka tampaknya lebih kuat dari pada generasi ketiga kita, apa mereka bertiga adalah salah satu dari pemegang 10 kursi penguasa yang di rumorkan itu?" Tanya Asusi.


"Entahlah kenapa kita tidak bertanya langsung saja pada mereka."


"Kau benar juga, mari kita bermain-main dengan mereka." Ucap Asusi sambil membuang senjatanya dan tersenyum senang.


Karena dia berpikiran bahwa lawan mereka kali ini tidak membosankan seperti biasanya, tampaknya lawan mereka kali ini lebih kuat dari apa yang mereka bayangkan.


Saichi, Daichi, Iwao mereka bertiga keluar dari coveran dan menembak Asura dan juga Asusi.


Tapi ketika mereka ingin menembak Asura dan Asusi, Asura dan Asusi hilang dari pandangan mereka.


Mereka bertiga pun keheranan kemana perginya Asura dan Asusi, lalu secara tiba-tiba mereka berdua berada di atas mereka bertiga.


Asura dan Asusi langsung melakukan tendangan kearah pistol yang di miliki oleh mereka bertiga, pistol mereka bertiga pun langsung terhempas jauh dan hancur.


Mereka bertiga mundur kebelakang dan langsung mengambil kuda-kuda.


Asura, dan Asusi tersenyum pada mereka bertiga sambil mengeluarkan aura kekuatan yang sangat kuat.


Saichi, Daichi, Iwao yang pernah di latih oleh Kefa secara langsung, dan pernah menghadapi Kefa secara langsung, mereka dengan kepercayaan diri mereka.


Sangat yakin bahwa lawan mereka sekarang tidak ada apa-apanya ketimbang tuan mereka yaitu Kefa.


Mereka bertiga pun tersenyum balik pada Asura dan Asusi, Asura dan Asusi di sini justru merekalah yang terkejut, karena bagaimana bisa orang seperti mereka tidak takut terhadap mereka berdua.

__ADS_1


"Jangan terkejut seperti itu, kami bertiga pernah melawan seseorang yang bisa di bilang lebih dari monster, jika di bandingkan dengan kalian berdua, kalian tidak ada apa-apanya." Daichi yang mengejek Asura dan Asusi.


"Cih sialan kalian bertiga sombong sekali, apa kalian ingin mati cepat hah!!!!!!"


"Coba saja kalau bisa, majulah kemari." Ucap Daichi.


"Kalian bertiga pasti akan menyesal."


Di sini Asura dan Asusi langsung menyerang mereka bertiga dengan sangat cepat, namun mereka bertiga dapat menghindari semua serangan dari Asusi dan Asura.


Asusi dan Asura mereka terlihat terkejut, karena serangan mereka dapat di hindari oleh mereka bertiga.


"Aku kan sudah bilang, kami bertiga pernah melawan seseorang yang lebih mengerikan dari pada kalian berdua." Ucap Iwao.


"Berengsek jangan meremehkan kami berdua!!!!!!!" Asura dan Asusi yang kali ini mereka serius, kecepatan bertarung mereka langsung meningkat drastis.


Dan mereka berhasil memukul mereka bertiga, tapi mereka bertiga juga tidak tinggal diam, mereka juga berhasil mendaratkan pukulan, namun pukulan itu tidak berdampak apapun pada mereka berdua.


"Tampaknya memang benar kalau para penguasa 10 kursi cukup kuat." Ujar Asura.


"Kami bukan penguasa 10 kursi kami hanya orang biasa saja di sana, jika kalian berdua melawan 10 kursi kalian berdua pasti sudah terluka parah."


"Jadi kalian bertiga secara tidak langsung ingin bilang kami lebih lemah dari mereka?"


"Ya begitula-" Ketika ingin berbicara tiba-tiba saja Asusi menyerang dan langsung melakukan tendangan yang sangat kuat kepada Saichi, Saichi pun terhempas sangat jauh.


"SAICHI!!!!!!!!" Teriak Daichi dan Iwao yang terlihat khawatir.


"Sekarang apa kalian masih bisa bilang bahwa mereka lebih kuat dari pada kami berdua?"


"Ya hal itu tidak akan pernah berubah."


Asura dan Asusi yang mendengar itu, mereka berdua langsung menyerang Iwao dan Daichi dengan serangan mereka yang cepat dan sangat kuat.


Mereka menyadari jika Asura dan Asusi sekarang sudah sangat marah, dan mereka sudah serius dalam bertarung.


***


Hokatsu dan Kiara tiba-tiba saja di kejar oleh mobil yang tidak di kenal, Hokatsu dan Kiara mulai panik.


"Nona Kiara peganganlah yang erat aku akan menambah kecepatan.."


"Iya."


Mereka berdua pun langsung tancap gas, mereka berdua mencoba kabur dari mobil yang mengikuti mereka, mereka menggunakan jalan sempit dan jalan aternatif.


Intinya mereka mencoba lepas dari mobil yang mengikuti mereka namun sayang mobil yang mengikuti mereka sangatlah cepat, dan sepertinya orang itu tau seluk beluk kota itu.


Karena mobil yang mengikuti mereka seperti hantu, selalu saja ada di belakang mereka pada saat mereka berdua berpikiran bahwa mereka berdua sudah tidak di ikuti lagi.


Mereka berdua pun hampir sampai ke tempat di mana pertemuan Kefa dan para generasi ketiga berada.


Namun sayangnya ketika mereka ingin sampai ke sana, Kyuguro menembak kearah ban motor yang di tumpangi oleh Kiara, dan Hokatsu.


Kyuguro bukan menembak sekali saja tapi beberapa kali, dan semuat tembakkan Kyuguro mengenai tepat ke ban motor nya.


Ban motor pun meledak, dan Kiara, Hokatsu mereka menabrak tembok yang ada di samping.


Mereka berdua untungnya tidak terluka, tapi masalahnya sekarang bukan itu melainkan Kyuguro.


Kyuguro dia turun dari mobil dengan santai nya, dan mengarahkan pistolnya kearah Kiara.

__ADS_1


Namun secara tiba-tiba pistol milik Kyuguro hancur karena tembakan yang di lakukan oleh Hokatsu.


Kyuguro pun terlihat sangat kesal.


"Nona cepat pergi dari sini, aku akan mengulur waktu di sini."


"Tapi....."


"Nona cepat pergi keselamatan nona adalah yang paling utama!!!!!!" Hokatsu yang berteriak Kiara pun dengan ketakutan ia langsung berlari pergi meninggalkan Hokatsu, ia pergi menuju tempat dimana Kefa berada.


Kyuguro di sini ingin mengejar Kiara karena target utama dia adalah Kiara, tapi sayangnya Hokatsu menghalangi Kyuguro ia melakukan banyak tembakan kepada Kyuguro.


"SIALAN BOCAH INI SANGAT MENGANGGU." Kyuguro sambil menghindari semua peluru dari Hokatsu.


Hokatsu pun kehabisan pelurunya dan dia ingin mengisinya, tapi tiba-tiba saja Kyuguro ada di hadapan Hokatsu.


Kyuguro pun melakukan tendangan yang sangat cepat.


Tapi untungnya Hokatsu dapat menghindarnya dan mundur kebelakang, tapi pistol yang ia pegang harus terlepas darinya.


"KYUGURO SIALAN!!!!!!!!!!!!! AKU AKAN MEMBUNUHMU!!" Teriak Hokatsu yang memiliki banyak dendam terhadap Kyuguro, Hokatsu sendiri mengetahui siapa itu Kyuguro, karena Hokatsu pernah melihat wajah para pembantai keluarga Kiara.


"Kau mengenalku? Kau siapa?" Tanya Kyuguro yang keheranan.


"Kau tidak perlu tau siapa, yang pasti aku akan membunuh mu!!!!"


"Kau sombong sekali, kau tidak memiliki kekuatan sama sekali padahal." Kyuguro yang mengabaikan Hokatsu.


Hokatsu di sini lansung melakukan serangan tendangan dan juga pukulan.


Kyuguro pun sedikit terdorong oleh serangan Hokatsu.


Kyuguro pun terlihat sangat kesal


"Kau melakukan kesalahan besar bocah!!!!!" Kyuguro yang langsung melakukan serangan yang sangat cepat dan kuat pada Hokatsu.


Hokatsu pun terhempas sampai menabrak tembok di sana, dan tembok itu pun hancur.


Kyuguro karena dia buru-buru dia pun pergi dari sana, tapi tiba-tiba kakinya tidak bisa melangkah.


"HEHEH APA KAU PIKIR BISA KABUR DARIKU DENGAN MUDAH!!!!! HAH!!!!"


"BOCAH SIALAAN!!!!" Kyuguro yang langsung menginjak kepala Hokatsu dengan sangat keras.


Kyuguro terus menginjak kepala Hokatsu.


Hokatsu terus menahan salah satu kaki Kyuguro.


"BOCAH KEERAS KEPALA!!!!" Kyuguro yang terus menginjak kepalanya Hokatsu.


Hokatsu pun di sini mengingat kebersamaan dia dengan Kiara.


"Nona maafkan aku tampaknya aku tidak bisa kembali lagi, tampaknya hidupku akan berakhir seperti ini, tapi Nona nona perlu tau aku tidak pernah menyesal dengan jalan yang kupilih ini........"


Hokatsu yang tersenyum dan mati mengenaskan oleh Kyuguro.


"Akhirnya bocah keras kepala ini mati juga."


Kyuguro pun langsung mengambil senjata milik Hokatsu.


"Aku harus segera membunuh Kiara sebelum dia sampai ke tempat itu." Kyuguro yang langsung berlari dengan sangat cepat.

__ADS_1


Dia berlari seperti orang yang tidak normal.


__ADS_2