Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 210 Taruhan


__ADS_3

Kehadiran Tsukia di kelas sekarang, membuat kehebohan, bahkan termasuk gurunya sendiri.


Mereka semua membicarakan perubahan Tsukia yang tidak masuk akal.


Kefa dan Tsukia mereka hanya mengobrol dan membahas pengalaman mereka masing-masing.


"Jadi Oyama, Tsukia dia kekasih Kefa yang pernah di bicarakan waktu itu kan?"


"Seingatku Laura juga pernah menyinggung dia, aku rasa sering." Ucap Defa dan Robert yang mengode pada Oyama, agar Oyama menjelaskan semuanya, karena mereka berdua kebingungan, dan sangat penasaran.


"Ehem ehem, ya benar akan aku jelaskan semuanya dari awal, sebenarnya aku tidak tau kejadian pastinya, bagaimana mereka bisa mengenal satu sama lain."


"Tapi yang pasti itu di mulai ketika tuan Kefa masuk sekolah, menyamar sebagai orang aneh, dan kemudian tidak memiliki teman, tapi Tsukia sangat menerima tuan Kefa, jadi mereka sering mengobrol, aku rasa dari dulu dunia mereka selalu berdua, sama seperti sekarang."


"Ohhh sama seperti Laura rupanya." Ucap Defa.


"Kurang lebih begitu, bedanya Laura dari dulu sangat cantik, sedangkan Tsukia tidak, dulu dia terlihat biasa saja."


"Kalau tidak salah tuan Kefa pernah menceritakan bahwa Tsukia seperti itu karena suatu penyakit yang di deritanya."


"Ohh terus terus." Robert yang semakin penasaran.


Di sini Oyama pun menceritakan semuanya, dari awal mulai Kefa masuk dan kenalan dengan Tsukia, sampai ke Tsukia yang di buli dan di bantu oleh Kefa.


"Kereennn boss memang kerennn, dia memang lelaki sejati, dari dulu dia selalu membantu banyak orang, termasuk aku, jika bukan karena bos mungkin aku akan tetap jadi pecundang." Ucap Robert.


"Tuan Kefa memang keren dan sangat hebat, tidak ada orang yang seperti dia." Defa yang terus memuji Kefa.


"Aku setuju dengan kalian tuan Kefa sangatlah hebat, jika bukan karena dia juga, mungkin selamanya aku akan menjadi pecundang yang tidak berguna." Ucap Oyama yang tersenyum lebar.


Di masing-masing cerita mereka, Kefa adalah orang yang sangat berjasa bagi mereka semua, oleh karena itulah mereka ingin mengikuti Kefa kemana pun Kefa pergi.


Dan mereka akan berusaha sangat keras agar mereka bisa berguna bagi Kefa, itu seperti tanda terima kasih mereka kepada Kefa karena telah merubah hidup mereka.


Mereka bertiga sekarang sedang kebingungan. Mereka kebingungan dengan siapa yang akan di pilih tuan mereka nantinya.


"Kira-kira menurut kalian siapa yang akan di pilih nanti sebagai istri tuan Kefa?" Tanya Oyama.


Mereka pun langsung menujukkan wajah kebingungan.


"Entahlah ini pilihan yang sangat sulit, dua duanya cantik dan sangat kuat, dan terlihat mengerikan juga." Ucap Defa.


"Aku setuju dengan Defa, ini pilihan yang sangat sulit, tapi aku rasa kalau bisa dua kenapa harus satu?" Ucap Robert sambil memegang dagunya.


"Masuk akal juga, tapi bagaimana jika diantara mereka berdua tidak ada yang mau jadi istri kedua?" Tanya Oyama.


"Oyama benar juga, kenapa aku sangat bingung untuk masalah seperti ini." Ucap Defa.


"Lebih mudah membantai musuh ketimbang memikirkan hal ini." Ucap Robert.


"Kau benar." Sahut Oyama.


"Hmmm apa kalian ingin mengadakan pertaruhan?" Tanya Defa dengan senyuman iblisnya.


"Aku tidak mungkin kalah dalam hal ini." Robert yang tersenyum iblis juga.


"Jangan remehkan aku." Oyama yang tersenyum iblis juga.


"Aku anggap kalian setuju." Ucap Defa.


"Baiklah kalau begitu di mulai dari aku, aku mendukung penuh Laura, kalian bagaimana?" Tanya Defa.

__ADS_1


"Kenapa kau sangat yakin?" Tanya Oyama.


"Aku merasa jika tuan Kefa dengan Laura sangat cocok, apa itu salah?"


"Tidak juga kau ada benarnya juga, ini kan taruhan jadi bebas kan, baiklah kalau begitu aku akan bertaruh penuh dan mendukung penuh Tsukia, karena aku rasa Tsukia juga sangat cocok dengan tuan Kefa." Ucap Oyama.


"Hhahahah kalian berdua sangat bodoh yare yare..."


Defa dan Oyama pun kebingungan.


"Ingat kalau bisa dua kenapa harus satu, jadi taruhan ku adalah, dua duanya akan menjadi istri Kefa." Robert yang terlihat sangat percaya diri.


"Apa kalian semua yakin dengan pilihan kalian?" Tanya Defa.


"Kami sangat yakin seratus persen."


Robert menganggukan kepalanya.


"Bagus aku juga sangat yakin, jadi kita sudah deal yah."


"Ya." Mereka bertiga pun tersenyum iblis dan salaman satu sama lain.


Di sini mereka bertaruh uang dan bertaruh beberapa hal yang lainnya, jika uang yang mereka taruhkan senilai 10 miliyar.


Mereka bertiga di sini sangat yakin dengan pilihan mereka sendiri.


Mereka bertiga juga di sini berjanji dan bersumpah tidak akan ikut campur dalam urusan percintaan tuan mereka.


Karena hal itu bisa di anggap sebagai kecurangan, dan jika curang, orang yang curang itu harus di denda senilai 10 miliyar.


Dan tentu saja karena denda yang sangat besar itu, mereka tidak akan curang.


Tidak ada orang yang pernah berani lagi menantang Kefa, Kefa adalah penguasa mutlak di sekolah itu.


Siapapun yang mencari masalah dengan nya, hanya ada satu pilihan yaitu mati.


Para bawahan Kefa juga tidak akan tinggal diam, mereka akan selalu bersiaga, mereka akan melakukan apapun untuk Kefa.


Intinya tidak ada orang yang bisa menganggu kemesraan Kefa dan Tsukia sekarang.


Singkatnya bel istirahat pun terdengar.


"Selamat kembali nona Tsukia." Oyama yang terlihat sangat sopan.


"Iya Oyama terima kasih." Tsukia yang tersenyum.


"Nona perkenalkan saya adalah teman tuan Kefa dari Indonesia, nama saya Defa nona."


"Salam kenal juga nama ku Tsukia." Mereka berdua pun saling berjabat tangan dan tersenyum.


"Perkenalkan nona saya adalah Robert teman tuan Kefa dari Indonesia juga."


"Perkenalkan saya Tsukia, senang rasanya bisa bertemu dengan kalian berdua, Kefa terkadang menceritakan kalian berdua." Ucap Tsukia sambil tersenyum dan berjabat tangan dengan Robert.


Mereka berlima pun saling mengobrol satu sama lain, mereka berdua berlima terlihat sangat dekat.


Perkumpulan mereka sekilas terlihat mengerikan, bisa di bilang perkumpulan mereka good rekening dan juga good looking.


Setelah mengobrol sebentar mereka pun pergi untuk makan, mereka akan pergi menuju kantin.


Di sini Kefa dan Tsukia saling pegangan tangan dan berada di depan.

__ADS_1


Sedangkan Oyama, Defa, Robert berada di belakang.


"Sudah kubilang bukan, nona Tsukia dan tuan Kefa sangat cocok." Ucap Oyama.


"Kau benar, tapi tetap saja nona Laura pasti akan menang." Ucap Defa.


"Hhahaha kalau bisa dua kenapa satu."


"Kau dari tadi bilang itu terus." Oyama menatap datar Robert.


"Ya habis gimana lagi itu slogan ku."


"Ya terserahmu Robert karena pada akhirnya aku yang akan menang taruhan, kalian harus siap mental." Ucap Defa.


"Hah? Tidak tidak kau terlalu percaya diri Defa, yang menang tentunya aku." Ucap Oyama.


"Sudah jangan bertengkar kalian berdua, santai saja sih yang menang juga aku nantinya." Ucap Robert.


"Mereka bertiga ini begok apa gimana, apa mereka tidak menyadari suara mereka sangat kencang, untung saja Tsukia dalam keadaan salting dan tidak mendengar apapun, coba kalau lagi sadar, habislah aku." Batin Kefa sambil melihat Tsukia yang sedang salting.


"Di pikir aku tidak tau apa, dasar buaya aku sudah tau semuanya, lihat saja nanti aku akan menunggu waktu yang tepat." Tsukia yang tersenyum iblis dalam hatinya.


"Entah kenapa senyuman Tsukia yang tadi membuatku merinding, apa dia mengetahui Laura yah? Adehh memikirkan nya saja membuatku panas dingin." Batin Kefa.


Mereka berlima di sepanjang lorong sekolah, mereka terus di lihati oleh banyak orang.


Mereka berlima terlihat seperti artis.


Tampan cantik, dan aura mereka terlihat sangat bersinar.


Dan tentunya mereka juga terlihat sangat mengerikan.


Mereka berlima juga sering jadi perbicangan di sekolah, terutama sekarang Kefa dan Tsukia.


Mereka berdua sekarang menjadi trending topik pergosipan satu sekolah.


Rata-rata mereka membahas ketidakpercayaan jika wanita cantik yang sedang bergandengan tangan dengan Kefa adalah Tsukia.


Selain membahas hal itu, mereka juga membahas Laura yang di gosipkan sebagai istri Kefa.


Mereka juga membahas Kefa yang sangat buaya, tapi hal itu di wajari oleh mereka, bahkan jika Kefa menambah wanita lagi itu tidak jadi masalah.


Itu semua karena Kefa sangat tampan, kuat, good rekening. Semua ada di Kefa, Kefa terlihat seperti pangeran yang ada di dongeng-dongeng.


Beberapa orang disana juga sangat percaya jika Tsukia adalah wanita cantik itu, itu semua karena ada banyak kemiripan.


Dan di tambah wanita cantik itu juga seperti menyimpan dendam pada beberapa siswa maupun siswi di sana.


Tsukia seperti itu, karena Tsukia masih mengingat masa lalunya.


Ia mengingat siapa saja yang membuli dan merendahkan nya, Tsukia ingin melakukan balas dendam terhadap mereka.


Balas dendam Tsukia tidak perlu turun tangan, Tsukia hanya perlu diam dan menunjukkan siapa dia sekarang.


Dengan begitu orang-orang yang pernah menghina membuli dia, sekarang menjadi ketakutan dan menjadi insecure.


Mereka juga menjadi minder, kehilangan kepercayaan diri, dan hidup mereka seperti hancur, karena mereka semua takut terhadap Tsukia yang bisa kapan saja melakukan balas dendam secara langsung.


Di tambah Tsukia dekat dengan Kefa, dan di tambah fakta bahwa Tsukia merupakan keluarga Tatsumoto.


Hal itu semakin membuat orang yang membuli Tsukia dan menghina Tsukia semakin ketakutan untuk memunculkan diri mereka.

__ADS_1


__ADS_2