Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 28 Pergi ke pertemuan besar


__ADS_3

Beberapa bulan telah berlalu dan semenjak Kefa menjadi pemimpin dari sekolahan tersebut, sekolahan tersebut sekarang telah menjadi damai dan tentram untuk semua orang.


Termasuk orang yang seperti Robert yaitu orang cupu, mereka semua sekarang tidak mengalami yang namanya pembulian, pembulian di sekolah Kefa semuanya hampir di hapuskan.


Itu semua karena seluruh orang yang ada di sekolah Kefa, takut kepada Revan. Revan di suruh oleh Kefa untuk menghajar siapapun orang yang melakukan pemalakan, dan pembulian di sekolah.


Di tambah bukan Revan saja yang akan turun tapi Robert dan juga Defa akan turun tangan langsung.


Intinya sekarang di sekolahan yang menjadi bosnya ada tiga yaitu Robert, Defa, dan Revan.


Mereka bertiga di takuti di seluruh sekolah, sedang Kefa, dia menjadi orang biasa rumor dia sudah mulai menghilang.


Sebenarnya bukan menghilang secara waktu, hanya saja Kefa, Revan, Robert, dan yang lainnya sengaja menghilangkan jejak rumor tersebut.


Itu semua karena Kefa ingin di anggap menjadi orang biasa, namun sayangnya di kelasnya, mereka sudah mengetahui siapa Kefa sebenarnya.


Jadi mereka tidak bisa menghilangkan fakta bahwa Kefa adalah orang paling kuat di kelas mereka.


Di sekolah siapapun yang melakukan pembulian atau pemalakan, ketahuan saja dan ada yang melaporkan nya, dan sampai ke telinga Revan atau Kefa, maka orang tersebut akan langsung di eksekusi.


Orang tersebut akan langsung di siksa tanpa ampun, itu semua karena pertaruran yang di buat oleh Kefa, banyak orang yang menentang peraturan itu.


Dan mereka semua sempat melawan, namun mereka semua kalah, dan mereka semua langsung di keluarkan dari sekolah.


Siapapun yang tidak mengikuti peraturan Kefa, mereka akan menerima akibatnya.


Namun tentu saja nama Kefa di sini sangat di rahasiakan.


Dan dalam waktu beberapa bulan juga, wilayan kekuasan dari sekolahan Kefa meluas.


Dan semakin kuat, para organisasi yang ada di luar, dan bahkan organisasi yang ada di Sma, kalah dalam pertempuran melawan Smp yang di pimpin oleh Kefa.


Smp 10 Bandung sekarang menjadi terkenal, hanya dalam waktu sekejap saja mereka sudah menjadi rumor yang hangat bahwa mereka sekarang sudah menjadi sangat kuat.


Dalam segi politik maupun segi pertarungan.


Sekarang adalah hari Minggu, hari libur sekolah, dan hari ini juga merupakan hari dimana pertemuan antara Smp terkuat sebandung akan di laksanakan.


Dan Kefa hari ini terlihat sangat bersemangat. Sekarang dia sedang sarapan bersama dengan ayah dan ibunya.


"Ayah ibu apa aku boleh pergi bersama temanku hari ini hehehe." Kefa sambil menggaruk kepala belakang nya.


Rina pun dan Edwart pun terkejut, Kefa pun kebingungan kenapa ayah dan ibunya terkejut.


"Ayah ibu? Kalian berdua kenapa?"

__ADS_1


"Apa yang kamu katakan itu benar adanya?" Tanya Edwart.


"Kefa apa kau tidak berbohong, apa kau benar-benar mempunyai teman?" Tanya Rina.


"Iya ayah ibu tentu saja aku punya."


"Sayang sepertinya kita harus mengadakan syukuran, anak kita sekarang sudah besar dan sudah punya teman." Ujar Edwart yang terlihat terharu dan senang.


"Kamu benar sayang." Sahut Rina.


"Ayah ibu aku rasa reaksi kalian terlalu berlebihan." Ujar Kefa dengan wajah datarnya.


"Hhahahaha maafkan ibu dan ayah sayang, ibu dan ayah hanya merasa senang saja, karena akhirnya setelah berbulan-bulan lamanya kamu memiliki teman juga, ibu dan ayah sangat bangga padamu, ibu pikir kamu tidak akan pernah mendapatkan teman di sekolah, tapi ibu sama sekali tidak menyangka nya, kamu memiliki teman." Rina yang terlihat terharu.


"Apa mereka berpikir bahwa aku adalah orang yang sangat introvert." Batin Kefa sambil menatap orang tuanya dengan tatapan datar.


"Hhahaha bagus kau memang anakku Kefa hahaha, jika kamu memiliki sedikit teman itu tidak masalah, yang penting berkualitas." Ujar Edwart.


"Iya ayah terima kasih masukan nya, jadi bagaimana apa aku boleh bermain dengan teman-teman ku hari ini?" Tanya Kefa.


"Tentu saja sayang." Ujar Rina.


"Pergilah tapi ingat pulang, jangan terlalu malam." Ujar Edwart.


"Siap ayah." Kefa yang terlihat senang.


"Teman ku ada Robert, Defa, Revan, Paskal, Iso total ada 5 ayah ibu" Ujar Kefa.


Kefa di sini sengaja menyebutkan nama Defa, itu semua juga sudah masuk rencana dari Kefa.


Saat mendengar nama Defa, wajah Edwart sedikit berubah. Namun ia tidak menjukannya terlalu jelas, namun Kefa mengetahuinya.


"Apa kalian akrab dengan mereka terutama orang yang bernama Defa itu?" Tanya Edwart.


"Tentu saja akrab ayah, mereka adalah teman terbaikku."


"Ah begitukah bagus kalau begitu sayang, jadi kapan kamu akan berangkat?" Tanya Rina.


"Sebentar lagi ibu."


"Begitu yah, kalau mau pergi kabari ibu terlebih dahulu."


"Iya siap ibuku sayang."


Mereka pun mengobrol sedikit lama, dan seperti biasa Rina selalu ingin memeluk Kefa.

__ADS_1


Akhirnya Kefa pun berangkat, dia pergi menggunakan sepeda pemberian dari ayah dan ibunya itu.


Seperti biasa para pengawal dan penjaga di sana bertanya, kemana Kefa akan pergi, dan bertanya apa Kefa perlu pengawalan.


Namun seperti biasa juga Kefa selalu menjawab tidak dia bisa sendiri, namun ia mengatakan nya dengan sopan.


***


"Sayang Kefa adalah anak yang sangat cerdas dan anak spesial, apa kamu yakin bahwa dia tidak tau Defa adalah mata-mata yang kita kirim untuk menjaganya." Ujar Edwart.


"Aku pun tidak bisa memastikan nya sayang, tapi di lihat dari cara berbicara Kefa mengenai Defa, bagi Kefa Defa adalah teman biasa saja yang dekat dengannya, tapi siapa peduli juga jika Kefa tau, hal itu tidak masalah sama sekali." Ujar Rina.


"Ya aku rasa kamu benar sayang, tapi apa kita perlu menambah seseorang untuk memata-matai Kefa, tapi kali ini kita akan menyuruh orang tersebut untuk melaporkan tindakan apa yang di lakukan anak kita di sekolah."


"Itu tidak perlu sayang, kita jangan terlalu overprotektif pada anak kita itu jelek." Ujar Rina.


"Iya kamu benar juga yasudah aku mengikuti apa katamu saja.'


"Iya.


***


Sekarang Kefa, sedang bersama dengan Revan, Robert, Defa, Paskal, Iso.


Mereka semua sekarang berada di sebuah mobil yang sangat mewah milik Revan, Kefa baru mengetahui Background dari Revan, Paskal, Iso, dan Robert.


Kefa sama sekali tidak menyangka bahwa ternyata mereka semua berasal dari keluarga yang cukup terkenal di Bandung.


Yang paling Kefa tidak percaya adalah Robert, ternyata dia adalah anak dari orang kaya di Bandung.


Orang tua dia memiliki bisnis sekaligus mempunyai kampus.


Robert ternyata bukan berasal dari keluarga biasa yang seperti di pikirkan oleh Kefa, jangankan Kefa yang lain nya saja seperti Defa, Revan. Juga ikut terkejut.


Mereka awalnya tidak mempercayainya namun setelah Robert menunjukan nya, mereka semua pun percaya dan masih tidak menyangkanya sama sekali.


Kefa tidak menyangka bahwa teman-teman yang ia miliki bukanlah orang biasa. Rata-rata dari mereka memiliki background keluarga yang cukup mengerikan.


Namun Kefa tidak menyadari bahwa background keluarga Kefa lebih mengerikan dari pada keluarga mereka.


Kefa, Robert, Defa, Paskal, Iso, Revan, mereka sedang mengobrol masalah tentang pertemuan besar kali ini.


Revan disini menjelaskan semuanya tentang pertemuan besar yang akan di laksanakan di Bandung di sebuah hotel yang sangat mewah.


Hotel tersebut juga menyediakan sebuah ring untuk bertarung, kemudian hotel itu juga menyediakan permainan, dan menyediakan banyak hal lainnya, intinya hotel tersebut sangatlah komplit.

__ADS_1


Ya walaupun hotel tersebut kesan nya sangat aneh, tapi hotel tersebut cukuplah populer nama hotel tersebut adalah hotel Padma.


__ADS_2