Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 220 Kefa vs Akazaya


__ADS_3

Kefa dan Akazaya mereka berdua tiba-tiba saja menghilang di hadapan semua orang, dan secara tiba-tiba juga mereka langsung beradu senjata.


Mereka berdua langsung mengeluarkan skill-skill yang mereka miliki.


Suara tabrakan antara katana milik Akazaya, dan pedang milik Kefa sangat terdengar jelas dan kencang.


Akazaya dan Kefa bertarung dengan sangat cepat dan sangat indah untuk di lihat, mereka bertarung seperti memiliki seni tersendiri.


Mereka bertarung dari sisi lain ke sisi lain nya, mereka tidak diam.


Pertarungan mereka sangat mengerikan, mereka berdua sama sekali tidak beristirahat dan terus mengayunkan pedang mereka.


Semua orang yang melihat pertarungan Kefa melawan Akazaya, terdiam tidak berbicara sama sekali.


Mereka sangat fokus untuk melihat pertarungan Kefa dan Akazaya.


Itu semua karena pertarungan Akazaya dengan Kefa terlalu intens.


Mereka sama sekali tidak boleh mengalihkan pandangan mereka, jika mereka mengalihkan pandangan mereka, maka mereka akan tertinggal sesuatu yang sangat penting.


Mereka semua di sini juga sangat fokus untuk belajar melihat bagaimana caranya bertarung orang yang di juluki sebagai Dewa pedang.


Keheningan pun disana terjadi, dan di sana hanya terdengar suara tabrakan antara senjata Kefa dan juga Akazaya.


Akazaya dan Kefa pun kemudian kembali ke posisi masing-masing, tampaknya mereka ingin mengambil nafas terlebih dahulu.


Hanya dalam waktu sekejap saja, lapangan di sana menjadi terdapat beberapa cekungan dan debu beterbangan.


Itu adalah gambaran saking mengerikan nya pertarungan mereka berdua.


Para penonton pun mereka menghela nafas dengan lega, karena Kefa dan Akazaya tiba-tiba berhenti sejenak.


Mereka menghela nafas lega karena suasana tadi terlalu menegangkan.


"Hey Haruki." Ucap Hiroki yang berkeringat dingin.


"Apa Hiroki?"


"Tampaknya anak Edwart memang seorang monster, dia berhasil menahan semua serangan dari Akazaya, ini terlalu gila, kalau saja aku tidak melihatnya secara langsung, aku mungkin tidak akan percaya." Hiroki yang tangan nya bergemetar.


Hiroki dan yang lainnya juga mengetahui jika serangan yang di lancarkan oleh Akazaya, bukanlah serangan biasa.


Serangan itu sangat mematikan, tapi yang membuat mereka terkejut bukan itu, melainkan Kefa yang dapat menahan dan menghindari semua serangan mematikan itu.


Hanya sedikit orang saja yang bisa melakukan, apa yang di lakukan oleh Kefa tadi.

__ADS_1


Dan kemungkinan orang yang bisa melakukan itu, hanya orang yang sudah mencapai tingkat tidak terbatas.


Yang itu artinya Kefa sudah masuk ke dalam tingkatan itu di umurnya yang masih remaja.


Dan itu sudah terlalu gila.


Bukan Hiroki saja yang bergemetar dan berkeringat dingin, tapi hampir semua orang yang ada di sana.


"Ya aku setuju dengan mu, untung saja waktu itu aku tidak mengajak dia untuk bertarung." Ucap Haruki yang takjub juga akan kekuatan Kefa.


"Aku sekarang mengerti kenapa pria gila itu mengatakan bahwa anaknya lebih kuat dari dia, dan akan menguasai dunia." Ucap Clarissa.


"Kalau begini jadinya, aku tidak bisa mengetahui siapa yang akan menang dalam pertarungan kali ini." Ucap Eden.


"Itulah yang di maksud oleh Haruki tadi, tuan Eden." Ucap Akasura.


"Haruki apa kau sudah mengetahui kalau hal ini akan terjadi?" Tanya Eden.


"Jujur saja tidak, bahkan aku saja terkejut, Kefa melebihi eskpetasi ku."


"Hhahhaha yah begitulah muridku." Ucap seseorang dengan lantang.


Mereka semua pun yang mendengar suara yang seperti tidak asing di telinga mereka, mereka langsung menatap ke arah sumber suara itu.


"HYURO....." Ucap mereka semua yang terkejut.


***


"Edwart sayang kenapa kamu tersenyum seperti itu dari tadi, kamu terlihat sangat mengerikan, bisa-bisa kamu di sangka orang gila." Ucap Rina.


"Hhahaha tidak masalah sayang, aku tersenyum seperti ini karena ada hal baik."


"Memangnya ada apa, kamu melakukan apa, kenapa kamu tidak memberitahuku?" Tanya Rina.


"Ini tentang anak kita Kefa, kamu seharusnya sudah tau kan anak kita sekarang sedang melawan Akazaya."


"Iya aku mengetahuinya, terus?"


"Ya itu saja."


"Hmm begitu yah jadi kamu tadi sedang membayangkan bagaimana terkejut nya mereka semua saat melihat kekuatan anak kita."


"Ya kurang lebih begitu, kamu tau mataku tidak pernah salah dalam menilai seseorang, anak kita itu lebih hebat dari kita."


"Iya aku mengetahuinya, aku juga bisa merasakan nya, dia memang anak yang sangat jenius sejak lahir, dia lebih mengerikan dari pada kita."

__ADS_1


"Kamu benar kita berdua sangat beruntung karena memiliki anak seperti Kefa, kemungkinan di masa depan nanti Kefa akan menjadi orang yang bisa kita andalkan."


"Kamu benar, aku juga merasa seperti itu, tapi sebisa mungkin kita sebagai orang tua jangan terlalu memberikan beban yang berlebihan padanya."


"Iya aku mengerti, oh yah Hyuro dia meminta izin untuk pergi untuk melihat pertarungan Kefa, dan aku mengizinkan nya, aku rasa sekarang dia sedang melihat pertarungan itu."


"Dia sudah seperti kakeknya Kefa saja, dia sangat peduli pada Kefa, bahkan di sela kesibukan nya dia masih tetap ingin melihat pertarungan Kefa." Rina yang tersenyum takjub.


"Kamu benar."


"Sayang apa kamu merasa jika Kefa suatu saat nanti akan mengubah dunia ini?"


"Entahlah tapi firasatku mengatakan mungkin dia akan melakukan nya, jika di rasa dunia ini memang ada yang tidak benar di matanya, kamu tau sendiri bukan bagaimana sifat dari anak kita itu."


"Ya aku rasa kamu benar." Rina yang tersenyum.


"Aku berharap anak kita baik-baik saja." Ucap Rina.


"Aku juga berharap seperti itu, tenang saja aku selalu mengawasi dia, jadi tidak perlu khawatir jika ada sesuatu yang sangat berbahaya padanya, aku yang akan maju paling depan." Ucap Edwart.


"Iya aku percaya padamu, kamu adalah ayah yang terbaik."


"Terima kasih kamu juga adalah ibu yang terbaik."


***


Kedatangan Hyuro membuat semua orang sangat terkejut.


"Apa yang kau lakukan di sini Hyuro?" Tanya Haruki.


"Aku kemari ingin melihat muridku bertarung." Jawab Hyuro yang langsung duduk di dekat, Eden, Haruki dan yang lainnya.


"Sudah abaikan aku, kita fokus melihat pertarungan Kefa dengan Akazaya." Hyuro yang tampak sedang dalam perasaan senang.


Mereka semua pun menganggukan kepalanya, kedatangan Hyuro membuat keadaan di sana semakin menegangkan.


Mereka sendiri sangat mengehormati Hyuro, itu semua karena Hyuro merupakan legenda dari Jepang.


Dia sama kuatnya seperti Minoru, ketika di masa jayanya.


Guru Kefa bukanlah orang biasa, dia merupakan orang yang sangat kuat pada masanya, bahkan Hyuro juga mendapatkan sebuah julukan yang cukup mengerikan yaitu sang pencipta monster.


Hyuro mendapat julukan itu karena rata-rata semua muridnya adalah monster, contohnya Edwart dan Kefa.


Jadi wajar saja bila dia sangat di hormati oleh Eden dan yang lainnya.

__ADS_1


__ADS_2