
Izanagi, Daichi, Akira, dan yang lainnya sekarang mereka sedang duduk bersama di tengahnya banyak orang yang tumbang.
Mereka semua menghela nafas lega karena akhirnya Kefa pergi dari sana.
"Siapa dia sebenarnya, dia lebih mengerikan darimu Izanagi." Ucap Arata.
"Ya memang itu benar aku harus mengakuinya, dia jauh lebih kuat, Arata apa kau tidak tau siapa dia?"
"Tidak, aku baru pertama kali melihatnya apa dia murid baru?" Tanya Arata.
"Iya dia adalah murid baru di sekolah kita, dia masih kelas 10, apa kau tidak tau sama sekali tentangnya."
"Tidak."
"Hadeh selama ini kau kemana saja, masa berita tentang dia saja kau tidak tau." Ujar Izanagi dengan sombong padahal dia sendiri tidak tau Kefa jika dia tidak diberitahu oleh teman-teman nya.
Teman-temannya pun menatap datar Izanagi.
"Memangnya dia sudah terkenal kah di sekolah ini."
"Tentu saja sudah, dari awal masuk sekolah dia sudah menghebohkan satu sekolah."
"Ehhh benarkah aku tidak tau hal itu, memangnya dia melakukan hal apa sampai dia terkenal seperti itu di awal masuk sekolah."
"Kau yang seperti itu aja tidak tau Haruo jelaskan pada Arata dan Daichi."
"Kenapa jadi aku yang harus menjelaskan?" Tanya Haruo yang kebingungan.
Haruo pun di tatap oleh Izanagi dengan tatapan yang mengerikan.
"Ehem ehem baiklah aku akan menjelaskan tentang siapa sebenarnya Kefa, dan kenapa dia bisa terkenal di awal masuk dia sekolah."
"Di awal masuk sekolah dia terkenal karena menantang Tatsuhaka, dan Tatsuhaka sama sekali tidak berani pada Kefa."
"Aku mengerti alasan kenapa Tatsuhaka tidak berani melawan Kefa, dia mungkin saja sudah menyadari kalau Kefa adalah orang yang sangat mengerikan." Ujar Daichi.
__ADS_1
"Hmm mengingat dia adalah analisis yang cerdas memang sudah seharusnya dia sudah mengetahui bahwa Kefa bukan orang biasa." Sahut Izanagi.
"Dia mengambil keputusan yang benar tidak menantang Kefa, orang mengerikan seperti dia memang bukan lawan kita semua, dia berada di dunia yang berbeda dari kita semua." Ujar Izanagi.
"Aku setuju dengan Izanagi." Ucap Arata.
"Emm apa aku boleh melanjutkan ceritanya?" Tanya Haruo yang merasa di abaikan.
"Tentu saja." Ujar Izanagi.
"Baiklah di hari kedua Kefa dia menghabisi belasan orang, beserta dengan preman kelas, kemudian di hari selanjutnya, tepatnya hari ini, dia menghabisi Daisuke, menghabisi bawahan Tatsuhaka, menghabisi teman-teman kita semua." Ujar Haruo.
"APA DIA MELAKUKAN SEMUA ITU DALAM WAKTU SATU HARI?" Arata yang sangat terkejut, karena dia baru mengetahui informasi tersebut, begitu pula dengan Izanagi.
"Iya mengejutkan bukan, dia mengalahkan 3 pemimpin seluruh kelas dalam waktu satu hari."
"Izanagi, Tatsuhaka, Daisuke, mereka bertiga tidak bisa berkutik di hadapan Kefa." Ujar Haruo.
"Aku benci mengakuinya tapi itulah kenyataan nya, jika kau bertanya apa aku berani menantang Kefa, jawaban nya sudah sangat jelas aku tidak berani, di lihat dari cara dia bertarung dia bukanlah orang biasa, pergerakan dia sangat fleksibel tapi mematikan, sangat sulit untuk mengungkapkan cara dia bertarung." Ujar Izanagi.
"Begitu yah apa ada kemungkinan dia berasal dari keluarga terkenal atau memiliki background yang sangat kuat? Biasanya orang seperti itu tidak mungkin berasal dari keluarga atau orang biasa saja" Ucap Daichi.
"Aku setuju dengan Goro." Sahut Haruo.
"Oh yah sekarang sepertinya setelah selesai sekolah kita harus mengadakan rapat besar-besaran, tiga pemimpin Sma Tatsuno akan berkumpul dan membahas tentang Kefa." Ujar Izanagi.
"Aku setuju dengan Izanagi kita harus membahas hal ini, intinya kita memberikan peringatan pada bawahan kita semua agar jangan mencari masalah dengan Kefa." Ujar Arata.
"Kami berdua tidak akan ikut rapat, karena kami tidak memiliki bawahan, jadi kami bisa tenang." Ujar Daichi.
"Daichi benar kami tidak ingin mengikuti rapat-rapat yang merepotkan seperti itu." Ucap Arata.
"Hadeh kalian juga harus ikut, kalian juga adalah salah satu orang penting di Sma Tatsuno." Ujar Izanagi.
"Hmmm bagaimana Arata, jika kau ikut aku juga akan ikut."
__ADS_1
"Sepertinya aku akan ikut, aku juga sangat penasaran hehehe sudah lama tiga pemimpin besar tidak berkumpul." Ucap Arata.
Izanagi pun tersenyum "Hhaha baguslah kalau begitu."
"Hey Izanagi, apa kau ingin menyerahkan kepemimpinan sekolah ini pada Kefa?" Tanya Arata.
"Hmm jika Kefa menginginkan nya, aku akan menyerahkan nya tapi jika tidak, maaf saja aku masih ingin menjabat jadi pemimpin, rasanya sangat enak sekali menjadi pemimpin."
"Begitu yah, yap mari kita lihat saja nanti, aku pada akhirnya sangat penasaran, siapa sebenarnya Kefa." Ucap Arata.
"Jangankan dirimu, kami semua saja sangat penasaran." Ujar Izanagi.
***
Setelah Kefa menyelesaikan balas dendam nya dia sekarang merasa lebih lega dan merasa sangat puas, Kefa sekarang sudah kembali dan berada di sofa yang empuk sambil menatap Tsukia yang sedang bermimpi indah karena dia tidur sambil tersenyum.
"Dengan begini tidak akan ada orang lagi yang berani membuli mu Tsukia." Batin Kefa.
Kefa di sini memegang 4 hp, yaitu hp Hideki, Isao, Akio, dan Akira.
"Sekarang apa yang harus aku lakukan dengan 4 hp ini, hmmm mungkin aku harus memback up video ini kedalam flash disk, dan kemudian aku hancurkan saja 4 hp ini, hmm aku rasa lebih baik seperti itu."
"Haah (Menghela nafas lega) Sekarang aku lebih tenang dan rasanya aku ingin tertidur." Kefa yang lansung berbaring di sofa.
"Tapi sebelum itu sepertinya malam ini, aku harus menyusup ke sekolah ini lagi dan mengambil video cctv rekaman bukti bahwa Tsukia di buli oleh teman-teman nya, 1 bukti saja aku rasa tidak cukup, aku memerlukan bukti yang lainnya." Kefa yang berniat menerobos masuk ruangan Cctv yang di jaga oleh sekolah.
Kefa ingin mengambil sepotong-sepotong video yang membuktikan bahwa telah terjadi pembulian di sekolah Sma Tatsuno.
Karena sekolah itu sangat elit, sekolah itu pastinya tidak ingin nama baik sekolahnya tercemar, dan pastinya Kefa tidak akan pernah di ijinkan untuk masuk ke ruangan Cctv, kecuali Kefa memiliki jabatan tinggi seperti ketua osis.
Tapi Kefa masalahnya masih kelas 10 dan tidak akan bisa menjadi ketua osis mendadak, maka dari itulah Kefa memutuskan untuk menyusup masuk ke ruangan Cctv malam ini.
Kefa memang harus menyelesaikan nya malam ini, karena perkiraan Kefa besok hari mungkin akan terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, Kefa hanya memiliki feeling saja.
Takutnya kejadian waktu Smp akan terulang kembali, yaitu para orang tua murid akan melaporkan tindakan Kefa, mana tadi Kefa sampai menghabisi mereka dengan cara sadis.
__ADS_1
Kefa yakin bahwa salah satu dari mereka, orang tua nya pasti akan melaporkan hal ini, dan untuk menjadi tameng Kefa harus melakukan sesuatu agar ia tidak di keluarkan dari sekolah.
Kefa juga sudah memikirkan rencana lainnya, agar dia bisa memojokkan para pembuli Tsukia nantinya.