Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 24 Rumor tentang Kefa tersebar


__ADS_3

Para orang tua pun menyuruh anak mereka juga untuk ikut berlutut dan memohon ampun pada Kefa dan Hyuro.


Karena jika mereka tidak melakukan itu, mereka semua akan terancam dalam bahaya besar.


"Terima kasih kek, untung saja kakek datang tepat waktu, kalau tidak aku sudah di borgol dan berada di penjara sekarang."


"Tenang saja aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi, tergores saja sedikit kulit mu, aku akan membunuh mereka semua." Ujar Hyuro yang menakut-nakuti mereka semua.


Mereka semua pun ketakutan.


"Ma-maafkan kami, ka-kami semua ti-tidak tau bahwa-"


"Kau belum di izinkan untuk berbicara, diam atau aku akan membunuh mu di tempat." Hyuro dengan tatapan yang mengerikan.


Orang tersebut pun ketakutan, dan dia hampir pingsan.


"Jadi Kefa bagaimana sekarang apa yang harus kakek lakukan pada mereka? Kakek hanya tinggal menunggu perintah darimu, jika kau ingin membunuh mereka semua, kakek akan melakukan nya sekarang, santai saja kita tidak perlu takut dengan polisi rendahan seperti mereka." Ujar Hyuro dengan nada biasa, namun membuat mereka semua bergemetar ketakutan.


Satu orang pun dari mereka tidak ada yang berani berbicara, mereka semua hanya terdiam dan berlutut memohon ampun pada Kefa, dan Hyuro.


Raka dan yang lain nya, mereka terlihat sangat menyesali perbuatan mereka semua, mereka semua terlihat sangat pasrah.


"Kita tidak perlu membunuh mereka, kita hanya perlu memberikan pelajaran yang cukup setimpal saja."


"Apa yang ingin kau lakukan pada mereka semua?"


"Aku ingin memenjarakan anak mereka, selama beberapa tahun, aku rasa itu hukuman yang pantas bagi mereka."


"Jika itu maumu aku tidak masalah." Ujar Hyuro.


"Oh yah kau" Kefa sambil menunjuk Raka, dan teman nya yang kemarin yang di suruh oleh Kefa untuk memperbaiki sepedanya seperti sedia kala.


"Y-y-ya tu-tuan muda Kefa." Ucap Raka dan temannya dengan sangat sopan dan terlihat ketakutan.


"Aku kemarin memperingatkan mu untuk memperbaiki sepedaku, apa kau melaksanakan permintaan ku?" Tanya Kefa yang terlihat sangat kesal.


Mereka berdua pun tidak menjawab perkataan Kefa.


"Apa diamnya kalian adalah jawaban bahwa sepeda yang diberi oleh orang tuaku, belum kalian perbaiki." Kefa menatap mereka dengan tatapan tajam.

__ADS_1


Mereka berdua pun bersujud dan mencium kaki Kefa.


Mereka merengek meminta maaf seperti bayi.


"Maafkan kami tuan muda Kefa, ini adalah kelalaian kami, kami harap kami mendapatkan kesempatan kedua, kami akan memperbaiki sepeda tuan muda Kefa, seperti sedia kala."


"Iya tuan muda Kefa, kami berdua berjanji."


"Kemarin aku sudah memperingatkan kalian beberapa kali, tapi kalian sama sekali tidak mendengarkanku, aku benar-benar sangat kesal sekarang, tapi yah karena kalian meminta maaf jadi aku pertimbangkan untuk tidak membunuh kalian, jadi kapan kalian bisa memperbaiki sepeda ku?"


"Besok tuan muda Kefa, kami berdua berjanji, kami mohon."


"Haah (Menghela nafas) Baiklah aku akan memberikan kalian kesempatan, tapi untuk hukuman kalian aku tidak akan berubah pikiran."


"Itu tidak masalah tuan Kefa, terima kasih atas pengampunan yang diberikan kepada kami berdua" Raka dan teman nya yang bernafas dengan lega.


"Polisi tolol!" Ujar Kefa.


"Y-y-ya tu-tuan muda Kefa." Ujar pemimpin polisi yang terlihat sangat ketakutan.


"Entah kenapa aku sangat muak ketika melihat wajah mu."


"Itu tidak perlu, kita cukup beri hukuman juga padanya, kita akan memenjarakan dia lebih lama dari pada yang lain, dan kakek aku rasa jabatan dia copot saja, aku sangat tak menyukai polisi ini, aku sudah memberikan mereka semua kesempatan, tapi mereka semua sangat ngeyel, tidak bisa di beritahu, keras kepala aku sangat membenci mereka." Ujar Kefa.


"Ya aku juga sama, aku tak pernah menyangka kau akan di fitnah seperti ini, rasanya aku benar-benar ingin membunuh mereka, tapi sayang nya aku tidak bisa melakukan hal itu."


"Ya kita tidak perlu melakukan itu, kakek sisanya aku serahkan pada kakek, oh iya kakek berikan hadiah pada kepala sekolah, dia telah melakukan hal yang benar aku menyukai nya."


"Baik tuan muda Kefa."


"Kalau begitu aku pergi dulu kek, aku harus kembali ke kelas dan seperti biasa tolong rahasiakan hal ini"


"Ya tentu saja tenang saja serahkan pada kakek mu ini."


"Terima kasih kek."


"Sama-sama."


Kefa pun pergi dari sana dan kembali ke kelas dia.

__ADS_1


Seperti biasa ketika ia kembali ke kelas, kelas menjadi hening dan sepi, mereka semua ketakutan pada Kefa.


Kefa pun menghela nafas dan memberikan sepatah-kata pada mereka semua, intinya Kefa di sini membuat mereka semua yang ada di sana menjadi tidak takut pada Kefa.


Kefa juga menjelaskan bahwa dia bukanlah orang jahat yang suka membuli dia hanya orang biasa yang ingin belajar dengan tenang.


Kefa juga di sini di tanyai oleh Defa, dan juga Robert apa yang terjadi di ruang kepala sekolah.


Kefa tentu saja berbohong kepada mereka, Kefa hanya menjawab bahwa dia mendapatkan hadiah langsung dari kepala sekolah, berkat kontribusi dia yang melaporkan tindak kejahatan Raka dan murid yang lainnya, yang suka membuli, dan yang sukat terlibat dalam membuli.


Robert mempercayai semua perkataan Kefa, sedangkan Defa dia tidak mempercayainya, bagaimana pun juga pemimpin dia yaitu Kefa, bukan lah orang yang sesederhana itu.


Di hari itu juga berita mengenai penangkapan Raka dan yang lainnya pun menyebar.


Sebagian orang terlihat sangat terkejut, dan sebagian orang lagi yang mendengar berita itu, menjadi tertarik kepada Kefa.


Mereka semua mengetahui bahwa orang yang melakukan itu semua pastilah Kefa. Yang mereka penasarankan adalah kenapa orang tua Raka dan yang lain nya, tidak dapat bertindak dalam masalah ini.


Padahal mereka merupakan keluarga yang cukup terkenal di dunia perpolisian, seharunya yang di penjara bukanlah Raka dan yang lainnya, tapi Kefa.


Mereka jadi penasaran dengan background Kefa yang sebenarnya, karena tidak mungkin orang biasa bisa melakukan hal itu.


Berita mengenai Kefa tersebar dengan sangat cepat, baru saja Kefa masuk sekolah selama 2 hari, tapi dia sudah di kenal oleh 1 sekolahan.


Ada yang takut padanya dan ada yang penasaran dengan nya, dan ingin melawannya.


Rumor Kefa di sebarkan dari mulut ke mulut, dan Kefa juga mendapatkan julukan sebagai "The New King"


Yang artinya Raja baru, mereka semua sedang bergosip apa Kefa bisa menyingkirkan posisi Revan sebagai penguasa sekolah mereka.


Kefa sendiri tentu saja dia sangat percaya diri dapat menguasai satu sekolah tersebut dengan sangat mudah.


Bahkan Kefa berniat besoknya dia akan menemui Revan dan berbincang dengan dia.


Kefa ingin merubah sekolahan tersebut, sekolahan tersebut adalah sekolahan yang di penuhi dengan anak pembuli.


Yang mereka jadikan bahan bulian adalah orang biasa, dan Kefa sama sekali tidak menyukai hal itu.


Kefa juga ingin merubah beberapa hal lagi. Kefa merasa sekarang bahwa dia sangat De javu dengan hal tersebut, namun perbedaan nya hanyalah satu, kali ini Kefa langsung bergerak dan tidak tinggal diam. Tidak seperti dia di masa lalunya.

__ADS_1


__ADS_2