
Kefa sekarang berada di mobil bersama 2 orang yang di tunjuk oleh Akihiro untuk menemani Kefa dalam mengambil potongan video Cctv di sekolah.
Kefa juga di sini diberikan sebuah alat yaitu sebuah pistol yang di pelurunya berupa obat tidur yang sangat kuat, jadi ketika seseorang terkena peluru itu, maka orang tersebut akan langsung pingsan tidur.
2 orang yang menemani Kefa saat ini mereka memang benar-benar cukup terampil, mereka berdua memang benar-benar cukup kuat.
Mereka berdua sekarang sedang menjelaskan sambil memperlihatkan sebuah peta sekolah, mereka berdua juga menandai dimana para penjaga sekolah berada.
Mereka menjelaskan rencana mereka pada Kefa, Kefa hanya tersenyum karena mendengar recana mereka, di dalam rencana mereka Kefa sama sekali tidak ikut aksi, Kefa hanya bertugas mengcopy potongan video Cctv yang Kefa inginkan.
Kefa tidak masalah dengan hal itu, selagi tujuan dia tercapai, justru Kefa merasa bahwa lebih baik seperti ini, bos tidak perlu turun tangan.
Kefa sendiri sangat salut dengan rencana mereka berdua, walaupun Kefa tidak ikut aksi, Kefa tetap harus berhati-hati dan berjaga-jaga karena bisa saja rencana mereka semua gagal.
Setelah membahas semua rencana mereka pun akhirnya masuk ke sekolah tersebut mereka sekarang berada di belakang gerbang sekolah, mereka masuk dari belakang sekolah.
Karena jalur dari belakang sekolah menuju ruangan Cctv cukup dekat ketimbang lewat jalur depan, hanya saja penjagaan di sana lebih ketat.
"Tuan Kefa tungggu lah di sini, kami akan membereskan nya dengan cepat."
"Iya baiklah santai saja."
Kefa pun di sini melihat aksi mereka berdua, total di belakang terdapat lima penjaga yang sedang mundar-mandir menggunakan senter.
Kedua orang tersebut melemparkan sebuah benda, ke arah samping yang cukup jauh, membuat 3 orang dari mereka yang menjaga ke arah suara jatuhnya benda.
Dan menyisakan dua orang yang menjaga pintu masuk, 2 penjaga tersebut di tembak menggunakan senjata tidur tadi.
Dua orang itu pun terkapar tidak sadar. Namun mereka sedikit bersuara, membuat 3 orang itu langsung menghampiri 2 teman nya yang sekarang sedang terkapar.
2 orang berhasil di tumbangkan lagi, tapi 1 orang hampir berhasil lolos, 1 orang itu hampir menekan tombol darurat.
Tapi untung nya orang tersebut pingsan karena terkena tembakan dari Kefa yang sekarang berjalan dengan santai tanpa bersembunyi seperti mereka berdua.
Mereka berdua pun saling tatap satu sama lain, mereka terkejut akan skill menembak yang di miliki Kefa, Kefa menembak jaraknya cukup jauh, tapi dia bisa mengenai orang tersebut, padahal orang tersebut tidak lah diam.
Bahkan mereka saja sempat miss menembak, tapi Kefa.
"Jangan terlalu terkejut, jangan pernah meremehkan bos mu sendiri, ayo cepat pergi kita harus menyelesaikan ini dengan cepat, semakin lama semakin tidak baik, kita harus menyelesaikan masalah ini dengan cepat, kita tidak perlu bersembunyi seperti tadi."
"Kita langsung tabrak dari depan saja ayo pergi."
__ADS_1
"Baik tuan." Mereka berdua yang menganggukan kepala mereka berdua, apa yang di katakan Kefa memanglah benar, semakin lama semakin tidak baik.
Jadi mereka semua memang harus cepat-cepat menyelesaikan misi kali ini.
Di lorong-lorong sekolah terdapat lima orang penjaga lagi, dua orang yang bertugas membantu Kefa, mereka berada di depan dan berhasil menumbangkan 4 orang dengan mudah.
Dan satunya lagi Kefa lah yang menumbangkan nya.
Mereka berdua sangat takjub dengan skill menembak Kefa, mereka berdua sekarang percaya bahwa misi ini bisa lebih cepat dari yang mereka rencanakan karena Kefa ternyata bukan orang biasa.
Padahal menurut informasi yang diberikan oleh Akihiro Kefa hanyalah anak Sma yang berumur 16 tahun, tapi nyatanya dia terlihat seperti pembunuh profesional ketimbang anak Sma biasa.
Mereka pun terus menerobos dan menumbangkan banyak orang, mereka bergerak dengan cepat,
Mereka juga menumbangkan musuh dengan cepat, tanpa keributan dan sangat rapih.
Kefa tiba-tiba menjadi pimpinan dadakan dalam misi itu, tapi di bawah kepemimpinan Kefa, mereka bisa masuk ke ruangan Cctv dengan cepat.
"Tuan Kefa kami berdua akan berjaga-jaga di sini."
"Iya baiklah, tenang sebisa mungkin aku akan menyelesaikan nya dengan cepat."
Kefa pun masuk ke ruang Cctv. Kefa di sini kemudian mencari Cctv yang berada di kelas, lorong kelas menuju toilet tempat kejadian, Kefa kemudian mengcopy potongan video-video yang membuktikan bahwa Tsukia benar-benar di buli sangat parah.
Kefa tidak membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan potongan videonya, karena Kefa masih mengingat tempat kejadian dan waktunya kapan.
Kefa merasa tidak puas dengan bukti itu saja, Kefa pun mencari bukti potongan video lain yang memperlihatkan Tsukia yang terbuli parah.
Kefa pun di sini mencari potongan video cctv sebelum Kefa datang ke sekolah itu, Kefa sangat yakin Tsukia sudah di buli sebelum Kefa masuk sekolah.
Kefa mencarinya cukup lama dari yang ia perkirakan tapi Kefa mendapatkan apa yang Kefa inginkan.
"Bagus ini sudah cukup." Batin Kefa.
***
"Hitomi apa kau yakin jika tuan Kefa adalah anak Sma biasa?" Tanya Hachiro.
"Aku tidak yakin, pastinya tuan Akihiro menyimpan identitas asli dari tuan Kefa, tadi kau melihatnya sendiri bukan, bagaimana caranya dia menembak dan bagaimana caranya dia menghilangkan hawa keberadaan nya, Kefa terlihat seperti pembunuh internasional, pembunuh yang sangat berkelas. Bahkan jika di bandingkan dengan kita, kita mungkin tidak ada apa-apanya"
"Aku setuju dengan mu Hitomi, semua yang kau katakan benar juga, entah kenapa aku jadi penasaran dengan identitas asli tuan Kefa, apa dia sebenarnya adalah pembunuh internasional yang sedang menyamar, dan di sewa oleh tuan Akihiro untuk menjaga Tsukia."
__ADS_1
"Hmmm entahlah aku rasa hal itu sangat mustahil, kau tau sendiri bukan berapa bayaran untuk pembunuh sekelas internasional."
"Iya benar juga terlalu mahal, bisa membangkrutkan keluarga Tatsumoto, aku rasa kemungkinan yang ku buat tadi tidak mungkin, jadi sebenarnya tuan Kefa siapa?"
"Kau bertanya padaku, ya jelas aku tidak tau." Hitomi dengan tatapan datarnya.
Tak lama Kefa pun keluar dari ruang Cctv.
"Ayo kita pergi aku sudah mendapatkan semuanya." Ucap Kefa.
Hitomi dan Hachiro pun menganggukan kepalanya, dan mereka bertiga pun ingin pergi dari sana.
Dan mereka pun berhasil sampai gerbang belakang sekolah.
Dan tiba-tiba saja alarm yang sangat besar suaranya berbunyi, Kefa, Hitomi, Hachiro tau bahwa alarm itu menandakan bahwa penyusupan mereka telah di ketahui.
Dan benar saja para penjaga keluar dari sekolah, dan melihat mereka bertiga, mereka bertiga pun berlarian sambil di tembaki oleh para penjaga sekolah.
"Hachiro pinjamkan aku senjata mu."
"Baik tuan Kefa."
Kefa pun sekarang memegang dua senjata.
Kefa pun di sini berbalik arah dan menembaki para musuh, hanya dalam waktu sekejap 10 orang yang mengejar mereka, telah pingsan di tembak oleh Kefa dengan sangat cepat.
Peluru dari pistol pun habis.
Hachiro dan Hitomi mereka berdua terdiam mereka terlihat sangat syok dengan keterampilan dari Kefa.
Mereka sempat menganggap bahwa Kefa bukanlah manusia, dia terlalu gila dia terlalu berani, lawannya menggunakan senjata asli, tapi Kefa sama sekali tidak takut membuka badan nya tanpa coveran.
Dan lebih hebatnya lagi, Kefa bisa menghindari peluru panas dari musuh hanya dengan gerakan sederhana, seolah-olah peluru yang ingin mengenai Kefa bergerak lambat di mata Kefa sehingga Kefa bisa menghindarinya.
Mereka sekarang percaya bahwa di dunia ini adalah manusia yang tidak logis contohnya adalah Kefa.
"Apa yang kalian lakukan? Ayo cepat kita pergi dari sini sebelum para penjaga yang lainnya berdatangan, peluru kita sudah habis juga, akan sangat sulit untuk menghadapi mereka nanti."
Hitomi dan Hachiro pun tersadar dan mereka hanya menganggukan kepala mereka, mereka pun menaiki mobil dan misi mereka pun berhasil dengan sangat mulus.
Mereka berdua pun sekarang bernafas dengan lega, sedangkan Kefa dia menunjukkan ekspresi biasa saja.
__ADS_1