Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 140 Keributan


__ADS_3

Kefa dan Laura sekarang masih berada di sekolah, mereka bersiap-siap untuk pulang.


"Laura tempat tinggalmu dimana biar aku antar kamu sampai rumah." Ucap Kefa.


"Uhmm hmmm ehehehe........." Laura yang tersenyum mencurigakan lagi.


Kefa pun menatap datar Laura dan perasaan Kefa di sini sudah tidak enak.


"Anu sayang hehehe."


"Kenapa." Tanya Kefa dengan muka datar.


"Jangan bilang kamu datang ke sini tanpa persiapan sama sekali, mendadak dan belum memesan apartemen hotel atau apapun itu."


"Hheheeh suamiku sangat pintar sekali."


"Ya sudah aku duga." Kefa sambil menatap datar Laura yang sekarang sedang tersenyum penuh maksud.


"Anu kan kamu suamiku, jadi tidak masalah bukan jika aku tinggal di apartemen mu hehehe."


"Kefa aku mohonnn, aku tidak tau harus kemana lagi, aku tidak tau daerah sini ataupun Jepang, aku datang ke sini nekat hanya karena ingin bertemu dengan mu Kefa."


"Jadi biarkanlah aku tinggal di apartemen mu boleh yah."


"Iya boleh kok." Kefa yang tersenyum sambil mengelus kepala Laura.


Laura pun sontak langsung tersipu malu pipinya menjadi merah dan tidak tau harus apa, perasaan dia sekarang sangat senang.


Kefa selalu saja melakukan hal yang tak terduga, dan kadang hal itu lah yang membuat Laura senang.


"Tapi apa kamu tidak masalah, kau tau aku tinggal sendirian di apartemen, dan di sana tidak ada siapa-siapa lagi selain aku, jika kamu tinggal di apartemenku, jadi kemungkinan hanya kita berdua saja apa itu tidak masalah bagi mu, kau tau kan-"


"Tidak masalah sayang." Laura sambil mendekatkan jari telunjuknya ke bibir Kefa.


Membuat Kefa terdiam dan langsung tersenyum.


"Baiklah jika itu tidak masalah bagimu, kamu boleh tinggal di apartemenku semau mu." Ucap Kefa yang membuat Laura sangat senang.


Sampai rasanya ingin berteriak dan melompat-lompat, Laura di sini membayangkan ketika ia berduaan dengan Kefa di 1 apartemen.


Otak dan pikiran Laura pun tidak sinkron intinya Laura terlihat sangat salting.


"Oh yah Kefa aku sampai lupa, aku ke sini juga tidak membawa apapun heheeh itu semua karena mendadak sayang."


"Haah (Menghela nafas lelah) Iya aku tau apa maksudmu, setelah pulang sekolah aku akan menemani mu belanja."


"Woahh benarkah!!!" Laura yang terlihat sangat bersemangat.


"Tentu saja benar, kapan aku bohong."


"Yeah!!!!!!!!" Laura yang terlihat sangat senang.


"Kalau begitu ayo kita pulang!!!" Laura yang menarik tangan Kefa.


Kefa pun ikut dengan Laura.


Dalam pikiran Laura sekarang sangat senang, pertama ia akan nge date kedua dia akan tinggal bersama dengan Kefa di apartemen, mereka benar-benar terlihat seperti sepasang suami istri.


Laura sangat senang akan hal ini.


Mereka pun segera pergi berbelanja, atau bisa di bilang sebagai kencan.


Semua orang melihat Kefa dan Laura, mereka semua memuji kencantikan dan ketampanan yang di miliki oleh Kefa dan Laura, mereka berdua terlihat seperti seorang model.


Laura tidak pernah lepas dari tangan Kefa, ia terus memegang tangan Kefa.


Kefa sendiri tidak masalah akan hal itu justru dia merasa senang, karena akhirnya ia bisa bertemu lagi dengan wanita yang mungkin bisa di bilang ia cintai.


"Sayang menurutmu bagusnya kita belanja baju celana di toko mana?"


"Hmm bagaimana kalau ke toko baju ku saja." Jawab Kefa.


"Memangnya kamu punya toko?"


"Tentu saja, begini-begini aku sudah kerja, kalau gak kerja aku makan dari mana." Ucap Kefa.

__ADS_1


"Kamu benar juga, kalau begitu ayo kita pergi ke toko mu aku ingin lihat."


"Iya ayo di sekitaran sini ada toko ku yang cukup besar."


"Hmm begitu yah, jadi kamu sudah mulai berbisnis yah."


"Iya sebenarnya dari Smp juga aku sudah berbisnis, walaupun kecil-kecilan, tapi bisnis ku yang sekarang lebih besar dari Smp."


"Aku baru tau, dulu kenapa kamu tidak memberitahuku."


"Kamu tidak bertanya."


"Kamu benar juga sayang. Jadi bisnismu yang sekarang di dunia perindustrian."


"Iya selain bisnis perindustrian aku juga memiliki bisnis yang lainnya, seperti tehnologi, makanan, minuman nanti aku ajak kamu makan di restoran milik ku." Ucap Kefa.


Laura di sini sangat takjub pada Kefa, karena dia hebat dalam berbagai bidang, padahal umur dia masih belasan, tapi dia sudah memiliki banyak bisnis, selain itu dia juga sangat kuat dan memiliki para bawahan yang sangat hebat.


Laura pikir-pikir orang yang di cintainya itu yaitu Kefa benar-benar sangat mengerikan.


"Kefa jangan bilang wilayah Prefektur Nagano ini sekarang sudah menjadi milik mu, di bawah kekuasaan mu." Ucap Laura.


"Tidak belum aku baru menguasai setengahnya saja, setengahnya lagi di kuasai oleh orang lain, bisa di bilang mereka cucunya dari keluarga besar di Jepang."


"Hmm begitu yah, Kefa nanti jelaskan padaku semuanya."


"Iya siap nyonya." Ucap Kefa.


Kefa dan Laura pun sampai di toko milik Kefa, toko baju Kefa memiliki nama Luxxury, dan brand baju Kefa juga bernama Luxxury.


Laura di sangat syok dan terlihat sangat terkejut, karena toko Kefa tidak sesuai di pikiran Laura.


Laura pikir Kefa memiliki toko sederhana, tapi ternyata tak di sangka-sangka toko Kefa sangatlah besar dan sangat luas, bahkan di toko baju itu terlihat mewah, namun harganya cukup terjangkau, ada juga harga yang sangat mahal.


Toko Kefa terlihat sangat menarik, banyak pengunjung yang berdatangan ke sana, fashion yang ada di toko Kefa juga sangat keren-keren.


Seperti mengikuti trend terkini.


Mereka berdua pun masuk ke dalam toko dan melihat-lihat.


Pelayanan di sana juga sangat baik, Laura semakin takjub pada Kefa karena dia ternyata sangat hebat dalam berbisnis.


"Wahh!!!!! Ini sangat bagus sayang heheeh, kamu ternyata hebat juga dalam berbisnis seperti ini."


"Uhm yah begitulah." Kefa yang malu-malu karena di puji terus oleh Laura.


Mereka sedikit berisik di sana, mungkin itu juga salah satu alasan kenapa mereka di perhatikan banyak orang.


"Hahahahahaha....." Salah seorang pria yang tertawa bersama dengan seorang wanita yang cukup cantik.


Mereka seperti menertawai Kefa dan juga Laura.


Laura dan Kefa di sini berusaha mengabaikan mereka.


"Sayang kau tau ada bocah gila, yang mengaku-ngaku bahwa toko sebagus ini toko miliknya."


"Hhhahahah bocah Sma seperti mereka tidak mungkin memiliki toko sebagus ini hahaha konyol sekali, mereka terlihat sangat kampungan apalagi wanitanya."


"Hhaha kau benar, toko ini selain besar cabangnya ada di mana-mana dan kau tau sayang orang tua ku lah pemilik dari toko ini, orang tuaku berinvestasi sangat banyak pada toko ini."


"Benarkah."


"Iya benar jadi tidak mungkin bocah Sma seperti mereka pemilik dari toko ini hahaha."


"PENJAGA!!!!!!!! TOLONG USIR MEREKA BERDUA, MEREKA MENGANGGU KETENANGAN DI SINI!!!!" Teriak pria itu.


Laura pun di sini pun sedikit terdiam karena dia merasa sakit hati karena di hina berisik oleh kedua orang itu.


Kefa pun tersenyum pada Laura "Jangan dengarkan mereka, mereka hanya orang gila."


"Kamu tidak seperti yang mereka katakan kok, tenang saja aku akan memberikan pelajaran pada mereka." Kefa yang menenangkan Laura, Laura pun tersenyum pada Kefa dan dia merasa lebih baik.


Justru Laura merasa senang, karena Kefa membela dirinya.


Kefa pun lansung berbalik dan menatap mereka berdua, dengan tatapan rendah.

__ADS_1


Penjaga di sana yang mengetahui ada keributan langsung datang.


Penjaga di sana tidak langsung bertindak dia bertanya terlebih dahulu apa masalahnya.


Kedua orang itu pun melaporkan ketidakpuasan nya.


Penjaga pun di sini justru membela Kefa dan Laura.


Laura sangat terkejut karena toko Kefa benar-benar toko yang sangat hebat.


"SIALANNNN KAU PENJAGA!!!!!!! APA KAU TIDAK TAU AKU SIAPA?"


"Tidak tuan saya juga tidak peduli, jika tuan menciptakan keributan seperti ini terus saya bisa mengusir tuan."


"KAU PENJAGA SIALAN KAU AKAN MENYESAL KAU AKAN DI PECAT, KAU TAU ORANG TUA KU ADALAH PEMILIK SALAH SATU SAHAM TOKO INI."


"Saya tidak peduli tuan, pemilik dari toko ini setau saya adalah bos muda Tatsuhaka."


"IYA SEMUA JUGA TAU HAL ITU, TAPI ORANG TUA KU JUGA TEMAN DEKAT TATSUHAKA!"


Kefa yang sudah sangat kesal itu pun turun tangan.


"Nama orang tua mu siapa?" Tanya Kefa.


"Kenapa kau bertanya hah? Jika kau mengetahuinya kau pasti akan ketakutan, nama orang tua ku adalah Isabu."


"Ohhh jadi dia yah."


Kefa pun di sini kemudian menelopon Tatsuhaka.


"Tatsuhaka."


"Iya tuan Kefa kenapa anda menelopon saya tuan, ada kepentingan apa."


"Kau tau Isabu?"


"Tau tuan."


"Bagus, sekarang aku minta kepadamu untuk membatalkan kerja sama kita dengan dia."


"Anak dia membuat masalah di toko, dia menghina wanita ku dengan ku."


"Baik tuan aku akan segera melaksanakan nya." Tatushaka yang sangat kesal, karena ia mendengar bahwa tuannya dan istri tuannya telah di hina oleh bajingan.


Tatsuhaka pun langsung menelopon Isabu, Tatsuhaka pun memaki-maki Isabu, Tatsuhaka memarahi Isabu.


Isabu sangat ketakutan, ia tidak tau salah dia apa sampai-sampai orang sepenting Tatsuhaka marah padanya.


Tatsuhaka pun memberitahu semuanya pada Isabu, bahwa anak dia telah menghina pemimpin perusahaan The Big Group yang tidak lain adalah Kefa.


Isabu pun sangat syok dan sangat terkejut.


Ia pun melakukan pembelaan, namun Tatushaka yang sudah sangat marah ia tidak mendengarkan Isabu.


Isabu pun langsung berkeringat dingin terduduk lemas, dan tidak tau harus apa.


"Masalahnya sudah selesai, penjaga tolong usir mereka berdua, aku tidak ingin terjadi keributan di toko ku." Ucap Kefa.


"TOKO MU? HAH TOKO MU? GILA BOCAH GILA MANA MUNGKIN BOCAH SEPERTI MU PEMILIK TOKO INI."


Kefa yang sudah sangat kesal karena di hina terus oleh mereka.


Kefa pun mengeluarkan kartu platinum nya, kartu itu merupakan kartu yang khsusus di buat untuk orang-orang penting saja.


Dan semua orang yang berada di perusahaan The Big Group dari mulai bawahan paling bawah sampai paling atas, mereka semua mengetahui karut Platinum itu.


Kartu platinum itu hanya baru di buat 1 dan kartu itu hanya di pegang oleh seseorang yang sangat penting di The Big Group.


Yang tidak lain adalah Kefa pemilik perusahaan itu sendiri.


Kartu Platinum Kefa terbuat dari diamond, dan sedikit bercahaya, kartu itu tidak dapat di duplikasi.


Karena kartu itu harganya sangat mahal.


Semua penjaga di sana lansung melirik ke arah Kefa.

__ADS_1


Semua penjaga disana dan pelayan di sana mereka semua langsung mendekat kearah Kefa, dan mereka semua langsung menunduk hormat.


"SELAMAT DATANG DI TOKO TUAN KEFA." Ucap mereka semua dengan sangat hormat.


__ADS_2