Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 67 Kantin


__ADS_3

Kefa sekarang sedang berjalan menuju sekolahan nya, apartemen yang Kefa sewa berada di dekat sekolah tersebut, jadi Kefa tidak perlu kendaraan untuk ke sekolah.


Kefa sekarang berpenampilan seperti orang biasa, bisa di bilang culun, Kefa bisa saja menjadi seperti orang biasa, namun ia tidak menginginkan nya, karena ada alasan tersendiri.


"Hari ini adalah hari dimana pertama kalinya aku sekolah, semoga saja aku tidak menemukan masalah, dan aku sekarang sudah merubah namaku, lebih tepatnya bukan nama tapi nama keluarga, nama ku sekarang menjadi Hitori Kefa, aku rasa nama ini sangat bagus."


"Lagi pula para Mafia tidak akan pernah menyadari bahwa aku sekarang berada di Jepang, jika mereka menyadarinya, aku tinggal menghancurkan nya saja."


Kefa bersekolah di Sma Tatsuno, Sma Tatsuno merupakan Sma yang terkenal di Jepang, bisa di bilang Sma tersebut merupakan Sma internasional.


Dan Sma itu juga terkenal di luar Jepang, bisa di katakan Sma itu sangatlah elit bahkan biaya sekolah di sana sangatlah mahal mungkin hampir bisa mencapai ratusan juta lebih.


Tapi walaupun sangat mahal sekolahan itu sangat keren dan fasilitasnya sangat mewah, Kefa tidak perlu lagi mendaftar atau membayar biaya sekolah, karena semuanya sudah di urusi oleh Haruki.


Kefa sekarang berada di koridor kelas, dan di depan dia adalah kelasnya, namun ia tidak masuk begitu saja, ia menunggu panggilan dari gurunya untuk masuk ke kelas, guru tersebut sekarang sedang menjelaskan ada murid baru.


Singkatnya Kefa pun di suruh masuk dan Kefa pun melihat bagaimana kelas tersebut.


Semua orang menatapnya, dengan tatapan yang aneh, mereka semua membicarakan Kefa yang terlihat culun, dan style rambut dan yang lainnya seperti norak.


Dalam hati Kefa, Kefa menghela nafasnya, Kefa sekarang merasa de javu, ketika Smp juga di awal masuk sekolah Kefa mengalami hal yang sama, semua orang seperti keanehan dan merasa tidak suka.


Ya bagi Kefa hal itu adalah wajar karena dia sekarang bersekolah di Sma elit juga.


Kefa pun memperkenalkan dirinya dengan bahasa jepang dengan baik. Dan setelah itu barulah Kefa duduk di paling belakang, sama seperti ketika dia Smp.


Kefa sudah menduganya dari awal, hal ini pasti akan terjadi padanya, Kefa sekarang penasaran apa di awal masuk dia, dia akan langsung di buli di rundung oleh para preman.


Jika hal itu sampai terjadi Kefa tidak akan melawan nya sama sekali, Kefa punya renana balas dendam yang berbeda dengan dulu.

__ADS_1


Kefa di sini terus melihat sekitaran hanya dengan gerakan matanya saja, Kefa merasa di sini tidak ada orang yang terlihat seperti Robert, Kefa merasa bahwa kelas dia merupakan kelas normal yang tidak ada preman nya sama sekali.


Sekarang Kefa kebingungan bagaimana caranya dia mencari teman dan mengobrol dengan orang lain, rasanya hal itu sangat menyulitkan.


Kefa pun menghela nafasnya dan dia pun mulai tertidur di kelas di saat jam pelajaran di mulai, karena Kefa berada di bangku paling belakang, jadi ia tidak terlihat di tambah Kefa mengecoh gurunya dengan beberapa trik.


Menghilangkan hawa keberadaan, jadi Kefa seperti tidak menarik perhatian gurunya.


"Kemampuan ini sangat berguna sekali." Batin Kefa.


Singkatnya bel istirahat pun berbunyi, Kefa pun terbangun dari tidur nyenyaknya.


Dia pun menguap dan ia melihat sekitaran kembali, tampaknya tidak ada yang mengganggu dirinya. Dan tidak ada juga orang yang ingin berteman dengan nya, Kefa mewajarkan hal itu, karena mana ada orang yang ingin berteman dengan orang yang terlihat culun dan kuno.


Di kelas Kefa yang sekarang prianya terlihat lebih banyak, dan mereka terlihat cukup mengerikan. Sedangkan wanitanya hanya sedikit tapi mereka rata-rata cantik.


"Aku rasa aku akan kekantin saja dari pada diam di sini dan menjadi debu" Kefa pun pergi dari kelasnya.


Ketika Kefa pergi dari kelas, Kefa bisa mendengar sedikit orang-orang yang tengah membicarakan nya, tapi Kefa tidak memperdulikan hal itu baginya yang seperti itu sudah biasa.


Kefa membeli banyak makanan dan duduk di pojokkan.


"Aku pernah mendengar sekali, bahwa Sma di Jepang sangat mengerikan karena banyak pembulian, bahkan tingkat siswa yang bunuh diri di Jepang sangatlah banyak, tapi kenapa aku tidak di buli, padahal semua tentang diriku sudah pantas untuk di buli."


"Tapi kenapa aku tidak di buli apa ada yang aneh dengan penampilanku, apa aku kurang culun ya, tapi aku sudah berusaha mungkin dan ini sudah jadi tingkat tinggi keculunan ku."


"Haah (Menghela nafas lemas) Padahal aku sudah siap di buli dan membalas dendam, tapi sayangnya tidak ada yang membuliku,"


"Kenapa semua orang melihatku?" Kefa yang tiba-tiba keanehan karena tiba-tiba saja ada banyak orang yang menatapnya.

__ADS_1


"Gila orang itu sangat berani sekali, duduk di meja makan milik Tatsuhaka, siapa dia berani-beraninya dia duduk di tempat yang keramat itu, aku yakin dia akan di hajar oleh bawahan Tatsuhaka."


Tiba-tiba saja lima orang datang dan menghampiri meja makan milik Kefa.


"Apa kami boleh duduk di sini?" Tanya orang tersebut, di lihat dari aura nya Kefa tau bahwa orang yang bertanya padanya, adalah orang yang cukup kuat.


"Tentu saja." Jawab Kefa sambil tersenyum, lima orang tersebut pun duduk di dekat Kefa, 2 orang menatap Kefa dengan tatapan jijik.


"Tatsuhaka kenapa kau harus bertanya padanya, padahal ini adalah tempat duduk kita bukan." Ujar salah seorang temannya.


Sekarang Kefa tau siapa Tatsuhaka itu. Tatusahaka pun tersenyum pada teman nya itu, dan temannya itu langsung terdiam tidak berkata lagi.


"Terima kasih dan maafkan atas kelancangan temanku."


"Tidak masalah." Jawab Kefa yang terlihat tidak sopan, mereka sangat kesal terhadap kelakukan Kefa karena dia sama sekali tidak terlihat menghormati Kefa.


Sedangkan yang lainnya terlihat biasa saja.


"Habislah sudah dia sekarang, tapi dia beruntung sekali bisa duduk dan makan bersama dengan Tatsuhaka dan yang lainnya."


"Aku jadi merasa iri padanya." Ujar para cewe di kantin.


Kefa mewajarkan hal itu, itu semua karena kelima orang yang di depan Kefa mereka merupakan pria yang tampan-tampan. Selain itu mereka juga terlihat kuat Kefa sangat yakin mereka pastilah bukan orang biasa.


Kefa di sini makan tanpa memperdulikan hal yang lain, bahkan ia sempat maen handphone di hadapan mereka, sekilas bagi temannya Tatsuhaka Kefa terlihat sangat sombong.


"Apa kau tidak punya sopan santun, apa kau tidak tau siapa kami." Ujar salah seorang teman Tatsuhaka.


"Tidak aku adalah murid baru di sekolah ini, lagi pula apa salahku, aku tidak melakukan apapun yang aneh, apa kehadiran ku menganggu kalian?" Tanya Kefa.

__ADS_1


__ADS_2