Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 183 Perang


__ADS_3

"Kita semua sudah siap tuan Kefa." Ucap Defa.


"Baiklah kalau begitu ayo kita pergi." Ujar Kefa sambil mengpalkan lengan nya, karena akhirnya mereka akan melakukan balas dendam.


Apapun yang terjadi di medan perang nanti, yang pasti mereka harus menang.


***


Di sisi lain keluarga Kobayasi sedang berkumpul, mereka semua di kumpulkan oleh Satoshi.


Satoshi langsung memberikan perintah pada seluruh keluarga Kobayasi yang tersebar.


Jika salah satu dari mereka tidak ada yang hadir, maka mereka akan di tendang dari keluarga Kobayasi.


Di ruangan yang sangat besar dan di sana terdapat banyak orang penting lainnya yang sekarang sedang berkumpul.


Satoshi memberitahu pada mereka semua, jika mereka semua harus menyatukan kekuatan dalam mengalahkan organisasi The King.


Satoshi juga menjelaskan pada mereka semua untuk tidak meremehkan lawan mereka kali ini, karena lawan mereka kali ini sangat kuat buktinya saja Kyuguro berhasil di kalahkan dan tewas.


Semua orang yang ada di ruangan itu, mereka semua memasang raut wajah yang serius, tidak ada yang bercanda sama sekali, termasuk Satoshi itu sendiri.


Biasanya Satoshi dalam hal seperti ini dia suka bercanda tapi kali ini dia terlihat sangat serius, membuat perkumpulan itu suasana nya menjadi sangat tegang.


Ini adalah kali pertamanya mereka merasa tegang dalam sebuah rapat.


Ketika mereka rapat dengan sangat serius tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintu rapat itu dengan keras dan secara terus-menerus membuat semua orang yang ada di sana kesal, termasuk Satoshi sendiri.


"MASUKLAH BERENGSEK!!!!!!!" Satoshi yang terlihat sangat marah.


"Tuan tuan tuan.....Maaf menganggu rapat, tapi ada hal yang penting yang ingin saya sampaikan tuan itu tuan, di depan tuan di pertahanan depan tuan, terdapat ribuan orang yang ingin menyerang markas kita."


"A-apa!!!!!!!!!?" Satoshi yang sangat terkejut.


"Iya tuan mereka berhasil menembus pertahanan depan yang kita miliki tuan dengan mudah, dan sekarang mereka telah memasuki kawasan kita tuan, dan sepertinya sekarang mereka sudah berada di depan tuan."


"Siapa yang menyerang kita?" Tanya semua orang yang ada di sana, yang terlihat sangat kepanikan.


Ini adalah kali pertamanya ada seseorang yang berani menyerang markas pusat dari keluarga Kobayasi, dan bisa di bilang orang yang menyerang termasuk orang yang sangat gila.


Asusi, Asura, Satoshi dan yang lainnya, mereka pergi ke jendela dan mereka ingin melihat siapa sebenarnya yang sedang menyerang mereka.


Mereka sekarang rapat di gedung lantai 10, jadi mereka bisa melihat dari atas siapa yang menyerang mereka.


Mereka pun dengan sangat jelas melihat 19 orang dengan 1 orang pemimpin yang berada di paling depan.


Asusi, Asura, Satoshi yang melihat itu, mereka dapat dengan jelas mengetahui siapa orang-orang yang telah berani menyerang mereka.

__ADS_1


Mereka tidak lain adalah Kefa dan organisasi The King.


19 orang itu menatap kearah atas, tepat di mana Satoshi dan yang lainnya berada.


Mereka pun saling bertatapan penuh dengan kemarahan.


"SIAPAKAN PASUKAN, KITA AKAN MEMBUNUH MEREKA SEMUA!" Satoshi yang sangat marah.


"Baik tuan." Dengar segera rapat itu pun bubar dan mereka langsung menyiapkan pasukan mereka.


"Apa yang di lantai atas di kaca itu adalah pemimpin keluarga Kobayasi Satoshi?" Tanya Defa.


"Ya kau benar dia memiliki wajah yang sangat menyebalkan bukan." Ucap Laura.


"Kau benar Laura dia terlihat sangat menyebalkan sangat cocok untuk di bunuh." Ucap Defa.


"Entah kenapa aku sangat muak melihat wajah Satoshi." Ucap Oktav.


"Kami setuju dengan Oktav." Balas yang lainnya.


Mereka di dalam hati dan pikiran nya di selimuti oleh kebencian. Mereka benar-benar ingin membunuh seluruh keluarga Kobayasi sampai akar-akarnya.


"Kalian semua jangan sampai lengah, ingatlah tujuan kita ke sini, kita akan membunuh seluruh keluarga Kobayasi, dengan begitu lima teman kita akan tenang di alam sana."


"SIAP TUAN." Jawab mereka semua.


Mereka semua pun sekarang di hadang oleh banyak nya musuh dari depan belakang samping, dari segala arah yang ada.


Tapi dengan mudahnya Kefa dan yang lainnya menembus pertahanan keluarga Kobayasi.


Mereka semua memang sosok-sosok yang sangat mengerikan.


Pasukan Kefa di sini terlihat sangat berkualitas, mereka jauh lebih kuat dari pada pasukan yang di miliki oleh keluarga Kobayasi.


Terutama pasukan Eight Of Glory, mereka benar-benar sangat kuat dan sangat terampil.


Kefa, Laura dan para pemimpin yang lainnya.


Mereka di sini langsung ikut dalam pertempuran, mereka di sini berusaha untuk masuk ke gedung tempat di mana Satoshi dan para orang penting di keluarga Kobayasi berkumpul.


Kefa dan Laura seperti biasa, mereka tidak perlu melakukan apapun, mereka berdua di lindungi langsung oleh Defa dan yang lainnya.


Defa dan yang lainnya membunuh musuh seperti membunuh seekor semut sangat mudah.


Skill menembak mereka juga sudah berada di atas-atas.


Kefa sekarang paham kenapa mereka semua sampai bisa menguasai jawa barat.

__ADS_1


Ternyata kemampuan mereka semua sudah di atas rata-rata dan kemampuan mereka semua sudah bisa di bilang setara dengan para pasukan generasi kedua atau bahkan bisa lebih kuat.


Dengan mudahnya mereka semua para pemimpin yang ada di organisasi Kefa, semuanya masuk ke dalam gedung yang sangat besar itu.


Di dalam gedung tentu saja terdapat banyak musuh, tapi musuh yang mereka hadapi hanyalah keroco, setiap kali musuh muncul Defa dan yang lainnya dengan sigap langsung menembak mati musuh itu.


Mereka hanya berjalan dengan santai, tapi mereka telah membunuh ratusan musuh dengan waktu yang tergolong singkat.


"Satoshi, mereka sudah masuk ke dalam gedung ini." Ucap Asura dengan nada kebencian.


Mereka para generasi kedua dari keluarga Kobayasi sangat benci terhadap Kefa dan yang lainnya.


"Sepertinya 8 orang itu adalah orang baru, aku tidak pernah melihat mereka sebelumnya, tapi keterampilan mereka sangat hebat, mereka siapa? Di tambah mereka berjalan bersama dengan 10 kursi penguasa." Asusi yang keheranan.


"Aku tidak peduli pada hal itu, kalian bunuh saja mereka semua, dan untuk masalah Kefa serahkan padaku, kalian tidak perlu banyak berpikir lakukan saja apa yang kalian ingin lakukan." Ucap Satoshi.


"Aku akan menunggu di sini, jika keadaan nya sudah sangat genting, baru aku akan turun tangan, tapi aku yakin pada kalian semua, kalian pasti bisa menghabisi mereka semua."


"Tenang saja kami pasti akan menghabisi para bajingan itu!!!!!!!" Saudara-saudara Satoshi yang terlihat sangat kesal.


Akhirnya karena pertahanan mereka semua sudah di tembus dengan mudah, mereka pun akan turun tangan, mereka akan menunggu Kefa dan yang lainnya di lantai 9.


Para generasi kedua dari keluarga Kobayasi, mereka tidak akan berpecah belah, mereka tau musuh yang di hadapi mereka sangtlah kuat, oleh karena itu mereka akan menyatukan kekuatan mereka dengan menunggu mereka di lantai 9.


Sedangkan lantai-lantai bawahnya hanya di isi oleh orang-orang penting seperti kepala keluarga dari anak cucu, keluarga Kobayasi.


Tapi kekuatan mereka juga hampir setara dengan para generasi kedua.


Dan mereka juga memiliki kepercayaan diri, mereka bisa menghabisi Kefa.


Perang terjadi di luar dan di dalam.


Satoshi dan yang lainnya juga sudah meminta bantuan pada pasukan mereka yang berada di dekat markas pusat.


Dan sebentar lagi mereka akan sampai.


Pasukan Kefa mau tidak mau harus menghabisi pasukan di luar, dan menguasai daerah luar, setelah menguasai daerah luar, mereka harus mempertahankan daerah luar, agar musuh tidak masuk ke dalam markas besar keluarga Kobayasi.


Sedangkan tugas Kefa dan 18 orang bawahan utamanya, mereka harus cepat-cepat memotong kepala Satoshi, karena hanya itulah satu-satunya cara agar perang ini cepat selesai.


Tapi dari tadi mereka 19 orang yang menerobos masuk, di setiap jalan tidak menemukan masalah yang berarti.


Mereka semua dapat dengan mudah melewati setiap jalan di sana, musuh memang sangat banyak, tapi itu tidak berpengaruh dan tidak membuat gentar mereka bersembilan belas.


Bahkan musuh saja sampai ketakutan.


Bahkan beberapa musuh mereka saking ketakutan nya justru sembunyi dan tidak ingin keluar dari persembunyian mereka.

__ADS_1


Mereka telah melihat kengerian dari 19 orang musuh mereka itu.


Sekarang tidak ada orang yang menghalangi jalan mereka menuju lantai 2.


__ADS_2