Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 177 Datangnya Eight Of Glory


__ADS_3

Kefa dan Laura sekarang berada di apartemen mereka.


Mereka berdua sepanjang jalan tidak berbicara sama sekali, mereka berdua masih tidak percaya bahwa teman-teman mereka terbunuh.


Mereka berdua beristirahat di ruang tengah dengan tatapan yang kosong.


Kefa di sini tiba-tiba saja terpikirkan dengan keluarga Kobayasi.


Kefa mengingat semua kekejian dari keluarga Kobayasi, Kefa pun menjadi sangat marah, dan rasanya dia ingin membalaskan dendam nya sekarang juga.


Kefa benar-benar sangat marah, ia seperti tidak dapat mengendalikan emosinya.


Kefa yang tengah duduk itu tiba-tiba saja berdiri dengan tatapan kebencian, Laura menyadari hal itu.


"Kefa kamu mau kemana?""


"Aku akan menyelesaikan semuanya sendirian." Jawab Kefa dengan dingin.


"Apa maksudmu itu Kefa?"


"Aku akan membunuh para bajingan itu sekarang"


"Hah? Apa? Kefa kumohon jangan melakukan itu."


"TAPI LAURA MEREKA TELAH MEMBUNUH TEMAN-TEMANKU."


"Iya aku tau tapi jangan ambil keputusan di saat kamu sedang di kuasai oleh emosi, tenanglah Kefa."


"Aku tidak bisa tenang!! para bajingan itu harus di bunuh jika tidak mereka aka-"


Laura di sini yang langsung memeluk Kefa dengan erat.


"Aku mohon kepadamu jangan lakukan semuanya sendirian, aku juga takut kehilangan mu, aku mohon jangan pergi tetaplah di sini, dan kita selesaikan semua masalahnya." Laura sambil menangis.


Karena ia takut jika sampai Kefa pergi sekarang ke keluarga Kobayasi dan membalas dendam.


Laura mengetahui Kefa sangat kuat tapi tetap saja Laura sangat khawatir kalau dia pergi ke keluarga Kobayasi sendirian dan melawan mereka semua.


Laura takut terjadi sesuatu pada Kefa, Laura bukan berarti tidak ingin membalas dendam, dia malahan sangat sangat ingin membalas dendam karena teman terbaiknya telah di bunuh oleh keluarga Kobayasi.


Tapi Laura tau jika dia mengikuti emosinya semuanya tidak akan berjalan sesuai rencana yang ada semuanya akan hancur.


Laura dia tidak ingin juga Kefa sampai seperti itu, oleh karena itulah Laura mencoba menangkan Kefa, Laura tau bahwa hal ini sangatlah sulit bagi Kefa, tapi mau bagaimana lagi semuanya sudah terjadi, apa yang telah terjadi tidak bisa terulang kembali.


Kefa yang di peluk oleh Laura, emosinya mereda dan langsung terdiam.


"Maafkan aku......" Kefa yang sedang despresi, Kefa di sini memeluk Laura juga dengan erat.


Mereka berdua mencoba untuk menenangkan diri.


Kefa di sini mengerti kenapa Laura memeluk dirinya, Laura sangat peduli terhadap Kefa, ia tidak ingin terjadi sesuatu pada Kefa.


Laura sekarang sedang sangat sedih, ia tidak mau tambah sedih, jika terjadi sesuatu pada Kefa tentu saja Laura akan tambah sedih. Oleh karena itulah Laura memohon kepada Kefa untuk tetap tenang.

__ADS_1


Akhirnya mereka berdua pun sedikit tenang, dan mereka berdua mengobrol sebentar.


Pada intinya obrolan mereka, mereka akan membalas dendam terhadap apa yang telah di lakukan oleh keluarga Kobayasi.


Mereka tidak akan pernah melepaskan keluarga Kobayasi begitu saja, mereka berdua pastinya akan membalas dendam tidak peduli apapun yang terjadi nantinya.


Tidak peduli jika sekalipun orang yang menghalangi mereka adalah orang terkuat di Jepang, mereka masih tetap akan membunuh keluarga Kobayasi.


Kali ini Kefa dan Laura sangat marah terhadap keluarga Kobayasi.


***


"Defa ini aku Laura."


"Laura? Ohh apa kau sudah kembali dari pelatihan? Kau pasti ingin bertanya tentang Kefa dimana kan? Kalau kau bertanya tentang hal itu aku tidak mengetahuinya sama sekali."


"Tidak tentang Kefa dari setahun lalu juga aku sudah menemukan keberadaan nya dimana, bahkan sampai sekarang aku tinggal bersama nya."


"APA!!!!!!!!" Defa yang sangat terkejut.


"Maaf tidak memberitahu kan kalian semua, sebenarnya aku sudah beres latihan 1 tahun yang lalu, sebenarnya belum beres tapi aku mendapatkan cuti lama saja, dan setelah itu aku kembali ke Indonesia kemudian mengunjungi orang tua Kefa, dan bertanya tentang Kefa, kemudian aku di beritahu kalau Kefa tinggal dimana dan apa yang sedang dia lakukan."


"Begitu yah jadi sekarang kau sedang bersama dengan Kefa?"


"Iya kurang lebih begitu, maaf aku tidak memberitahukan pada kalian, ya karena mau bagaimana pun juga ini seperti sebuah rahasia, aku tidak boleh mengungkapkan nya begitu saja."


"Aku paham."


"Kalau begitu kenapa kau menelpon ku pasti ada sesuatu kan, kau tidak mungkin hanya bercerita itu saja kan."


Laura juga bercerita Kefa sekarang sedang despresi dan bersedih.


Mendengar semua cerita itu Defa pun menjadi sangat marah dan kesal terhadap keluarga Kobayasi.


"Jadi kurang lebih Defa, aku membutuhkan kalian semua untuk membalas dendam pada keluarga Kobayasi."


"Aku rasa kami semua yang ada di sini kurang cukup jika melawan keluarga Kobayasi, belum juga takutnya mereka di bantu oleh keluarga besar lainnya."


"Jadi kami membutuhkan kalian semua, kalian semua datanglah, aku akan memberikan alamat dan yang lainnya jika kalian datang aku yakin Kefa akan senang."


"Aku mengerti, tenang saja Laura kami akan segera datang ke sana, kami pastinya akan membantu tuan Kefa." Defa dengan nada serius.


"Baiklah aku dan Kefa menunggu kalian semua di Jepang."


"Ya tunggulah kami, kami akan segera kesana."


Setelah Laura memberikan alamat telfon pun di tutup.


"Berani sekali para bajingan di Jepang sampai-sampai membuat tuan Kefa despresi seperti itu, akan aku pastikan mereka semua akan menyesal."


Defa pun di sini menelpon anggota lainnya dari Eight Of Glory.


"Kalian semua berkumpullah di tempat seperti biasa hari ini di jam ini juga, ada hal penting yang ingin aku bicarakan dengan kalian semua, ini berhubungan dengan tuan Kefa."

__ADS_1


Mendengar nama Kefa, di situ mereka semua langsung merubah raut wajahnya menjadi serius.


Mereka yang sedang sibuk itu langsung meng iyakan mereka semua langsung setuju untuk berkumpul.


Untuk Kefa mereka tidak akan pernah memiliki alasan apapun, karena bagaimana pun Kefa adalah pemimpin absolut dari Eight Of Glory.


Singkatnya mereka semua pun berkumpul para pemimpin dari Eight Of Glory masihlah sama tidak ada yang berubah, mereka tidak lain dan tidak bukan Defa, Robert, Bima, Paskal, Iso, Revan, Egi, Oktav.


Mereka berdelapan dari dulu sampai sekarang tidak ada yang tergantikan, itu semua karena mereka semakin hari semakin bertambah kuat.


Bahkan mereka di jawa barat tidak ada orang yang bisa mengalahkan mereka berdelapan.


Mereka berdelapan adalah sesosok monster dari jawab barat.


Mereka adalah orang-orang yang sangat mengerikan, tidak ada yang berani melawan mereka.


Mereka adalah penguasa provinsi jawa barat, tidak ada yang berani mengusik kekuasaan mereka bahkan sekalipun salah satu anggota dari keluarga Deluxe.


Itu semua karena mereka berdelapan sangatlah kuat.


Eight Of Glory sendiri semenjak di tinggalkan oleh Kefa, reputasi mereka justru semakin bagus bukannya menurun.


Organisasi yang Kefa bentuk itu benar-benar sangat mengerikan, teratur dan tidak ada penghianat sama sekali.


Mereka juga tetap menghormati pendiri utama Eight Of Glory yang tidak lain adalah Kefa.


Mereka sangat mengagungkan Kefa, karena bagaimana pun juga organisasi itu bisa maju karena Kefa.


Kefa adalah orang yang paling di hormati di jawa barat, dan menjadi orang yang sangat terkenal di sana, karena dia merupakan pemimpin absolut alias tidak akan pernah bisa di gantikan oleh siapapun.


"Ada masalah apa tentang bos Kefa, Defa?" Tanya Robert dengan wajah yang sangat serius, mereka semua jika masalah tentang Kefa pasti akan sangat serius.


"Ada berita sedih yang datang dari Kefa." Ucap Defa yang membuat mereka semua terkejut.


"A-APA!!! TUAN KEFA SUDAH BISA DI HUBUNGI SEKARANG?"


"Bukan tuan Kefa sebenarnya yang memberitahu tentang berita sedih ini, tapi Laura pacarnya Kefa......." Defa pun di sini mulai bercerita tentang Kefa, Laura dan masalah yang ada di sana.


Reaksi mereka tidak berbeda jauh dengan Defa, mereka semua sangat marah dan kesal.


Mereka bahkan mengutuk keluarga Kobayasi, karena telah membuat tuan mereka seperti itu.


"Oleh karena itulah kita semua akan pergi ke Jepang, tuan Kefa bilang bahwa dia membutuhkan bantuan Kefa."


"Aku sekarang mengerti dengan apa yang di katakan tuan Kefa 2 tahun lalu, "Aku pasti membutuhkan bantuan dari kalian, di saat itu tiba aku akan menghubungi kalian dan tolong bantulah aku." Kemungkinan yang di maksud tuan Kefa adalah hari ini." Ucap Bima.


Mereka semua pun setuju, mereka semua sekarang mengerti, pada awalnya mereka kebingungan karena Kefa berkata seperti itu, karena bagaimana pun juga Kefa adalah mahluk yang tidak normal tidak mungkin dia memerlukan bantuan dari mereka, tapi sekarang mereka semua mengerti dan menarik pikiran mereka waktu itu.


Mereka semua pun setuju akan pergi ke Jepang dan membantu Kefa.


Mereka pun berencana pergi di jam 12 malam, sedangkan sekarang baru jam 10 malam.


Mereka memerlukan beberapa persiapan terlebih dahulu.

__ADS_1


"Jepang kami datang." Ucap Defa dan yang lainnya.


__ADS_2