Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 102 - Ling Ye


__ADS_3

PPFC 102 - Ling Ye


Ling Shan membawa Fei Chen kedalam kediaman keluarga Ling tepatnya bangunan yang memiliki lima lantai itu. Bangunan milik Istana Mawar Biru yang merupakan markas utama mereka di Ibukota Jiayang.


Kedatangan Ling Shan disambut hangat para pelayan termasuk seorang gadis yang kini telah menginjak usia dua puluh satu tahun. Gadis itu tidak lain adalah Ling Ye.


Kesan pertama Ling Ye saat melihat Fei Chen adalah terpana. Paras Fei Chen banyak mengalami perubahan, dahulu dimatanya pemuda tampan ini hanyalah bocah namun sekarang Fei Chen hadir dengan penampilan yang membuat Ling Ye terpesona.


“Kakak Shan, apa benar dia Fei Chen dari Lembah Pedang?” Ling Ye bertanya untuk memastikan.


Ling Shan menjelaskan kepada Ling Ye jika pemuda dihadapannya adalah Fei Chen. Setelah mendengar penjelasan Ling Shan, seketika Ling Ye terdiam.


“Kurang lebih aku mengerti alasan Kakak Shan mengajaknya kemari...” Ling Ye merubah ekspresi wajahnya menjadi serius.


“Ikut aku. Kita bicara didalam.” Ling Ye mengajak Fei Chen memasuki sebuah ruangan pribadinya.


Banyak pelayan dan pembeli saling berbisik melihat Fei Chen. Kebanyakan dari mereka mengira Fei Chen adalah kekasih Ling Ye.


“Bukankah Nona Muda Ling telah bertunangan dengan Pangeran Fuchu?”

__ADS_1


“Ini akan menjadi berita besar jika Nona Muda Ling berselingkuh dibelakang Pangeran Fuchu.”


“Tetapi harus kuakui paras pemuda itu lebih tampan dan gagah dari Pangeran Fuchu.”


Mendengar bisikan para pelayan membuat Fei Chen bertanya pada Ling Ye yang merasa risih.


“Apa yang sebenarnya terjadi disini? Sepertinya kedatanganku menjadi pengganggu.”


Ling Ye tertawa lirih mendengar ucapan Fei Chen.


“Abaikan saja. Tetapi perkataan mereka membuatku berpikir tentang sebuah ide untuk mengakhiri hubungan sepihak dari pria menyebalkan itu.” Ling Ye tersenyum penuh siasat dan membuat Fei Chen langsung waspada.


‘Berselingkuh boleh juga... Tidak, aku akan bersandiwara dengan menggunakan pria ini sebagai bonekaku.’ Ling Ye melirik Fei Chen tajam dan tersenyum.


Akhirnya Ling Ye dan Fei Chen berada di ruangan pribadi Direktur Istana Mawar Biru tersebut.


“Aku serahkan padamu Ye‘er. Aku memiliki hal yang ingin ku bahas dengannya setelah kalian selesai.” Ling Shan keluar ruangan setelah berkata demikian, sedangkan Ling Ye hanya menganggukkan kepalanya.


“Duduklah.” Ling Ye mempersilahkan Fei Chen untuk duduk.

__ADS_1


Fei Chen duduk dengan tenang dan menatap serius Ling Ye.


“Kau ingin mengetahui kabar tentang Jia Li bukan?” Ling Ye melemparkan pertanyaan dan Fei Chen mengangguk.


“Setelah kabar tentang kematianmu, Lembah Pedang bisa dikatakan binasa...” Ling Ye mulai menceritakan tentang perang besar antara Lentera Iblis Tunggal melawan Lembah Pedang dan keterlibatan Sekte Seribu Pedang dalam penculikan Jia Li dan Hong Zi Ran.


Mengetahui nasib Lembah Pedang yang tragis membuat mata Fei Chen memerah dipenuhi kemarahan, terlebih saat mengetahui nasib Jia Li yang disandera.


“Identitas Jia Li telah ku konfirmasi jika dia adalah Tuan Putri Jia yang sebenarnya. Jia Li adalah anak dari Jia Song dan Jia Minyue.”


Perkataan Ling Ye kali ini membuat Fei Chen terkejut. Tebakannya selama ini tidak salah. Kemarahannya juga mereda saat Ling Ye menjelaskan kondisi Jia Li yang baik-baik saja.


“Kami dari Istana Mawar Biru telah melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan Jia Li. Mmmmm... Mungkin aku harus memanggil Lili dengan sebutan Tuan Putri.”


Ling Ye tertawa lirih sambil menutupi mulutnya dengan telapak tangan. Fei Chen bernafas lega mengetahui kondisi Jia Li baik-baik saja. Memang awalnya Fei Chen menganggap Jia Li sebagai orang asing namun secara tidak sadar Jia Li telah menjadi bagian hidupnya.


“Aku akan menjelaskan situasi yang terjadi di Benua Tujuh Bintang terutama Kekaisaran Yin dan Kekaisaran Ma. Jadi dengarkan baik-baik...”


Kembali Ling Ye memasang ekspresi serius begitu juga dengan Fei Chen. Selepas itu Ling Ye memberitahu semua yang ingin Fei Chen ketahui.

__ADS_1


__ADS_2