Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 64 - Lembah Binatang Buas


__ADS_3

PPFC 64 - Lembah Binatang Buas


Kondisi Kekaisaran Chu sangat memprihatinkan mengingat hampir tujuh puluh persen penduduknya dibantai habis oleh sosok malapetaka bernama Sun Yelong atau dikenal sebagai Raja Naga Iblis.


Saat ini Fei Chen berada dipunggung Elang Halilintar bersama tiga wanita yang merupakan Tetua Istana Bunga Persik.


“Ini sangat mengerikan. Kita sudah tujuh hari memeriksa dan menguburkan ratusan bahkan sampai seribu jenazah orang tidak bersalah...” Ucap seorang wanita dewasa berumur tiga puluh tahun bernama Zhang Xue dan menjabat sebagai salah satu Tetua Istana Bunga Persik.


“Jadi tujuan kita selanjutnya kemana? Yang lain telah berkumpul kembali di Ibukota Chudian. Tidak ada lagi tempat yang tersisa di negeri ini, kejadian ini membuat mataku terbuka lebar.”


Fei Chen merasa tersentuh melihat kejadian mengerikan ini. Menurutnya pembantaian yang terjadi pada keluarga Fei masihlah hal kecil dibandingkan pemusnahan massal satu Kekaisaran.


“Satu tempat yang belum kita kunjungi...” Wanita dewasa berumur tiga puluh lima tahun bernama Qiao Mi yang menjabat sebagai Matriark Istana Bunga Persik berkata, “Lembah Binatang Buas.”


“Ketua Qiao! Kau sedang tidak bercanda bukan?” Zhang Xue terlihat tidak percaya dengan ucapan Qiao Mi.


“Ketua Qiao tenangkan dirimu jangan termakan amarah.” Wanita yang sebaya dengan Zhang Xue memberi nasihat. Wanita bernama Xi Taohua ini bisa melihat Qiao Mi masih tidak menerima dengan pembantaian massal yang juga berimbas pada Istana Bunga Persik.


“Perkataan Saudari Xi benar, Ketua Qiao. Kita tidak boleh gegabah. Bagaimanapun juga Lembah Binatang Buas adalah markas Jalan Naga Hitam.” Zhang Xue menanggapi.

__ADS_1


“Senior Qiao, apa kau siap untuk kehilangan nyawamu?” Fei Chen melirik Qiao Mi yang berdiri di belakangnya.


Setelah melakukan perjalanan bersama selama tujuh hari baru detik ini Fei Chen berbicara kepada Qiao Mi.


“Apa maksudmu?” Qiao Mi menaikan alisnya mendengar pertanyaan dan Fei Chen.


“Jalan Naga Hitam adalah dalang dari kekacauan ini. Aku bersedia membantumu membalaskan dendam, tetapi aku tidak menjamin keselamatanmu.” Fei Chen berkata dengan nada dingin dan membuat Qiao Mi merasa diremehkan.


“Aku tidak terlalu lemah untuk dirimu lindungi.” Qiao Mi sudah diselimuti amarah dan penyesalan karena banyak anggota Istana Bunga Persik mati dibawah kepemimpinannya.


“Ini semua kesalahanku. Membunuh nyawa tak bersalah tidak akan membangkitkan Pedang Sembilan Petir.” Qiao Mi mengepalkan kedua tangannya erat dengan sorot mata tajam membara.


Kedua mata Zhang Xue melebar dan ekspresi wajahnya terlihat kesal, namun wanita dewasa itu mengikuti perintah Fei Chen.


‘Pedang Sembilan Petir, akan kupastikan diriku yang mendapatkan pusaka itu.’ Fei Chen memegang teguh janjinya pada Dewa Naga dan Raja Neraka untuk mencari Sembilan Pusaka Dewa dan menghentikan Sembilan Kekacauan Surgawi.


Tujuan Fei Chen selanjutnya adalah Lembah Binatang Buas yang merupakan markas utama Jalan Naga Hitam.


Menurut Qiao Mi, ada tiga pendekar yang harus diwaspadai di Lembah Binatang Buas. Tiga nama pendekar itu adalah Chi Gui, Xiong Fan dan Gang Qin.

__ADS_1


____


Lembah Binatang Buas adalah sebuah lembah yang dihuni Binatang Iblis. Selain menjadi markas utama Jalan Naga Hitam, Lembah Binatang Buas merupakan tempat yang jauh dari permukiman penduduk.


Sejauh mata memandang Lembah Binatang Buas merupakan tempat yang indah namun keindahan itu hanyalah kepalsuan belaka. Didalam Lembah Binatang Buas hukum rimba terjadi dimana yang kuat berkuasa dan yang lemah ditakdirkan ditindas sampai mati.


Setelah berhasil melakukan pembantaian massal yang mengorbankan hampir sejuta nyawa tak bersalah, Raja Naga Iblis pergi meninggalkan Kekaisaran Chu dan menuju Benua Tujuh Bintang.


Sun Yelong atau dikenal sebagai Raja Naga Iblis meninggalkan dua anggotanya di Lembah Binatang Buas untuk membinasakan seluruh penduduk Kekaisaran Chu yang tersisa.


Ditengah suasana pesta meriah yang dilakukan pendekar Jalan Naga Hitam setelah berhasil menjalankan rencana yang diperintahkan Sun Yelong, mereka semua tidak menyadari ada Elang Halilintar yang terbang diatas mereka semua.


***


Catatan :


Mulai besok update sehari per chapter ya, mengingat kesibukan author di dunia nyata. Tanggal 1 Januari nanti akan ada crazy up spesial tahun baru. Rencana author akan update sekitar 20 chapter lebih, jadi mohon dukungannya yang sudah baca sampai sejauh ini baik likenya, komentar ataupun vote poin/koinnya agar author lebih semangat untuk menulis.


Sekian, Sam Ilfar

__ADS_1


__ADS_2