Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 321 - Monster Penghisap Darah


__ADS_3

PPFC 321 - Monster Penghisap Darah


“Apa yang terjadi pada kalian?” Fei Chen kebingungan saat melihat suara erangan orang-orang disekitarnya.


Fei Chen bisa merasakan hawa membunuh dari orang-orang disekitarnya. Mengingat tidak ada kejanggalan yang terjadi Fei Chen mundur saat beberapa orang mengeram dan mendekatinya. Mulut mereka terbuka lebar dan seringai tajam menunjukkan taring mereka memanjang.


“Yue‘er, apa yang terjadi?!” Fei Chen bertanya dan merasa Mao Ruyue mengetahui jawabannya.


Melalui telepati Fei Chen mendengar suara perempuan yang menguap dan tak lama suara khas Mao Ruyue terdengar dan tercekat beberapa detik kemudian.


‘Chen‘gege... Aku sama sekali tidak merasakan Hawa Iblis-’


Fei Chen mengerutkan keningnya karena mengetahui Mao Ruyue tidak melanjutkan perkataannya.


“Apa yang terjadi?”


‘Monster Penghisap Darah... Mereka tidak akan bisa kembali menjadi manusia. Satu-satunya cara menghentikan penyebarannya Monster Penghisap Darah hanya dengan membunuh mereka. Chen‘gege, pemuda sebaya denganmu yang kau curigai adalah salah satu Raja Iblis Agung...’ Mao Ruyue menjelaskan dan mengatakan kepada Fei Chen alasan mengapa dirinya tidak melangkah penjelasannya.


Mao Ruyue menjelaskan kepada Fei Chen bahwa dirinya merasakan Hawa Iblis Sejati dari luar bangunan.


“Xiao Gang?” Fei Chen mengepalkan tangannya dan tersenyum dingin.


Dia menatap semua orang-orang yang menjadi budak sudah berubah sepenuhnya menjadi Monster Penghisap Darah. Tubuh mereka berwarna merah dan rambutnya memutih. Kuku-kukunya memanjang begitu juga dengan gigi taringnya.


Tak lama Fei Chen mendapatkan serangan dari Lu Benhen dan Cio Hen yang merupakan dua pria paruh baya paling akrab dengannya semasa dirinya menyamar menjadi budak.


“Kalian berdua! Berhenti!” Fei Chen tidak berniat melawan saat Cio Hen menerjangnya.


‘Percuma saja, Chen‘gege. Mereka sudah kehilangan akal sehat. Mereka bukan lagi manusia.’ Mao Ruyue memberitahu Fei Chen dan membuat pemuda itu berdecak kesal.

__ADS_1


“Apa yang aku lewatkan sampai aku tidak merasakan Hawa keberadaan Iblis dari Xiao Gang?!” Fei Chen mendorong tubuh Lu Benhei yang mencoba mencakar perutnya.


Fei Chen berdiri dan melihat puluhan orang yang berubah menjadi Monster Penghisap Darah menerjang tubuhnya secara beramai-ramai. Perut Fei Chen terkena tendangan telak oleh Cio Hen.


Fei Chen memejamkan matanya saat hantaman kuat dari orang-orang yang berubah menjadi Monster Penghisap Darah menerjang badannya.


Dugggg!!!


Tubuh Fei Chen menghantam dinding dan membuat dinding itu hancur. Keributan didalam bangunan memancing perhatian Uzui dan Tenkai yang tengah berjaga.


Keduanya menatap Fei Chen yang dikerumuni makhluk dengan sekujur tubuh berwarna merah. Kejadian selanjutnya mereka melihat Fei Chen berdiri dan menerima hantaman demi hantaman yang dilepaskan oleh segerombol Monster Penghisap Darah.


‘Paman Cio, Paman Lu, kalian benar-benar sudah tidak berada disana bukan?’ Fei Chen membatin dan memusatkan aura pada kedua tangannya.


Lalu Fei Chen bertindak seperti biasanya. Dia membuang perasaannya dan mengotori tangannya. Saat Pedang Raja Neraka keluar dari telapak tangannya, Fei Chen mengotori tangannya dengan membunuh semua Minster Penghisap Darah.


Hujan darah di Pelabuhan Hizen terjadi dalam sekejap saat Fei Chen menghabisi semua nyawa Monster Penghisap Darah.


“Yang Mulia, kenapa anda membubuh mereka semua?” Xiao Gang dengan sopan bertanya.


Fei Chen menatapnya dingin dan berkata, “Tunjukkan dirimu yang sebenarnya! Sandiwaranya berakhir, Xiao Gang!”


Fei Chen memotong kepala serta kedua tangan Xiao Gang dengan cepat. Kejadian ini membuat para penduduk yang sedang mengobrol dengan Xiao Gang ketakutan.


“Semua serangga lemah yang telah meminum teh hangat buatanku akan menjadi Monster Penghisap Darah. Itulah takdir yang telah ditentukan Dewa pada orang-orang lemah.”


Fei Chen menatap kepala Xiao Gang yang terjatuh di tanah dengan mulut yang masih berbicara. Tak lama badan Xiao Gang mengeluarkan darah yang menyatukan kembali kepala dan kedua tangannya.


“Kau sudah berkembang hebat, Raja Neraka. Aku kemari hanya untuk bersenang-senang. Aku tidak akan mengganggu pertempuranmu dengan Sun Yelong.” Xiao Gang berkata dengan suara sinis sebelum berdiri dihadapan Fei Chen.

__ADS_1


“Kau...” Fei Chen menatap dingin Xiao Gang yang tersenyum menyeringai.


“Aku Xiao Ho Chi.” Identitas Xiao Gang terbongkar dan membuat tubuh Fei Chen bergetar saat merasakan Energi Iblis yang sangat besar dari tubuh Xiao Ho Chi.


“Xiao Ho Chi...” Fei Chen mengingat perkataan Su Xiulan dengan San Zhu lalu akhirnya dia mengetahui bahwa pria dihadapannya adalah dalang dari pembantaian pada keluarga San Zhu.


Uzui dan Tenkai tidak dapat berkata apapun saat mengetahui identitas Xiao Gang. Selain terkejut dengan identitas Xiao Gang yang sebenarnya, mereka tidak pernah menyangka budak bernama Chen adalah Fei Chen sang Raja Neraka dan merupakan seorang Kaisar Ma.


“Tidak perlu menatapku seperti itu. Ini pertama kalinya kita bertemu bukan?” Xiao Ho Chi tersenyum lebar dan tidak menghindar saat Fei Chen memotong tubuhnya menjadi dua bagian.


Kembali kedua tubuh Xiao Ho Chi menyatu karena teknik darahnya. Hal ini membuat Fei Chen memotong bagian tubuh Xiao Ho Chi tanpa henti namun tetap saja setelah terpotong tubuh Xiao Ho Chi dapat menyatu kembali layaknya makhluk abadi.


“Percuma saja. Setiap Raja Iblis memiliki kemampuan unik masing-masing. Api hitammu merupakan sesuatu yang berbahaya dan teknik darahku juga demikian.” Xiao Ho Chi justru mengajak Fei Chen berbicara tanpa menunjukkan ekspresi takut sedikitpun.


“Apa sebaiknya kita mengobrol? Aku rasa kita bisa akrab Yang Mulia-”


Fei Chen langsung memotong kepala Xiao Ho Chi dan melepaskan Energi Iblis dalam jumlah besar. Hal ini membuat kepala Xiao Ho Chi yang menggelinding menunjukkan ekspresi lain.


“Kau terlalu tidak sabaran.”


“Jangan bercanda! Kau telah membuat mereka seperti itu dan kau sama sekali tidak menunjukkan perasaan bersalah!” Fei Chen memotong seluruh tubuh Xiao Ho Chi menjadi bagian kecil.


Sama seperti sebelumnya tubuh-tubuh yang telah menjadi bagian kecil itu menyatu karena teknik darahnya.


“Baiklah, kau ingin aku tidak bercanda ya?” Xiao Ho Chi membunyikan lehernya lalu menghembuskan nafas dari dalam mulutnya.


Fei Chen langsung mengayunkan pedangnya saat mengetahui hembusan nafas Xiao Ho Chi dipenuhi Hawa Iblis Sejati.


“Kau dapat melihatnya?” Xiao Ho Chi tersenyum lebar bersamaan dengan angin tajam yang dipotong Fei Chen dan menabrak bangunan.

__ADS_1


Bangunan sekitar mereka berdua terbelah dan hancur. Fei Chen dan Xiao Ho Chi saling menatap tajam satu sama lain sebelum keduanya menghilang dan sudah bertarung diatas permukaan laut.


__ADS_2