
PPFC 238 - Rencana Berbeda
“Chen‘er apa kau sedang mengigau? Kau berteriak memanggil Kucing Manis dan Pedang Gila...”
Mata Fei Chen berair dan menemukan Song Na yang bersuara lembut menyadarkan dirinya. Sementara di dekat Song Na terlihat Hong Zi Ran yang menatapnya khawatir.
“Maaf Bibi Song, aku hanya memimpikan masa lalu...” jawab Fei Chen sendu.
Lalu pemuda itu menyeka matanya yang berair dan memanggil Phoenix Es sebelum melanjutkan perjalanan menuju Ibukota Huayin.
Fei Chen tersenyum kecut saat melihat Hong Zi Ran menjaga jarak. Dia memberikan ruang kepada Hong Zi Ran untuk menenangkan diri. Dengan adanya Song Na akhirnya Hong Zi Ran dapat mengobrol dengan wanita seusianya.
____
Ibukota Huayin, Kekaisaran Yin.
Berita kematian Song Bei dan Song Kang menjadi pukulan telak untuk Kekaisaran Yin, situasi semakin memburuk saat Menteri Song Zhein menuduh Guan Ai dan Min Yi yang merupakan mantan istri dari Guan Han dan Yin Duan.
__ADS_1
Para pejabat pemerintahan yang disuap Menteri Song Zhein mendukung hal ini. Guan Ai dikabarkan mati ditangan Bandit Mawar Berduri. Sedangkan Min Yi harus menerima kenyataan pahit saat ruang pengadilan istana menjatuhi dirinya hukuman mati.
Menteri Song Zhein belum mengetahui apapun mengenai apa yang terjadi pada Guan Ai dan Ji Xiuha. Walaupun Ibukota Huayin telah disusupi Organisasi Sakura Darah dan rencananya berhasil, namun Menteri Song Zhein tidak mengetahui apa yang akan Fei Chen rencanakan pada dirinya.
Dikediaman Menteri Song Zhein terlihat ada dua orang shinobi yang memiliki kemampuan setara dengan Pendekar Langit Tahap Awal. Dua shinobi itu merupakan anggota elit yang dimiliki Abashiri.
“Menteri, kau menceraikan istrimu karena dia tidak mampu memuaskanmu bukankah begitu? Apa kau yakin jika bukan sebaliknya?” shinobi yang bernama Saru bertanya setelah meminum arak.
Saru terlihat telah mabuk berat bahkan mengoceh tidak jelas menghina Menteri Song Zhein.
“Kau memang gemar memainkan perasaan perempuan, tetapi kemarin malam aku bisa melihat jelas milikmu masih jauh dibawah diriku...” Saru tertawa dan membuat Menteri Song Zhein membanting guci berisi arak.
“Kau sendiri melihatnya bukan Tora?” Saru justru menyeringai lebar.
“Berhenti menghina diriku, Saru! Jangan lupa jika kalian berdua adalah bawahanku!” Menteri Song Zhein yang terlihat kesal berdiri meninggalkan Saru dan Tora.
Tak lama di dalam ruangan pribadi Menteri Song Zhein terdengar suara isakan tangis seorang pelayan. Saru dan Tora hanya menggelengkan kepalanya karena mengetahui apa yang dilakukan Menteri Song Zhein.
__ADS_1
“Rencana Menteri memang bagus karena ingin mengendalikan pemerintahan dengan menyuap para pejabat. Tetapi bukankah saatnya bagi kita menjalankan misi yang diberi Tuan Abashiri, Tora?” Saru berkata lalu menampar wajahnya.
“Aku sudah sadar. Mari kita jalankan rencana kita tanpa membuat Menteri lemah itu curiga.”
Setelah berkata demikian Saru menghilang dari kediaman Menteri Song Zhein begitu juga dengan Tora. Keduanya hendak melakukan pembunuhan terhadap beberapa pejabat yang telah mengetahui identitas mereka berdua. Selain melakukan pembunuhan, Saru dan Tora hendak menculik Guan Ling dan membunuh Yin San.
Setelah kepergian Saru dan Tora, salah satu pelayan yang menyamar di kediaman Menteri Song Zhein mengambil bukti transaksi dokumen yang dilakukan Menteri Song Zhein dengan Organisasi Sakura Darah dan Bandit Mawar Berduri.
Wanita paruh baya yang merupakan mantan istri Menteri Song Zhein mengendap-endap meninggalkan kediaman bersama seorang wanita.
“Nyonya Lu Shin Rui, apa kita akan berhasil memberikan surat ini kepada Adik Yin San? Pejabat pemerintahan Kekaisaran Yin sudah sangat busuk karena ulah mendiang suamiku dan mantan suamimu itu,” ujar seorang wanita paruh baya yang tidak lain adalah Min Yi.
“Tidak perlu khawatir Nyonya Min Yi. Aku jamin kita akan membongkar semua kebusukan keparat itu. Aku tidak akan memaafkan pengkhianatannya.” Wanita paruh baya yang disebut Lu Shin Rui dan merupakan mantan istri Menteri Song Zhein menjawab.
Sementara itu Menteri Song Zhein yang memeriksa lemari pakaiannya dikejutkan dengan menghilangnya dokumen rahasia miliknya.
Ekspresinya memburuk karena semua shinobi yang harusnya menjaga dirinya justru menghilang.
__ADS_1
“Saru, Tora! Dimana kalian berdua?!”