Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 213 - Lima Peti Surgawi


__ADS_3

PPFC 213 - Lima Peti Surgawi


Fei Chen tersenyum lebar untuk sesaat saat mengetahui bagaimana dirinya mendapatkan luka terlebih Gao Lu Ma dapat menangkis semua serangannya menggunakan tangan kosong.


‘Kemampuannya memang mengesankan! Tebasanku sama sekali tidak berguna dihadapannya!’ Fei Chen membatin dan semakin bersemangat menghadapi Gao Lu Ma.


Pemuda itu tidak peduli dengan luka di sekujur tubuhnya. Senyuman yang menghiasi wajahnya membuat Gao Lu Ma kebingungan.


“Kau menikmatinya? Apa kau masih bisa tersenyum seperti itu saat menghadapi Lima Raja Iblis Agung bocah keparat?!” Gao Lu Ma berteriak keras dan teriakannya itu seperti auman hewan buas. Sedangkan pukulannya yang mengarah pada Fei Chen dipenuhi aura berwarna merah dan hitam.


Saat Fei Chen menyambutnya tubuhnya langsung terpental jauh ratusan meter kebelakang dengan tubuh yang menghantam pepohonan dan bebatuan.


‘Cih!’ Fei Chen mendecakkan lidahnya dan langsung mengeluarkan Aura Raja Neraka saat mengetahui Gao Lu Ma mempersingkat jarak.


Kembali Gao Lu Ma melancarkan dua pukulan yang mengenai perut Fei Chen secara telak. Gao Lu Ma berniat menghabisi Fei Chen dan mengeluarkan Aura Iblis Buas namun langkahnya terhenti saat Aura Iblis Buas berbenturan langsung dengan Aura Raja Neraka.


Hanya dengan benturan kedua aura itu saja tanah yang mereka berdua pijak hancur bahkan suara gemuruh petir dilangit semakin menggelegar.


“Seperti yang diharapkan dari sosok baru! Cobalah bertahan dari seranganku ini!” Gao Lu Ma melepaskan Qi dalam berjumlah besar yang mengalir ditangan kanannya.


“Kebuasan Langit!”


Aura disekitar Gao Lu Ma berubah saat pria itu mengarahkan tangannya ke langit. Sedetik kemudian petir berwarna ungu langsung menyambar ke bawah tempat dimana Fei Chen berpijak.


Fei Chen yang menyadari hal itu langsung menggunakan Aura Zirah Naga Petir. Dengan kecepatan tinggi dia terus menghindar. Disatu sisi Fei Chen berhasil menghindari hujan petir yang mengincar dirinya, disisi lain Fei Chen kesulitan menghindari serangan Gao Lu Ma yang memanipulasi aura tubuhnya menciptakan ribuan tebasan hanya dengan ayunan tangannya.


“Teknik Pedang Langit...”


“Naga Petir Mengarungi Langit!”


Ledakan besar menggema saat Fei Chen melakukan serangan balik secara mendadak. Walaupun berhasil keluar dari situasi itu, Fei Chen kembali dipaksa dalam posisi bertahan saat Gao Lu Ma sudah berada dihadapannya.

__ADS_1


“Akan ku perlihatkan sejauh mana perbedaan kita!” ucap Gao Lu Ma sambil membuka mulutnya lebar.


Fei Chen melebar matanya saat mengetahui dirinya berada dalam jangkauan aura tubuh Gao Lu Ma.


‘Aku merasakan firasat buruk!’ Fei Chen membatin dan melapisi tubuhnya dengan Aura Raja Naga bersamaan dengan Gao Lu Ma yang berteriak.


Teriakan Gao Lu Ma sama sekali tidak terdengar namun Fei Chen merasakan keanehan dalam tubuhnya karena tiba-tiba dirinya langsung mengeluarkan darah dalam jumlah banyak dari dalam mulutnya.


“Raungan Sunyi!” Gao Lu Ma menyeringai lebar saat jurusnya berhasil membuat Fei Chen bertekuk lutut. Kembali pria tersebut mengeluarkan jurusnya.


“Kebuasan Langit!”


Tanpa ampun Gao Lu Ma membuat Fei Chen tidak berdaya dihadapannya. Hanya dalam jeda beberapa detik tubuh Fei Chen terkena sambaran ratusan petir.


“Argh!” Fei Chen meronta kesakitan dan berdiri dengan tubuh yang berasap.


Tubuh Fei Chen memang istimewa namun tetap saja efek rasa sakit tetap ada. Pertarungan ini terus didominasi oleh Gao Lu Ma walaupun keduanya telah melakukan seratus pertukaran jurus.


Berulang kali Fei Chen membalas serangan, berulang kali Gao Lu Ma menahannya. Seiring berjalannya waktu lokasi pertempuran mereka sudah hancur.


Pergerakan keduanya sulit diikuti mata dan setiap kali serangan mereka bersentuhan maka gelombang kejut berskala besar tercipta.


Akhirnya Fei Chen menggunakan satu kesempatan untuk melepaskan serangan yang mengandung Qi berjumlah besar.


“Jurus Kesembilan Pedang Raja Neraka...”


“Sembilan Cahaya Kebajikan!”


Tebasan Fei Chen ini membuat kerusakan dan kehancuran yang sangat parah dimana sembilan tebasan bercabang dari pedangnya ini membelah langit dan memotong bukit dan gunung yang masuk dalam jangkauan serangannya.


Gao Lu Ma yang sudah mengantisipasi serangan tersebut harus rela kehilangan kedua tangannya, walaupun sudah menghindar.

__ADS_1


Fei Chen berniat menghabisi nyawa Gao Lu Ma dengan memotong kepala pria tersebut, namun pedangnya berhenti bergerak saat tebasannya hampir menyentuh leher pria tersebut.


“Usaha yang cukup bagus!” Kedua tangan Gao Lu Ma beregenerasi dengan cepat dan pria itu langsung menghujani Fei Chen dengan pukulan.


“Kelabu!”


Saat Gao Lu Ma berhasil mengunci pergerakan Fei Chen, kembali pria tersebut menggunakan jurusnya yang mana itu membuat Fei Chen dihujani pukulannya yang dipenuhi Qi berjumlah besar.


“Apa hanya segini kemampuanmu?!” Gao Lu Ma merasa diatas angin karena Fei Chen tidak berkutik.


“Kerakusan Yang Terdalam!” Fei Chen justru tersenyum tipis saat Gao Lu Ma merendahkan dirinya.


Saat hendak mengarahkan pukulannya pada wajah Fei Chen, Gao Lu Ma dikejutkan dengan kedua tangannya yang putus.


“Api hitam?!” Gao Lu Ma terkejut saat melihat bilah pedang Fei Chen dipenuhi api berwarna hitam.


Belum sempat mengetahui lebih jauh, Gao Lu Ma kembali terkejut karena kedua tangannya kesulitan untuk beregenerasi.


“Jadi ini api hitam yang tidak bisa padam?” Gao Lu Ma tersenyum lebar saat melihat Fei Chen hendak melayangkan tebasan pada dirinya.


“Jurus Ketujuh Pedang Raja Neraka...”


“Iblis Cantik Malam!”


Bersamaan dengan itu tiba-tiba muncul lima peti disekitar tubuh Gao Lu Ma.


“Lima Petir Surgawi!”


Mata Fei Chen melebar saat tebasan pedangnya tersebut dibekukan Phoenix Es.


“Apa kau ingin membuat tempat persembunyianmu ini hancur?” Fei Chen tersenyum saat mengetahui dirinya ataupun Gao Lu Ma telah bertarung habis-habisan.

__ADS_1


Dibawah sama terlihat Lembah Sunyi terlah porak-poranda bahkan tempat itu sudah tidak dikenal lagi, hanya reruntuhan tanah dan pepohonan tumbang yang terbakar dengan tubuh ribuan Binatang Iblis yang dipanggang yang terlihat dari atas.


“Hahahahaha! Mari kita lihat sejauh mana kau bisa bertahan dari lima anak terbuas kesayanganku ini!”


__ADS_2