Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 323 - Benturan Awal Fei Chen Dan Sun Yelong


__ADS_3

PPFC 323 - Benturan Awal Fei Chen dan Sun Yelong


Fei Chen mengerutkan dahi sambil terus melepaskan aura pembunuh berjumlah besar, “Lihat kekacauan ini?”


Fei Chen melihat sekelilingnya yang hancur. Ombak besar akibat ledakan serangan ketiganya benar-benar memporak-porandakan Pelabuhan Hizen.


“Raja Neraka, aku akan mengurusmu setelah membunuh keparat ini!” Sun Yelong hendak menyerang Xiao Ho Chi namun Xiao Ho Chi menghindar dan mengangkat kedua tangannya.


Wujud Xiao Ho Chi berubah seperti semula dan tertawa, “Sudah lama aku tidak berubah menjadi raksasa. Cukup Sun Yelong, aku akan pergi dan tidak mengganggu pertempuran kalian.”


Sebuah portal tercipta saat Xiao Ho Chi hendak pergi. Sun Yelong ataupun Fei Chen bergerak cepat tidak membiarkan, namun Xiao Ho Chi masih dapat pergi menggunakan portal teleportasi.


“Keparat sialan itu!” Sun Yelong meraung dan mengamuk.


Lalu pandang matanya tajam kearah Fei Chen yang sedang berdiri diatas permukaan laut. Nampak keduanya saling menatap dingin satu sama lain sebelum akhirnya Fei Chen terbang dengan kecepatan tinggi menuju Xiao Ho Chi sambil mengayunkan pedangnya.


Sebuah tebasan hitam pekat yang tajam mengarah pada badan Naga Sun Yelong. Fei Chen menajamkan permainan pedangnya dan berniat memberikan luka pada tubuh Naga Sun Yelong.


“Iblis Cantik Malam!”


Trang!!!


Sesuatu yang mengejutkan terjadi saat Fei Chen mengetahui betapa kerasnya kulit Naga Sun Yelong. Pedang Raja Neraka tidak dapat menembusnya dan membuat Fei Chen tersenyum sinis.


Melihat itu Sun Yelong menyeringai dan mengarahkan ekornya pada tubuh Fei Chen. Tubuh Fei Chen terlempar saat mencoba menahannya menggunakan pedang.


“Raja Neraka, kau terlalu naif jika berpikir dapat melukai tubuhku!" Segera Sun Yelong menyemburkan api ke arah Fei Chen yang sedang menjaga keseimbangannya.


Setelah mendapatkan keseimbangannya, Fei Chen melayang di udara dan menahan semburan api Sun Yelong. Semburan api terbelah seperti sebelumnya dan Fei Chen menyerap api tersebut lalu mengembalikannya kepada Sun Yelong.


Sun Yelong mengarungi langit dan mengendalikan petir untuk menyerang Fei Chen. Serangan demi serangan yang dilakukan Sun Yelong berhasil membuat Fei Chen kesulitan mempersingkat jarak.


Fei Chen sendiri dapat menangkis serangan Sun Yelong, namun serangan beruntun yang dilepaskan Sun Yelong membuat Fei Chen dipaksa kedalam posisi bertahan.


“Zirah Raja Neraka!” Kali ini Fei Chen menggunakan Energi Iblis untuk mengimbangi serangan beruntun Sun Yelong.


Setelah tubuhnya diselimuti api, Fei Chen menyerang Sun Yelong lebih dekat. Tebasan api yang membara berbenturan dengan semburan api. Fei Chen dan Sun Yelong benar-benar melakukan pertukaran serangan yang dahsyat.

__ADS_1


Sun Yelong nampak terkejut saat mengetahui perkembangan Fei Chen. Walaupun penuh keyakinan dapat mengalahkan Fei Chen, baru pertama kali Sun Yelong merasakan tatapan dingin penuh percaya diri yang seolah-olah dapat membunuhnya.


‘Firasat buruk apa ini?’ Sun Yelong terus memberikan sejumlah serangan mematikan kepada Fei Chen.


Fei Chen sendiri memiliki sebuah rencana tersendiri untuk menggunakan Pedang Sembilan Petir. Sekarang memang belum saatnya karena Fei Chen belum menguasai sepenuhnya, dan sekarang Fei Chen ingin mengikuti ritme serangan Sun Yelong.


Naga dan manusia yang dipenuhi api itu saling bertukar serangan diatas langit. Sun Yelong terbang lebih tinggi menuju keatas disusul Fei Chen dari samping sebelum pedang Fei Chen bersentuhan dengan kepala Sun Yelong yang dalam wujud Naga.


“Sembilan Cahaya Kebajikan!”


Serangan Fei Chen kali ini membuat tubuh Naga Sun Yelong terpental. Pemandangan ini membuat Fei Chen tercengang sendiri karena tidak menyangka tebasannya dapat membuat Sun Yelong berteriak kesakitan.


Kumis Naga Sun Yelong berwarna putih dan mengeluarkan petir saat berteriak kesakitan. Sun Yelong terbang tak tentu arah dan menyerang ke sembarang arah.


Fei Chen menghindari serangan membabi-buta Sun Yelong dan kembali melancarkan serangan. Namun kali ini Sun Yelong mengeluarkan Hawa Iblis Sejati sehingga seribu petir tak kasat mata menghujani tubuh Fei Chen dari segala arah.


Fei Chen melakukan hal yang sama dan mengeluarkan Hawa Iblis Sejati. Seribu pedang tak kasat mata langsung berbenturan dengan seribu petir tak kasat mata dilangit.


Bukannya menjauh, Fei Chen justru mempersingkat jarak dengan Sun Yelong dan menerjang benturan serangan yang dilepaskan mereka berdua.


“Nyalimu besar, Raja Neraka!” Sun Yelong terkekeh dan menciptakan badai api yang menghalangi pergerakan Fei Chen.


“Menyerap api milik Naga sialan ini membutuhkan banyak tenaga.” Fei Chen mengayunkan pedanganya dan menyerap badai api yang diciptakan Sun Yelong.


Lalu Fei Chen mengembalikan serangan badai api yang diciptakan Sun Yelong. Serangan balik itu membuat Sun Yelong menahannya menggunakan badannya dalam wujud Naga.


“Sama seperti saat melawan Xiao Ho Chi, apa kau menahan diri melawan diriku?!” Sun Yelong ingin memastikan tekad Fei Chen.


“Menahan diri katamu? Aku sudah bertarung dengan segenap kemampuanku dan kau yang menahan diri! Jangan remehkan aku Sun Yelong!” Fei Chen memanipulasi aura tubuhnya setelah berkata demikian.


Lalu mengeluarkan energi pedang yang membara dan mengubah perubahan api yang berwarna merah menjadi hitam.


Setelah jarak keduanya mendekat, Fei Chen melepaskan satu tebasan membara kearah Sun Yelong. Tebasannya membentuk ombak api berwarna hitam, namun seketika tebasan itu terbelah akibat serangan tak kasat mata Sun Yelong.


Angin tajam membelahnya dan membuat badan Fei Chen terbakar. Beruntung Fei Chen dengan gesit menghindari serangan tersebut, jika tidak makan tangan kanannya yang memegang pedang sudah dipastikan putus.


‘Hawa Iblis Sejatinya... Tidak, ini kemampuan bawaannya. Aku sama sekali tidak bisa merasakannya menggunakan Hawa Iblis Sejati. Butuh aura mengerikan untuk mengetahui arah serangannya. Dengan menggunakan Aura Deaa Naga, tangan kananku masih utuh dan selamat dari serangannya...’ Fei Chen membatin dan meratapi kekuatan Sun Yelong.

__ADS_1


“Biasanya lawanku akan terluka parah dan binasa setelah terkena serangan tak kasat mata barusan. Kau benar-benar telah setara dengan Raja Iblis Agung, Raja Neraka.” Sun Yelong terbang tinggi dan mengendalikan petir di sekelilingnya hingga muncul wujud sepuluh Phoenix Petir yang tercipta dari petir yang dirinya kendalikan.


Fei Chen dengan tenang menatap Sun Yelong dan berkata, “Setara dengan Raja Iblis Agung? Aku tidak peduli dengan semua itu. Aku akan memberi perhitungan denganmu karena telah mengusikku!”


“Kau membuatku tertarik Raja Neraka! Bagaimana jika kau menjadi tangan kananku dan membantuku menguasai dunia ini?!” Sebuah ajakan dari Sun Yelong yang tidak terduga dan hanya membuat Fei Chen tertawa singkat.


“Menguasai dunia katamu? Aku tidak tertarik dengan hal semacam itu! Ambisimu itu akan kuakhiri!” Fei Chen menolak lantang dan membuat Sun Yelong murka.


“Cukup berani! Aku akan mematahkan semangatmu Raja Neraka!” Sun Yelong bergerak cepat kearah Fei Chen dan melepaskan hantaman ekornya.


Fei Chen menangkisnya dan mementalkan ekor Sun Yelong jauh, lalu dia melompat menjaga jarak dan menatap tajam Sun Yelong yang kembali bergerak kearahnya.


‘Tuanku, Tuanku!’ Saat Fei Chen sedang fokus dalam pertarungan, suara telepati Deshe terdengar ditelinganya.


Fei Chen menganggukkan kepalanya dan menjawab melalui telepati, ‘Ada apa Deshe?’


‘Hirataka sudah bertarung dengan Kosuke. Banyak sesuatu yang terjadi. Aku akan menjelaskan secara singkat, tetapi aku mendapatkan informasi bahwa di Onigawara terdapat pertambangan senjata dan seribu lebih budak yang dipaksa membangun sebuah menara. Tuanku, aku rasa menara yang dibangun Sun Yelong menyimpan sesuatu yang lebih dan tidak pernah kita perkirakan.’ Deshe ingin datang ke Onigawara dengan sendirinya dan mencari tahu kebenaran tentang Menara Naga Kuno yang dibangun Sun Yelong.


Fei Chen berpikir sejenak dan memutuskan sesuatu yang tidak terduga, ‘Kalau begitu aku akan mengalah disini. Dia tertarik padaku, Deshe. Kemungkinan dia akan membawaku ke Onigawara.’


‘Tuanku, tetapi rencana seperti itu sangat berbahaya. Tidak ada jaminan kau akan selamat.’ Deshe menolak namun Fei Chen tetap bersikeras.


‘Lakukan saja. Aku akan menggunakan banyak Hawa Iblis Sejati untuk menciptakan klonku.’ Setelah berkata demikian, Fei Chen memutuskan telepati dan berdecak kesal saat mengetahui ekor Sun Yelong yang dipenuhi petir sudah berada didepan tubuhnya.


‘Aku akan mengalah tetapi tidak dengan cara seperti ini!’ Fei Chen menyambut hantaman ekor Sun Yelong yang dipenuhi petir, namun terlambat karena hantaman ekor Sun Yelong sudah mengenai badannya dan membuat tubuh Fei Chen terpental ratusan kilometer.


Fei Chen terkapar dengan tubuh berlumuran darah. Sebelum Sun Yelong mendekat dan memeriksa keadaannya, Fei Chen berbicara dengan Mao Ruyue.


Tubuh Fei Chen terbakar sebelum akhirnya bayangan hitam muncul dan pergi meninggalkan tempat kejadian.


‘Terimakasih Yue‘er...’ Fei Chen berhasil menciptakan klon yang kuat berkat bantuan Mao Ruyue.


Setelah itu Fei Chen pergi meninggalkan lokasi kejadian dan bergegas menuju tempat keberadaan Hirataka.


Sedangkan klon Fei Chen yang berlumuran darah ditatap Sun Yelong dingin.


“Kau berakhir mengenaskan Raja Neraka! Kita lihat apakah kau masih sanggup menolak ajakanku setelah aku menyiksa dirimu!” Sun Yelong mengubah wujudnya menjadi manusia berbadan kekar dan mencekik leher Fei Chen.

__ADS_1


“Ini bukanlah Pedang Sembilan Petir rupanya dan kau membunuh salah satu dari Empat Sayap Naga. Kau tidak berhak menolak ajakanku, aku akan menjadikan dirimu sebagai salah satu dari Empat Sayap Naga.” Sun Yelong pergi membawa Fei Chen dan terbang menuju Onigawara meninggalkan Pelabuhan Hizen yang telah porak-poranda..


__ADS_2