Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 69 - Akhir Pertempuran Lembah Binatang Buas


__ADS_3

PPFC 69 - Akhir Pertempuran Lembah Binatang Buas


“Majulah!”


Fei Chen menyambut serangan Zhao Tian dan Zhu Ming secara bersamaan. Serangan beruntun Zhao Tian memberikan daya ledak yang besar, namun Fei Chen menghindar dengan mudah sambil melakukan pertukaran serangan dengan Zhu Ming.


‘Sial! Aku tidak pernah mengenal bocah ini sebelumnya! Siapa dia? Mengapa ada seorang Pendekar Langit Tahap Puncak di Kekaisaran Chu?!’ Zhu Ming mengumpat saat puluhan jurusnya dimentahkan oleh Fei Chen.


Menyadari perubahan raut wajah Zhu Ming, segera Fei Chen memusatkan Aura Raja Neraka pada Zhu Ming dan ternyata itu sangat efektif.


Zhu Ming yang awalnya cukup percaya diri sekarang terlihat menjaga jarak. Fei Chen mempersingkat jarak dan melepaskan energi pedang.


“Terik Matahari Membakar Bumi!”


Salah satu Teknik Pedang Matahari dari Lembah Pedang berhasil membuat Zhu Ming terkapar ditanah karena menahan langsung serangan itu.


Fei Chen bergerak cepat hendak memotong kedua tangan Zhu Ming namun Zhao Tian menghadang dan melepaskan sebuah pukulan yang dipenuhi tenaga dalam.


“Auman Menghancurkan Daratan!”


Fei Chen mendecakkan lidahnya dan mengayunkan pedangnya lebih cepat dari sebelumnya.

__ADS_1


Terlihat gelombang kejut dan gesekan aura diudara. Fei Chen kembali melancarkan serangan begitu juga dengan Zhao Tian.


Mengetahui Zhao Tian selalu melepaskan pukulan yang dialiri tenaga dalam berjumlah besar, akhirnya Fei Chen menyambutnya dengan tebasang yang dipenuhi tenaga dalam.


Pertarungan keduanya terlihat seimbang, namun beberapa saat kemudian Zhao Tian terlihat kesulitan mengimbangi permainan pedang Fei Chen yang lincah.


“Kau!” Zhao Tian mengutuk Fei Chen yang mengincar tangan kanannya, “Keparat sialan! Aku akan membunuhmu!”


Mata Fei Chen melebar sambil mengayunkan pedangnya yang dipenuhi energi pedang, “Panas Sunyi!”


Kepala Zhao Tian terpotong. Pria itu tidak bisa mengendalikan emosinya saat melihat tatapan dingin Fei Chen yang seolah-olah meremehkan dirinya.


Fei Chen menatap tubuh Zhao Tian yang terhempas kebawah, “Selanjutnya kau!”


Belum sempat melarikan diri, Zhu Ming sudah dihadang oleh Fei Chen. Sedetik kemudian pria itu merasakan ketakutan karena aura yang di lepaskan Fei Chen.


“Jadi kau ingin mati bagaimana?”


Pertanyaan dingin Fei Chen membuat tubuh Zhu Ming bergidik. Sebelum menjawab, tangan kanannya terpisah dari badannya disusul dengan tangan kirinya.


“Eh?” Zhu Ming terkejut melihat kedua tangannya tergeletak ditanah dan itu membuatnya berteriak kesakitan, “Argh!”

__ADS_1


Fei Chen mengibaskan pedangnya dan menyarungkannya secara perlahan.


“Katakan padaku semua yang kau ketahui tentang Kerajaan Binatang Buas dan Raja Naga Iblis.” Fei Chen berdiri disamping Zhu Ming dan berkata pelan, “Jawab pertanyaanku, maka aku akan membunuhmu dengan cepat.”


Zhu Ming menggertakkan giginya dan melepaskan tendangan pada Fei Chen. Namun Fei Chen menyadari dan melakukan hal yang sama dengan Zhu Ming.


Dua tendangan bersentuhan, sedetik kemudian Fei Chen melepaskan tendangan kembali yang langsung mengenai kepala Zhu Ming.


“Kalau begitu matilah!”


Kembali Fei Chen membunuh orang dengan cara yang paling mengerikan. Kepala Zhu Ming hancur dan itu membuat mental bertarung pendekar Jalan Naga Hitam yang tersisa melemah.


Fei Chen memejamkan matanya cukup lama sambil mengatur aliran nafasnya sebelum melihat pertarungan Qiao Mi, Xi Taohua dan Zhang Xue.


“Apa kalian bertiga perlu bantuan?”


Fei Chen sendiri sudah kehabisan tenaga, namun dia menawarkan diri dengan penuh percaya diri.


Qiao Mi terlihat sangat kesal sedangkan Xi Taohua dan Zhang Xue menatap rumit Fei Chen.


“Berhenti menganggap kami lemah! Urus saja dirimu sendiri! Lagipula kau sudah kehabisan tenaga!” Qiao Mi berkata lepas dan membuat Fei Chen kembali memejamkan matanya.

__ADS_1


‘Sebaiknya aku mencari harta dan sumber daya milik mereka.’ Fei Chen berniat mencari informasi di markas Jalan Naga Hitam.


Lalu Fei Chen mengeluarkan Pil Embun Bening dan Pil Daun Hijau. Dia menyerap semua khasiat kedua pil tersebut sambil berjalan memasuki markas Jalan Naga Hitam.


__ADS_2