
PPFC 42 - Perjodohan
Berita mengenai keluarnya Qie Xumao beserta seluruh anggotanya dari Lembah Pedang membuat gempar sekte. Desas-desus kekalahan Qie Xumao oleh Fei Chen juga menyebar dengan cepat.
Sementara itu di Paviliun Pedang Langit terlihat Dao Tao membicarakan sesuatu yang penting dengan Feng Lao. Setelah membahas tentang Turnamen Harimau Yin, Dao Tao membicarakan tentang perjodohan Fei Chen dengan cucunya yang bernama Yue Lian.
“Senior Dao tidak sedang bercanda bukan?” Feng Lao tersenyum canggung karena tiba-tiba Dao Tao ingin menjodohkan Fei Chen dengan cucunya.
“Aku tidak bercanda Saudara Feng. Aku ingin cucuku memiliki pasangan yang dapat menjaganya. Kondisi cucuku istimewa. Aku berharap Chen‘er melepaskan potensi terkuat Lian‘er.” Dao Tao mengelus dagunya dan terlihat tidak ingin mendapat penolakan.
“Lebih baik kita membicarakannya dengan Chen‘er.” Feng Lao memanggil Fei Chen dan menjelaskan niat Dao Tao pada bocah itu.
Setelah memberi hormat pada Feng Lao dan Dao Tao sontak saja Fei Chen terkejut. “Perjodohan? Aku?”
“Bagaimana Chen‘er?” Feng Lao dan Dao Tao bertanya secara bersamaan.
Sejujurnya Feng Lao tidak ingin membahas masalah ini, tetapi mengingat kondisi tubuh Fei Chen membuatnya berharap ini merupakan salah satu jalan keluarnya.
“Maaf, Kakek Dao, aku tidak pernah memiliki pemikiran untuk kesana.” Fei Chen sekilas melihat raut wajah sedih Jia Li yang tidak sengaja mendengar pembicaraan ini dan membuat Fei Chen tanpa sadar berbicara demikian.
__ADS_1
“Baiklah, Chen‘er, mulai sekarang kau dan cucuku telah kujodohkan. Mengingat tahun depanTurnamen Harimau Yin akan digelar di Lembah Naga, aku rasa kau akan memiliki kesempatan untuk berpikir setelah melihat cucuku.” Dao Tao menyentuh pundak Fei Chen.
“Apa Kakek Dao tidak mendengar ucapanku barusan? Aku...” Fei Chen tidak melanjutkan perkataannya saat melihat raut wajah Dao Tao yang tidak ingin mendapatkan penolakan.
“Aku mengerti, lakukan sesukamu. Aku juga akan melakukan sesukaku...” Fei Chen mengatakan itu dengan pelan dan Dao Tao mendengarnya.
‘Aku tidak menyangka tiba-tiba Senior Dao tertarik pada Chen‘er bahkan sampai menjodohkan Chen‘er dengan cucunya.’ Feng Lao memijat keningnya karena setelah kembali dari misi melawan Sekte Iblis Buas, dia harus dihadapkan dengan perseteruan Fei Chen dan Qie Xumao yang berakhir dengan keluarnya Qie Xumao beserta anggota dan keturunannya dari Lembah Pedang.
Dan sekarang dia kembali dibuat pusing dengan perjodohan Fei Chen dan Yue Lian.
___
Selama berada di Paviliun Pedang Langit, Fei Chen banyak belajar dari Dao Tao tentang tata cara mengolah pernafasan. Yang membuat Fei Chen terkejut karena saat dirinya menggunak jurus pertama dan kedua Teknik Pedang Langit memotong tubuh Dao Tao, kedua jurus itu sama sekali tidak mempan.
Mata Fei Chen terbuka lebih berkat Dao Tao yang mengajarkan padanya tentang pernafasan penuh. Jika seorang pendekar mampu melakukan pernafasan penuh maka sudah dipastikan seni pernafasannya mendekati kata sempurna.
Pernah Dao Tao meminta Fei Chen memotong lehernya, Fei Chen pun menuruti namun justru pedangnya tidak dapat memotong leher Dao Tao.
Dao Tao mengolah pernafasan penuh saat Fei Chen mengayunkan pedangnya, karena teknik pernafasan Fei Chen lebih rendah darinya maka Dao Tao unggul secara telak.
__ADS_1
Semenjak kejadian itu Fei Chen giat melatih pernafasannya.
“Aku harus menguasainya.” Fei Chen kembali pada kehidupan biasanya yang terpaku pada latihannya.
Feng Lao yang melihat Fei Chen berlatih sendirian tersenyum, “Sebaiknya aku bicarakan nanti mengenai Turnamen Harimau Yin pada Chen‘er.”
Sudah dikonfirmasi jika Turnamen Harimau Yin akan digelar tahun depan di Lembah Naga, Feng Lao berniat mengirimkan Fei Chen, Jia Li dan Tian Zhou mengikuti ajang turnamen bela diri paling bergengsi di Kekaisaran Yin tersebut.
Kembali ke Fei Chen yang sedang melatih pernafasan, terlihat Fei Chen sedang mengolah Seni Nafas Naga dengan tenang dan mengubah aura pembunuhnya menjadi Aura Raja Naga.
Fei Chen secara teratur melakukan ini dan tak lupa dia juga bermeditasi untuk menguasai Ilmu Pedang Raja Neraka. Memang tidak mudah, tetapi Fei Chen menekuninya dan berlatih dengan giat.
Tindakan Fei Chen ini kembali memancing Jia Li untuk berlatih secara mandiri. Terkadang Fei Chen dan Jia Li berlatih bersama, namun tidak berselang lama keduanya kembali berlatih mandiri fokus untuk menutupi kekurangan masing-masing dan memperkuat kelebihan masing-masing.
Hingga waktu tak terasa setahun telah berlalu dan hari ini Fei Chen diberitahu Feng Lao tentang Turnamen Harimau Yin.
“Chen‘er, kau bersama Li‘er dan Zhou‘er akan mewakili Lembah Pedang di Turnamen Harimau Yin. Jangan membuat malu nama sekte.” Feng Lao tersenyum hangat karena Fei Chen telah tumbuh dengan baik selama dua tahun terakhir ini.
“Tetua Tian Hu akan mengawal kalian selama Turnamen Harimau Yin.” Feng Lao menambahkan.
__ADS_1