Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 46 - Turnamen Harimau Yin


__ADS_3

PPFC 46 - Turnamen Harimau Yin


“Hadirin sekalian, terimakasih atas kunjungannya ke Lembah Naga. Suatu kehormatan bagi kami melihat saudara semua berkumpul disini.”


Long Jirou membuka Turnamen Harimau Yin. Acara sambutan itu berlangsung singkat setelah Long Jirou memberitahu sponsor utama Turnamen Harimau Yin yakni Istana Mawar Biru.


Setelah itu Long Jirou mengakhirinya dengan memberitahu peraturan pertandingan serta hadiah pemenang Turnamen Harimau Yin.


“Para peserta telah mengambil nomur undi. Peserta yang dipanggil nomor undinya akan maju kedepan dan berhadapan.” Long Jirou menjelaskan.


“Sebelum kita memulai Turnamen Harimau Yin, saya persilahkan Nona Ling untuk memberitahu hadian pemenang Turnamen Harimau Yin ini.” Long Jirou menambahkan.


Ling Ye segera berdiri dan mengumumkan pemenang Turnamen Harimau Yin.


“Juara pertama akan mendapatkan seratus ribu keping emas, juara dua akan mendapatkan tujuh puluh lima ribu keping emas dan juara tiga akan mendapatkan lima puluh ribu keping emas...”


Suara merdu Ling Ye yang lembut berhasil membius seisi Arena Naga. Ling Ye menambahkan jika masing-masing pemenang akan mendapatkan hadiah tambahan yakni Pil Awan Merah dan Pil Daun Hijau.


Juara pertama akan mendapatkan dua puluh Pil Awan Merah dan lima Pil Daun Hijau, juara kedua akan mendapatkan lima belas Pil Awan Merah dan empat Pil Daun Hijau dan juara ketiga akan mendapatkan sepuluh Pil Awan Merah dan tiga Pil Daun Hijau.


Mendengar hadiah utama Turnamen Harimau Yin membuat para penonton yang seluruhnya hampir seorang pendekar menelan ludah karena menggiurkan.


Bahkan para peserta yang mendengar ini ikut bersemangat. Pil Awan Merah berguna untuk membantu meningkatkan lingkaran tenaga dalam serta merangsang pembentukan aura tubuh, sedangkan Pil Daun Hijau sangat berguna dan langka karena berfungsi untuk melakukan terobosan ke tahap selanjutnya serta memperkuat daya tahan tubuh.


Setelah Ling Ye duduk, Long Jirou memulai acara Turnamen Harimau Yin.

__ADS_1


“Baiklah, dengan ini Turnamen Harimau Yin resmi dibuka.” Usai Long Jirou berkata demikian, salah satu Tetua Lembah Naga yang duduk di podium terbang kebawah dan berdiri di tengah arena lapangan.


Liu Chuxing memimpin jalannya pertandingan sebagai seorang wasit.


“Tanpa berbasa-basi, mari kita panggil nomor undi satu dan dua untuk membuka pertandingan Turnamen Harimau Yin.” Liu Chuxing memanggil dua peserta yang mendapatkan nomor undi satu dan dua.


“Aku nomor satu...” ucap Fei Chen yang berada di bangku peserta.


“Chenchen, aku tidak menyangka kau mendapatkan giliran pertama.” Jia Li tersenyum sambil memperlihatkan nomor undi yang dia dapat, “Aku sebelas.”


“Saudara Fei, semoga beruntung.” Tian Zhou memberikan semangat, “Aku yakin kau akan menang dengan mudah.”


Fei Chen hanya diam dan berjalan dengan tenang melewati bangku peserta yang diduduki Yue Lian dan Wei Hongyun.


Sementara itu Yue Lian menatap rumit Fei Chen. Paras Fei Chen tidak kalah dengan Wei Hongyun bahkan Fei Chen memiliki kharisma tersendiri dengan tatapan dinginnya itu.


Dengan berdirinya Fei Chen di arena lapangan membuat peserta nomor dua dari keluarga Guan yang bernama Guan Peng melompat kebawah dan langsung menarik pedangnya.


Kemampuan Fei Chen dan Guan Peng sama. Pendekar Kaisar Tahap Puncak. Hanya umur yang berbeda, Fei Chen berumur tiga belas tahun sedangkan Guan Peng tujuh belas tahun.


“Kalau begitu, mari kita mulai saja kompetisinya!” Liu Chuxing memberi aba-aba pertandingan sebelum suaranya menggema, “Dimulai!”


Berbeda dengan Guan Peng yang sudah menarik pedangnya dan melesat langsung melakukan penyerangan, Fei Chen justru berdiri dengan tenang dengan tatapan tajam kearah Guan Peng.


“Aku tidak akan menahan diri!” Guan Peng terlalu percaya diri sehingga saat mengetahui tebasan pedangnya dihindari Fei Chen dengan mudah, dirinya merasa sedikit syok.

__ADS_1


Fei Chen terlihat tidak ingin menarik pedangnya dan hanya menghindar. Walaupun telah melepaskan tenaga dalam berjumlah besar, tetap saja Guan Peng tidak mampu memberikan satupun luka ataupun mendaratkan serangannya pada tubuh Fei Chen.


“Apa kau meremehkanku?!” Guan Peng mengerutkan keningnya setelah mengeluarkan beberapa jurus dan Fei Chen berhasil menghindarinya.


“Meremahkanmu? Sama sekali tidak. Hanya saja aku merasa diriku bisa mengalahkanmu tanpa harus menarik pedangku.” Fei Chen bergerak cepat kedepan dan melepaskan sejumlah tapak yang mengenai perut Guan Peng.


Penonton terkejut melihat pertarungan Fei Chen yang mendominasi serangan dalam sekejap setelah mereka mengira Guan Peng akan memenangkan pertandingan.


Saat Guan Peng hendak mengayunkan pedangnya, Fei Chen menendang tangan Guan Peng yang memegang erat pedang kesayangannya hingga terlepas.


Setelah itu Fei Chen mengalirkan tenaga dalam pada kaki kirinya dan menendang wajah Guan Peng.


Kembali semua penonton dibuat tercengang dengan sosok Guan Peng yang terkapar diatas tanah, sedangkan Fei Chen berdiri dengan tenang tanpa luka di sekujur tubuhnya.


Liu Chuxing mengangkat tangannya dan mengumumkan Fei Chen sebagai pemenangnya.


“Pemenangnya Fei Chen dari Lembah Pedang!”


Liu Chuxing sendiri bisa mengetahui kemampuan Fei Chen yang jauh diatas rata-rata anak seusianya.


‘Anak ini juga termasuk kandidat juara setelah aku melihat kemampuannya dengan mata kepalaku sendiri. Fei Chen, nama ini pernah aku dengar disuatu tempat.’


Liu Chuxing memperhatikan Fei Chen yang kembali ke bangku peserta.


“Benar, anak itu adalah murid Saudara Feng. Pantas saja...”

__ADS_1


__ADS_2