
PPFC 292 - Lenyap
Fei Chen yang sedang dalam kondisi tidak memungkinkan untuk bertarung menyuruh Xi Taohua dan yang lainnya menjauh darinya sejauh mungkin.
Namun sebelum menjauh, Mao Gang sudah mengeluarkan energi yang sangat pekat dan seketika tekanan disekitarnya terasa berat. Bahkan untuk enam wanita dewasa yang bersama Fei Chen bernafas saja kesulitan.
Fei Chen yang menyadari ini memaksakan tubuhnya dan langsung mengolah pernafasan. Dengan menajamkan indera spiritualnya Fei Chen memandang waspada Mao Gang yang terlihat santai melepaskan tekanan.
Mao Gang yang tidak pernah turun sendiri mengotori tangannya akhirnya bergerak dengan sendirinya. Saat senyuman dingin terpancar diwajahnya seketika udara membeku dan langsung mengenai tubuh Fei Chen.
Fei Chen melepaskan api dalam tubuhnya dan seketika es yang hendak membekukan tubuhnya mencair. Sedetik kemudian sudah berada dihadapannya dan melepaskan cakaran tangan yang dipenuhi Energi Iblis.
Mata Fei Chen melebar sepenuhnya karena dirinya sudah melihat jelas pergerakan Mao Gang, namun kecepatan Mao Gang diluar nalar dan lincah.
Fei Chen sebisa mungkin menghindar dan saat dirinya menghindar, ledakan dari cakaran tangan Mao Gang menggema. Berniat mencekik leher Fei Chen dan meledakkan lehernya, Mao Gang justru mendapatkan Fei Chen yang berhasil menghindarinya.
Akhirnya Mao Gang menatap telapak tangannya cukup lama sebelum Energi Iblis yang keluar dari dalam tubuhnya semakin besar. Kembali tangan Mao Gang membentuk cakaran seperti ingin mencabik-cabik tubuh Fei Chen.
Fei Chen yang hendak menarik pedangnya tidak diberi kesempatan oleh Mao Gang untuk menariknya. Dengan kecepatan tinggi Mao Gang sudah berhasil mempersingkat jarak dan melepaskan cakaran demi cakaran pada Fei Chen.
Di udara nampak ayunan cakaran binatang buas yang berwarna merah kehitaman setiap Mao Gang mengayunkan cakaran tangannya. Fei Chen juga tidak tinggal diam dan menyambut serangan tersebut.
BAM BAM BAM
Beberapa kali ledakan mennggema setiap kedua tangan mereka bersentuhan. Energi dahsyat dari benturan serangan keduanya membuat gelombang panas yang menyengat serta gelombang kejut yang membuat kerusakan besar disekitar mereka.
Dalam suatu kesempatan Mao Gang berhasil mendaratkan pukulan pada perut Fei Chen setelah mengecoh pergerakan pemuda tersebut.
UGH!
__ADS_1
Fei Chen merasakan perutnya mati rasa dan rasa sakit mulai kembali menjalar di setiap sendi-sendi dalam tubuhnya.
‘Sial! Situasi ini merupakan situasi terburuk!’ Fei Chen mengumpat dan terus memaksakan kondisi tubuhnya, namun hal itu membuat perlawanannya melemah.
Dan sekarang tubuhnya terpental ratusan kilometer dari Reruntuhan Dewi Iblis dan Fei Chen benar-benar terkapar menabrak bangunan tua yang ada diluar Ibukota Yangdian.
Hanya dalam waktu singkat Fei Chen sudah berada dekat dengan Ibukota Yangdian begitu juga dengan Mao Gang yang tersenyum meremehkan Fei Chen.
“Yang benar saja kau selemah ini Raja Neraka? Kau telah menaklukkan Reruntuhan Dewi Iblis bukan?! Hawa Iblis Sejati dan Energi Iblis didalam tubuhmu terasa sangat lemah bahkan yang paling menyedihkan kau tidak bisa melakukan regenerasi tubuh seperti kami Raja Iblis Agung!” Mao Gang membuka telapak tangannya dan seketika langit terbelah.
Kejadian ini membuat langit di sekitar Ibukota Yangdian menjadi gelap. Sebuah pedang berukuran raksasa yang sebesar gunung itu muncul dilangit dan mengarah ke Ibukota Yangdian.
Fei Chen mengumpat dalam hati saat Mao Gang sudah menuju kearahnya tepat setelah melepaskan serangan pembantaian yang akan Mao Gang lakukan pada penduduk Ibukota Yangdian.
“Kau hanya melawan bayanganku Raja Neraka tetapi kau sudah kewalahan! Aku benar-benar kecewa setelah melihat sendiri kemampuanmu! Bagaimana bisa Dewi Iblis memilihmu?!” Mao Gang menghantam perut Fei Chen dengan sangat telak dan membuat pemuda itu kembali terpental kearah Reruntuhan Dewi Iblis.
Dengan raut wajah kecewa Mao Gang berkata, “Satu hal yang akan ku beritahu padamu Raja Neraka, kau akan kehilangan segalanya karena semua monster dunia ini mengawasimu. Orang-orang terdekatmu akan mati dan binasa.”
Sebuah cahaya berwarna hitam muncul dari telapak tangannya dan secara perlahan sebuah bayangan mulut ular muncul dan bergerak menuju Fei Chen.
“Dengan ini kau akan terjebak disana selama seribu tahun. Itu sama saja dengan kematianmu Raj Neraka...” Mao Gang menunjukkan ekspresi yang meremehkan Fei Chen.
“Kegelapan Raja Ular : Pemangsa Seribu Tahun!”
Dengan kekuatan ini Mao Gang dapat membuat orang yang dilahap mulut ular berwarna hitam terjebak dalam dunia ilusi selama seribu tahun. Sungguh kekuatan dahsyat yang akan membuat siapapun tidak akan pernah bisa keluar dari kegelapan ilusi tersebut.
“Cih!” Fei Chen melepaskan seluruh Qi yang bisa dia lepaskan hingga benang Qi dalam tubuhnya terasa seperti dibakar.
Fei Chen tidak mempedulikan kondisinya bahkan dia tidak peduli jika sekarang dirinya lumpuh asalkan dapat menghindari mulut ular berwarna hitam yang akan melahap tubuhnya itu.
__ADS_1
“Sial!” Namun pada akhirnya Fei Chen tidak dapat menghindar terkaman mulut ular berwarna hitam.
Tubuh Fei Chen dilahap dan ular itu terus bergerak kedepan dan menuju Reruntuhan Dewi Iblis yang telah lenyap.
“Nyonya Liang awas!” teriak Xi Taohua saat melihat mulut ular berwarna hitam mengarah pada Liang Su.
“Tidak...” Liang Su gemetar ketakutan karena merasakan aura mematikan.
Berniat menyelamatkan Liang Su, justru membuat Xi Taohua dan Liang Su dilahap mulut ular berwarna hitam tersebut.
Selepas itu mulut ular berwarna hitam itu lenyap seolah-olah tidak ada didunia ini. Saat itu juga ekspresi wajah Hua Ruyun, Zhang Xue, Shin Riu dan Bai Shinhwa memucat.
Mereka berempat melihat Mao Gang yang terbang menuju ke arah Ibukota Yangdian. Semua itu menandakan bahwa Fei Chen telah dikalahkan Mao Gang bersama dengan tubuh Liang Su dan Xi Taohua yang lenyap.
Sementara itu Mao Gang yang sudah berada dekat dengan Ibukota Yangdian dikejutkan dengan sosok yang menghancurkan pedangnya berkeping-keping.
“Ratu Neraka?! Bagaimana bisa kau ada disini?!” Mao Gang menatap dingin sosok Ying Xie.
“Sepertinya aku terlambat. Muridku melakukan tindakan yang ceroboh, bukankah sudah sewajarnya jika Gurunya datang untuk membantunya?” Ying Xie menatap Mao Gang dan dalam sekali lihat Ying Xie mengetahui bahwa pria di hadapannya hanyalah sebuah tiruan bayangan dari Raja Iblis Mao Gang.
“Dengan kekuatanmu yang sekarang maka hasilnya akan sama saja dengan muridmu yang seorang pecundang itu! Kau hanya membuang waktuku untuk membantai para serangga itu!” Mao Gang akhirnya meladeni Ying Xie yang datang ke Kekaisaran Yang.
“Aku tidak sendiri.” Ying Xie tersenyum dan bergerak menyerang Mao Gang.
Di Ibukota Yangdian juga terlihat Hua Ying, San Zhu dan Shu Zhui datang bersama Ying Xie. Namun kehadiran mereka bertiga tidak membuat Mao Gang tertarik.
“Apa yang bisa dilakukan oleh mereka bertiga? Sungguh menyedihkan saat kau menemukan manusia berbakat dan kau jadikan sebagai Raja Neraka, tetapi dia hanyalah sampah dan lebih tidak berguna dari seekor serangga!” Dengan sombongnya Mao Gang berkata demikian dan membuat Ying Xie marah.
“Kau boleh saja menghinaku karena kegagalanku dimasa lalu, tetapi kau telah melakukan kesalahan besar karena telah menghina muridku!” Energi yang terlepas dari tubuh Ying Xie sangat besar dan membuat Mao Gang tersenyum.
__ADS_1
“Bagus, jika tidak seperti ini maka semuanya tidak akan menarik, Ying Xie!”