
PPFC 310 - Tiga Jendral Bulan
Seribu orang tergeletak tidak memberikan perlawanan yang berarti pada Fei Chen. Bahkan tanpa menggunakan Qi sekalipun Fei Chen dapat mengalahkan mereka semua.
Hal ini membuat Ma Mingyan dan Ji Ho terkagum-kagum pada Fei Chen. Tangkisan dan pukulan lembut Fei Chen membuat seribu orang yang menjalani tes kalah tanpa menyadari apa yang terjadi pada mereka.
Pukulan Fei Chen memang lembut dan tidak menggunakan tenaga yang berlebih, namun setelah mengenai titik terlemah lawannya Fei Chen dapat membuat lawannya jatuh tanpa perlawanan yang berarti.
“Kemampuan Raja Neraka memang berbeda... Bahkan dia tidak menggunakan energi spiritual untuk melawan kita semua.”
“Pukulannya terasa lembut tetapi aku dibuat jatuh dan hampir pingsan saat tapak tangannya mengenai rahangku.”
“Entah di tim pengobatan ataupun menjadi seorang pendekar, aku akan menerimanya. Aku akan membantu Kaisar Ma yang kukagumi ini mencapai puncak dunia persilatan.”
“Aku sama sekali tidak merasakan sakit tetapi aku pingsan...”
“Aku harus bisa menjadi orang terkuat dan terpandang demi Ibuku yang sakit. Jika aku gagal melewati ujian ini, maka kehidupan kami tidak akan pernah berubah.”
Semua peserta menatap ke satu arah yakni Fei Chen yang menatap mereka semua. Setelah itu Fei Chen berjalan mendekati para peserta dan memulai pemilihan.
“Untuk yang berada di sebelah kiri, kalian akan dilatih dibidang pengobatan dan membantu tim pengobatan di medan perang.” Fei Chen berseru dan menatap orang-orang yang berdiri disebelah kiri setelah dirinya memilih.
Lalu Fei Chen menatap ke sebelah kanan dimana jumlah orang yang akan berlatih menjadi seorang pendekar lebih banyak dibandingkan orang yang berlatih mempelajari ilmu pengobatan.
“Sembilan ratus banding seratus ya?” Fei Chen bisa melihat senyum yang mengembang dari orang-orang yang dia pilih dan pandangan matanya jatuh ke seorang anak yang usianya sama seperti Ji Ho.
“Untuk yang disebelah kanan, kalian akan dilatih menjadi seorang pendekar. Gunakan kemampuan kalian untuk melindungi orang-orang disekitar kalian. Aku tidak mengizinkan perpecahan saudara di Istana Naga Neraka Terdalam. Semua yang ada disini adalah saudara dan saling melengkapi. Aku juga tidak akan mentolerir sebuah pengkhianatan. Jika aku menemukan orang yang berkhianat, aku sendiri yang akan turun tangan mengurus orang itu.”
Kembali Fei Chen berseru lantang dan membuat semua orang yang ingin bergabung dengan Istana Naga Neraka Terdalam menjawab seruannnya dengan penuh semangat.
__ADS_1
Pemilihan Jendral Bulan yang dilakukan Fei Chen membuat anggota Istana Naga Neraka Terdalam kebingungan. Fei Chen memilih Ma Mingyan yang merupakan seorang Tuan Putri Ma dan berumur enam belas tahun.
Perkembangan Ma Mingyan memang tidak bisa dipungkiri menjadi semakin cantik dan keahliannya didalam pertarungan sangat minim. Sehingga saat Fei Chen memilih Ma Mingyan membuat semua orang bertanya-tanya namun tidak dengan para istri Fei Chen yang mengetahui bagaimana cara Ma Mingyan bertarung.
Ma Mingyan berguru pada Su Xiulan, Jia Li, Yin Jinxia, Qiao Mi bahkan San Zhu. Gadis muda berusia enam belas tahun yang kelak akan menjadi istri Fei Chen ini juga terkadang meminta Fei Chen mengajari beberapa ilmu bela diri.
Walaupun hati mereka dipenuhi keraguan tetapi tidak ada satupun anggota Istana Naga Neraka Terdalam bagian Kekaisaran Ma yang menolak keputusan Fei Chen.
Selain Ma Mingyan yang membuat heboh, nama Ji Ho juga membuat semua orang semakin kebingungan mengingat Ji Ho baru berusia sepuluh tahun.
Mengetahui tiga Jendral Bulan yang dipilih Fei Chen berisikan pendekar muda, akhirnya semua orang mengerti jika Fei Chen ingin mendidik ketiga orang itu agar menjadi orang yang dapat melindungi Kekaisaran Ma disaat dirinya tidak ada.
Semua orang juga sudah mengetahui identitas Ji Ho sebagai anak tiri Fei Chen. Ji Ho merupakan anak dari Ji Xiuha dengan mendiang mantan suaminya dulu. Namun kasih sayang Fei Chen ke Ji Ho seperti menganggap bocah berumur sepuluh tahun itu sebagai anaknya sendiri.
Fei Chen sudah memberikan Ji Ho Phoenix Api. Nyawa bocah dapat terselamatkan bahkan kemampuannya akan terus berkembang menjadi seorang pendekar. Fei Chen ingin melihat perkembangan Ji Ho dimasa depan dan membuatnya memilih bocah itu menjadi salah satu anggota Jendral Bulan.
Nama terakhir membuat heboh anggota Istana Naga Neraka Terdalam karena anak dari seorang pendekar Aliran Pedang Iblis bergabung dan Fei Chen pilih sebagai anggota Jendral Bulan.
Bahkan yang lebih parah Hong Yun meracuni Fu Diao agar Fu Jun ataupun sang Ibu mati, namun Fu Diao menggunakan kemampuan yang dapat membuat tubuhnya menjadi lemah demi menyelamatkan nyawa sang buah hati.
Latar belakang Fu Jun membuat semua orang menatapnya sinis, namun tidak dengan Fei Chen yang tertarik pada keinginan mulia anak itu. Fei Chen menyuruh ketiga anggota Jendral Bulan yang dia pilih untuk bertarung dengan orang-orang yang keberatan dengan keputusannya.
Ma Mingyan, Ji Ho ataupun Fu Jun dapat membungkam mulut mereka setelah Fei Chen ajarkan cara menyerang titik terlemah lawan-lawannya.
“Pasti dari kalian banyak yang menentang keputusanku ini. Tiga Jendral Bulan yang berisikan bocah, itu membuat kalian ragu pada keputusanku bukan? Tetapi aku melakukan ini karena jangka waktu yang panjang. Tiga Jendral yang telah kupilih ini adalah generasi muda yang kelak akan menjadi pedang dan perisai Kekaisaran Ma dan tiga jendral yang menjagaku tentunya kalian semua sudah mendengar Tiga Hewan Suci yang menjadi pelindungku bukan?”
Fei Chen memandang anggota Istana Naga Neraka Terdalam yang sedang mendengarkan ucapannya. Mengetahui Tiga Hewan Suci milik Fei Chen membuat anggota Istana Naga Neraka Terdalam penasaran.
“Mulai besok kalian akan berlatih bersama Tiga Hewan Suci. Kalian akan ditempa dengan latihan yang keras oleh Kera Langit dan kalian juga akan dilatih untuk menyusup oleh Ular Bumi. Lalu kalian akan berlatih mengendalikan dan memanipulasi aura oleh Phoenix Es...”
__ADS_1
Fei Chen mengakhiri perekrutan anggota baru Istana Naga Neraka Terdalam dan kembali ke Istana Ma bersama Ma Mingyan, Ji Ho, Fu Jun dan tentu saja Xhin Li Wei dan Ji Xiuha.
Setelah sampai di Istana Ma, Fei Chen menemui Fu Jun yang sedang mengobrol dengan Ji Ho.
“Ayah, jadi kapan kita akan berlatih?” Ji Ho berlari kearah Fei Chen yang datang menghampirinya.
“Ho‘er, Ibu memanggilmu. Kita akan berlatih setelah Ayahmu ini menyelesaikan urusan di Kekaisaran Yang.” Fei Chen menjawab hangat dan mengelus kepala Ji Ho.
“Kekaisaran Yang? Janji ya Ayah?” Ji Ho tahu akan kesibukan Fei Chen dan dia selalu mencari perhatian karena pemuda itu dimatanya adalah orang yang dia kagumi.
Terlebih Ji Ho merasa bahagia karena berkat Fei Chen, sang Ibu kembali tersenyum bahagia. Ji Ho yakin Fei Chen adalah suami yang baik untuk Ji Xiuha.
“Janji.” Fei Chen menjawab dan membuat Ji Ho langsung menuju tempat Ji Xiuha.
“Hormat pada Yang Mulia Ma.” Fu Jun memberikan hormat dan menundukkan kepalanya.
“Namamu Fu Jun ya? Apa alasanmu bergabung kedalam sekte ini? Kau mengetahui diriku bukan?” Fei Chen duduk di bangku taman menatap Fu Jun yang jongkok dan menunduk kepala padanya.
“Jun‘er, duduklah. Setelah itu jawab pertanyaanku.” Fei Chen meminta Fu Jun untuk duduk disebelahnya namun Fu Jun menolaknya.
“Yang Mulia Ma itu... Hamba tidak pantas duduk-”
“Ini perintah.” Fei Chen memotong ucapan Fu Jun dan memberikan isyarat agar duduk disebelahnya.
“Kalau begitu...” Fu Jun menelan ludah dan merasa tidak pantas duduk disebelah Fei Chen.
Setelah duduk Fu Jun mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada Ibunya. Fu Jun bercerita sedangkan Fei Chen mendengarkan dengan baik.
“Jadi kau tidak menganggap Hong Yun sebagai Ayahmu. Kau kemari karena ingin menjadi orang terpandang dan membuat masa tua Ibumu bahagia dan berkecukupan. Jun‘er, aku akan memberikannya. Aku juga bisa mengobati Ibumu. Kau bisa membawa Ibumu tinggal di rumah jendral yang telah aku siapkan untukmu. Besok bawahanku akan mengurusnya.”
__ADS_1
Fei Chen mengelus kepala Fu Jun dan membuat bocah itu menangis.