Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 136 - Ilusi Yang Selama Ini Dia Cari


__ADS_3

PPFC 136 - Ilusi Yang Selama Ini Dia Cari



[Yin Jinxia, Umur 18 Tahun, Dikenal sebagai Ratu Es atau Tuan Putri Yin] [Sumber : Pinterest]


“Bagaimana Kakak Bei, apakah kita harus menunggu disini lebih lama lagi?” Pria yang memegang tombak bertanya pada pria yang juga sama memegang senjata seperti dirinya. Pria ini adalah Song Kang yang merupakan dua Jendral terbaik milik Yin San.


Sementara itu sang kakak yang bernama Song Bei menjawab, “Kang‘er, bersabarlah sebentar kita harus menunggu instruksi Tuan Putri. Aku sudah membujuknya tetapi dia sepertinya ingin memastikan sendiri bahwa berita Kaisar Ma yang baru bernama Fei Chen adalah benar.”


Song Kang menghela nafas panjang, “Mau bagaimana lagi...”


“Hahaha... Berhenti mengeluh, Kang‘er!” Song Bei tertawa sambil menepuk pundak Song Kang.


“Aku tidak mengeluh hanya saja Kakak Bei sudah mengetahuinya bukan yang terjadi pada keluarga Guan?” Song Kang memegang keningnya dan menghela nafas, “Aku tidak percaya jika tangan kanan Kaisar Ma sebelumnya adalah Guan Ji Ma... Dulu dia pendiam dan tidak berbicara tetapi aku tidak menyangka dia membantai seluruh keluarganya sendiri...”


Song Bei berhenti tertawa dan memasang ekspresi serius, “Tidak ada yang bisa kita lakukan. Waktu tidak bisa diputar kembali, yang perlu kita lakukan adalah terus melangkah dan mengupayakan terbaik.”


Saat Song Bei dan Song Kang berbincang, keduanya merasakan aura yang begitu besar dan keduanya langsung melompat menuju Yin Jinxia yang berdiri diatas pohon.


“Tuan Putri! Awas berbahaya! Aura ini tidak biasa!” Song Kang berkeringat dingin saat merasakan aura ini, sedangkan Song Bei langsung memegang tombaknya.

__ADS_1


“Jika keadaan tidak memungkinkan, segera pergi dari tempat ini Tuan Putri!“ Song Bei menajamkan matanya dan dia menemukan pemuda berparas tampan yang terbang dengan kecepatan tinggi kearahnya dengan dua wanita cantik disamping kiri dan kanannya.


Tidak butuh waktu lama bagi pemuda itu tersebut sampai dihadapan mereka bertiga.


“Sepertinya kita disambut dengan meriah. Mereka sepertinya prajurit dari Kekaisaran Yin yang bersiap berperang, Suamiku?“ Wanita berambut putih memperhatikan pasukan dibawah sana sambil memeluk lengan pemuda yang terlihat tidak peduli itu.


“Kau...” Pemuda yang tidak lain adalah Fei Chen menatap Yin Jinxia dan mengerutkan keningnya seperti sedang berpikir, “Rasanya tidak asing...”


Sedangkan Yin Jinxia juga merasa demikian sebelum akhirnya dia mengingat jelas pemuda dihadapannya ini.


“Fei... Chen...” Tubuh Yin Jinxia bergetar hebat saat mengatakan itu.


“Bocah Fei, kau memiliki kenalan gadis lagi? Sepertinya Su Xiulan harus rela berbagi hihihi...” Wanita yang mengenakan gaun berwarna merah muda tertawa mengejek.


Mendengar reaksi santai Su Xiulan membuat San Zhu mendecakkan lidahnya karena merasa gagal memancing kekesalan Su Xiulan.


“Kenapa berdecak, bocah ingusan?” Su Xiulan mengejek San Zhu balik sebelum keduanya saling menatap tajam satu sama lain dan seperti biasa akan berdebat.


‘Dua wanita ini istrinya? Ini tidak bisa dipercaya tetapi...’ Yin Jinxia membatin dalam hati sambil memperhatikan Fei Chen.


‘Lagi pula dia adalah seorang jenius yang hebat. Sudah semestinya banyak wanita yang ingin bersamanya...’ Yin Jinxia gelisah dengan perasaannya yang tiba-tiba mmerasa cemburu, ‘Dan mengapa aku merasa cemburu?’

__ADS_1


“Tuan Putri, lebih baik kau tarik kembali pasukanmu ini. Situasi di Kekaisaran Ma sedang dalam masa pemulihan. Sebagai permintaan maaf atas perbuatan Kaisar Ma sebelumnya, aku akan menjelaskan semua yang terjadi disana padamu dan ada banyak hal yang ingin kutanyakan padamu.”


Fei Chen akhirnya membuka suara dan membuat Yin Jinxia tersentak. Gadis itu lama menjawab karena masih merasa bahwa pemuda dihadapannya adalah ilusi yang selama ini dia cari.


“Apa kau sungguh Fei Chen?” Yin Jinxia bertanya dan Fei Chen menjawab.


“Ya, aku adalah Fei Chen.”


“Fei Chen yang itu bukan? Fei Chen yang menyelamatkanku saat di Lembah Naga?” Yin Jinxia kembali bertanya untuk memastikan.


Fei Chen tersenyum tipis sebelum kembali menjawab, “Kau bertarung seimbang dengan Lili, kalian berdua sama-sama pingsan sehingga aku yang memenangkan turnamen itu.”


“Fei... Chen...” Yin Jinxia tersenyum dan menyeka sedikit air matanya.


“Aku tidak menyangka kau masih hidup...”


Fei Chen hanya tersenyum tipis dan mengetahui bahwa Yin Jinxia memiliki sebuah perasaan khusus padanya. Entah gadis itu menjadikan dirinya sebagai acuan untuk menjadi lebih kuat atau berusaha mengejar dirinya, tetapi semua itu membuat Fei Chen merasa tersanjung karena mengetahui perkembangan Yin Jinxia yang pesat.


Su Xiulan yang melihat ekspresi Fei Chen dan Yin Jinxia menatap tajam keduanya, ‘Suami manisku sangat misterius dan aneh. Aku sudah menawarkan diri berulang kali tetapi dia menghindar... Apa jangan-jangan dia telah memiliki sepuluh wanita lain yang akan dijadikan istrinya? Dan dia berniat melaksanakan malam pertama bersama-sama?’


Saat Fei Chen dan Yin Jinxia mengobrol tiba-tiba Su Xiulan mencubit lengan Fei Chen dan berkata, “Suamiku, ternyata kau diam-dian menghanyutkan dan sangat mesum...”

__ADS_1


“Hah? Apa yang kau katakan barusan?” Fei Chen mengerutkan keningnya karena mengetahui Su Xiulan berpikir yang tidak-tidak.


’Ah, dia pasti sedang mengkhayalkan sesuatu yang aneh.’ Sedangkan San Zhu menghela nafas panjang.


__ADS_2