
PPFC 53 - Lin She vs Qie Yang
“Chenchen, bagaimana pertandinganku? Aku mengalahkan tunanganmu itu.” Jia Li duduk disamping Fei Chen dan menanti pujian darinya.
“Pertandingan yang menarik. Jika kau tidak giat berlatih, mungkin dalam tujuh tahun dia akan mengalahkanmu.” Fei Chen bersikap biasa saja dan membuat Jia Li cemberut.
Bersamaan dengan Fei Chen dan Jia Li yang berbincang, dibawah sana terlihat pertarungan yang sengit antara Qie Yang melawan Lin She.
Baik Qie Yang ataupun Lin She memulai serangan dengan jurus andalan mereka. Keduanya seimbang diawal dan terus melakukan pertukaran serangan yang hebat.
“Dua pemuda berumur tujuh belas tahun yang sama-sama jenius.” Liu Chuxing mengamati pertarungan sengit itu.
Syarat mengikuti Turnamen Harimau Kai adalah berumur sepuluh tahun sampai tujuh belas tahun. Bisa dibilang peserta yang lolos ke babak delapan besar didominasi umur yang mendekati tujuh belas, sedangkan untuk Yue Lian adalah peserta termuda.
“Saudara Qie, aku sudah lama menanti ini. Mari kita buktikan siapa di antara kita bertiga yang terhebat!” Lin She mengalirkan tenaga dalam pada bilah pedangnya hingga bilah pedangnya mengeluarkan api.
Qie Yang menyeringai lebar, “Jangan gegabah, Saudara Lin! Baik dirimu ataupun Hongyun, kalian berdua bukanlah tandinganku!”
Sama halnya dengan Lin She yang mulai bertarung lebih serius, Qie Yang melakukan hal yang sama. Saat kedua pedang bersentuhan, hembusan angin disertai api menyebar ke segala penjuru lapangan.
Pertandingan keduanya membuat penonton bersorak karena keduanya sama-sama lincah dan agresif dalam melakukan pertukaran serangan.
Ayunan pedang Qie Yang lebih lincah dan agresif dibandingkan Lin She, hanya saja pertahanan Lin She tidak menunjukkan celah sehingga pertarungan keduanya menguras energi dan stamina.
“Sepertinya pertandingan ini akan sama seperti pertandingan sebelumnya.”
__ADS_1
“Bisa dibilang pertandingan ini lebih menarik karena keduanya sama-sama menunjukkan keinginan untuk mengalahkan lawannya dengan aura pembunuh.”
“Aku bertaruh seribu keping emas untuk Qie Yang!”
“Hei, apa kau menantangku? Siapa takut, aku pegang Lin She!”
Para penonton memberikan komentar mereka. Ada yang menebak hasil akhir pertandingan dan ada yang melakukan pertaruhan.
Bisa dibilang pertandingan kali ini sangatlah menarik. Yang awalnya Lin She mulai tertekan kini mulai melakukan serangan balik.
“Sepertinya aku tidak bisa mengimbangimu, tetapi sekarang giliranku untuk melakukan serangan balasan.” Terlihat Lin She menghindari tebasan pedang Qie Yang dan melakukan serangan balik dengan cepat.
Qie Yang tidak menurunkan kewaspadaannya dan menyambut tebasan pedang yang membara itu. Kedua pedang yang bersentuhan menggema, setelahnya Lin She menggunakan langkah tipuan dan melepaskan satu tebasan yang dipenuhi tenaga dalam.
Saat menahan tubuh Qie Yang terpental kebelakang membuat para penonton terkejut. Selepas itu Lin She mempersingkat jarak dan terlihat telah mengalirkan tenaga dalam pada bilah pedangnya lebih besar dari sebelumnya.
Lin She lebih dulu melakukan serangan, “Gelombang Api!” Dengan gerakannya yang gesit serta pola langkahnya yang unik, Lin She berhasil menarik perhatian para penonton.
Qie Yang tidak tinggal diam dan langsung menyambut serangan yang dilepaskan Lin She kearahnya, “Gelombang Kuasa!”
Saat kedua jurus pedang itu bertabrakan, ledakan tercipta. Baik Qie Yang ataupun Lin She langsung bergerak mendekati masing-masing sambil melepaskan serangan demi serangan.
“Tidak buruk!” Qie Yang tersenyum lebar saat menyambut serangan Lin She.
“Kita lihat sejauh mana kau bisa bertahan!” Qie Yang menghindari satu tebasan yang mengincar kepalanya.
__ADS_1
Lin She merasakan tubuhnya terasa berat saat Qie Yang melepaskan aura pembunuh. Peraturan Turnamen Harimau Yin diperbolehkan bertarung dengan menggunakan aura pembunuh namun dilarang keras melakukan pembunuhan sesama generasi muda aliran putih dan netral.
Permainan pedang Qie Yang berubah, sekarang setiap tebasan pedangnya sangat mematikan. Bahkan Qie Yang telah mendaratkan beberapa tebasan ditubuh Lin She.
Dalam hitungan detik, Qie Yang mendominasi serangan dan tidak memberikan celah pada Lin She untuk menyerang balik.
“Ledakan Tiga Cakram!”
Qie Yang tidak menyerang secara lurus namun dari segala arah. Lin She yang gagal mengantisipasi serangan tersebut mengalami luka di sekujur tubuhnya dan terpental beberapa meter dengan tubuh yang bersimbah darah.
“Berhenti!” Liu Chuxing bisa melihat luka yang dialami Lin She hampir fatal. Tetapi Qie Yang terlihat tidak berniat membunuh Lin She walaupun serangannya sangatlah mematikan.
“Junior hanya mengincar pijakan kakinya dan tanah disekitarnya. Jika serangan ku mengenai tubuhnya secara langsung, dia pasti sudah...” Qie Yang tidak melanjutkan perkataannya dan menghela nafas sambil menyarungkannya pedangnya.
“Pemenangnya Qie Yang dari Sekte Seribu Pedang!”
Liu Chuxing mendekati Lin She dan memberikan pertolongan pertama.
“Tetua Liu, aku...” Lin She ingin menangis saat mengetahui dirinya masih jauh berada dibawah Qie Yang.
“Jenius? Aku terlalu arogan sampai lupa jika ada orang yang lebih pantas dipanggil jenius dibandingkan diriku.” Lin She mengingat tentang perkataan Yue Lian tentang Fei Chen yang menolong dirinya saat diserang Manusia Buas.
‘Sepertinya aku memang harus kalah. Kalah di pertandingan dan percintaan.’ Lin She tersenyum kecut karena mengetahui Fei Chen masih berumur tiga belas tahun namun jelas banyak perempuan yang tertarik padanya.
Selanjutnya Lin She kembali ke bangku penonton dan dihibur oleh Long Xiaoya dan Wei Hongyun serta Yue Lian.
__ADS_1
“Baiklah, kita beralih ke pertandingan selanjutnya...” Liu Chuxing memanggil dua nama peserta yang akan bertanding dipertandingan ketiga babak delapan besar Turnamen Harimau Yin.