Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 223 - Organisasi Bunga Gelap


__ADS_3

PPFC 223 - Organisasi Bunga Gelap


Kota Huafei, Kekaisaran Yin.


Semenjak kematian Guan Zhou, kondisi Kota Huafei nampak berbeda. Pembantaian terhadap keluarga Guan masih membekas dihati semua orang yang tinggal di Kota Huafei. Tidak banyak yang mengetahui jika pembantaian tersebut mengorbankan beberapa generasi muda seperti Guan Peng contohnya.


Saat ini Kota Huafei dipimpin oleh kakak Guan Ling yang bernama Guan Ai. Guan Ai merupakan istri dari Guan Han yang Fei Chen bunuh di Lembah Sunyi.


Dibawah kepemimpinan Guan Ai, Kota Huafei mendapatkan banyak sorotan publik terutama Menteri Song Zhein. Berulang kali Menteri Song Zhein ikut campur dalam urusan pemerintahan.


Berkat kesetiaan keluarga Song, Yin San kesulitan untuk ikut campur masalah mengenai Menteri Song Zhein. Hingga akhirnya Yin San membicarakan masalah ini kepada Fei Chen dan Fei Chen berniat menjadikan Huafei sebagai Wujin kedua.


Bukan tanpa alasan Yin San meminta bantuan Fei Chen walaupun pemuda itu sekarang tidak dapat menggunakan Qi. Yin San menilai Fei Chen dapat mengatasi situasi ini karena pemuda itu dengan sukarela membantu dirinya.


Fei Chen melakukan semua itu karena Yin Jinxia merupakan istrinya dan Yin San adalah Ayah mertuanya. Selain karena ingin mengumpulkan informasi tentang beberapa kelompok penjahat yang masih bersembunyi di Kekaisaran Yin, Fei Chen juga ingin memastikan kebenaran tentang keterlibatan Menteri Song Zhein dengan salah satu kelompok pembunuh bayaran yang semakin merajalela dalam bayangan Kekaisaran Yin.


Fei Chen sendiri sudah mendapatkan berbagai macam informasi dari Yin San, Ling Ye ataupun Ling Xiyao tentang keberadaan Hua Ying. Bukan tanpa alasan Fei Chen mencari keberadaan Hua Ying, selain karena gadis itu merupakan anak dari Guan Zhou, gadis tersebut juga memiliki masalah pribadi dengannya.

__ADS_1


Yin San sudah mengerahkan Song Bei untuk melakukan tugas ini namun sangat disayangkan nasib tragis menimpa Song Bei. Jenderal terbaik Kekaisaran Yin tersebut mati bersama anak semata wayangnya Song Han ditangan pria misterius bernama Hua Kangjie.


Situasi ini semakin sulit bagi Yin San karena kematian Song Bei membuat Song Kang mencari dalang dibalik pembunuhan kakaknya.


Ditengah situasi itu beberapa orang melakukan pergerakan. Tidak banyak yang mengetahui jika Organisasi Bunga Gelap mampu bertahan di tengah kekacauan dunia persilatan Kekaisaran Yin berkat pria bernama Hua Kangjie.


Tujuan utama Organisasi Bunga Gelap adalah mengendalikan aliran uang dari dunia bawah atau bayang-bayang Kekaisaran Yin. Selama ini Organisasi Bunga Gelap mengandalkan perdagangan manusia sebagai sumber utama dana mereka.


Dan alasan terbesar inilah yang membuat Fei Chen dengan sukarela membantu Yin San karena Organisasi Bunga Gelap menjual budak kepada Kerajaan Binatang Buas di Kekaisaran Yin.


Kematian Song Bei dan Song Kang menjadi pukulan telak bagi Kekaisaran Yin. Kabar tersebut membuat Hua Ying memutuskan untuk kembali ke Kota Huafei karena mendengar langsung kabar mengenai Guan Ai.


“Hua, bukankah saat ini situasi semakin kacau? Apa kau berniat kembali meninggalkan Ratu Ying?!”


Gadis bernama Shu Zhui menghadang Hua Ying yang terlihat ingin meninggalkan istana tersebut. Istana Langit Biru adalah istana yang berada di Danau Kabut Tersembunyi, Kekaisaran Ma.


Istana Langit Biru merupakan markas utama Ying Xie sang Ratu Neraka yang menguasai Benua Tujuh Bintang dan Benua Sembilan Petir seratus tahun lalu.

__ADS_1


“Meninggalkan Ratu katamu?! Dulu kau yang meracuniku wanita sialan! Kematian Senior Ju dan Senior Han meninggalkan banyak penyesalan untukku dan kau berubah semenjak itu!”


Hua Ying menabrak tubuh Shu Zhui yang menghalangi jalannya. Shu Zhui membiarkan Hua Ying melewati portal teleportasi yang langsung menuju Kekaisaran Yin.


“Zhui‘er, dirimu berbuat seperti itu karena ingin Ying‘er hidup damai bukan? Kalian berdua sudah seperti anakku menggantikan Ju dan Han. Aku ingin yang terbaik untuk kalian...”


Shu Zhui menoleh ke sumber suara dimana Ying Xie datang menghampirinya sambil menuruni tangga.


“Ratu Ying, apa kau yakin membiarkan Hua pergi sendirian? Kenapa kau bisa sangat yakin jika pemuda di Lembah Sunyi itu akan terlibat dengan Hua Ying?” Tanya Shu Zhui cemas.


“Bukankah Ying‘er pernah menceritakan kepada kita tentang bocah yang menolong dirinya. Racunmu itu hanya bisa dipatahkan olehku dan orang yang memiliki kekuatan mirip sepertiku,” jawab Ying Xie.


“Jadi maksud Ratu, pemuda itu adalah orang yang memiliki kekuatan sama seperti Ratu?” Tanya Shu Zhui kembali.


“Saat pertama kali melihatnya, aku mengetahui jika pemuda itu adalah pemilik Tubuh Raja Neraka. Dia adalah takdirku. Orang itu dapat mematahkan kutukanku dan mengembalikan lumpuhnya kekuatanku,” jawab Ying Xie.


“Sebaiknya kita memastikan keberadaan Raja Iblis Buas dan orang itu, Zhui‘er. Aku merasa orang itu sangat berbahaya karena ulahnya Pulau Sembilan Keseimbangan dikuasai oleh bocah bodoh itu.” Ying Xie menambahkan.

__ADS_1


Lalu keduanya berbincang singkat sebelum Ying Xie berjalan melewati portal teleportasi dan disusul oleh Shu Zhui.


__ADS_2