
PPFC 370 - Adu Mekanik
“Kau terlalu meremehkanku Sun Yelong!” Fei Chen tertawa kecil sebelum memperlihatkan bagaimana dirinya menyerap api milik Sun Yelong.
“Bagi diriku semua ini terasa hangat dan sama sekali tidak panas!” Fei Chen menambahkan.
Raut wajah Sun Yelong memburuk mendengarnya. Mengetahui Fei Chen masih muda dan baru mengalami pembangkitan, bukan tidak mungkin Fei Chen akan menjadi ancaman serius dimasa depan.
‘Dengan semua anggotaku termasuk Raido yang sudah meminum darahku, aku akan membangkitkan sosok beliau!’ Setelahnya Sun Yelong menyeringai sebelum melepaskan sejumlah serangan dari tubuhnya.
Fei Chen dengan Pedang Raja Neraka ditangannya menangkis semuanya, lalu melakukan pertukaran serangan dengan Sun Yelong. Pertempuran keduanya berada diatas awan dan beberapa nampak langit seakan terbelah akibat benturan serangan keduanya.
Kerasnya kulit Naga dari Sun Yelong membuat Fei Chen beberapa kali menggunakan sebagian besar tenaga dalamnya. Dengan Mao Gang yang membantu serangan, Fei Chen dalam beberapa langkah saja sudah dalam posisi terdesak.
“Cih! Benar-benar mengganggu!” Fei Chen menghempaskan ratusan pedang tanpa wujud milik Mao Gang dengan tebasan pedangnya.
Kemudian Fei Chen mengambil langkah untuk menjaga jarak namun Sun Yelong dengan cepat memprediksi pergerakan Fei Chen. Lalu dengan cepat Sun Yelong mengarahkan ekornya pada tubuh Fei Chen.
BAMMM!!!
Fei Chen tanpa persiapan terkena hantaman keras ekor Sun Yelong. Kemudian Mao Gang dengan menggunakan Hawa Iblis Sejati menciptakan sebuah pedang yang dia gunakan untuk menebas tubuh Fei Chen.
Namun Fei Chen dengan lincah dapat menangkis tebasan pedang Mao Gang. Sulit mendapatkan keseimbangannya kembali sehingga Mao Gang melancarkan serangan bertubi-tubi.
__ADS_1
Fei Chen mengeluarkan Aura Raja Neraka lebih besar dari sebelumnya yang menyatu dengan Energi Iblis. Kedua aura itu membuat hawa disekitar Fei Chen mencekam serta pekat.
Mao Gang yang awalnya tanpa ragu menyerang Fei Chen, kini lebih berhati-hati saat merasakan aura yang sama dengan dirinya.
“Dewi Iblis! Bagaimana mungkin dia memilihmu?!” Mao Gang merapatkan giginya dan memegang bilah pedang Fei Chen.
Lalu dengan kecepatan tinggi Mao Gang membanting tubuh Fei Chen ke tanah. Retakan tanah terlihat jelas disertai dengan dentuman yang menggema.
Beberapa detik kemudian api menyebar dengan cepat sebelum akhirnya Fei Chen melepaskan api hitam yang membuat Mao Gang menjaga jarak.
“Sial! Apa kau ingin mematahkan tulangku hah?!” Fei Chen tersenyum lebar dan tidak menunjukkan rasa sakit walaupun mulutnya sempat mengeluarkan darah.
Melihat hal ini Sun Yelong dan Mao Gang keheranan. Serangan bertubi-tubi sudah keduanya lepaskan kepada Fei Chen, namun Fei Chen terlihat penuh energi.
Aura Iblis yang keluar dari tubuhnya membuat semua yang ada disekitarnya terkena tekanan gravitasi kecuali Sun Yelong.
Fei Chen sendiri kesulitan bergerak sekarang bahkan saat Mao Gang mempersingkat jarak dan memberikan sejumlah pukulan pada perutnya.
Fei Chen merapatkan giginya menahan rasa sakit akibat pukulan Mao Gang. Lalu dari atas Sun Yelong sudah bersiap melepaskan sejumlah sabit angin yang tajam.
Fei Chen yang tidak berdaya terkena serangan tersebut. Walaupun sekujur tubuhnya penuh luka namun sabit angin Sun Yelong tidak dapat membelah tubuh Fei Chen.
“Apa hanya segini kemampuanmu Raja Neraka?!” Mao Gang melepaskan tekanan yang lebih besar dan membuat tubuh Fei Chen terhimpit dengan tanah.
__ADS_1
“Bagus Mao Gang! Sekarang giliranku!” Sun Yelong mengubah wujudnya menjadi setengah Naga dan setengah manusia.
Lalu dengan menggunakan pukulan petirnya, Sun Yelong melepaskan serangan penghabisan pada kepala Fei Chen.
Saat pukulan petir Sun Yelong hampir bersentuhan dengan kepala Fei Chen, sesuatu yang mengejutkan terjadi. Fei Chen menciptakan perisai tanah yang menahan pukulan petir Sun Yelong.
Memaksanya kondisi tubuhnya Fei Chen dapat bergerak dibawah tekanan gravitasi Mao Gang.
“Kerakusan Yang Terdalam!”
Fei Chen melepaskan serangan Teknik Api Hitam kepada Sun Yelong lalu disusul dengan Seni Pedang Raja Naga.
“Melahap Langit!”
Sun Yelong menahan tebasan tersebut menggunakan tangan kirinya dan itu membuatnya kehilangan tangan kiri tersebut.
“Apa?” Alangkah terkejutnya Sun Yelong saat mengetahui Fei Chen dapat memotong tangan kirinya, terlebih aura yang dikeluarkan Fei Chen kini nampak berbeda dari sebelumnya.
Setelah menyerang Sun Yelong, kini Fei Chen menyerang Mao Gang dan membuat orang itu terlambat menghindari serangannya.
“Seni Pedang Raja Naga — Lima Jari Petir!”
Satu tebasan mendarat tepat di perut Mao Gang dan membuat Fei Chen melakukan serangan balik kepada keduanya.
__ADS_1