Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 148 - Akhir Sekte Seribu Pedang


__ADS_3

PPFC 148 - Akhir Sekte Seribu Pedang


“Suamiku! Aku sarankan untuk membunuh mereka semua agar kelak dikemudian hari tidak ada hal yang merepotkan kita!”


Ditengah situasi yang menegangkan itu Su Xiulan meneriakkan sesuatu kepada Fei Chen yang mana membuat Long Xiaoya, Yue Lian dan Murong Liuyu terlihat tidak percaya saat mendengarnya.


“Hmm...”


Fei Chen hanya menggumam pelan sebelum melepaskan energi pedang dan bergerak kearah barisan pendekar Sekte Seribu Pedang.


Apa yang mereka saksikan di pertempuran itu tidak lebih dari sebuah pembantaian. Pendekar Lembah Naga dan Lembah Pedang tercengang melihat kejadian tersebut setelah menjaga jarak.


Fei Chen tidak menunjukkan belas kasih saat membunuh setiap pendekar Sekte Seribu Pedang yang melawannya ataupun hendak menyerah.


Satu hal yang sekarang menguasai pikirannya adalah menghabisi seluruh anggota Sekte Seribu Pedang. Sekitar seribu lebih pendekar yang berniat membinasakan Lembah Naga dan Lembah Persik ini sama sekali tidak berkutik di hadapan Fei Chen.


Su Xiulan dan San Zhu menonton aksi Fei Chen dengan santai seolah-olah sudah terbiasa dengan hal ini. Bagi Su Xiulan sosok Fei Chen adalah bocah, murid sekaligus suaminya itu membutuhkan sebuah pengalaman yang berharga.


“Bocah Fei, apa kau membutuhkan bantuanku?” San Zhu mencoba menawarkan diri karena gatal ingin membunuh orang yang telah membuat Fei Chen menderita.


“Lebih baik kau diam! Satu hal lagi berhenti memanggilnya Bocah Fei!” Su Xiulan menatap tegas San Zhu dan membuat wanita itu mendecakkan lidahnya.


“Dasar tidak asik!”


Sementara dibawah sana Fei Chen terus bergerak membunuh setiap pendekar Sekte Seribu Pedang hingga medan pertempuran itu tercium bau amis yang menyengat.


“Bagaimana bisa seperti ini?! Aku harus mencari beliau!” Hung Shinji hendak pergi namun dia dikejutkan dengan Fei Chen yang membunuh seluruh anggota Enam Bayangan Buas termasuk rekannya yang merupakan Tiga Iblis Buas.

__ADS_1


“Berniat melarikan diri? Aku tidak akan membiarkannya!” Fei Chen menggertak Hung Shinji.


“Giliran kalian berdua akan tiba!”


Setelah berkata demikian yang terjadi selanjutnya tidak lebih dari sebuah pembantaian. Dedebuan akibat pertempuran berubah menjadi warna merah dan bau darah semakin menyengat saat Fei Chen membunuh pendekar Sekte Seribu Pedang tanpa menunjukkan belas kasih.


Pertempuran ini bukan hanya menghancurkan hampir seluruh kediaman Lembah Naga, namun tumpukan mayat yang menggunung akibat ulah Fei Chen ini membuat semua pasang mata bergidik ketakutan saat melihatnya.


Fei Chen membunuh semua anggota Sekte Seribu Pedang dan hanya menyisakan Qie Xuexuan, Yin Duan dan Hung Shinji. Diatas tumpukan mayat yang menggunung Fei Chen berdiri memegang pedangnya sambil menatap Hung Shinji dengan pandangan kosong.


“Monster...” Hung Shinji tidak pernah merasa ketakutan seperti ini selain pada Raja Iblis Buas Gao Lu Ma.


Melihat kejadian ini justru membuat Su Xiulan dan San Zhu saling mengobrol dengan tenang. Kedua wanita ini tidak menyangka Fei Chen akan benar-benar menghabisi seluruh pendekar Sekte Seribu Pedang.


“Semua pemilik kekuatan Sembilan Kekacauan Surgawi benar-benar monster...” Su Xiulan bergumam pelan saat melihat Fei Chen berdiri diatas tumpukan mayat.


“Bukankah dirimu juga?” San Zhu tidak habis pikir akan mendengar ucapan barusan dari Su Xiulan.


“Ah, lupakan saja.”


“Daripada itu bukankah Suamiku terlihat seperti Raja Kematian? Dia tidak segan membunuh dan dengan tatapan dinginnya itu seolah-olah dia adalah Dewa Kematian.” Su Xiulan justru terlihat begitu senang dan membuat San Zhu sulit berkomentar.


‘Apa mental Bocah Fei baik-baik saja setelah kejadian ini?’ San Zhu justru mengkhawatirkan sesuatu.


Disaat Su Xiulan dan San Zhu mengobrol, Fei Chen sudah berjalan mendekati Hung Shinji dan Qie Xuexuan yang mematung.


“Jadi dia adik dari Ayahnya Tuan Putri?” Fei Chen menatap Yin Duan yang sama sekali tidak bergerak setelah melihat pembantaian yang dilakukan Fei Chen.

__ADS_1


Hanya dalam waktu kurang dari setengah hari Fei Chen berhasil memusnahkan Sekte Seribu Pedang. Kini dia benar-benar akan memusnahkan hingga ke akarnya.


“Situasi kita sekarang berbeda dengan saat itu bukan?” Fei Chen berkata sambil menyarungkan pedangnya.


Qie Xuexuan memegang pedangnya namun kondisi jiwanya masih terguncang setelah melihat bagaimana seluruh anggotanya mati ditangan Fei Chen.


Semua hal yang dilakukan Fei Chen sama saja telah menghancurkan rencananya yang telah dia bangun selama puluhan tahun belakangan ini. Bukan hanya Qie Xuexuan yang merasa putus asa, bahkan Yin Duan terlihat sangat putus asa sampai tertawa sendiri seperti orang gila.


‘Semua ini adalah salahnya! Aku harus membunuhnya!’ Qie Xuexuan menatap Fei Chen penuh kebencian sambil menarik pedangnya, namun tiba-tiba dia kehilangan keberadaan Fei Chen sebelum dirinya dikagetkan dengan sentuhan tangan Fei Chen di pundaknya.


“Apa kau memiliki kata-kata terakhir sebelum mati?”


“Heh?” Qie Xuexuan kebingungan dengan apa yang barusan terjadi sebelum akhirnya dia merasakan pundaknya dicengkeram Fei Chen hingga hancur.


Qie Xuexuan mengayunkan pedangnya namun Fei Chen dengan santai menangkap tangannya dan mematahkannya. Setelahnya Fei Chen menginjak leher dan perut Qie Xuexuan berulang kali sebelum akhirnya pemuda itu menarik kedua tangan Qie Xuexuan hingga putus dan melemparnya ke sembarang arah.


“Argh! Tanganku! Tanganku!”


Qie Xuexuan berteriak kesakitan dan membuat Hung Shinji ketakutan melihat kekejaman Fei Chen yang membiarkan Qie Xuexuan tewas kehabisan darah.


Berniat melarikan diri justru membuat Hung Shinji mati dengan cepat saat Fei Chen berhasil menghadangnya.


Tangan Fei Chen menusuk dada Hung Shinji dan langsung menghancurkan jantung pria itu.


“Sisanya kau...”


Setelah membunuh Qie Xuexuan dan Hung Shinji, Fei Chen berjalan mendekati Yin Duan sebelum melayangkan satu tendangan yang langsung membuat kepala Yin Duan terpisah dari badannya.

__ADS_1


Hari itu juga Fei Chen mengakhiri peperangan panjang yang terjadi di dunia persilatan Kekaisaran Yin dan hari itu juga Sekte Seribu Pedang benar-benar binasa.


Sesuai perkataan Su Xiulan, semua orang yang melihat pembantaian yang dilakukan Fei Chen menatap Fei Chen segan dan mereka memandang sosok Fei Chen layaknya sosok Raja Kematian.


__ADS_2