Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 67 - Sorot Mata Gelap


__ADS_3

PPFC 67 - Sorot Mata Gelap


Pemandangan saat Fei Chen mengambil jantung Gang Qin dengan rapi dan menghancurkannya membuat semua orang yang melihatnya bergidik ketakutan.


“Jadi kau yang selanjutnya?” Fei Chen menatap Chi Gui yang menjaga jarak.


‘Junior Fei... Dia memiliki kemampuan yang melebihi Senior Liang...’ Qiao Mi menelan ludah saat menatap kedua bola mata Fei Chen yang terlihat begitu gelap.


“Kalian bertiga menjauhlah diriku. Mulai dari sini aku akan membunuh mereka semua!” Fei Chen menatap tajam seluruh pendekar Jalan Naga Hitam sebelum bergerak dengan kecepatan tinggi menuju Chi Gui.


Mengetahui dirinya diincer Fei Chen, secepat mungkin Chi Gui melompat ke atas dan terbang.


“Senior tolong-”


Suara Chi Gui tercekat saat lehernya dicekik Fei Chen yang telah terbang lebih cepat dari dirinya.


“Kau tidak bisa berhenti berbuat kerusuhan bukan?“ Fei Chen mengangkat tubuh Chi Gui tinggi sebelum memukul wajah pria itu, “Aku juga sama, aku tidak bisa berhenti menghancurkan perusuh seperti kalian!”


Tubuh Chi Gui terhempas kebawah dengan kecepatan tinggi dan menghantam tanah. Berikutnya Fei Chen menginjak badan Chi Gui sambil melepaskan aura tubuhnya.


“Tindakan kalian sudah keterlaluan!” Tangan kanan Fei Chen dipenuhi api yang secara perlahan membentuk kepala Naga.


“Amarah Naga Api!”

__ADS_1


Pukulan telak yang mengenai kepala Chi Gui itu mengakibatkan ledakan besar. Chi Gui mati mengenaskan ditangan Fei Chen.


“Kalian berdua tidak perlu menyembunyikan diri! Setelah mereka semua mati, selanjutnya adalah kalian!” Fei Chen berseru lantang sambil menatap keatas langit.


Qiao Mi, Zhang Xue, Xi Taohua serta semua orang menatap ke atas langit mengikuti Fei Chen. Apa yang mereka lihat diatas sana adalah dua pria yang melayang di udara.


“Tidak kusangka aada orang yang mendekati Pendekar Dewa sama seperti kami!” Pria berambut perak turun mendekati Fei Chen, namun seketika dia memilih berhenti saat merasakan aura mematikan yang mengintimidasi.


“Ada apa Zhao? Kenapa kau berhenti bergerak?” Pria berambut merah bertanya karena melihat rekannya waspada.


Pria berambut perak yang bernama Zhao Tian tersenyum menyeringai, “Zhu, pemuda itu memiliki aura yang membuat tubuhku bergidik! Dia berbahaya!”


Mendengar itu pria berambut merah yang bernama Zhu Ming terkejut, “Apa kau serius?”


Tindakannya ini berhasil dan Fei Chen menerjang lautan musuh sambil mengayunkan pedangnya.


“Tarian Api Neraka!”


Fei Chen berniat menghabisi seluruh pendekar Jalan Naga Hitam untuk mengetahui sejauh mana perkembangannya.


Serangannya sangatlah mematikan dan berhasil memukul mundur pendekar Jalan Naga Hitam, namun Fei Chen menyadari jika dirinya bertarung habis-habisan menghadapi seluruh anggota Jalan Naga Hitam maka dia tidak akan bertarung secara maksimal melawan Zhao Tian dan Zhu Ming yang memiliki kemampuan Pendekar Langit Tahap Puncak.


“Kalian bertiga, apakah masih memiliki kekuatan untuk melawan?” Fei Chen menyuruh Qiao Mi, Xi Taohua dan Zhang Xue untuk menghadapi pendekar Jalan Naga Hitam yang tersisa.

__ADS_1


Kurang lebih lima ratus pendekar Jalan Naga Hitam yang tersisa mengepung Fei Chen dari segala arah.


“Jika tidak maka diam disitu dan jangan membebaniku!” Fei Chen berkata dengan dingin sebelum mengayunkan pedangnya menciptakan badai api yang besar.


Berikutnya Fei Chen menyambut serangan dari segala arah sebelum menatap keatas karena menyadari pergerakan Zhao Tian dan Zhu Ming yang hendak menjadikan ketiga wanita dari Istana Bunga Persik menjadi sandera.


Fei Chen mengolah pernapasan Seni Nafas Naga sebelum tubuhnya dilapisi petir putih, “Zirah Naga Petir!”


Dalam sekejap Fei Chen berada di sekitar ketiga wanita dewasa itu sebelum melompat keatas mempersingkat jarak dengan Zhao Tian dan Zhu Ming.


“Apa-apaan?” Zhao Tian reflek mengeraskan kulitnya saat mengetahui Fei Chen mengincar dirinya.


‘Aku benar-benar dipermalukan!’ Qiao Mi mengepalkan tangannya erat sebelum menggenggam pedangnya dan menatap ratusan pendekar Jalan Naga Hitam yang tersisa.


“Aku akan bertarung.”


Melihat Qiao Mi bertarung, Xi Taohua dan Zhang Xue tersenyum karena kedua wanita itu mengira Qiao Mi sudah putus asa.


Fei Chen menghela nafas singkat melihat Qiao Mi, Xi Taohua dan Zhang Xue bertarung.


“Mari kita akhiri pertempuran yang kalian buat!”


Pertarungan di Lembah Binatang Buas memasuki babak akhir saat Fei Chen berhadapan langsung dengan Zhao Tian dan Zhu Ming.

__ADS_1


__ADS_2