Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 278 - Deshe vs Yang Ergou


__ADS_3

PPFC 278 - Deshe vs Yang Ergou


Setelah Ju Ling Shui tertidur, Fei Chen merendam tubuhnya di Kolam Siksa Petir. Tanpa menunjukkan beban bahwa dirinya telah membuat kekacauan di Ibukota Yangdian, dia justru menikmati waktunya bersama Ju Ling Shui mengarungi indahnya malam.


“Sepertinya aku meninggalkan Deshe cukup lama. Aku akan membebaskan Kaisar itu sebelum membuat kekacauan yang lebih besar lagi...” Fei Chen bergumam pelan dan memakai pakaiannya kembali.


Lalu Fei Chen meninggalkan Gunung Menangis dan menuju Ibukota Yangdian. Apa yang Fei Chen lihat saat berada di Istana Yang adalah kekacauan besar dilakukan Deshe, Fei Chen melepaskan Ilusi Naga Giok dan membiarkan Deshe melakukan pertarungan dengan Yang Ergou.


“Deshe, jangan bunuh orang itu. Aku akan membuatnya menderita sebelum dia mati ditanganku.” Fei Chen memberikan perintah sebelum menghilang dalam gelapnya malam.


Deshe memulai amukannya dengan menyerang Yang Ergou secara membabi-buta. Mengetahui dirinya dapat kembali bergerak serta mengeluarkan tenaga dalam, Yang Ergou menyerang Deshe menggunakan permainan jarumnya yang beracun.


“Ular sialan! Semua ini karena ulahmu!” Yang Ergou mengingat beberapa jam kebelakang dirinya gagal mendapatkan Ju Ling Shui.


Dan tengah malam ini kekacauan terjadi di Ibukota Yangdian. Fei Chen terbang melayang diudara dan mengamati keberhasilan Deshe membantai anggota Tujuh Bunga Iblis.


“Kemungkinan Yang Ergou memiliki koneksi dengan salah satu bawahan terkuat Mao Gang... Lima Jari Iblis. Dari yang kurasakan aku tidak dapat mendeteksi aura tersebut. Apa orang itu berada diluar kota atau aku yang tidak dapat mendeteksinya?” Fei Chen menggumam dan melepaskan aura tubuhnya lebih besar dari sebelumnya.


Saat itu juga Fei Chen merasakan hawa keberadaan Qiao Ling yang berbeda. Fei Chen merasakan aura tubuh Qiao Ling terkuras dan merasakan aura lainnya sehingga pemuda tersebut bergegas menuju Penginapan Bunga Cinta.


“Sepertinya Saudari Qiao Ling berhadapan dengan petinggi Tujuh Bunga Iblis...”

__ADS_1


Sementara Fei Chen bergegas menuju Penginapan Bunga Cinta, Deshe dan Yang Ergou bertarung hebat. Deshe sebenarnya dapat membunuh Yang Ergou tanpa kesulitan yang berarti, tetapi ular ini mengurungkan niatnya mengingat perintah yang diberikan Fei Chen.


‘Aku malas bertarung dengannya. Lebih baik aku menggunakan klonku dan memulihkan tenagaku. Sepertinya Hirataka menyuruh klonku banyak bergerak...’ Deshe membatin dan melepaskan diri dari tubuhnya yang besar.


Dengan wujud yang paling kecil Deshe meninggalkan klon tubuhnya yang besar dan sedang bertarung dengan Yang Ergou.


“Ular! Siapa yang menyuruhmu melakukan semua ini?! Apakah pemuda keparat itu?!” Yang Ergou yang sudah dipenuhi emosi mengeluarkan Energi Iblis dalam tubuhnya.


Tubuh Yang Ergou dipenuhi tanda hitam sebelum aura mematikan meluap keluar dari tubuhnya. Dengan gerakan yang cepat Yang Ergou mengubah bentuk jarumnya yang kecil menjadi besar, lalu memainkannya layaknya sebuah pedang.


Tusukan-tusukan jarumnya menembus tubuh Deshe dan perlahan serangannya membuat Deshe tidak berkutik. Deshe mengeluarkan api dari dalam mulutnya untuk memberikan perlawanan sengit, namun dengan cepat Yang Ergou menghindarinya.


“Ular sialan! Sepertinya kau memberikanku perlawanan sengit!”


‘Ini lebih mudah! Sepertinya dia menggunakan segenap kemampuannya untuk melawan klonku?’ Deshe membatin sebelum mengeluarkan petir dari dalam tubuhnya.


Seketika gerakan Deshe semakin cepat dan amukannya membuat kerusakan yang besar. Walaupun melindungi para penduduk karena merasa bersalah telah menghancurkan rumah mereka, Deshe sendiri terlihat menikmati saat tubuhnya menghancurkan bangunan megah ataupun yang sederhana.


Deshe mengeluarkan bola-bola api dari dalam mulutnya. Bola-bola api berjumlah puluhan itu membakar bangunan dan membuat pergejolakan semakin hebat.


‘Sepertinya aku terlalu berlebihan...’ Deshe membatin dan melihat sekelilingnya yang dipenuhi api.

__ADS_1


Situasi ini membuat Deshe semakin mengeluarkan banyak serangan pada Yang Ergou. Serangan demi serangan terus dilancarkan Deshe, sedangkan Yang Ergou menghindari dan beberapa kali menangkisnya.


“Rupanya kau cukup tangguh ular sialan!” Yang Ergou tersenyum menyeringai dan membuat Deshe hampir mengeluarkan bisanya.


‘Manusia rendahan ini! Hanya karena mempunyai kekuatan Iblis, dia mengira aku lemah? Dengan semburan bisaku, kau akan mati dalam seketika!’ Deshe hampir emosi namun beruntung dapat menahannya.


Pertarungan itu berlangsung lama karena Deshe berniat menguras tenaga Yang Ergou. Pada akhirnya Deshe sengaja membuat Yang Ergou keluar Ibukota Yangdian.


Dengan seluruh kekuatan klon dalam wujud besar, Deshe meledakkan tubuhnya dan membuat Yang Ergou melarikan diri menuju Reruntuhan Dewi Iblis.


Ledakan besar menggema dan bunyi keras memenuhi Ibukota Yangdian. Kejadian ini membuat pergejolakan hebat di Ibukota Yangdian berakhir.


Tanpa mengotori tangannya Fei Chen membinasakan seluruh anggota Tujuh Bunga Iblis dengan bantuan Deshe. Setelah kepergian Yang Ergou, Deshe tidak dapat menemukan sosok yang berada dibelakang Yang Ergou dan mengendalikannya sehingga ular tersebut melaporkannya kepada Fei Chen.


Fei Chen yang mengetahui hal ini berniat mengatasi masalah terakhir di Penginapan Bunga Cinta karena di penginapan tersebut dijaga ratusan pendekar.


Dengan gerakan yang cepat Fei Chen menyerang para pendekar yang merupakan bawahan Kang Feihu. Permainan pedangnya membuat seratus pendekar binasa dalam sekejap.


“Tuanku, seperti biasa kau sangat keren saat bertarung,” puji Deshe yang sekarang wujudnya mengecil dan bersembunyi di kepala Fei Chen.


“Kembalilah ke bayanganku, Deshe. Pulihkan tenagamu karena besok kita akan pergi ke Reruntuhan Dewi Iblis.” Fei Chen memberikan perintah dan Deshe langsung menurutinya.

__ADS_1


Setelah itu Fei Chen berdiri didepan pintu penginapan mengamati apa yang terjadi didalam sana.


__ADS_2