
PPFC 83 - Iblis Bunga Tulip, Gung Taiji.
“Ketua Qiao, kita harus menghadang mereka dan menunggu bala bantuan!” Wanita tiga puluh satu tahun yang mengendalikan tanah itu berkata. Wanita ini bernama Shin Riu dan merupakan mantan Tetua Istana Bunga Persik.
“Aku dengar Saudari Zhang dan Saudarinya Xi sedang menuju kemari bersama Senior Liang.” Perempuan berumur dua puluh lima tahun yang mengendalikan akar-akar pepohonan menanggapi. Wanita ini bernama Xiu Ziwei dan juga merupakan mantan Tetua Istana Bunga Persik.
“Sepertinya memang sulit untuk memberikan luka pada kadal tua ini!” Terlihat jelas raut wajah kekesalan wanita yang menyerang perut Hu Baohen menggunakan tapaknya. Wanita ini bernama Bai Shinhwa dan juga merupakan mantan Tetua Istana Bunga Persik.
“Kalian berempat pikir serangan ini bisa menghentikanku?!” Hu Baohen melepaskan aura tubuhnya dan seketika kilatan petir menyambar setiap tubuhnya menghancurkan akar-akar yang melilit tubuhnya ataupun tanah yang mencengkeram kakinya.
“Jangan remehkan aku wanita sialan!” Raut wajah murka Hu Baohen menunjukkan keseriusannya.
“Tetua Hu, izinkan aku bergabung!” Gung Taiji terbang rendah dan tersenyum memperhatikan Bai Shinhwa. Sepertinya pria sepuh ini tertarik pada Bai Shinhwa.
“Baiklah, sekarang aku meniup serulingku. Aku mengalah soal wanita incaranmu tetapi wanita yang lainnya adalah milikku.” Gung Taiji mulai meniup serulingnya.
“Terserahmu, Tetua Gung!” Hu Baohen mengalirkan tenaga dalam pedangnya sambil menyerang Hua Ruyun dan Bai Shinhwa.
__ADS_1
Hua Ruyun memanipulasi aura tubuhnya menjadi harimau emas yang berjumlah sepuluh dan menyerang Hu Baohen. Namun dengan mudah Hu Baohen menghancurkan sepuluh harimau emas itu.
Bai Shinhwa mengalirkan tenaga dalam pada telapak tangannya dan mempersingkat jarak, “Tapak Musim Gugur!”
“Kau menyentuh dadaku! Bagaimana jika aku melakukan hal yang sama?” Hu Baohen memutar tubuhnya dan menciptakan badai petir yang menghempaskan tubuh Hua Ruyun dan Bai Shinhwa bahkan Qiao Mi sekalipun ikut terhempas jauh.
“Alunan Melodi Kesunyian...” Kembali Gung Taiji memainkan serulingnya dan membuat seluruh pendekar Lentera Bunga Persik kehilangan semangat bertarung.
“Bagus, Tetua Gung. Kita adalah kombinasi terbaik di Tujuh Bunga Iblis. Tidak ada yang bisa mengalahkan kita saat kita berdua bertarung bersama.” Hu Baohen melepaskan aura pembunuh yang mendominasi pertarungan.
Kali ini Hu Baohen mengincar Shin Riu dan Xiu Ziwei. Keduanya mencoba menahan serangan Hu Baohen namun dampak besar serangan Hu Baohen benar-benar terasa dan membuat keduanya terpental jauh dipenuhi luka.
“Sepertinya kemampuan kalian hanya segini...” Nampak ekspresi meremehkan Hu Baohen yang melihat seluruh pendekar Lentera Bunga Persik tidak berdaya.
“Saat aku memainkan serulingku, maka semua lawanku tidak akan berdaya apalagi lawan yang tingkatannya jauh dibawahku.” Gung Taiji tertawa dan berhenti memainkan serulingnya.
Saat Hu Baohen dan Gung Taiji tertawa, kedatangan Liang Cheng bersama Zhang Xue dan Xi Taohua membuat keduanya berhenti tertawa.
__ADS_1
“Kita terlambat!” Zhang Xue mengumpat, begitu juga dengan Xi Taohua.
“Sepertinya kakek tua kesiangan menyelamatkan para wanitanya. Maaf saja, tetapi mereka semua akan menjadi budak kami, termasuk dua wanita yang bersamamu itu.” Hu Baohen tersenyum mmenyeringai sambil menatap Liang Cheng.
“Aku akan melawannya, Tetua Hu.” Gung Taiji menatap Liang Cheng dan kembali meniup serulingnya.
“Kalau begitu aku akan mengurus kedua wanita itu termasuk mereka. Akan kubuat mereka semua seperti pemimpinnya.” Seringai jahat tergambar jelas diwajah Hu Baohen sebelum akhirnya suara alunan nada seruling milik Gung Taiji memenuhi Lentera Bunga Persik.
“Alunan Melodi Kekacauan!”
Aura tubuh yang pekat keluar dari seruling Gung Taiji. Liang Cheng menaikan kewaspadaannya sambil mempersingkat jarak.
Saat keduanya hendak saling berhadapan, puluhan pasukan bersenjata tiba-tiba melompat dari arah belakang Gung Taiji dan menyerang Liang Cheng secara brutal.
“Mengamuklah, para bonekaku!” Gung Taiji tersenyum lebar saat melihat ekspresi terkejut Liang Cheng.
Kembali lagi pertempuran di wilayah utara Istana Naga Neraka Terdalam lebih tepatnya Lentera Bunga Persik terjadi.
__ADS_1