Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 262 - Yang Ergou


__ADS_3

PPFC 262 - Yang Ergou


Apa yang menimpa Tetua Lentera Bunga Persik membuat Fei Chen khawatir mengenai kondisi mereka semua. Fei Chen sendiri mendengarkan penjelasan Xiu Ziwei dan tidak ingin melibatkan Qiao Mi yang sekarang tengah mengandung anaknya.


“Masalah ini bisa ku selesaikan dengan cepat. Kekaisaran Yang ya? Jika tidak salah Guru dan Senior Zhui juga sedang menuju kesana.”


Xiu Ziwei mengerutkan keningnya karena berpikir masalah internal Lentera Bunga Persik akan mengganggu perjalanan Fei Chen, namun justru sebaliknya.


‘Tunggu sebentar... Matriark Qiao pernah menceritakan kepadanya tentang Pedang Sembilan Petir dan dia berniat akan bertanggung jawab...’ Tiba-tiba Xiu Ziwei menelan ludah dan menatap rumit Fei Chen.


“Ada apa Senior Xiu?” tanya Fei Chen.


“Tidak... Tidak ada apa-apa. Aku akan menyapa Matriark Qiao terlebih dahulu...” Setelah menjawab, Xiu Ziwei berlari menuju tempat keberadaan Qiao Mi.


Fei Chen tersenyum tipis melihat tingkah Xiu Ziwei sebelum akhirnya dia pergi menemui Shu En. Fei Chen memberitahu tentang kondisi Shu Zhui kepada Shu En sebelum melangkahkan niatnya untuk menuju Kekaisaran Yang.


Kepergian Fei Chen secara mendadak ini tidak diketahui siapapun, Fei Chen sendiri ingin memastikan dengan mata kepalanya sendiri mengenai kondisi Kekaisaran Yang.


Selain itu dia sudah mencari tahu latar belakang anak perempuan Liang Cheng tanpa sepengetahuan kakek sepuh tersebut. Informasi yang dia dapat dari Ling Ye membuat Fei Chen ingin membantu Liang Cheng melepaskan penyesalan terbesar dalam hidupnya.

__ADS_1


____


Sebuah reruntuhan kuno di Kekaisaran Yang telah disembunyikan oleh Kaisar Yang selama puluhan tahun, namun semenjak Kaisar Yang Ergou mengambil alih tahta, semuanya berubah.


Reruntuhan kuno yang dikenal sebagai Reruntuhan Dewi Iblis itu merupakan tempat sakral bagi Kaisar Yang Ergou untuk melakukan ritual malam bersama para selirnya.


Berkat bantuan salah satu dari Lima Jari Iblis yang merupakan bawahan terkuat Mao Gang, Kaisar Yang Ergou percaya jika melakukan hubungan badan dengan perempuan suci akan memberikannya banyak kekuatan.


Seperti halnya para Raja Iblis Agung yang mendapatkan kekuatan dari Energi Iblis, Mao Gang mengendalikan orang-orang agar kekuatannya semakin bertambah kuat melalui perantara seperti Kaisar Yang Ergou dan para bawahannya.


Didalam Istana Yang terlihat Kaisar Yang Ergou sedang berdiri menatap para bawahannya yang merupakan anggota dari Tujuh Bunga Iblis. Dari tujuh hanya enam yang tersisa dan Kaisar Yang Ergou belum mengangkat anggota baru kelompok pembunuh tersebut.


“Kematian Hu Baohen dan Kung Taiji sangat disayangkan dan itu sudah beberapa bulan yang lalu. Kehadiran Lang Feng menggantikan Hu Baohen mengisi kekosongan kalian, tetapi aku membutuhkan bawahan yang terkuat dari yang terkuat. Seperti yang kalian ketahui, dua Kekaisaran tersisa di benua ini yang seharusnya sudah hancur telah berkembang kembali.” Kaisar Yang Ergou menatap enam orang yang bersujud di bawahnya.


Kaisar Yang Ergou berniat menculik Jia Minji dan Chu Meilan, semua itu untuk memancing kedatangan Fei Chen ke Kekaisaran Yang karena Mao Gang ingin melihat sendiri bagaimana sosok Raja Neraka yang berhasil menyegel Qi Che.


Mao Gang selalu bertindak lewat perantara bahkan saat dia ingin melihat sendiri kemampuan Fei Chen, Mao Gang mengirim Bao Hong Zheng untuk melihat situasi di Kekaisaran Yang dan Kekaisaran Chu.


“Yang Mulia Yang, hamba telah melakukan sesuatu yang akan membuat Raja Neraka datang ke negeri ini. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena hamba yakin orang itu pasti akan datang, apapun yang terjadi.” Salah satu pria yang bersujud berkata. Pria itu adalah Lang Feng yang berhasil menculik para Tetua Lentera Bunga Persik.

__ADS_1


Kaisar Yang Ergou mengerutkan keningnya karena tidak menyangka Lang Feng akan berkata demikian.


“Raja Neraka pasti akan datang kemari katamu? Lang Feng, kau tahu bukan konsekuensinya jika bercanda denganku?!” Kaisar Yang Ergou mengancam Lang Feng dengan aura pembunuh.


Bukannya takut, Lang Feng justru tersenyum lebar. Reaksinya ini sangat jarang terlihat bagi anggota Tujuh Bunga Iblis yang lain. Mengingat Lang Feng bertugas di luar Kekaisaran Yang, pria itu sangat jarang menunjukkan sikapnya kepada anggota yang lain.


“Kenapa kau tersenyum?!” Kaisar Yang Ergou bertanya dengan nada mengancam.


Lang Feng menjawab, “Yang Mulia, hamba hanya merasa begitu bangga memiliki penguasa seperti anda yang kuat dan bijaksana.”


Mendengar itu Kaisar Yang Ergou mengerutkan keningnya, ‘Dia tidak berbohong, tetapi mengapa aku merasa diremehkan?’


Saat Kaisar Yang Ergou hendak mendekati Lang Feng, seekor ular kecil berwarna putih jatuh dari atas langit-langit atap istana.


“Ular?” Lang Feng menatap tajam ular tersebut begitu juga dengan yang lainnya.


“Yang Mulia, apa perlu kita membasminya?” Salah satu anggota Tujuh Bunga Iblis bernama Hei Yu bertanya. Pria yang dijuluki Iblis Bunga Anggrek itu berpendapat jika ular tersebut merupakan hewan dari seorang mata-mata.


“Tunggu sebentar, Iblis Bunga Anggrek. Lihat diatas bukankah itu sarangnya? Sebelumnya tidak seperti ini...” ucap pria berambut putih yang bernama Kang Feihu dan memiliki julukan Iblis Bunga Melati.

__ADS_1


“Kenapa ada sarang ular di Istana Yang ku ini?!” Kaisar Yang Ergou sendiri selalu menyuruh pelayan membersihkan setiap ruangan pribadinya.


Tetapi hari ini Kaisar Yang Ergou merasa ada yang tidak beres dengan kejanggalan semua ini. Sebelum Kaisar Yang Ergou menyadari lebih jauh, ular kecil berwarna putih yang jumlahnya banyak itu berjatuhan dilantai dan sosok ular berwarna putih yang besar muncul diantara mereka semua.


__ADS_2