Perjalanan Pedang Fei Chen

Perjalanan Pedang Fei Chen
PPFC 361 - Dua Istri Onigari


__ADS_3

PPFC 361 - Dua Istri Onigari


Setelah meninggalkan Kota Hamu, akhirnya Fei Chen melakukan perjalanan menuju Kota Seifu bersama San Zhu dan Futaba. Dalam perjalanan Fei Chen selalu digoda San Zhu sedangkan Futaba mulai merasa dekat dengan Fei Chen karena pemuda itu berulang kali menolongnya.


“Chen‘er, pijat punggungku. Kau harus tanggung jawab.” San Zhu mengeluh dan menatap manja pada Fei Chen.


Fei Chen hanya mengangguk dan mulai memijat punggung San Zhu. Futaba yang melihat kedekatan San Zhu dan Fei Chen menjadi penasaran karena mengira keduanya memiliki hubungan darah.


‘Kakak dan adik? Tetapi mereka berdua sudah melakukan itu, walaupun Tuan Onigari memiliki kelainan karena...’ Pikir Futaba yang tidak dapat melanjutkan perkataannya karena mengingat cerita San Zhu tentang Fei Chen.


“Aaaahhhh... Nikmatnya... Nah disitu Chen‘er...” Suara San Zhu membuat Futaba merinding, sedangkan Fei Chen berdesir hebat.


“Suaramu membuat orang salah paham, Kakak Zhu.” Fei Chen menegur San Zhu.


“Siapa yang peduli. Lagipula kau sudah mendengarnya beberapa kali bahkan kau mengatakan dirimu menyukai suara manjaku dan malah menyuruhku berteriak keras.” San Zhu blak-blakan dan membuat wajah Futaba merah padam.


Fei Chen yang menyadari perubahan raut wajah Futaba hanya pasrah saat dirinya ditatap aneh oleh wanita itu.


‘Kau membuat Nyonya Futaba salah paham denganku, Kakak Zhu...’ Batin Fei Chen lemas.


Sesampainya di pinggiran Kota Seifu, Fei Chen melompat kebawah untuk menyerang beberapa pos penjaga yang merupakan pasukan keamanan milik Agatsuma.


Dalam waktu yang singkat Fei Chen menghancurkan pos penjaga beserta para samurai yang berjaga. Bawahan Agatsuma yang merupakan salah satu dari Lima Tetua Kai membuat Fei Chen menginterogasi mereka sebelum membunuhnya.


Fei Chen menemukan informasi bahwa terjadi hal yang mengejutkan karena wanita bernama Mio Mizuha yang merupakan seorang mantan Daimyo Negeri Air ditangkap oleh Agatsuma dan Hakkai.

__ADS_1


‘Bagaimana ini bisa terjadi? Aku mendengar dari Nyonya Eimi, dia telah mengetahui lokasi wanita bernama Mio dan berniat menceritakan kejadian yang sebenarnya karena keduanya berselisih paham. Tetapi kenapa jadi seperti ini?’ Fei Chen sendiri penasaran dengan apa yang tengah terjadi.


Dia tidak menemukan informasi penting dari klonnya karena klonnya tersebut hanya menurut saat Eimi mengajaknya bergumul hebat diatas ranjang.


Namun beberapa saat akhirnya Fei Chen melihat klonnya dibunuh Jugo dan bayangan Eimi yang ditangkap Jugo lalu diberi obat perangsang secara paksa, lalu dengan kasar Jugo membawa wanita itu ke tempat kediaman Agatsuma dan Hakkai.


Hal yang terjadi selanjutnya adalah Jugo melakukan perbuatan bejat pada Eimi. Dihadapan kedua Lima Tetua Kai, Jugo merendahkan derajat Eimi dan mengarungi tubuhnya.


Dan yang paling parah Jugo mengajak Agatsuma dan Hakkai bergabung. Kelainan Jugo itu karena masa lalunya dikhianati Gara sang Kakak dan Sayuri.


‘Keparat!’ umpat Fei Chen dalam hati saat mengetahui klonnya benar-benar lenyap.


Dia tidak mengetahui apa yang terjadi pada Eimi selanjutnya, tetapi Fei Chen menyadari bahwa ini merupakan kesempatan untuk menyerang kediaman Agatsuma dan Hakkai.


“Ada apa- Hah?” Fei Chen menoleh keatas dan terkejut saat San Zhu sudah berada diatasnya.


Bongkahan padat dan semok wanita itu mengenai wajahnya. Seketika Fei Chen ambruk tertimpa tubuh dewasa San Zhu. Berbeda dengan Fei Chen yang kesulitan bernafas karena wajahnya diduduki bokong San Zhu, San Zhu justru tertawa cekikikan.


“Terimakasih Chen‘er. Ini balasan untukmu.” San Zhu tersenyum puas dan sengaja menggoyangkan pinggulnya.


’Sial! Wanita ini! Kakak Zhu! Kau menggoda pertahananku’ Fei Chen mengumpat dalam hati saat wajahnya merasakan jelas keindahan San Zhu.


Akhirnya San Zhu berdiri dan melambaikan tangan pada Futaba yang turun dari atas punggung Fengxue, setelah Burung Phoenix Es itu mendarat.


“Adik Zhu, kau membuat Tuan Onigari sampai seperti itu. Lain kali kau harus bersikap lemah lembut padanya.” Futaba justru menegur dan San Zhu tertawa menyindir Fei Chen.

__ADS_1


“Kakak Futaba, dia juga tidak bersikap lemah lembut padaku. Kau tahu, dia sangat kasar dan kuat sampai aku menangis dan menjerit.” San Zhu membalas.


Futaba langsung merinding dan pikirannya dipenuhi pikiran aneh tentang kegiatan yang dimaksud San Zhu.


“Kakak Zhu, kau membuat orang lain salah paham. Setidaknya kau harus minta maaf padaku.” Fei Chen mengusap wajahnya lalu menatap San Zhu tajam.


Ditatap tajam Fei Chen membuat San Zhu balik menatapnya lebih tajam.


“Minta maaf padamu. Hei, Chen‘er, seharusnya kau bersyukur karena aku duduk di wajahmu. Semua pria pasti mendambakan posisimu itu.” Bukannya minta maaf San Zhu justru berkata demikian.


“Bersyukur? Sepertinya perdebatan ini tidak ada habisnya jika aku meladenimu Kakak Zhu!” Fei Chen mendecakkan lidahnya sebelum menatap San Zhu dan Futaba secara bergantian.


“Ada apa? Apa kau ingin meminta jatah padaku dan Kaka Futaba secara bersamaan?” Ucapan San Zhu membuat Fei Chen dan Futaba tersedak secara bersamaan.


“Kakak Zhu, sudah. Aku tidak ingin berdebat denganmu.” Fei Chen tidak menggubris lebih jauh dan malah mengeluarkan dua topeng iblis berwarna merah dan jingga.


Topeng iblis yang berwarna merah dia berikan kepada San Zhu, sedangkan yang jingga kepada Futaba. Lalu Fei Chen menjelaskan kepada keduanya untuk tidak melepaskan topeng tersebut selama bersama dirinya yang menyamar sebagai Onigari.


“Mulai sekarang kalian adalah istri dari Onigari.” Fei Chen menegaskan.


“Ini pengakuan secara paksa. Aku tahu kau ingin membuat kami menjadi istrimu, tetapi aku ingin dengan cara yang romantis.” San Zhu protes dan Futaba sendiri terkejut karena mendengar ucapan Fei Chen.


“Istri? Aku membutuhkan waktu untuk memikirkannya...” ucap Futaba yang membuat Fei Chen menghela nafas panjang.


“Itu peran kalian berdua. Kita hanya pura-pura. Jangan salah paham.” Fei Chen membalikkan badan dan kembali menegaskan kepada keduanya bahwa setelah memasuki Kota Seifu maka mereka berdua harus berperan menjadi istri Onigari.

__ADS_1


__ADS_2