Queen Of The Demon World

Queen Of The Demon World
34. Aelene Dan Zachary??


__ADS_3

“Lihat, betapa cantiknya gadis itu.”


“Benar, bahkan tidak ada yang bisa menandingi kecantikannya di kerajaan ini.”


“Siapa ya, gadis itu? Dia sangat cantik, mungkinkah dia seorang peri atau seorang Dewi?”


Ethelyne tak memperdulikan setiap kata-kata pujian yang dilontarkan semua orang yang melihatnya, gadis itu hanya fokus menatap ke jalan dengan tujuan ke satu tempat.


“Kakak Aelene, adikmu ini sudah pulang!” teriak Ethelyne sambil membuka pintu lebar-lebar, namun hal yang pertama kali dia lihat membuatnya terkejut. “Kakak Aelene, kau dan … Pangeran Ke7?!”


“R-rimuru, tenanglah dulu. Ini tidak seperti yang kau bayangkan.”


“Apa, apa jangan-jangan kalian …” Ethelyne menutup mulutnya tak percaya.


“Rimuru, kau salah paham. Kami tidak melakukan apapun,” kata Aelene dengan wajah tertekan.


“Pfft.”


Aelene menatap Rimuru bingung, barulah dia menyadari wajah cantik yang asing di depannya. Ada tatapan kagum sekaligus rasa iri di hatinya melihat seorang gadis yang terlihat sangat cantik, bahkan secantik Dewi. Seolah semua kebaikan dan keberkahan digunakan untuk membentuk tubuhnya yang terlihat lemah.


“Hahaha, maafkan aku. Kakak Aelene, aku hanya bercanda. Aku tidak akan marah bahkan jika kau dan pangeran ke7 punya hubungan.” Ethelyne tertawa terbahak-bahak, perutnya terasa keram karena tertawa. Apalagi raut wajah Aelene yang berubah masam meskipun terlihat sedikit memerah.


“Rimuru … tidak, siapa kau?”


Ethelyne berhenti tertawa, dia menatap bingung Aelene. “Apa kakak Aelene tidak mengenali suaraku? Aku Rimuru, adik tersayang dari kakak Aelene tercinta.” Ethelyne merentangkan tangannya dan hendak memeluk Aelene, namun langkahnya terhenti saat pangeran ke7. Zachary berdiri dihadapannya.


“Jangan coba-coba memeluk Aelene!”

__ADS_1


“Apa urusanmu?” raut wajah Ethelyne berubah datar, keramahtamahannya tiba-tiba menghilang dan digantikan raut wajah dingin tak tersentuh. Bahkan, seseorang akan merasa tenggelam dalam warna mata biru lautnya yang indah.


“Ternyata kau sudah mengenal Pangeran ke7 ya? Oh iya, Yang Mulia. Perkenalkan, dia adalah Rimuru. Dia adalah teman sekaligus adik tiri saya.”


“Jahat! Meskipun kita tidak memiliki hubungan darah, setidaknya jangan memanggilku adik tiri,” kesal Ethelyne sambil menggembungkan pipinya.


“Hahaha, maaf, maaf. Omong-omong, di mana cadarmu? Tumben sekali kau tidak menggunakan cadar.”


“Kenapa? Kakak iri yang dengan kecantikanku?” tanya Ethelyne dengan alis yang naik turun, dia menggeser Zachary dan memeluk Aelene. “Tidak perlu khawatir, kakakku tersayang. Kau adalah gadis paling cantik yang pernah kulihat, tidak ada yang bisa menandingi kecantikan dan kebaikanmu.”


Aelene merasa tersentuh, dia balas memeluk Rimuru. “Aku sangat merindukanmu, aku sangat khawatir saat tau kau tiba-tiba menghilang ketika penyerangan terjadi di perjalanan pulang.”


“Aku baik-baik saja, aku tidak akan pernah pergi lagi.” Ethelyne menepuk-nepuk punggung Aelene lembut. ‘Beginilah hati manusia, selemah ranting kering dan selembut kapas. Aku hanya cukup mengatakan beberapa kata saja, dia sudah terharu. Dengan begitu, aku bisa memanfaatkannya untuk membuat kerusuhan antara dunia manusia dan dunia kegelapan.’


“Janji ya, kau tidak boleh meninggalkanku lagi.”


“Iya.” Ethelyne tersenyum. ‘Ibu, tidak tau bagaimana. Aku merasa sangat sedih saat berpikir kalau ibu akan sedih melihat aku yang seperti ini, tapi mau bagaimana lagi. Demi kehancuran manusia, aku akan melakukan apapun. Aku tau, ibu juga pasti sangat marah saat mendengar keputusanku. Tapi aku tidak bisa menerima perbuatan keluarga kerajaan yang membunuh ibu, ibu adalah gadis suci yang bahkan pernah membantu mereka. Tapi apa yang mereka lakukan sebagai balasannya, mereka membunuhmu.’ Dia menghela napas pelan. ‘Untuk membuat ibu bahagia, aku akan tetap melakukan prinsipku. Aku akan menyatukan manusia dan iblis, jadi. Aku harus menjadi kaisar dari dunia ini, untuk membuat mereka semua mematuhiku. Maka aku harus membuat mereka takut padaku, jadi saat waktunya tiba. Aku akan mendeklarasikan perang antara kerajaan ini dengan kerajaan iblis.’


“Ada apa, Kakak Aelene?”


“Apa menurutmu …”


“Cukup! Kalian sudah berpelukan sangat lama!” Zachary tiba-tiba saja menarik Ethelyne dan membuat pelukannya dan Aelene lepas, pria itu menatap marah Ethelyne seolah dia adalah mangsa yang siap untuk dicabik-cabik.


‘Apa dia cemburu? Jadi dia benar-benar menyukai Aelene, hah. Sungguh cinta manusia yang bodoh.’ Ethelyne menatap Zachary kesal, dia menepis tangan pria itu dari kerah gaunnya. “Jangan macam-macam!”


“Kau yang sudah memeluk Aeleneku lebih dari 20 menit 56 detik!”

__ADS_1


‘Aeleneku? Hah, dia bahkan sudah mencap Aelene sebagai miliknya.’ Ethelyne melirik Aelene yang terlihat sangat malu, dia menghela napas. “Lalu apa masalahnya? Dia adalah kakakku, dan aku punya hak untuk memeluknya selama yang kumau. Benar kan, kak.” Ethelyne mengalihkan pandangannya ke Aelene.


Gadis itu mengangguk dengan kikuk.


“Dan aku adalah tu--”


“Ahahaha, bagaimana jika kita merayakan kepulangan Rimuru di restoran malam ini?” tanya Aelene yang langsung menyela ucapan Zachary, dia menatap penuh tanda permusuhan.


Zachary menghela napas. “Aku sibuk, aku harus pergi.” Dia berbalik dan berjalan pergi.


‘Dia tadi ingin mengatakan bahwa Aelene itu tunangannya kan?’ Ethelyne memperhatikan gerak-gerik Zachary hingga benar-benar menghilang dari pandangannya, dia mengalihkan pandangannya ke Aelene dengan raut wajah kebingungan. “Tu apa yang dimaksud Pangeran ke7 tadi?”


“O-oh itu, t-tidak ada apa-apa. Pangeran ke7 hanya sedang pusing akhir-akhir ini, jadi dia sering mengatakan hal-hal aneh. Bagaimana kalau kita berdua saja yang pergi ke restoran malam ini?”


“He'em! Biar Rimuru yang mentraktir kakak Aelene, Rimuru baru saja mendapatkan gaji pertama Rimuru.”


“Gaji … pertama?”


Ethelyne mengangguk dengan wajah antusias. “Benar, eum. Tidak bisa disebut gaji pertama sih, kata pangeran ke6. Ini adalah upah karena aku menolongnya.”


“Menolong? Menolong dari apa?”


“Ah itu, saat kami hendak pulang. Ada badit yang menghalangi jalan, kakak pasti sudah tau kan. Pengemudi kereta kuda adalah kaki tangan bandit itu, saat pangeran ke6 dan Tuan Duke bertarung, pengemudi itu menyandera Rimuru. Untungnya, saat itu. Rimuru membawa semprotan cabai untuk berjaga-jaga, jadi Rimuru menyemprot mata pria jahat itu dengan cabai lalu menyerang para bandit dengan semprotan cabai juga.”


“Ahaha, benarkah?” tanya Aelene yang terdengar ragu. ‘Tapi kenapa aku tidak mendengar para prajurit membicarakan tentang hal itu?’


Ethelyne mengangguk semangat, antusiasnya yang berlebihan membuat senyum mengembang di wajah Aelene. Dia memeluk Ethelyne dengan erat.

__ADS_1


“Rimuru, kau jangan pernah meninggalkanku ya. Aku tidak mau hidup sendirian di sini, meskipun nanti kau akan pergi. Tolong jangan lupakan aku, meskipun kau tidak akan mengakuiku sebagai kakakmu lagi. Setidaknya, akuilah aku sebagai temanmu.”


“Kakak Aelene,” gumam Ethelyne pelan, dia balas memeluk Aelene. ‘Aku juga tidak ingin meninggalkanmu, selama di sini. Hanya kau yang bersikap baik padaku tanpa perduli apapun, Aelene. Jika bisa, aku tidak ingin menyembunyikan apapun darimu. Tapi aku tidak bisa mengungkapkan identitasku yang sebenarnya, jika ketahuan aku adalah iblis. Aku yakin, kau pasti akan menjauh dariku dan tidak ingin lagi menemuiku.’ Ethelyne mengepalkan tangannya. ‘Aku akan selalu melindungimu, Aelene. Entah apapun yang terjadi, kau berbeda dari manusia-manusia rendahan itu. Kau bagaikan sebuah cahaya yang menerangi masa-masa kelamku.’


__ADS_2