Queen Of The Demon World

Queen Of The Demon World
42. Hutan Para Roh


__ADS_3

“Apa ini hutan para peri?”


“Benar, Master. Karena barier transparan yang dibuat Naga legendaris kuno, tidak ada yang menyadari keberadaan Hutan para peri ada di sini.” Laurie berjalan maju dan mengetuk-ngetuk angin. “Bariernya terlalu kuat, saya tidak bisa melepaskannya sama sekali.”


“Hng, tentu saja. Naga selemah kau mana bisa menghilangkannya, biar aku. Tuan Vio yang baik hati, tampan, dan pintar ini menghancurkannya.”


Laurie menatapnya datar. ‘Narsis.’


Vio berjalan ke arah barier transparan dan menyentuh barier itu, namun sedetik kemudian. Dia menelan salivanya.


“Ada apa? Bukankah kau ingin menghancurkan bariernya?” Laurie bersedekap dada sambil menatap remeh Vio, dia sudah duga kalau sejak awal. Pria sinting bin gila itu hanya ingin pamer saja.


“T-tentu saja, a-aku akan menghancurkannya.” Vio menarik napas dalam-dalam, dia kemudian menyalurkan sihir ke kepalan tangannya. Vio dengan sekuat tenaga memukul barier itu, namun hasilnya. Barier itu tetap utuh, justru tangannya yang sangat sakit akibat memukul barier.


“Hahaha, siapa suruh kau sangat sombong.”


Vio menatap Laurie dengan wajah memerah.


Ethelyne menghela napas, dia dengan santainya berjalan ke arah barier. Anehnya, Ethelyne bisa menembus barier dengan mudahnya.


“Wah, Master. Anda menggunakan sihir apa sampai bisa tembus dari barier sekuat itu?” tanya Laurie yang terkagum-kagum.


Ethelyne berbalik ke arah keduanya. “Bariernya terbuat dari sihir paling suci, dan aku sebagai gadis suci bisa menembusnya dengan mudah. Tapi berbeda dari orang yang tidak memiliki darah gadis suci.”


“Tapi, kami adalah hewan kontrak Anda. Bukan, lalu kenapa kami tidak bisa masuk?”


“Kalian bisa masuk.” Ethelyne menjulurkan kedua tangannya ke depan dan menembus barier. “Peganglah tanganku.”


Laurie dan Vio saling melirik, keduanya menyentuh tangan Ethelyne. Gadis itu menarik keduanya dan berhasil menembus barier.


“Woah, kenapa kami sekarang bisa masuk?” tanya Vio sambil menatap barier di belakangnya.


“Sudah kukatakan, barier ini terbuat dari sihir paling suci. Dan aku menyalurkan sihir suciku pada kalian berdua saat berpegangan tangan, itu sebabnya kalian bisa masuk. Tapi sepertinya, sihir itu tidak bisa menetap di internal kalian. Setelah masuk, energi itu langsung menguap dan menghilang.”


“Mungkin saja karena kami memang bukan gadis suci, mungkin saja yang bisa menggunakan kekuatan suci hanya gadis suci seorang. Dan bukankah itu hal yang menguntungkan, jadi jika ada seseorang yang mencoba mencuri sihir Anda. Mereka tidak akan bisa karena energinya akan langsung menguap.”


Vio memegang dagunya. “Laurie benar, mungkin karena energi suci itu telah menyatuh dalam tubuh Nona. Jadi tidak bisa dipisahkan lagi.”


Laurie mengangguk-angguk, namun sedetik kemudian. Dia menatap Vio dengan ekspresi melongo. “Tunggu, kau memanggilku apa tadi??”


“Laurie, memang ada yang salah?”

__ADS_1


“Tidak, tidak. Aku hanya bingung, kenapa kau tiba-tiba memanggilku dengan namaku?”


“I-itu karena …” Vio mengalihkan pandangannya dengan wajah memerah. “I-itu karena aku sendiri yang salah karena memanggilmu naga bodoh, jadi.” Dia memainkan jemarinya layaknya anak kecil. “Maafkan aku,” cicitnya.


Laurie berkedip polos, dia menutup mulutnya menahan tawa.


“A-apa yang lucu??”


“Tidak, tidak. Maafkan aku, aku juga seharusnya tidak memanggilmu serigala hantu. Jadi sekarang, kita akan berteman. Aku sebagai seniormu akan mengajari dan menjagamu dengan baik,” kata Laurie sambil mengacak rambut perak Vio.


“L-jangan sentuh aku!”


“Hahaha.”


“Berhenti bermesraa-mesraan, kita harus pergi sekarang.” Ucapan Ethelyne langsung menganggu aktivitas keduanya.


“Ah, master. Baiklah, mari kita pergi!”




“Selamat datang, kau pasti Putri dari Lady Earlene bukan? Perkenalkan, aku adalah Mika, roh cahaya,” kata Gadis cantik dengan telinga yang tampak runcing.




“Iya, iya. Aku tau, ibumu pernah berpesan padaku. Dia ingin aku memberikan ini padamu.” Mika menyerahkan kotak kecil yang terbuat dari kayu.



Ethelyne membuka kotak kayu itu, dia membukanya dan menatap tanpa ekspresi gelang berwarna emas dengan hiasan Phoenix. “Apa ini barang peninggalan ibuku?”



Mika mengangguk antusias. “Iya, Lady Earlene memintaku memberikan ini padamu. Dia sangat menyayangimu ya, di dunia atas. Barang-barang seperti itu sangat langkah, ppalagi di dunia bawah. Pokoknya, kau sangat beruntung mendapatkannya! Oh iya, gelang itu adalah gelang turun-temurun untuk para gadis suci. Gelang itu awalnya diberikan oleh Naga legendaris Murry kepada gadis suci pertama, Maria Virgian. Lalu Maria memberikannya pada Andrea, lalu Andrea memberikannya pada putrinya. Casandra, dan terus seperti itu hingga sampai ke tangan Lady Earlene. Tapi aku tidak pernah melihat dia memakainya, Lady Earlene hanya terus membawanya tanpa memakainya. Padahal, gelang itu adalah gelang penyimpanan khusus yang memiliki semua jenis alat-alat sihir. Tapi seribu tahun yang lalu, Reseanne tidak sengaja menghilangkan pedang sihir. Dia memang wanita yang paling ceroboh di antara semua gadis suci, hah …”



“Apa maksudmu pedang ini?” tanya Ethelyne sambil menunjukkan pedang sucinya.

__ADS_1



Mika menatap pedang itu penuh selidik, dia langsung membulatkan matanya terkejut. Mika menatap Ethelyne dan pedang yang melayang itu bergantian. “Ethelyne, di mana kau menemukan pedang ini??”



“Aku mengetes sihirku dan saat itu, pedang itu muncul.”



“Benarkah?” Mika memegang dagunya berpikir, dia menatap Ethelyne. “Tapi dari yang kulihat, energi sihir sucimu tidak sestabil itu sampai bisa memanggil pedang suci.”



“Ah, tentang itu ya.” Ethelyne berkedip, warna mata kirinya berubah merah.



Mika menutup mulutnya terkejut, dia menggebrak meja. “Jadi kau itu setengah iblis?? Apa yang dilakukan Earlene bodoh itu sampai melahirkan gadis setengah iblis, dan terlebih lagi. Seorang gadis suci.” Mika kembali duduk dan menatap serius Ethelyne. “Apa kau tau, kenapa sihirmu tidak bisa stabil?”



Ethelyne menggeleng.



Mika menghela napas. “Jika kau sadar, energi gelapmu melahap energi sucimu perlahan-lahan. Itu adalah kasus yang terbilang mustahil, aku bahkan tidak percaya. Dari buku-buku yang kubaca, mustahil energi gelap bisa melahap energi suci. Padahal, segel buatan Earlene masih ada di tubuhmu. Tapi energi gelapmu bisa melahap sihir suci meski dengan sangat pelan, Ethelyne. Kau itu adalah penemuan yang sangat langka.”



“Hem? Apa maksudnya?”



“Khem, energi sihir yang tidak terbatas hanya dimiliki oleh Maria Viargian. Itupun karena dia adalah gadis suci pertama sekaligus memiliki darah suci naga legendaris, tapi kau tidak memiliki keduanya. Tapi energi sucimu sama tak terbatasnya seperti Maria, itu adalah kabar yang menggembirakan. Tapi jika seperti ini terus, maka kau bisa saja mati karena energi gelapmu yang semakin bertambah banyak saat melahap energi suci.” Mika menghela napas. “Aku sangat ingin membantumu, tapi aku tidak bisa berbuat apapun.”



“Apa aku hanya mati jika energi gelapku semakin banyak?”


__ADS_1


Mika menggeleng. “Bukan hanya itu, saat mencapai batas tertentu. Maka energimu secara otomatis mengalir ke semua iblis di dunia bawah, dan hal itu tentu membuat mereka bertambah kuat. Dan saat kau mati, para iblis akan kehilangan kendali penuh atas diri mereka dan bisa saja menghancurkan tiga dunia.”


__ADS_2