
Mereka berlima pun berlari-larian di koridor sekolah dengan bersemangat.
Tidak lama kemudian ketika mereka sampai di depan kelas inti 1, mereka berlima sedikit terkejut dan sedikit takut, karena pintu kelas tertutup.
Apakah guru Yan sudah masuk ke dalam ruang kelas? Beragam pikiran ada di kepala mereka berlima. Saat mereka sedang berpikir bagaimana cara nya masuk agar tidak dihukum, ada murid laki-laki yang membuka pintu dan terkejut melihat kelima orang murid perempuan cantik di depan nya.
Murid laki-laki itu tiba-tiba malu dan menundukkan kepala nya dengan wajah yang memerah, tidak berani untuk menatap langsung lima murid perempuan cantik di depan nya.
Hua Chenran dan lainnya saling melirik satu sama lain dan bertanya dengan ekspresi wajah penuh pertanyaan, apa murid laki-laki ini mengira mereka berlima ini terlihat menakutkan?
"Bai Yihan kenapa kamu keluar sekarang? Bukankah guru Yan itu tidak memperbolehkan murid nya untuk keluar, selama jam pelajaran nya berlangsung?" Tanya Yun Xi dengan wajah yang penasaran.
"Tidak! Guru Yan belum masuk sampai sekarang, ini sudah lewat lima belas menit, mungkin saja ini akan jadi jam kosong hari ini"
Jawab murid laki-laki itu dengan malu-malu dan wajahnya semakin memerah, oh...Dewi nya berbicara dengan dirinya sendiri.
"Iya, Guru Yan ini biasanya sering telat masuk 10 menit, tapi sekarang sudah lewat 15 menit, mungkin saja yang dikatakan oleh Bai Yihan ini menjadi kenyataan, bukan?"
Kata Hua Chenran dengan tenang dan ada senyum di wajahnya, apakah akan ada jam kosong hari ini? Ini akan sangat menyenangkan.
Tentu saja berfantasi itu indah dan kenyataan nya tentu saja kurus.
"Ekhm.... anak-anak saat nya masuk ke dalam kelas"
Kata Li Ran dengan suara yang tenang dan agak dingin.
Suara wanita yang tenang dan dingin tiba-tiba terdengar dari belakang mereka berlima. Dalam pikiran mereka seperti nya suara ini agak akrab dan mereka mengenalnya.
Hua Chenran, Lin Huayu, Mu Yaning, Yan Jina dan Yun Xi, membalikkan badan mereka dan melihat bahwa yang berdiri di belakang mereka, ternyata adalah guru Li, wali kelas dari kelas inti 1. Kemudian mereka berlima tersenyum malu-malu dan segera menyapa guru Li, setelah itu dengan cepat masuk ke dalam kelas dan segera duduk dengan tenang.
Sekarang Li Ran berdiri di depan murid inti 1, dan berkata dengan nada yang serius dan agak dingin.
"Baiklah karena guru Yan hari ini tidak bisa hadir untuk mengajar, karena beliau sedang sakit. Maka hari ini saya akan menggantikan guru Yan, untuk mengajari kalian semua tentang pelajaran ini. Sekarang buka halaman....."
"Baik guru Li"
Jawab semua nya dengan serempak.
__ADS_1
Setelah itu mereka semua mulai membuka halaman buku yang di maksud oleh guru Li.....
Kringgg..........
(Suara bel istirahat berbunyi)
Setelah mendengar suara bel istirahat berbunyi, semua murid diam-diam merasa sangat senang dalam hati mereka. Setelah melihat guru Li keluar dari ruang kelas, akhirnya bisa pergi ke Kafetaria untuk makan siang.
Hua Chenran tidak peduli dengan kebisingan teman sekelas nya, Lalu dia mulai mengeluarkan kotak bekal makanan nya. Tiba-tiba saat akan membuka kotak makan itu, Hau Chenran menerima pesan penting dari Qiang Xie, yaitu pesan tentang keseluruhan data dari geng Black Shadow dulu nya, yang sekarang ini sudah menjadi cabang dari geng Blood Shield di Haishi.
Karena ini adalah data rahasia dan penting dari geng Blood Shield nya, jadi tidak mungkin Hua Chenran memeriksa informasi penting ini di dalam ruang kelas, yang berisik dan penuh dengan orang. Jadi nya Hua Chenran hanya bisa memasukkan kembali ponsel nya itu ke dalam tas.
Kemudian setelah dia memasukkan ponsel nya ke dalam tas, Hua Chenran melihat sekeliling dan sudah tidak ada orang satupun lagi di sekitarnya.
Seluruh kelas terlihat sangat tenang dan dia sedikit merasa aneh dengan ketenangan ini, mungkin karena dia sudah lama tidak sendirian. Seperti saat dulunya saat berkultivasi di benua Surga Suci, keluar dari sekte Misty dia hanya sendiri berjuang untuk menjadi abadi. Selalu sendirian dalam melakukan apapun, bukan karena tidak ada yang ingin bersama dengan dirinya, tetapi ini karena dia tidak percaya kepada siapapun. Saat itu Hua Chenran sangat takut jika orang itu akan seperti Dai Yuping, yang mengkhianati dirinya dan ikut membuat hidupnya hancur.
Di saat Hua Chenran yang sedang duduk dengan linglung, sambil memikirkan masa lalu nya di benua Surga Suci itu, dengan tangan kanan mengelus dagu nya yang mulus.
"Serius sekali, apa yang sedang kamu pikirkan dengan linglung?" Tanya Leng Yuesheng yang sedang duduk di depan Hua Chenran saat ini.
"Kamu!" Kata Hua Chenran sambil menunjuk ke arah Leng Yuesheng dengan matanya yang dingin, lalu kemudian dia segera bertanya dengan suara yang dipenuhi oleh kemarahan
"Cabul! Untuk apa kamu kesini?"
"Tentu saja makan!"
Jawab Leng Yuesheng dengan wajah terlihat polos, seolah-olah bahwa tidak ada yang salah, dengan apa yang dikatakan oleh Leng Yuesheng.
Hua Chenran melihat ke arah meja nya dan kotak bekal tidak tahu kapan sudah terbuka dan Leng Yuesheng sudah mengambil daging ayam yang menjadi makanan favorit nya.
"Leng Yuesheng! Katakan dengan jelas, kenapa kamu menemui ku?"
Tanya Hua Chenran sekali lagi dengan nada suara yang dingin dan tidak sabar, seolah-olah ingin cepat-cepat untuk mengusir tamu.
"Wah.... Ran'er akhirnya kamu bersedia untuk memanggil namaku"
Kata Leng Yuesheng dengan suara yang jelas terdengar senang, tapi memanggil nama secara langsung seperti bukankah sedikit kasar?
__ADS_1
Dia masih ingat saat Hua Chenran memanggil nama anak laki-laki dengan mata ungu itu 'Sichu', dan nada suaranya sedikit lembut. Dia merasa sangat tidak seimbang dalam hatinya, harimau betina pilih kasih.
"Jangan panggil nama ku seperti itu, seakan kita berdua ini akrab"
Hua Chenran berkata dengan suara yang dingin dan ada kebencian yang tidak disembunyikan dalam matanya.
"Bukankah dulu kita berdua 'sangat akrab', bukan begitu?"
Kata Leng Yuesheng dengan suara yang dalam dan agak ambigu dan dia masih menekan kata 'sangat akrab'.
Hua Chenran terkejut, apakah si cabul di depannya ini sudah ingat? Jadi nya Hua Chenran hanya diam saja dan dia tidak menjawab apapun, tetap diam.
Ada fluktuasi di mata dingin Hua Chenran, walaupun itu hanya sesaat, tetapi Leng Yuesheng melihat nya.
Wei Sichu yang baru saja kembali dari kantor guru sangat terkejut, Ketika dia melihat Hua Chenran bersama dengan Leng Yuesheng, yaitu tuan muda dari keluarga Leng. Seperti nya bukan hanya dia sendiri saja yang mengejar Hua Chenran, tapi dia bahkan lebih cemburu ketika melihat makanan yang disiapkan untuk nya oleh Hua Chenran, juga di makan oleh Leng Yuesheng. Kedua tangannya terkepal erat, sungguh Leng Yuesheng ini penuh dengan kebencian dan matanya seperti akan membunuh nya beberapa kali.
"Bukankah kita berdua sudah berciuman malam itu" Leng Yuesheng masih berkata dengan suara yang dalam dan terdengar ambigu.
"Itu bukan....itu hanya..."
Hua Chenran ingin membantah, tapi kemudian suara Wei Sichu terdengar di telinga nya.
"Chenran!"
Kata Wei Sichu dengan senyum di wajah nya dari pintu masuk kelas.
Sangat cepat mengubah wajah di mana wajah yang gelap dan terlihat cemburu yang tadi?
"Sichu kamu kembali"
Hua Chenran berkata dengan senyum di wajahnya.
Wei Sichu dan Hua Chenran saling memandang, dengan senyum di wajah mereka berdua. Leng Yuesheng melihat senyum di wajah mereka berdua, dengan wajah yang gelap.
Sangat tidak mau, harimau betina yang pilih kasih ini tidak pernah memanggil nama nya, dengan wajah yang dipenuhi dengan senyuman.
Sial! Bahkan ayam goreng ini serasa seperti mengunyah lilin, tidak terasa enak lagi sama sekali.
__ADS_1